NovelToon NovelToon
Hidup Kembali Untuk Menjadi Bibimu

Hidup Kembali Untuk Menjadi Bibimu

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Nikah Kontrak
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Rani Ramadhani

Terbangun di masa lalu, tepat sebelum jerat takdir Daniel menjebaknya, Erica menolak menjadi korban untuk kedua kalinya.

Mengubah alur permainan adalah satu-satunya pilihan. Jika Daniel menggunakan nama besar Megantara untuk menghancurkannya, maka Erica akan menduduki takhta tertinggi di keluarga itu.

Ketika bidak catur mulai digerakkan dan rahasia satu per satu terkelupas, siapakah yang sebenarnya memegang kendali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hangat dalam Dekapan dan Genggaman

Di tengah heningnya kamar rawat yang hanya diterangi pendaran keemasan lampu petromak, pelukan satu tangan sang Jenderal begitu kokoh, seakan-akan saat ini dia sedang mendekap satu-satunya benteng di tengah badai kehidupan yang hampir menenggelamkannya.

Aroma maskulin khas Eshar bercampur dengan antiseptik, minyak kayu putih, dan wangi tubuhnya yang pekat kini tengah menyeruak di indra penciuman Erica.

Dia bisa merasakan napas hangat suaminya yang teratur dan terasa berat menghembus di ceruk lehernya, ada sensasi geli berbaur dengan debaran yang tak tertahankan ke seluruh tubuhnya.

Meskipun logika akal sehat Erica berteriak agar dia segera menarik diri demi menjaga batas-batas kontrak pernikahan mereka, tapi justru rasa empatinya yang mendalam malah menahan tubuhnya untuk tetap diam.

Erica tahu, di balik seragam dinas tebal dan bintang satu yang tersemat di pundak pria ini, ada seorang bocah berusia tujuh tahun yang terluka dan tak pernah benar-benar sembuh dari trauma masa lalunya.

Perlahan, kedua tangan Erica yang semula kaku di samping tubuh Eshar mulai bergerak naik. Dengan kelembutan yang teramat sangat, jemari lentiknya mengusap punggung tegap sang Jenderal, menyalurkan kehangatan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

"Eshar..." bisik Erica lirih, suaranya terdengar seperti hembusan angin malam yang menenangkan.

"Aku di sini. Kau tidak perlu memikul semua beban itu sendirian lagi."

Mendengar bisikan lembut istrinya, dekapan Eshar semakin mengerat. Pria itu memejamkan matanya, menikmati kelembutan tubuh Erica yang bersandar pas di pelukannya.

Bagi seorang prajurit yang terbiasa tidur di atas tanah keras dan menghadapi desing peluru, pelukan Erica malam ini terasa jauh lebih memabukkan daripada kemenangan perang melawan musuh mana pun.

Iman yang dijaganya setebal beton pertahanan perbatasan kini benar-benar telah luluh, sehingga menyisakan keinginan posesif yang mendalam untuk terus melindungi wanita di dekapannya ini.

Setelah beberapa menit suasana intim yang menenangkan itu berlalu, Eshar perlahan melonggarkan pelukannya. Diaa menjauhkan tubuhnya beberapa senti, namun tangan kirinya yang besar tetap bertengger di pinggang ramping Erica, menolak melepaskannya sepenuhnya.

Mata coklat Eshar yang biasanya sedingin es kini menatap lekat-lekat ke dalam manik mata bulat Erica. Tatapan itu begitu intens, ada sekabut gairah tersembunyi dan komitmen yang mulai tak tergoyahkan.

"Erica," suara berat Eshar bergaung rendah, di antara kesunyian malam.

"Setelah luka di pundakku ini sembuh, jalanku kembali ke Jakarta tidak akan lagi sama. Aku tidak hanya akan menyeret Daniel ke pengadilan atas kasus penyelundupan di perbatasan ini. Aku juga akan membuka kembali kasus kematian Viona puluhan tahun lalu."

Erica membalas tatapan suaminya dengan hangat, ada perasaan kuat, bahwa dia akan mendukung apapun yang akan dilakukan Eshar di masa depan.

"Apakah kau mencurigai seseorang yang sangat dekat dengan lingkaran utama klan Megantara, Eshar? Atau bahkan malah di kediaman utama Megantara?"

Eshar mengatupkan rahangnya kokoh, sebuah kilat berbahaya terpancar dari matanya yang tajam.

"Racun arsenik itu tidak mungkin bisa masuk ke dalam gelas pribadi Viona tanpa keterlibatan orang dalam yang memiliki pengaruh petingginya. Benny Megantara... atau mungkin istri yang sekarang, Bianca. Akan aku pastikan salah satu dari mereka harus membayar darah yang tumpah di masa laluku."

Mendengar nama Bianca disebut, Erica langsung mengepalkan tangannya. Ingatannya kembali pada kehidupan sebelumnya, masa di mana Bianca selalu bersikap sinis dan manipulatif, memperlakukan dirinya seperti pelayan sebelum akhirnya Daniel ketahuan mengkhianatinya.

Sekarang, potongan-potongan teka-teki itu mulai menyatu. Kematian tragis Viona tampaknya menjadi fondasi awal bagaimana Benny dan Bianca bisa berkuasa atas Megantara Corp selama ini.

"Jika begitu," Erica menyunggingkan senyuman tipis yang sangat dingin,

"kita akan menghancurkan mereka bersama-sama, Eshar. Aku akan merebut kendali distribusi garmen dan tekstil Megantara Corp melalui Fiorenza Fashion, dan kau akan menggunakan kekuatan militer untuk menjatuhkan mereka dari pengaruh politik yang selama ini melindungi mereka di balik meja kementerian."

