NovelToon NovelToon
Penyesalan

Penyesalan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Melisa Lim

Alya Sandrina seorang gadis yang masih berusia 17 tahun serta memiliki paras yang sangat cantik.
Ia kehilangan kesucian nya disaat masih duduk dibangku SMA setelah mengenal seorang pria tampan dan mapan yang bernama Rendy.
Sejak perkenalan nya dengan rendy kehidupan alya berubah drastis sebab rendy telah merenggut segala nya kebahagiaan alya.

Author tidak hanya menceritakan cerita cinta yang indah bak didunia dongeng saja.
Novel ini menceritakan konflik percintaan Alya yang begitu rumit dan terlibat diantara cinta segitiga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melisa Lim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#episode 29

Sesampainya diapartemen rendy memencet bel yang ada didepan nya, alya segera membuka pintu nya. Rendy melihat wajah alya tampak pucat,

"Kamu kenapa?" ujar rendy sambil memegang pipi alya dan memeluk nya. rendy meletakkan punggung tangan nya kekening alya ingin memeriksa suhu badan alya.

Alya menyingkirkan tangan rendy dan melepaskan pelukan nya.

"Aku cuma masuk angin aja, karna tadi pagi aku lupa untuk sarapan." jawab alya sambil duduk disofa ruang tv.

Alya merasakan mual nya datang lagi ketika mencium aroma parfume rendy dan berlari menuju wastafel.

"Kenapa kamu sampai melupakan sarapan mu?" tanya rendy sambil menggosok punggung alya agar muntah nya terhenti.

Alya tak menjawab nya, ia berdiri sambil memegang pinggiran wastafel, alya berkumur dan mencuci mulut nya. Ia merasa sekujur tubuh nya lemas. Ia berjalan pelan menuju tempat tidur nya dan rendy memegang tubuh alya agar tak terjatuh.

Rendy membaringkan alya ketempat tidur dan menyelimuti nya. ia membawakan minyak kayu putih aroma terapi untuk mengurangi rasa mual nya.

Rendy pergi kedapur dan memasakkan alya bubur, ia sudah terbiasa memasak sendiri karna rendy pernah hidup mandiri waktu ia kuliah diluar negri.

"Alya,,kamu makan dulu ya!!" ujar rendy sambil membawa semangkuk bubur ditangan nya.

Alya bangkit dari tidur nya dan duduk bersandar diatas tempat tidur nya.

Rendy menyodorkan sesendok bubur kemulut alya.

"terima kasih banyak rendy, biar aku makan sendiri," ujar alya sambil mengambil semangkuk bubur dari tangan rendy.

Alya tak ingin rendy memanjakan nya lagi karna ia takut kalau sampai nanti rendy tak ada lagi untuk nya akan membuat alya semakin tak ingin melepaskan rendy.

"Alya sebaiknya kamu periksa kedokter," ujar rendy sambil melihat alya yang sedang makan.

"Tidak perlu rendy, sebentar lagi juga baikan, aku juga sudah membeli obat," alya menghentikan makan nya karna ia sudah merasa kenyang.

Alya mengambil obat dari dalam tas nya, obat itu adalah resep dari dokter kandungan nya.

ia segera meminum nya dan ia kembalikan obat nya kedalam tas nya karna tak ingin rendy mengetahui obat apa yang ia konsumsi.

Alya kembali berbaring ketempat tidur dan menarik selimutnya.

rendy hanya menatap wajah alya dan alya membalas menatap nya.

"Aku baik-baik saja rendy, kamu jangan khawatir, pulanglah!!" ujar alya tak bermaksud mengusir rendy.

Tapi rendy tak ingin pulang, ia mengusap rambut alya dan menyelipkan anak rambut nya kebelakang telinga alya.

