Setelah menerima donor mata dari kakak nya, Kanaya terpaksa harus menikah dengan laki-laki yang seharusnya menjadi kakak ipar nya sendiri, karena sang kakak meningal akibat kecelakaan yang di sebabkan oleh nya.
Kanaya adalah seorang gadis buta yang berusia dua puluh dua tahun, sejak kecil dia hanya tinggal dengan ibu dan kakak nya, "Aurel" sementara ayah nya sudah meninggal sejak Kanaya masih kecil.
Aurel yang seminggu lagi hendak melangsungkan pernikahan malah meningal karena menyelamatkan Kanaya adik nya yang hampir tertabrak mobil saat hendak menyebrang jalan.
Samuel yang kecewa terpaksa menikahi Kanaya atas permintaan terakhir Aurel, meskipun dia cukup membenci Kanaya karena Kanaya adalah penyebab meningal nya Aurel.
Bagaimana kisah Kanaya dan Samuel yang menikah karena unsur keterpaksaan? Bagaimana perlakuan Samuel kepada Kanaya wanita yang sangat dia benci ini? Ayo baca kisah mereka di sini bersama author Nadia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
08
"Tuan muda, berangkat sekarang?" tanya Azka kepada Samuel.
Samuel masih saja menatap Naya dengan tatapan tak percaya kalau wanita imut yang ada di depan nya saat ini adalah Naya, istri nya.
"Tuan muda," sekali lagi Azka memagil Samuel.
"Ah, iya ayo," jawab Samuel sedikit gugup dan kemudian berdiri dari duduknya.
Aurel memang dewasa dan seumuran dengan Samuel, tapi tidak dengan Naya, sejatinya dia masih kekanak-kanakan dan masih memiliki hati untuk menikmati masa-masa muda seperti gadis-gadis pada umumnya.
Mereka pun akhirnya berangkat menuju aula tempat konser nya Reyhan.
Sepanjang perjalanan, Naya terlihat sangat bahagia karena dia akhirnya bisa menonton konser nya Idolnya secara langsung.
"Berhenti tersenyum-senyum sendiri seperti orang gila, aku sangat risih melihat nya," ucap Samuel memalingkan wajahnya ke arah luar jendela kaca mobil.
"Em, maaf," jawab Naya sontak wajahnya berubah dari sumringah jadi murung, bahkan tersenyum pun dia membuat Samuel risih bagai mana membuat Samuel jatuh cinta kepada nya, itu mustahil pikir Naya saat ini.
_"Mengapa tuan muda begitu membeci nona muda ya? Padahal nona muda terlihat lucu dan cantik, bukan kah dari dulu tuan muda sangat menyukai wanita lucu dan cantik?"batin Azka yang memperhatikan Samuel dan Naya sambil fokus mengemudi mobil._
Tidak butuh waktu lama, mereka pun akhirnya tiba di aula tempat konser nya Rey, dan ternyata konser nya sudah di mulai, tidak sedikit orang yang menonton konser tersebut, ada yang membawa spanduk bertuliskan nama Rey dan lain senacam nya.
Karena Samuel adalah sepupunya Rey, dia pun mendapat kan barisan utama di lapangan tersebut, karena konser nya tidak terlalu besar maka terpaksa berdempetan dengan penonton lain, hal ini lah yang di benci oleh Samuel, namun bagaimana lagi ini adalah bentuk rasa menghargai untuk Rey yang sedang menjalani karir nya.
Lagu demi lagu sudah di nyanyikan oleh Rey para penggemar terus berteriak saat Rey bernyanyi atau muncul dengan pakaian lain, begitu juga dengan Naya dia sangat bahagia bisa melihat Rey konser apalagi dari jarak sedekat ini.
"Sangat-sangat menyebalkan, kapan acara nya akan berakhir?" tanya Samuel kepada Azka yang berdiri di samping kiri nya.
"Sabar tuan muda, sebentar lagi,ini lagu terakhir," ucap Azka yang sebenarnya juga menikmati konser tersebut dengan rasa senang.
Saat lagu terakhir itu di nayanyikan, suasana semakin meriah dan penonton semakin menggila bersorak-sorai dan menari bersama.
"Astaga, bisa kah kau mundur sedikit? Kau berkali-kali menginjak kaki ku," ucap Naya kepada seorang ibu-ibu yang ikut menonton konser itu dan berdiri di sebelah Naya.
"Hey, ini konser jadi wajar jika berdesakan lagian aku ini orang tua, bisa kah kau lebih sopan sedikit?" tanya ibu-ibu tersebut malah balik marah kepada Naya
Naya pun akhirnya diam sambil menatap ibu-ibu tersebut dengan tatapan kesal.
Sementara itu Samuel yang berdiri di sebelah Naya hanya melihat nya.
Tidak lama kemudian, ibu-ibu itu kembali menginjak sepatu Naya membuat kaki Naya terasa sangat sakit.
"Bu, aku mohon hati-hati lah, kau sudah menginjak kaki ku beberapa kali,aku sangat kesakitan," ucap Naya kembali menegur ibu-ibu tersebut.
"Kau ini ya! Mengangu mood ku saja! Aku jambak juga kau!" ucap ibu-ibu itu hendak meraih rambut Naya.
Namun tiba-tiba saja tangan nya di tahan kuat oleh tangan seseorang yang jauh lebih besar dari tangan nya.
