"Jangan plagiat, kalau plagiat aku sumpahin kehidupan cintanya akan tragis dan miskin "!
Akibat cinta terlarang antara Dewi Angin dan Raja iblis, lahirlah seorang pangeran naga api yang mempunyai kekuatan super dan tak tertandingi karena perpaduan kekuatan antara iblis dan dewi khayangan yang bergabung menjadi satu.
Pangeran Naga Api mempunyai mata ketiga sehingga bisa hidup di tiga dunia, yaitu alam dunia, negeri iblis, dan negeri langit. Untuk menutupi identitas putranya, Dewi Angin menitipkan Pangeran Naga Api kepada seorang siluman rubah, yang merupakan salah satu teman kepercayaan Raja iblis. Setelah menitipkan anaknya, Dewi Angin kembali ke khayangan untuk menerima hukumannya bersama kekasihnya Raja Iblis.
Pangeran naga api terbiasa hidup di malam hari karena mengikuti kebiasaan siluman rubah. Hingga suatu hari Pangeran naga api jatuh cinta kepada putri raja yang bernama putri ping er
Akankah pangeran Naga Api bisa merubah takdir langit yang tidak membolehkan pernikahan beda alam?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jejet Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mantra penangkal iblis
Setelah permaisuri Wijin menunggu biksu yang memiliki mantra penangkal iblis menyelesaikan pertapaannya selama satu minggu, akhirnya penantian panjang permaisuri Wijin membuahkan hasil. Dirinya bisa bertemu dengan biksu yang memiliki mantra penangkal iblis itu secara langsung.
Permaisuri Wijin dan beberapa pelayannya akhirnya bertemu biksu pemilik mantra penangkal iblis di Wihara.
"Tuan putri, siapa kamu dan apa tujuan mu datang kemari?" tanya biksu pemilik mantra penangkal iblis yang bernama biksu tong kepada permaisuri Wijin.
"Biksu tong, maksud kedatanganku kemari adalah ingin meminta tolong kepadamu untuk menangkap iblis yang telah mengusik ketenangan penghuni istana Mojo" ucap permaisuri Wijin kepada biksu tong.
"Dalam waktu satu bulan ini, istana kami tidak aman"
"Tiap hari, ada satu kasus kematian yang aneh"
"Pelayan setiaku satu persatu tewas dengan luka yang sama" ujar permaisuri Wijin kepada biksu tong.
Biksu tong mulai memperhatikan dan mendengarkan setiap kata yang diucapkan oleh permaisuri Wijin.
Sambil tersenyum, biksu tong bertanya kepada permaisuri Wijin
"Apakah kau istri dari Raja Mojo?" tanya biksu tong kepada permaisuri Wijin.
"Benar biksu tong, aku adalah istri pertama dari Raja Mojo"
"Tapi, hidupku tidak bahagia"
"Semenjak kedatangan ping er, suamiku mulai berpaling dariku dan lebih dekat dengannya daripada dekat denganku" ucap permaisuri Wijin menceritakan keluh kesahnya yang selama ini selalu dipendamnya.
Biksu tong mulai memejamkan matanya seakan berusaha menerawang jauh tentang Raja Mojo, ping er dan permaisuri Wijin.
Permaisuri Wijin dengan sabar menanti biksu tong sampai biksu tong selesai dalam melakukan ritualnya.
Tak menunggu waktu lama, biksu tong mulai membuka matanya pelan-pelan dan berkata kepada permaisuri Wijin.
"Tuan putri, jika aku terawang lebih jauh, istanamu memang di huni oleh iblis yang sangat sakti dan dia telah melekat pada tubuh ping er" ucap biksu sakit kepada permaisuri Wijin.
"Lalu, apa yang harus aku lakukan agar iblis itu pergi dan tidak mengusik kehidupan ku dan kehidupan suamiku?" tanya permaisuri Wijin penasaran.
"Tuan putri, engkau tak perlu cemas"
"Sasaran utama mereka bukanlah kamu, tapi suamimu" ucap biksu tong kepada permaisuri Wijin.
"Biksu, apakah kau bisa menolong suamiku?" tanya permaisuri Wijin kepada biksu tong.
Biksu tong langsung menjawab pertanyaan permaisuri Wijin dengan berkata
"Tuan putri, aku tidak bisa membantu suamimu dalam masalah ini karena Dewa telah menggariskan nasibnya bahwa suamimu harus menerima karma dari perbuatannya selama di dunia" ucap biksu tong kepada permaisuri Wijin.
Permaisuri Wijin menundukkan kepalanya. Wajahnya memancarkan kesedihan yang mendalam ketika mendengar ucapan dari biksu tong.
Melihat hal tersebut, biksu tong mencoba menenangkan hatinya dengan berkata
"Tua putri, walau aku tidak bisa menolong suamimu, aku bisa menolong mu dan menolong pelayan setia mu dari serangan iblis yang sekarang berada di istana Mojo" ucap biksu tong
Biksu tong, terimakasih banyak atas semua bantuan mu
"Apakah kau akan ikut pergi ke istana Mojo bersamaku?" tanya permaisuri Wijin kepada biksu tong.
"Tuan putri, untuk saat ini aku tidak perlu ikut dengan mu" ucap biksu tong kepada permaisuri Wijin
"Aku hanya cukup memberimu bekal mantra penangkal iblis dan kau hanya perlu menaburkan nya di halaman sekitar istana" ucap biksu tong memberi penjelasan kepada permaisuri Wijin.
"Namun, walau aku tidak ikut bersamamu, aku akan selalu memantau perkembangannya dari sini, jadi kau tak perlu khawatir" ucap biksu tong
"Jika waktunya tiba, pasti aku akan datang ke istana Mojo untuk menciptakan perdamaian" janji biksu tong kepada permaisuri Wijin.
"Baiklah biksu tong"
"Terimakasih atas bantuannya" ucap permaisuri Wijin kepada biksu tong.
"Kalau begitu, sekarang juga, aku akan kembali ke kerajaan Mojo untuk menaburkan mantra penangkal iblis yang telah kau berikan kepadaku"
"Baiklah tuan putri"
"Hati-hati di jalan"
"Budha senantiasa melindungi perjalananmu" ucap biksu tong
Akhirnya permaisuri Wijin kembali ke istana Mojo bersama para pengawal setianya.
Wajah senang bercampur sedih terkumpul jadi satu dalam pikiran permaisuri Wijin. Senang karena telah berhasil mendapatkan mantra penangkal iblis dari biksu tong, dan sedih karena biksu tong tak bisa membantu suaminya lepas dari cengkeraman ping er, wanita yang dianggap jahat oleh dirinya karena berani merebut hati suaminya.
Aku dubber yang lanjutin Audiobook novelmu ini. Yuks intip. semoga gak mengecewakan, ya.
Salam kenal😊
Salam dari novel Do It All For You 😘
jangan lupa feedback ya
d tggu jejaknya