NovelToon NovelToon
SERUPA BEDA RASA

SERUPA BEDA RASA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikah Kontrak / Penyelamat
Popularitas:42.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Langit Janet Mathida seakan runtuh ketika dijadikan alat pembayaran Papanya yang terlilit hutang judi dan pinjol. Dia terpaksa tinggal bersama Devan Gevaro yang tidak menginginkannya.

》Setelah sari masa muda dinikmati dan hamil, dia diminta pergi dari kehidupan Devan. Seketika Janet seperti tebu, habis manis sepah dibuang.

》Apakah Janet terima dan berjuang untuk membalas perlakuan Devan?

》Ikuti kisahnya di Novel ini: "Serupa Beda Rasa"

Karya ini didedikasikan untuk yang selalu mendukungku berkarya. Tetaplah sehat dan bahagia di mana pun berada. ❤️ U 🤗

Selamat Membaca
❤️🙏🏻💚

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29. SBR

...~•Happy Reading•~...

"Sekarang ini keselamatan Asyer saya tempatkan lebih dari apa pun. Dia masih terlalu kecil untuk berada dalam hiruk pikuk persoalan ini. Olehnya saya datang menemui anda untuk meminta bantuan." Andri berkata dengan suara pelan dan rendah.

Hati Gevaro sudah sangat berat, sehingga dia menarik nafas panjang dan minum sebelum bicara. "Apa yang bisa saya bantu, akan saya bantu." Gevaro memutuskan untuk terlibat. Andri telah memukul tepat di jantung rasa peduli Gevaro terhadap darah keluarga mereka yang mengalir dalam tubuh Asyer.

"Pertama, ijinkan Janet tidak bekerja di kantor. Mungkin dengan sebuah keputusan anda, Janet bisa bekerja dari rumah atau yang lainnya."

"Ya, itu bisa diatur." Gevaro langsung mengiyakan permintaan Andri.

"Sebelum saya meminta yang kedua, maaf kalau bertanya tentang hal yang sangat pribadi."

"Tidak mengapa. Tanyakan saja. Kalau bisa saya jawab, saya akan jawab." Gevaro mempersilahkan, sebab melihat Andri merasa tidak enak.

"Apakah anda sudah menikah?"

"Belum." Jawab Gevaro singkat.

"Apakah anda tinggal sendiri?"

"Tidak. Maksud anda sendri seperti apa?"

"Maaf, maksud saya, apa anda tinggal dengan orang tua..." Gevaro mengangkat tangan.

"Saya mengerti maksud anda. Saya punya tempat tinggal sendiri. Tidak tinggal bersama Mami dan Devan..." Gevaro langsung menjelaskan, setelah mengerti tujuan pertanyaan Andri.

"Mungkin permintaan ini tidak logis, tapi demi keselamatan Janet dan Asyer, saya lakukan. Saya yakin, keamanan tempat tinggal anda sangat mumpuni untuk mengamankan mereka."

"Jika anda bersedia, apa mereka bisa tinggal di tempat anda untuk sementara waktu?" Pinta Andri pelan. "Karna sebelum tahu mereka aman, saya tidak tenang bekerja di jalan. Tidak bisa konsentrasi..." Andri menjelaskan lagi, sebab melihat Gevaro terdiam.

"Pak Andri, ini permintaan yang tidak mudah. Apa anda sudah bicara dengan Janet untuk tinggal di tempat saya?" Gevaro berpikir keras, sebelum memutuskan.

"Belum, Pak. Saya tidak mau ribut duluan, padahal belum tentu anda setuju." Andri berkata serius, sebab mengenal sifat Janet.

"Bukan tidak bersedia, tapi saya tidak biasa. Bagaimana kalau saya menyewa tempat tinggal khusus dan tempatkan keamanan untuk menjaga mereka?" Gevaro menawarkan pilihan.

"Tidak usah, Pak. Terima kasih. Setelah mendengar ide anda mau menyewa tempat, jadi terbesit ide untuk kami pindah tempat tinggal. Mungkin ke luar kota, mumpung Asyer belum sekolah." Andri jadi berpikir lain. Dia tidak mau Asyer seperti terkurung, tidak jalani kehidupan normal.

Gevaro jadi mengerti permintaan Andri. "Kalau anda berpikir begitu, bicarakan dengan Janet. Saya akan siapkan tempat tinggal saya." Gevaro memutuskan, sebab dia bisa tinggal di mana saja. Sangat berbeda dengan Janet dan Asyer.

Hati Andri seperti terbang, terasa sangat ringan. Sebab dia tidak perlu membuat banyak persiapan untuk pindah. "Baik, Pak. Terima kasih. Nanti saya kabari, setelah bicara dengan Janet."