"Apa yang akan kau lakukan? Tindakan kekerasan, kau mau masuk penjara? Di sini banyak orang yang akan bisa menjadi saksi," ucap Samuel mencengkram erat pergelangan tangan ibu-ibu tersebut.
Ibu-ibu itu terlihat kesakitan dan juga takut saat melihat Samuel.
"Pergi dari sini, jika tidak kau akan tau sendiri akibatnya," ucap Samuel menghempaskan tangan ibu-ibu itu dengan kuat.
Ibu itu pun tidak berani lagi mengangu Naya,dia memilih untuk menjauh dari Naya karena takut dengan Samuel.
Naya yang melihat Samuel membantu nya sontak berdebar dan merasa sangat senang karena Samuel bersedia membantu nya dari orang yang hampir membuat dia malu di konser sang idola.
"Terima kasih," ucap Naya menatap Samuel.
"Aku sama sekali tidak membantu mu, jadi jangan baper, aku hanya tidak ingin suasana di sekitar ku jadi tidak nyaman karena kau," jelas Samuel sambil kembali menatap Rey yang bernyanyi sambil memainkan gitar nya di atas panggung.
Naya menundukkan kepalanya mendengar ucapan Samuel karena merasa malu sudah berfikir Samuel peduli kepada nya.
Selang beberapa puluh menit kemudian, konser itu pun akhirnya selesai dan semua penonton pun perlahan-lahan bubar dari tempat nya masing-masing.
Begitu juga dengan mereka berdua.
"Maaf bisa tunggu sebentar?" tanya seorang laki-laki yang tidak di kenali oleh Naya ataupun Samuel.
Sementara Azka sudah menunggu mereka di mobil.
"Siapa ya?" tanya Samuel kepada laki-laki tersebut.
"Saya asisten nya Rey, dia ingin kalian ke belakang panggung untuk menemui nya sebentar," ucap laki-laki yang mengaku asisten nya Rey.
"Ada apa?" tanya Samuel penasaran.
"Maaf tuan, saya tidak tau," jelas laki-laki itu lagi.
"Aku mau pergi," ucap Naya sambil mencubit sedikit ujung lengan kemeja yang di gunakan Samuel.
Lagi-lagi sepertinya Samuel tidak bisa menolak, mungkin juga karena ini permintaan Rey.
"Lepas, ayo," ucap Samuel meminta Naya melepaskan tangan dari baju nya dan kemudian melangkah pergi menuju belakang panggung dan di ikuti oleh Naya.
Tidak butuh waktu lama, mereka pun akhirnya tiba di belakang panggung tempat Rey sudah menunggu mereka.
"Ada apa?" tanya Samuel seperti biasa dengan sorot mata dingin nya.
"Aku hanya ingin memberikan ini kepada Naya," ucap Rey sambil menyerahkan pernak-pernik gantungan kunci dan juga album milik nya kepada Naya.
Mata Naya membulat menatap kedua benda itu, tak di sangka dia akan dapat kedua benda berharga itu dari idola nya sendiri, ini benar-benar membuat Naya sangat bahagia.
"Kau suka?" tanya Reyhan.
"Terima kasih banyak, aku sangat suka," jawab Naya dengan senyum manisnya.
Sementara itu Samuel yang melihat keakraban Rey dan Naya jadi merasa sangat risih, dia bahkan tidak senang ketika Rey memperlakukan Naya dengan sangat baik.
"Sudah selesai? Jika sudah, ayo pulang," ucap Samuel dengan wajah kesalnya.
"A ... Ayo, tapi, tapi sebelum itu terima kasih banyak Rey, aku akan menyimpan nya," ucap Naya seolah melupakan kegalakan Samuel yang berdiri di samping nya sambil menatap geram ke arah nya.
"Sama-sama,"jawab Rey sambil tersenyum manis.
Samuel yang kesal pun akhirnya berjalan meningal kan Rey dan Naya, Naya yang melihat itu sontak berpamitan dengan sang idola dan kemudian menyusul Samuel dengan berlari kecil.
"Terima kasih sudah mengajak ku ke konser nya Reyhan," ucap Naya kepada Samuel yang berjalan di depan nya.
Namun tiba-tiba Samuel memberhentikan langkah nya dan berbalik menatap Naya.
****
benci nya loe sama Bina ya ada lah kata kata bijak bisa buat panutan jangan sableng tiap kata mengandung racun dunia haduuuhhh jadi bini loe rugi bandar Coyyyu suweerrr,,,salam waras muel,,
💪💪✌️
ga sekalian peluk nay si Aska 🤭
lama lagi pasti bisikin Naya pokonya kepedean loe ,,muel
ingat muel untuk menggeser kedudukan molen loe harus punya Anak dari wanita itu loe tau Nayla itu gadis baik,,,cuma saja sejak kecil tidak di perlakukan baik oleh orang tua nya apa mungkin Naya Anak tertukar ketika melahirkan atau Anak Adopsi,,, kenapa perbedaan nya jauh banget,,,Anak pertama di Anak mas kan tetapi Allah lebih paham keliatan nya maka cepat di ambil. tinggal lah Anak yang selalu di sisihkan sekarang punya suami rada sableng semoga muel berubah jadi satria baja hitam 😂😂😄😄gemes abis,,