"Alya,,aku nggak mau hubungan kita berakhir, tetaplah bersama ku walaupun aku menikahi qanita," ujar rendy dengan mata berkaca-kaca

"Aku sama sekali tidak mencintai nya alya, aku menikahi nya karna keinginan papa, sepenuh hatiku sudah aku berikan untuk mu, aku nggak akan sanggup kalau sampai tak melihatmu bahkan untuk sehari saja." ujar rendy dan mulai menitikkan air matanya.

Alya menghapus air mata rendy.

"Aku juga berhak bahagia rendy, bagaimana mungkin kamu hidup dengan dua wanita disisi mu, kelak aku juga akan menginginkan pernikahan." ujar alya.

"Menikahlah denganku dan akan ku ceraikan qanita."

Alya tertawa pelan mendengar perkataan rendy

"Belum juga kamu menikahi nya, sudah berkata ingin menceraikan nya."

Rendy menggenggam erat tangan alya sehingga jemari mereka menyatu.

"berjanjilah alya, kelak kamu akan menikah denganku, hanya denganku." ujar rendy sambil mencium tangan alya.

Alya hanya tersenyum, tetapi rendy tak mengerti maksud senyuman nya entah ia setuju atau menolak berjanji.

"Pulanglah rendy, ini sudah malam." ujar alya sambil melepaskan genggaman tangan rendy.

"Aku akan bermalam disini." jawab rendy sambil berdiri dan membawa mangkuk bekas bubur dan membawa nya kedapur.

Alya merasakan rasa mual nya sudah berkurang. ia bangkit dari pembaringan karna punggungnya terasa pegal mungkin karna ia sedang hamil maka nya ia merasa punggung nya sedikit panas.

Rendy keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit dipinggang nya.

ia berjalan menuju almari dimana alya biasa menyimpan baju nya disana.

Rendy membuka handuk nya dan memakai pakaian nya, alya melihat rendy yang tidak berbusana. pemandangan yang sudah terbiasa bagi alya melihat rendy seperti itu, karna sudah tak ada rasa malu lagi diantara mereka.

"Sebaiknya kamu tiduran dulu, bilang saja padaku apa yang kamu inginkan," ujar rendy sambil mengambil pakaian kotor nya dan meletakkan nya ke keranjang laundry alya.

"Aku merasa gerah" ujar alya.

"jadi kamu mau mandi??" ujar rendy sambil memasang wajah mesum nya.

"Baiklah, aku akan menggendong mu kekamar mandi." rendy menghampiri alya tapi alya segera berdiri dari tempat duduk nya.

"tidak perlu rendy, aku bisa berjalan sendiri." ujar alya.

tapi rendy tak perduli dengan penolakan alya, ia tetap menggendong alya dan membawa nya kekamar mandi.

Rendy menyalakan kran air panas kedalam bath up. ia membantu alya melepaskan pakaian nya.

"tidak perlu rendy, biar aku saja, kamu pergilah keluar dan pergi makan malam." ujar alya

Lagi-lagi rendy tak memperdulikan ucapan alya, ia membantu alya melepaskan kancing penyangga dada nya. Rendy mencium pundak alya yang putih mulus.

Ia memutar tubuh alya dan mencium bibir alya yang lembut dan kenyal. alya melepaskan ciuman rendy dan masuk kedalam bath up yang telah terisi air penuh.

Rendy membantu alya menggosok punggung nya dan rendy mencium leher belakang alya. sesekali rendy meraba dada alya yang membuat alya menggeliat geli dan memukul tangan rendy.

Alya segera menyelesaikan ritual mandi nya dan membalutkan handuk sampai ke atas dada nya. rendy mengikuti alya dari belakang seperti nya ia menginginkan sesuatu dari nya.

Rendy memeluk alya dari belakang dan melepaskan balutan handuk dari tubuh alya.

ia mencium leher alya dan meninggalkan bekas nya disana.

Rendy mulai ******* bibir alya dan mendorong tubuh alya perlahan hingga alya jatuh ke atas tempat tidur, tak ada penolakan dari alya karna ia juga merasakan hasrat yang sama dengan rendy.