"Baik. Kita ngopi dulu, sambil atur strategi hadapi Papa Janet. Mungkin kita bisa pegang bagian kepala, setelah ikat ekornya." Ucap Gevaro. Kemudian mereka masih meneruskan pembicaraan sambil minum kopi.

~▪︎▪︎

Ke esokan pagi ; Janet bangun pagi dan melihat Andri masih tidur nyenyak. Dia sangat heran, sebab Andri tidak biasa demikian.

Setelah berdoa, dia membawa Asyer keluar kamar, agar tidak membangunkan Andri.

Ketika hari makin siang, Janet masuk ke kamar untuk melihat Andri. Dia baru menyadari, Andri tidur dengan mengenakan kemeja dan celana yang bagus. "Mas, bangun." Janet menepuk pundak Andri.

"Aku tidur sebentar, lagi." Ucap Andri tanpa membuka mata dan kembali tidur. Hal itu makin mengherankan Janet. Dia keluar menemui Bu Dessy. "Ma, Mas Andri pulang jam berapa?"

"Mama gak tahu. Mungkin sudah larut. Andri belum bangun?"

"Belum, Ma. Dibiarkan saja?"

"Iya. Sedikit lagi baru bangunin untuk sarapan."

"Iya, Ma. Kalau begitu, aku mandiin Asyer." Janet meninggalkan Bu Dessy.

Tidak lama kemudian, Janet kembali masuk untuk membangunkan Andri. "Mas, bangun. Sudah siang." Janet kembali memegang pundak Andri dan agak sedikit menggoyang.

"Dek, lapar. Aku sarapan di sini saja. Agak lelah." Andri meminta tanpa membuka mata.

Walau merasa aneh, Janet keluar kamar untuk mengambil sarapan. Kemudian dia kembali dengan sarapan lengkap. Dia merasa lega melihat Andri sudah duduk berdoa.

Janet meletakan nampan berisi sarapan di depan Andri. "Tadi malam Mas Andri ke mana?" Tanya Janet sambil melihat Andri sarapan.

"Selesai sarapan baru kita bicara." Janet mengangguk, walau sangat penasaran dengan sikap Andri.

"Papa sudah bangun." Ucap riang Asyer yang masuk dan melihat Andri sudah bangun.

"Asyer sudah sarapan?"

"Sudah, Papa. Tapi Asyel mau makan itu lagi." Asyer menunjuk kuning telur rebus di piring Andri.

"Asyer jangan ganggu Papa." Janet menahan Asyer.

"Sini, Papa suapin." Andri memanggil sambil menggerakan wajah, lalu memberikan kuning telur ke mulutnya. "Biar pintar, ya." Ucap Andri, lalu mengusap kepala Asyer dengan hati terasa penuh.

"Dek, aku minta air lagi." Andri mengalihkan agar dia bisa menghabiskan sarapan.

"Asyer mau makan lagi?"

"Iya. Punya Papa enak." Ucapan Asyer membuat hati Andri makin penuh. Dia membayangkan akan kehilangan momen intim bersama Asyer.

Andri menyuapi Asyer bergantian dengannya. "Sudah abis. Minta minum sama Mama." Andri berbicara sambil mengisyaratkan Janet untuk membawa Asyer keluar.

Janet tidak bisa protes melihat Andri memanjakan Asyer. "Dek, hari ini gak kerja?" Andri baru menyadari setelah melihat jam dinding.

"Gak, Mas. Tadi pagi Pak Jensen minta gak usah masuk kantor."

"Oh, ok. Kalau Mama sudah selesai, tolong titip Asyer. Aku mau bicara." Andri yakin, itu adalah perintah Gevaro, agar Janet tidak masuk kerja.

Setelah mandi dan berganti, Andri mengajak Janet duduk di kasur lipat di lantai yang belum dilipat Andri. "Dek, mari kita bicara kejadian kemarin." Andri membuka percakapan.

"Oh, maaf Mas. Kemarin sore aku kaget lihat Papa, jadi kepikiran. Sekarang sudah gak lagi. Pak Jensen minta aku istirahat beberapa hari, untuk lihat Papa datang lagi..." Janet menjelaskan yang diminta Jensen.

Andri mengangguk. Dia yakin, itu adalah hasil pertemuannya dengan Gevaro. "Iya, Dek. Aku mau ajak bicara, karena mendesak dan kita tidak punya banyak waktu."

"Soal apa, Mas?" Janet jadi serius melihat Andri yang sedang berusaha bicara dengannya.

"Kondisinya tidak semudah itu, setelah orang-orang itu tahu kau bekerja di sana. Mereka tidak akan berhenti menyelidikimu. Jadi aku berencana mengamankanmu dan Asyer ke tempat yang aman..." Andri menjelaskan rencananya memindahkan mereka ke tempat tinggal Gevaro.

