NovelToon NovelToon
Suami Rahasiaku Sang Aktor

Suami Rahasiaku Sang Aktor

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Perjodohan / Identitas Tersembunyi
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: avy sulas

Oca dipaksa menikah dengan pria asing di depan altar—demi memenuhi wasiat sang kakek yang tak bisa ia menolak. dan yang tak terduga, suaminya adalah seorang aktor terkenal yang harus disembunyikan rapat-rapat dari dunia, termasuk dari sahabat-sahabatnya sendiri.

Belum sempat ia membiasakan diri dengan kehidupan barunya, datang seseorang yang perlahan mengisi ruang kosong di hatinya—ruang yang sengaja ditinggalkan oleh suaminya sendiri. Oca pun membuka hati, tanpa pernah menyangka ada yang luput dari pandangannya.

Kini ia terjebak di antara dua hati: satu yang seharusnya ia cintai karena status, dan satu lagi yang ia pilih sendiri karena rasa.

Tapi siapa sangka, tak semua yang terlihat tulus benar-benar seperti itu.

Siapakah yang berhak atas hati Oca? 💍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon avy sulas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Sampai Ada yang Tau

Keesokan paginya, Oca membuka mata begitu alarm ponselnya berdering. Tangannya meraba sisi ranjang sebelum benar-benar terbangun. Kosong. Sepertinya Anthony tidak tidur disini semalam.

Oca mengangkat bahu. Bodo amat, pikirnya, bangkit dari ranjang dan bersiap seperti pagi biasanya untuk pergi ke sekolah. Langkah kakinya menuruni tangga hingga berakhir ke ruang makan.

Matanya langsung menangkap sosok Anthony yang duduk di salah satu kursi meja makan dengan segelas kopi di depannya.

Anthony mendongak begitu menyadari kehadiran Oca, namun tak berkata apa-apa selain memberi anggukan kecil.

Oca melangkah santai lalu menarik kursi di seberang Anthony. Seorang pelayan datang menyajikan roti panggang, telur, dan segelas susu di depan Oca. Ia langsung menyantapnya dalam diam.

Tiba-tiba Anthony bersuara, membuat Oca mendongak.

"Aku harap tidurmu nyenyak," ucapnya sambil menatap Oca lekat. "Meskipun ini tempat asing buatmu."

Oca tidak menghentikan kunyahannya. Kedua pipinya mengembung karena masih penuh makanan. "Yah lumayan, walaupun rasanya beda dari kamarku."

Anthony mendengus melihat Oca berbicara dengan mulut penuh. "Telan dulu makanan di mulutmu baru bicara."

Oca memutar bola matanya tetapi tetap menelan makanannya, "ya, ya, baiklah." Sesaat kemudian, Oca kembali membuka suara,"Oh ya gimana nanti aku ke sekolah?"

"Sopirku akan mengantarmu ke sekolah mulai hari ini," ucap Anthony. "Aku ada pekerjaan, jadi tak bisa mengantarmu sendiri."

Oca mengangkat alis. "Memangnya kerja apa, sih?" tanyanya asal, lebih karena basa-basi daripada benar-benar penasaran.

Belum sempat Anthony menjawab, ponselnya yang tergeletak di atas meja tiba-tiba berdering.

Anthony melirik layar ponselnya sekilas. Raut wajahnya berubah sedikit lebih serius, sebelum ia meraih ponsel itu dan berdiri dari kursinya.

"Lanjutkan sarapanmu."

Tanpa menunggu jawaban, ia berjalan keluar sambil mengangkat panggilan itu. Oca memperhatikan punggung pria itu hingga menghilang dari balik pintu.

"Dingin, misterius, kerjaannya juga dirahasiain. Aneh banget tuh cowok," gumamnya pelan sambil kembali menghabiskan sarapannya.

Setelah selesai langsung bergegas menuju pintu keluar mansion. Mobil sedan hitam sudah terparkir dengan supir di sebelahnya.

"Tuan Anthony meminta saya mengantar Nona ke sekolah."

Oca mengangguk singkat. Setelah sopir membukakan pintu, ia masuk ke dalam mobil. Tak lama kemudian, mobil itu pun meninggalkan halaman mansion menuju sekolah.

______

Mobil berhenti tepat di gerbang sekolah, Oca melangkah keluar dengan gerakan santai. Tidak ada yang memperhatikannya karena sudah terbiasa melihat gadis itu diantar oleh supir setiap hari ke sekolah.

Baru beberapa langkah menyusuri koridor, suara melengking yang sangat dikenalnya membuat Oca spontan berhenti. Belum sempat Oca berbalik, tubuhnya lebih dulu dipeluk oleh gadis itu.

"Welcome back, Oca sayang!!" Ucap gadis itu melengking tepat di samping telinga Oca.

"Astaga... kuping gue!" Oca meringis sambil menutup sebelah telinganya.

Andira Lovata, gadis dengan kuncir kuda itu menyengir tanpa rasa bersalah.

"Lo kemarin ke mana? Biasanya kalau nggak masuk selalu ngabarin kita.” ucap Andira dengan cemberut.

