Halo para pembaca yang budiman izinkan aku untuk memperkenalkan sebuah karya pertama ku ini pada kalian aku harap kalian bisa menikmati karya ku ini.
Jangan lupa untuk terus :
»Dukungan Bintang 5 nya :)
»Vote
»Like
»Share
»Komen
»Favorite
...................................................................................
Ini adalah sebuah kisah tentang seorang pria berumur 20 tahun yang memiliki hobi menulis sebuah novel dan juga bercita-cita menjadi novelis terkenal. Pria ini bernama Tianzhi yang menjalani kehidupan yang sederhana seorang diri.
di suatu ketika Tianzhi sedang berjalan-jalan di sebuah hutan untuk menikmati udara segar di pagi hari, di pandangannya terlihat sebuah kakek tua yang tengah terluka dan menyandar di sebuah pohon besar.
" Kau memiliki hati yang bersih dan baik hati anak muda.. izinkan aku untuk memberikan hadiah kepadamu. " kalimat inilah yang akan membuat Tianzhi mendapati impiannya selama ini 'Dunia Lain'
Ikuti terus kisah selanjutnya ya di novel ku ini .. aku harap kalian suka dan senang ^_^
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sky_Eirjue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 28 : Jangan Pernah Menghina Tuan Mudaku!
Di dalam mansion tepatnya di dapur Tao Yen dan Huamei yang sedang memasak sambil bercerita ria." Huamei, apa tuan muda masih tidur ? " Tanya Tao Yen kepada Huamei yang sedang memotong beberapa sayuran.
" Emm.. Tuan muda masih tidur bibi, mungkin terlalu lelah karena kejadian kemarin " balas Huamei.
Yah di antara mereka berdua tidak ada yang berani menganggu tidurnya Tianzhi, meskipun Tianzhi tidak akan marah namun mereka merasa segan jika membangunkannya.
Sementara di luar mansion, Su Lin dan An Luoshin dan beberapa tetua mereka sedang duduk berkumpul di sebuah Gazebo dengan meminum secangkir teh yang di buatkan oleh Tao Yen beberapa waktu lalu.
" Ooh jadi si Hong Men itu berlagak keras karena ada sosok Tuan kota di belakangnya ? " Tanya Shen Hui sambil meminum teh di cangkirnya.
" Benar tuan, karena hal itulah membuat kami selalu tersudutkan oleh nya " balas An Luoshin dan di anggukkan oleh Su Lin menandakan begitulah alasannya.
" Cih .. para sampah mencari perlindungan dengan sampah dan akan selalu menjadi sampah " timpal Yan Wang dengan memakan sedikit cemilan.
Alasan Yan Wang mengatakan itu karena ia sedikit kesal saja, para sekte dan klan yang memilih untuk bekerjasama dengan Klan Hong yang di dukung oleh Tuan Kota yang di kabarkan sangat kuat.
Mereka tidak menyangka bahwa ada sebuah sekte yang seperti itu. Lalu mereka kembali bercerita sampai beberapa waktu mereka merasakan bahwa ada banyak sekali orang yang sedang berjalan ke mansion ini.
" Fumu~ sepertinya mereka sudah datang " ucap Yan Wang dengan di selingi wajah senyum kejamnya, di dalam hatinya sudah saatnya untuk membunuh para serangga.
" Emm.. sekitar 500 orang menarik juga, untuk mengalahkan Tuan muda mereka sampai mengerahkan semua elit anggotanya. " Shen Qin sedikit tetap tenang merasakan kedatangan para serangga itu
" Kalian tidak perlu ikut campur, biar aku saja yang melawan mereka, aku ingin sedikit berolah raga." Ucap Shen Hui sambil meletakkan cangkir di tangannya itu.
Yan Wang dan Shen Qin keberatan, dan mengusulkan kalau aku saja yang akan membereskannya, dan mereka bertiga mulai berdebat tentang siapa yang akan membereskan para serangga itu.
Su Lin dan juga An Luoshin tersenyum kecut melihat tingkah mereka yang tidak merasa Was-was ketika di hadapkan dengan 500 orang Kultivator Ranah Praktisi dan juga Ranah Master, satu pemikiran di benak mereka yaitu apakah 500 orang itu belum sebanding dengan salah satu dari mereka ?.