"Mas, kita semua pindah ke sana?" Janet bertanya pelan dan nafasnya mulai cepat.

"Tidak. Cuma kau dan Asyer..."

"Aku tidak mau. Tidak mau, kalau cuma berdua."

"Dek, jangan begitu. Tolong mengerti maksudku."

"Tidak mau. Mas Andri mau mengusir kami berdua?" Janet mulai menangis. Bayangan masa lalu mulai menghantuinya.

"Dek, ini cuma sementara untuk melindungi kalian berdua." Andri mulai bingung menyusun kata yang tepat, agar bisa diterima Janet.

"Tidak mau. Sedetik pun, aku tidak mau." Janet berkata sambil menggeleng berulang kali.

...~▪︎▪︎▪︎~...

...~▪︎○¤○▪︎~...

1
❥␠⃝ ͭ🍁Um-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
Yang satu si boss Gevaro mode pedekate si karyawan Janet cerita nya lagi mode cemburu dikiranya si boss masih suka sama mantan nya itu, bikin baper kita saja ya Gevaro dan Janet.
Asyer pasti senang bisa belajar renang secara anak kecil pasti suka mainan air.
Rahmawati
cie Janet udah berani nyindir nyindir nie😂
aku bacanya senyum senyum dari tadi😂
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
mas andri seperti mendukung banget deh Janet sama gevaro.. buktinya ngga ada rasa cemburu sama sekali ya..
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
kiww kiww.. Janet cembokur nih.. segitu sewot sindiran nya.. kira kira yang fi sindir tau ga ya.. 😎
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
waduh Janet salah paham nih.. gevaro lagi bucin sama kamu tau.. bukan sama Meghan yang lenje itu.. gevaro mah ngga ilfil sama Meghan.. ❣️
❥␠⃝ ͭ🍁TH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
cieee bikin aku cengar cengir Gevaro lagi mode pedekate dengan berikan candaanya buat Janet sayangnya Janet belom peka malah yang ada dia cemburu gak jelas ingetnya sama mantan Gevaro ternyata secara gak sadar kalian punya rasa ya hi hi🤭☺
❥␠⃝ ͭ🍁TH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
semangatt Andri buat jadi penglayar agar Gevaro dan Janet bisa bersatu gak nyangka ternyata Gevaro setuju atau memang dia udah ada hati buat Janet 🤭🤔
❥␠⃝ ͭ🍁HR-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
asik deh. mulai ada rasa gimana2 gitu. semangat babang gevaro. semoga cepat jadi. 🙊🙈
❥␠⃝ ͭ🍁ˢ⍣⃟ₛ 𝐓𝐞𝐬𝐚🤎GD 😋🦄
wah sepertinya akan ada percikan rasa yang bertumbuh secara natural karena Andri sudah memberikan jalan bagi Gevaro untuk pedekate ke Janet 🤔🤭
❥␠⃝ ͭ🍁YW-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
Auuu auuu ada yg 'emosi' 🤭🤭🤭
❥␠⃝ ͭ🍁De-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
Gevaro lupa ingatan kah...
Rahmawati
berarti gevaro beneran suka sama Janet ya, , baiknya mas andri rela melepas Janet demi kebahagiaan janet
Risa Virgo Always Beau
Gevaro apa kamu bakal mau menikahi Janet soalnya Andri merasa ngga pantas buat Janet karena Andri pernah cedera punggung
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
aku tau nih kenapa gevaro suka sama janet.. tau ga.. karena abis disiram tuh sepatunya pake air bekas ngepel, jadi bucin kan
❥␠⃝ ͭ🍁KT-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: hhhhhhh... 😄eehhmm 🤭🤗
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
asyfer ke enakkan panggil papanya.. sama om gevalo,

wah andri beneran nih udah mengikhlaskan janet untuk gevaro,
beneran nih ngga nyesel, . biarin ngga bisa melakukan kewajiban suami istri.. tapi selama 4 tahun beneran ngga ada cinta nih.. ❣️
Risa Virgo Always Beau
Andri kamu ngapain bertanya seperti itu ke Gevaro apa jangan jangan kamu bakal menyuruh Gevaro menikahi Janet
❥␠⃝ ͭ🍁HR-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
kok babang revalo. typo para. 🙈
babang gevaro ditunggu 🙊
❥␠⃝ ͭ🍁HR-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
babang revalo suka janet. asyik seru nih. masa depan janet mulai bersinar. devan bakal ke got 🙊🙈
Risa dan Yayang
Gevaro apa kamu bakal mau menikahi Janet, apalagi Andri menyerahkan Janet ke kamu
Risa dan Yayang
Ayo Gevaro bicara jujur dan terus terang ngga usah sungkan sama Andri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!