"Biasa lah, ada acara keluarga mendadak,"jawab Oca. "Lah tumben lo sendiri, Kinan mana?" tanya Oca heran, karena biasanya dua sahabatnya itu selalu menempel ke mana pun.

"Noh, biasa debat sama cowoknya," sindir Andira sambil menunjuk ke arah Kinan dengan dagunya.

Oca mengikuti arah tunjukannya.

Tak jauh dari sana, Kinanti Aura Linda berdiri dengan kedua tangan bersedekap. Di depannya seorang pria dengan seragam jas OSIS, menatap Kinan dengan tenang.

Pria itu Devan Hardian, Ketua OSIS sekaligus pacar Kinan yang sepertinya sedang memberikan ceramah lagi, terbukti dari raut wajah Kinan yang tampak kesal.

Beberapa saat kemudian, Kinan berbalik.

Begitu matanya menangkap sosok Oca dan Andira, senyum sumringah langsung terbit di wajahnya. Andira langsung berlari mendekat, meninggalkan Devan yang tampak menghela napas panjang.

"Ocaaa!"

Tanpa basa-basi, Kinan langsung memeluk Oca bergantian dengan Andira.

"Gue kira lo bakal nggak masuk lagi kayak kemarin. Andira sampai nangis, tau.” Kinan terkekeh sambil melirik Andira.

"Sialan, bohong lu!" balas Andira sambil menjitak kepala Kinan.

"Aduh!" Kinan langsung mengusap kepalanya sambil meringis. "Bercanda doang, galak amat."

Oca tak bisa menahan tawanya. "Maaf, kemarin bener-bener sibuk."

"Sibuk apaan sampai ngilang sehari penuh?" tanya Kinan penasaran.

"Urusan keluarga," jawab Oca, sedikit gelagapan. Untungnya Kinan nggak terlalu curiga, cuma manggut-manggut sambil menggandeng lengan Oca buat jalan bareng ke kelas.

"Oh ya!" Mata Kinan tiba-tiba berbinar lagi. "Semalem gue lihat Instagram—"

"Apaan lagi?" potong Andira, "tiap hari lo update mulu soal artis-artis itu."

"Ini beda! Ini—" Kinan baru mau lanjut ngomong ketika bel masuk berbunyi nyaring di sepanjang koridor.

"Ih, nanggung banget," Kinan menggerutu. "Nanti gue lanjutin pas kita ke kantin deh."

Oca cuma mengangkat bahu, lebih lega bel berbunyi tepat waktu setidaknya untuk sekarang, ia masih bisa menghindar dari pertanyaan-pertanyaan lebih jauh soal kemarin.

Ketiganya pun kembali tertawa, larut dalam obrolan ringan sebelum akhirnya melangkah masuk ke dalam kelas untuk memulai pelajaran.

1
MayAyunda
mampir kak
Lavicaysm
🥰
MayAyunda
ceritanya bagus ..lanjut kak
Putry Chan
semangat ya 💪
Lasa Hardianti: Makasih kak semangat juga yah😁
total 1 replies
Anisa Nur Afifah
mampir lagi aku kakk, mampir juga dong kaaa ke novel kuu
Lasa Hardianti: Makasih kak nanti aku mampir ya😁
total 1 replies
MayAyunda
cerita bagus kak .
Lasa Hardianti: Thanks ya kak😁
total 1 replies
MayAyunda
lanjut kak
nunu
next lanjut kak
Lasa Hardianti: Oke kak siap, ditunggu lanjutannya ya. makasih udah mampir😁
total 1 replies
MayAyunda
bagus ,mampir kak
white star ⭐
bagus kak
white star ⭐
yah lagi dimasa usia suka kumpul2 sama temen malah nikah kasian oca
Lasa Hardianti: Huhu iya kak masa SMA-nya jadi berubah total, Semoga Oca kuat ya menghadapi semua ini. Makasih udah mampir dan dukung Oca🥹🤍
total 1 replies
Anisa Nur Afifah
kaa sampai sini dlu ya nanti aku mampir lgii
Lasa Hardianti: Siap Kak. Makasih udah mampir sampai sini🥹❤️ Ditunggu lanjutannya ya, semoga makin seru buat Kakak🤭
total 1 replies
author_rabbit18✍︎
acara pernikahan/Facepalm/
Lasa Hardianti: Ssst... jangan dibocorin dulu yaa🤫😂
total 1 replies
author_rabbit18✍︎
baguss
Lasa Hardianti: Makasih banyak kak!🥹❤️
total 1 replies
mary dice
Badai pasti berlalu ya Oca.. semangat lanjut thor
mary dice
benaran nih menang taruhan heeeem
reyanzarayyanfahlevy_
Bagus kak, semangat ya kak salam penulis pemula
reyanzarayyanfahlevy_: iya kak😍💪
total 2 replies
reyanzarayyanfahlevy_
semangat kak
Annisanur hasanah
semangatt kakk, aku tunggu update kakak😍
Annisanur hasanah
bagus dan menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!