NovelToon NovelToon
Urban Deity;The Sorvergein'S Return

Urban Deity;The Sorvergein'S Return

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Reinkarnasi / Balas Dendam
Popularitas:240
Nilai: 5
Nama Author: EAGLE EZ

​Di dalam sebuah kamar sewaan yang sempit dan berbau lembap, seorang pemuda tiba-tiba tersentak bangun. Napasnya memburu, matanya yang tajam memancarkan kilatan cahaya keemasan sebelum akhirnya meredup dan berubah menjadi hitam pekat.

​"Ini... di mana?"

​Fang Yuan melihat kedua telapak tangannya. Halus, kurus, dan tidak ada bekas luka. Ini bukan tubuh kedagingan seorang Sovereign yang bisa menghancurkan galaksi dengan satu pukulan.

​Dia menoleh ke meja belajar. Sebuah ponsel jadul menunjukkan tanggal: 20 Juni 2016.

​Fang Yuan tertegun, lalu tawa pelan keluar dari tenggorokannya. Tawa itu semakin lama semakin keras, menggema di dalam kamar sempit tersebut.

​"Hahaha! Kesengsaraan Surgawi sembilan warna ternyata tidak menghancurkanku! Aku, Fang Yuan, Sang Penguasa Surgawi Cangqiong, justru kembali ke masa usiaku delapan belas tahun?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EAGLE EZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21.sang Jenius

"Lancang!!! Bocah haram, hari ini aku akan mencabik-cabik mulutmu!"

Tang Tianlin langsung meledak dalam amarah yang tak terkendali. Di hadapan ratusan pasang mata elite Ibukota, tindakan Fang Yuan membawa kain kafan di pesta ulang tahun ke-80 kakeknya adalah tamparan paling keras bagi martabat Keluarga Tang.

*BUMMM!*

Sebagai seorang *Grandmaster* termuda di Ibukota, Tang Tianlin menghentakkan kakinya hingga lantai marmer aula hancur berkeping-keping. Tubuhnya melesat maju bagai peluru kendali, menyisakan bayangan kabur di udara. Kedua tangannya diselimuti oleh *Internal Qi* yang membara berwarna merah menyala—*Pukulan Harimau Pembakar Langit*, teknik bela diri tingkat tinggi Keluarga Tang yang sanggup menghancurkan mobil antipeluru sekalipun.

"Mati kamu, Berandal Sombong!" raung Tang Tianlin. Pukulan mautnya mengarah tepat ke arah wajah tampan Fang Yuan. Angin pukulan yang dihasilkan bahkan membuat beberapa meja tamu di kanan-kirinya terguling berantakan.

Ratusan tamu menahan napas. Di mata mereka, Fang Yuan sudah menjadi mayat.

Namun, Fang Yuan tetap berdiri tegak di tempatnya dengan satu tangan yang masih nyaman bersarang di dalam saku jubah hitam panjangnya. Rambut biru keputih-putihan miliknya bergerak perlahan diterpa angin serangan Tang Tianlin. Senyum nakal yang dingin tak pernah lepas dari wajah sempurnanya.

Tepat ketika tinju api Tang Tianlin berjarak satu inci dari hidungnya, Fang Yuan menggerakkan tangan kanannya dengan gerakan yang sangat lambat—namun secara ajaib, gerakan lambat itu justru berhasil mencengkeram pergelangan tangan Tang Tianlin dengan akurasi yang mutlak.

*KEP!*

Seluruh energi api merah menyala di tangan Tang Tianlin seketika padam total, seolah-olah disiram oleh air es kutub. Tubuh Tang Tianlin yang tadinya melesat kencang mendadak berhenti kaku di udara, tidak mampu bergerak maju se-milimeter pun.

"A-Apa?!" Tang Tianlin melotot jantungan. Dia mencoba menarik tangannya kembali, namun cengkeraman lima jari Fang Yuan terasa seperti jepitan besi dewa purba yang mengunci seluruh aliran *Qi* di dalam tubuhnya.

"Grandmaster termuda di Ibukota?" Fang Yuan menatap Tang Tianlin dari jarak dekat, mata kirinya yang keemasan memancarkan kilatan ejekan yang kejam. "Hanya segini kemampuan dari yang kalian sebut sebagai seorang jenius?"

"K-Kurang ajar! Lepas—"

*KRETEK! BUMM!*

Tanpa menunggu Tang Tianlin menyelesaikan makiannya, Fang Yuan memutar pergelangan tangan pria itu. Suara patahan tulang lengan yang hancur bergaung mengerikan di dalam aula yang sunyi. Tak berhenti sampai di situ, Fang Yuan mengangkat tubuh Tang Tianlin tinggi-tinggi dengan satu tangan, lalu menghantamkannya ke lantai marmer dengan kekuatan absolut.

*BRUAAAKKK!!!*

Lantai aula amblas membentuk kawah sedalam setengah meter. Tang Tianlin terbaring di tengah kawah dengan seluruh tulang rusuknya remuk, mulutnya terus-menerus memuntahkan darah segar yang kental. Ego dan kesombongannya sebagai jenius nomor satu Ibukota hancur berkeping-keping dalam satu detik.

"Tianlin!!!"

Tuan Besar Tang Zhenhai langsung berdiri dari kursi singgasananya dengan wajah pucat pasi. Dia tidak pernah membayangkan cucu kebanggaannya akan ditumbangkan semudah membalikkan telapak tangan oleh bocah yang selama ini dia anggap sebagai sampah buangan.

Fang Yuan melangkah maju, berdiri di tepi kawah sambil menatap Tang Tianlin yang sekarat di bawah kakinya. Dia mengangkat kaki kanannya, lalu menginjak dada Tang Tianlin dengan santai.

"A-Ampun... Kakek... Penatua Kuang... tolong aku..." rintih Tang Tianlin dengan sisa tenaganya, matanya dipenuhi ketakutan spiritual yang luar biasa.

"Tidak ada yang bisa menolongmu," ucap Fang Yuan datar.

*CREKK!*

Dengan satu tekanan kecil dari kaki Fang Yuan, dada Tang Tianlin amblas sepenuhnya. Jantung sang jenius Keluarga Tang berhenti berdetak seketika, matanya melotot kosong tanpa nyawa.

Hanya dalam hitungan menit sejak dia melangkah masuk, Fang Yuan telah mengeksekusi pewaris utama Keluarga Tang di depan wajah leluhurnya sendiri. Aula megah itu kini berubah menjadi panggung pembantaian yang mencekam.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!