Eshar kembali menatap wanita di depannya dengan binar kagum dan perasaan ingin memiliki yang semakin tak terbendung.

Erica bukan sekadar istri di atas kertas, wanita ini adalah rekan militer kecil yang setara, seorang ratu yang pantas berdiri di samping singa perbatasan.

"Kau ini benar-benar wanita yang luar biasa, Erica," bisik Eshar.

Tangannya bergerak naik, mengusap lembut pipi Erica yang merona merah muda hangat karena kedekatan mereka.

"Tapi untuk sekarang... lupakan sejenak tentang Jakarta, tentang Daniel, dan tentang semua intrik busuk itu."

"Lalu?" tanya Erica dengan kerutan manis di keningnya. Ada debaran jantung yang semakin kuat dan pikiran tidak etis tergambar di otaknya.

"Lalu, bantu suamimu ini untuk kembali berbaring," ujar Eshar dengan sudut bibir yang terangkat membentuk senyuman tipis yang misterius dan menggoda.

"Dan jika kau tidak keberatan, tetaplah di sini menemaniku tidur. Karena sentuhan tanganmu jauh lebih efektif daripada obat bius yang diberikan dokter militer tadi siang."

Pipi Erica seketika merona merah padam mendengar godaan halus dari pria yang biasanya sedingin es batu itu. Sebenarnya dia juga sedikit malu akibat pikirannya yang kacau.

Tapi, Erica tidak menolak. Dengan telaten, Erica membantu Eshar memperbaiki posisi baringnya, menyelimuti tubuh tegap suaminya dengan selimut wol tebal milik pangkalan.

"Oh iya, jangan lupa kunci pintunya. Axelo bisa tiba-tiba datang tanpa permisi. Sangat mengganggu." perintah Eshar dengan nada posesif.

Wanita itu pun tersenyum geli mendengar perintah suaminya itu. Dia pun langsung berdiri dan segera mengunci pintu.

Erica kemudian duduk kembali di kursi rotan di samping ranjang, membiarkan jemari lentiknya digenggam erat oleh tangan kiri Eshar yang hangat sepanjang malam.

Di luar, badai perbatasan utara perlahan-lahan mereda, menyisakan kesunyian malam yang kini terasa begitu hangat dan penuh harapan baru di dalam kamar perawatan terkunci tersebut.

Siasat berikutnya di Jakarta mungkin tertunda, tapi ikatan di antara sang Jenderal dan istrinya kini telah mulai tersimpul tanpa celah.

1
Muft Smoker
lanjuuut kak ,, makin ksini makiin seruuuu kak ,,
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
😁😁😁😁
Muft Smoker: 🫡🫡🫡🫡🫡🫡😁😁😁😁
total 2 replies
aku
🌹🌹🌹 ayok semangat up tor 💪🏻💪🏻
Rani: sabar yaaa
total 1 replies
aku
kutunggu khilafmu ke erica shar 🤣🤣
aku
duh ngakak suerr 🤣🤣🤣🤣 jlebnya jleb bgt 🤣🤣🤣
Rani: 🤭🤭🤭🤭 biar tau rasa🤣
total 1 replies
aku
jaman jayanya fanbo 😃😁
Rani: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Rosella
Keren Thor. ceritanya bagus bagus bagus bangeeeettt aku suka 😍😍
Muft Smoker
hei sesama megantara coba jgn saling mendahului ,, 😏😏😏😏😏
kalian udh punya harta masing2 , keluarga masing2 Dan kebahagiaan masing2 ( tu pun kalo bnran punya) ,,,,
Masih aj ganggu hidup org lain ,, Masih aj ngurusin yg bukan hak ny ,,
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Muft Smoker: betul kak ,,
enk ny di apain yx????
🤔🤔🤔🤔🤔
di sop??
di sate??
ap bakar pake kecap???




🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Elisabeth Ratna Susanti
like plus iklan 👍
Muft Smoker
mereka salah memilih lawan ,,
😒😒😒😒😒😒
Muft Smoker
siap2 nangis Bombay deh Daniel ,, dy fikir Erica pergi krn kalah ,,
km slah justru dy pergi krn sedang menyiapkan serangan balasan yg lebih dr kejam ,, 😏😏😏😏😏😏
dome🌬️🌀🌀🌀
aahhh seruuuuu kak. lanjut bab nya yaaa😁😁😁
semangat 💪💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
naahh.... kann. sudah mulai tumbuh benih2 cintai 😁😁😁😁
liat kuat imronmun saja pak eshra 🤭🤭
dome🌬️🌀🌀🌀
betulll, bals kata sindiran mereka secara elegan tanpa amarah ataupu teriak n 😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
ayooo. erica bantaiii, sikaatttt dengan elegan., lawan mereka yg nyinyir dengan promosi fashion mu😁😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
mampir thorrr,,, lihat karya baru sinopsis nya oke langsung cuuzzz gercep like favorit nunggu bab agak banyak dikit Lanjuttt baca😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat Thor lanjuuutttt babnyaaaa💪💪💪😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
dihhhh kudanil pede gila, berasa semua cwe tergila2 sama dia kali. heiiii masih ada paman mudamu g kelewat ganteng yaa..blu mah gantengnya kalao diliat pake pipet Aqua gelas🤣🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
nafasss erica😅😅😅😅
begitulah kalau berhadapan dengan seorang yg berpangkat jendral, apa lagi plis tampan nya ga ketolongan 🤣🤣🤣
awas jangan pingsan 🤭🤭🤭
dome🌬️🌀🌀🌀
semoga balas dendam mu lancar Eri. sekarang ada tameng yg super kuat yg bisa melindungi mu. manfaatkan sebaik nya 💪💪💪😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!