1
Shifa Burhan
kenapa kebanyakan novel kurang menghargai suami ya

*alya sama sekali tidak pernah menghargai suaminya dan sama sekali tidak pernah menjaga perasaan suaminya
*alya bahkan kembangkan dan mengancam suami hanya karena mencemaskan pria lain
*alya bahkan memohon dan sujud dikaki suami hanya untuk pria lain
*alya tidak pernah berterima kasih pengorbanan suaminya
anggap lah suami ini konfkinya

tapi disayangkan penyelesaian konfliknya
*tidak perasaan bersalah alya pada suakinya
*tidak ada perasaan menyesal alya kerena menyakiti suaminya
*tidak ada permintaan maaf alya pada suaminya
*tidak ada ucapan Terima kasih alya pada suaminya
*tidak ada rasa bersyukur alya untuk suaminya
*tidak ucapan cinta alya membalas cinta suaminya
*tidak ada perjuangan alya untuk membahagiakan suaminya

alya adalah istri yang tidak pandai berterima kasi, tidak tau diuntung, tidak tau diri, bahkan tidak peka dan menjaga perasaan suami, kasian Daniel yang memiliki istri kayak alya
Ester Yaru
Alya haus perhatian Rendy
Alya kelebihan bodoh
kyu in
si rendi ga'jentelmen.
Novi Yantisuherman
Gw malah Kasihan Orang tua nya bakalan nanggung dosa anaknya disana,
Ga enak jadi anak perempuan ya gitu.Lelaki meh ga ada bekas nya lah klo cewe ibarat kaya ikan merah ( Kata Alm ema )
Doraita Veriani
mgkn Krn kamu masih terlalu muda mengahadapi cobaan sebesar ini Alya dan tidak punya tempat untuk berkeluh kesah...jadi kamu juga tidak bisa disalahkan sebab sesungguhnya kamu perlu bimbingan dan arahan dari author yg baik hati wkwkwkwkkwkwkwkwk
Doraita Veriani
Thor....toko g jangan buat Daniel sakit hati menderita...kasian dia sudah begitu baik,, tolong ya Thor....
Doraita Veriani
ga habis pikir liat kamu Alya...bersama Rendy kamu tidak mau berjuang demi anakmu ...knp bersama Daniel kamu bisa dan lagi lagi gampang banget kamu ngasi ciuman buat Daniel....heran deh,, sebenarnya kamu cinta ga sih sama Rendy...???? geraaammm akuhhhhh
Muhamad Arif
kesel jadi na ka c Alya..... hayang nyekek
Doraita Veriani
aq kasian sama Rendy Thor....berjuang sendirian menghadapi tekanan dari papanya....Thor tolong buat Alya juga berjuang buat kebahagiaannya bersama Rendy....
Doraita Veriani
harusnya kamu jujur sama Rendy Alya...menikah dan melanjutkan cita citamu dan hidup bahagia, agar Ibumu tenang disurga sama,semangat Alya jangan gampang menyerah
Doraita Veriani
cocok ya kamu mmg ditinggal aja...harusnya kamu sama sama berjuang dengan Rendy....berjuang sendiri itu capek tau gak Alya.....
Novi Yani
alya rendy ngajak nikah g mau padahal dahsering tidur bareng giliran daniel br kenal mau d ajak nikah plin plan
Novi Yani
slya bego
Ika Purbaningsih
kecewa q Thor, Alya kok plin plan GT, GK punya prinsip, hrsnya dia tegas dgn keputusan yg sdh diambil,,
Ika Purbaningsih
kok Rendi jd gt Thor,,, kecewa deh
Ika Purbaningsih
buat alya jd wanita kuat thor
blarala
ko
blarala
piye to iki dinikahi g mau malah bunuh diri ...
blarala
mumet
blarala
kok banyak berzinanya....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!