Di pedalaman hutan yang tak jauh dari Mansion milik Tianzhi. Hong Men dan beberapa pemimpin dari sekte dan juga Klan tengah berjalan dengan menengok kanan dan kiri mencari sesuatu.
" Saudara Hong, kita sudah lama mencarinya di sekitar sini dan masih belum menemukan di mana mansion Tianzhi itu berada. " Kata Patriark Sekte bangau merah.
" Emm.. tidak jauh lagi kita pasti akan menemukannya, aku sedikit merasakan ada beberapa orang di depan sana" balas Hong Men sambil menunjuk ke arah depan mereka.
Lalu Hong Men dan 500 orangnya berjalan menyusuri hutan ini, dan selang beberapa waktu salah satu orang berteriak bahwa ia melihat ada sebuah Mansion yang besar di sana.
" Tuan aku melihat ada sebuah Mansion besar di sana ! " Kata orang itu, dan mereka semua berbalik arah dan mendekat ke orang itu ingin melihat mansion tersebut.
Setelah melihatnya, mereka semua mempercepat langkahnya. Dan setibanya di sana mereka melihat di dekat mansion itu ada beberapa orang yang sedang berkumpul dan dua orang lainnya tengah mereka kenali.
" Matriark Su dari sekte Istana Es ? Dan juga Pemimpin An dari Klan An ? Mengapa mereka berdua berada di sana ? " Ucap Patriark sekte lembah permata.
" Cih.. sudah di pastikan bahwa mereka memihak kepada Tianzhi itu ! " Ejek dari Pemimpin Klan Ye.
Hong Men menampilkan wajah kesalnya, alasan Mereka berdua menolak rencananya karena mereka tengah memihak kepada Tianzhi. " Akan ku bunuh mereka bersua setelah aku membereskan Tianzhi itu! " Ucap marah Hong Men dengan mengepalkan tangannya.
Lalu ia berjalan dan berteriak. " Rupanya kau telah memihak si bajingan itu ya Su Lin dan An Luoshin !!? " Teriak Hong Men dengan keras.
Dan mereka yang tengah duduk santai di atas Gazebo menoleh pandangannya ke arah teriakan tersebut. Dan mereka melihat sudah banyak sekali orang yang datang ke Mansion ini.
" Ternyata kalian sudah sampai ya ? " Ucap Yan Wang yang berdiri dan menghampiri mereka semua.
Begitu juga dengan Shen Qin dan Shen Hui yang mengikutinya dari belakang, Yan Wang yang mengetahui ini melarang mereka berdua untuk mengikutinya karena ini adalah bagian Yan Wang, namun mereka berdua keberatan akan hal itu dan menginginkan bahwa mereka lah yang akan melakukannya, dan mereka pun kembali berdebat sambil berjalan.
Su Lin dan An Luoshin hanya menggelengkan kepalanya dan kemudian berdiri dan ingin ikut berpartisipasi, karena mereka tidak enak jika hanya diam saja.
Dan gerombolan yang Hong Men bawa merasa heran apakah orang-orang itu tidak takut dengan kami semua ? Hong Men dan beberapa penguasa berfikir heran apa-apaan dengan mereka itu, berdebat akan sesuatu di tengah kondisi seperti ini.
" Apa kau adalah temannya Tianzhi !? " Teriak pemimpin Klan Ye, Ye Yaoshan
Mendengar orang itu berteriak membuat seseorang yang tengah tertidur sedikit terusik. Orang itu pun segera bangun dan mengucek matanya. " Hoaamm.. sudah pagi ternyata " lalu orang itu berdiri dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Orang itu masih tidak menyadari bahwa sudah ada banyak sekali orang yang datang karenanya, dan orang itu adalah Tianzhi.
Kembali ke TKP.
" Cih.. bisakah kalian tidak berteriak seperti itu ! Kau mengganggu tuan mudaku yang sedang tidur. '' teriak Shen Hui tanpa sadar ia juga berteriak.
Shen Qin dan juga Yan Wang memandang Shen Hui dengan tatapan Aneh, Shen Hui yang merasakan kalau dirinya tengah di tatap oleh mereka berdua menanyakan kenapa kalian menatapku.
Dan kedua orang itu berkata jika orang itu di larang untuk berteriak dan kenapa dia sendiri berteriak ?, Shen Hui yang mengetahui itu hanya tertawa kecil dan membela dirinya kalau itu hanya untuk memperingati orang-orang di sana itu saja.
" Tuan Muda ? Jadi kalian adalah bawahannya si bajingan itu !? Cepat bawa dia kemari kami akan membunuhnya ! " Suatu teriakan yang membuat ketiga bawahannya Tianzhi sedikit marah dan menatap tajam ke orang yang berbicara seperti itu.
Orang itu seketika ketakutan dan tubuhnya bergetar hebat, keringat mulai bermunculan di wajahnya merasakan kematian yang sedang menatapnya.
Dan Yan Wang mengangkat tangannya ke depan terlihat sebuah energi berwarna hitam muncul di telapak tangannya. Dan tiba-tiba orang yang berteriak seperti itu tadi tubuhnya terhisap oleh tangan Yan Wang yang di arahkan kepadanya.
Orang itu meronta-ronta dan mencoba untuk melepaskan hisapan di tubuhnya ini, semua orang tidak ada yang membantunya karena mereka terkejut dengan teknik aneh yang tengah mereka lihat ini.
Tap !
Orang itu di cekik oleh Yan Wang dengan sangat keras dan membuat orang itu susah bernafas." T-tuan maafkan aku .. T-tolong jangan bunuh aku " ucap orang itu sambil berusaha untuk bernafas karena perlahan wajahnya mulai membiru.
Namun Yan Wang mengabaikan ucapan orang itu dan berkata." Aku tidak akan pernah membiarkan mulut sampah kalian menghina tuan mudaku ! "
'Teknik Sentuhan penghisap'
Argghh.. orang itu berteriak kesakitan dan sebuah energi hitam berada di kepalanya dan menghisap energi kehidupan yang berada di tubuh orang itu. Perlahan tubuh orang itu terlihat kurus dan semakin kurus berjalan seiring waktu, dan suara teriakannya semakin berubah dari kuat semakin melemah.
Semua orang yang melihat hal ini sangat terkejut dengan teknik yang Yan Wang lakukan ke orang itu, bahkan Shen Hui dan juga Shen Qin sedikit terkejut akan hal yang Yan Wang lakukan itu.
Orang yang di cekik Yan Wang sudah berubah menjadi tengkorak dan pakaiannya saja, lalu ia melempar tengkorak orang tersebut ke arah orang-orang itu. Dan seketika membuat mereka merinding ketakutan." Orang ini adalah monster! " Ucap batin mereka.
Yan Wang berjalan mendekat dan berkata." Jika kalian berani menghina Tuan mudaku, maka kalian akan bernasib sama dengannya! " Ancam Yan Wang kepada orang-orang itu dengan tatapan yang dingin dan haus darah.
⏟⏟⏟⏟⏟⏟⏟⏟⏟⏟⏟
Tingkatan Kultivasi ⦂
⁍ Ranah Murid ★1 - ★10
⁍Ranah Praktisi ★1 - ★9
⁍Ranah Master ★1 - ★9 { Dunia Fana }
⁍Ranah Grand Master ★1 - ★8
⁍Ranah Roh ★1 - ★8
⁍Ranah Raja ★1 - ★7
⁍Ranah Kaisar ★1 - ★7
⁍Ranah Ancestor ★1 - ★6 { Dunia Immortality }
⁍Ranah Venerate ★1 - ★6
⁍Ranah Nirwana ★1 - ★ 5
⁍Ranah Saint ★1 - ★4
⁍Ranah HalfGod ★1 - ★2 { Dunia Godly }
⁍Ranah God
Tingkatan Binatang ⦂
⁍ Binatang Spirit ★1 - ★ 10
⁍ Binatang Roh ★1 - ★ 8
⁍ Binatang Suci ★1 - ★6
⁍ Binatang Ilahi ★1 - ★4
⁍ Binatang Surgawi ★1 - ★2
Tingkatan Teknik ⦂
⁍ Kuning
⁍ Hitam
⁍ Emas
⁍ Bumi
⁍ Langit
⁍ Surgawi
Tingkatan Senjata ⦂
⁍ Perunggu
⁍ Perak
⁍ Emas
⁍ Berlian
⁍ Langit
⁍ Nirwana
⁍ Surgawi
up up up
dia kaneneknya shu yue yg usianya 18 thn...