Lestari, adalah murid jurusan sastra tingkat pertama yang pendiam dan tertutup, ia menjalani hari-harinya tanpa pernah berniat menjadi pusat perhatian. Bersama dua sahabatnya, Indah dan Puspa, ia lebih nyaman menghabiskan waktu dengan aktifitas sama yang berulang dan terkesan monoton. walau demikian di jurusan sastra, lestari terkenal sebagai murid yang selalu ikut lomba sastra.
Berbeda dengannya, Galang merupakan murid IPS tingkat pertama yang ceria, aktif, dan terkenal hampir seluruh murid di SMA BlueSky. Galang juga aktif ikut lomba seputar jurusan, menggambar dan matematika
Pertemuan pertama bagi galang adalah ketika ia menyaksikan lestari diatas panggung, di pesta pengenalan murid baru.
walau awalnya lestari terkesan sulit didekati, namun perlahan hubungan mereka mulai menjadi dekat. Saat galang datang ke smp tempat dulu di bersekolah, atas permintaan gurunya dulu
galang malah kecelakaan dan hilang ingatan sementara. seperti apa hubungan cinta di antara mereka setelahnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yourclvl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
diawasi
"teruskan penjelasanmu kak" ujar galang
"mereka punya 4 tim dalam satu organisasi. Ada tim penjarah/siap mati yang tadi aku jelaskan, tim pengelola barang, tim pengirim barang, dan tim penjaga. Menurut informasi yang ku dapatkan a devil melakukan banyak kejahatan setelah pembentukan pasar gelap yang baru. Dan kali ini mereka lebih kejam dari sebelumnya, tuan muda. Dan juga.." arkan menggantung pembicaraannya.
Ia bingung harus melanjutkannya atau tidak. Karena ini berhubungan dengan lestari. Orang yang saat ini dekat dengan tuan mudanya.
Galang melihat tatapan penuh cemas dari arkan.
"katakan saja, aku menunggu laporanmu penyelidikanmu kak" ucap galang
"meski ini terkait dengan kekasih tuan? Non lestari?" tanya arkan hati- hati
"apa maksud mu, kak? Jelaskan." jawab galang dengan nada yang berubah dingin.
"ini hanya kekhawatiran ku saja sebenernya. Karna belum ada bukti yang jelas. Tapi dari mata- mata yang berhasil aku sembunyikan di markas utama a devil. Mereka sedang mencari informasi tentang orang terdekatmu, dan ada nama nona lestari disana"
"keluarga nona lestari memang bisa di bilang keluarga terpandang dan memiliki aset. Tapi jika lawannya arsen, saya ragu. Keluarganya bisa melindungi nona lestari dengan baik. Jadi saya ingin tau seberapa dekat kalian saat ini? Apakah tuan muda sudah menjalin kasih?"
"maaf jika saya lancang, tapi jika belum, sebaiknya tuan muda menjauh dari nona lestari. Demi kebaikan dirinya" jelas arkan cemas
galang terlihat ketakutan. Ini pertama kalinya bagi mereka semua, terutama arkan. Melihat tuan mudanya setakut ini. Walau galang terlihat konyol saat bersama teman- temannya. Tapi tuan muda yang ia kenal, tidak pernah secemas ini saat menghadapi sesuatu.
Cukup lama sebelum galang menjawab pertanyaan arkan.
"tidak. Aku belum menjalin kasih dengannya. Aku akan memikirkan solusinya. Ka arkan tidak perlu mengkhawatirkan ku, cukup kamu cari tau saja terkait a devil dan laporkan padaku. Tambahkan juga orang untuk mengawasi arsenio dan damar" jawab galang dengan suara yang berat
"baik tuan muda, saya mengerti" jawab arkan menunduk
"oh ya terkait kasus penculikan adiknya teguh itu bagaimana? Coba jelaskan kak" ucap galang kemudian, mencoba megalihkan arah pembicaraan
"bi siti dibunuh karena ia adalah saksi arsenio saat berdagang obat- obatan terlarang dengan orang dari negara gingseng, tuan muda. Bi siti adalah saksi mata. Untuk menghancukan saksi itu, arsenio membunuhnya. Tapi tanpa di duga ternyata adik teguh melihat aksi itu. Karena melihatnya yang cantik, arsenio pun menjualnya ke rumah bordil yang ada di china." jelas arkan
"suci.. Adikku masih hidup, tuan arkan?" tanya teguh gemetaran
"masih, ini foto yang didapatkan oleh orang yang aku kerahkan ke china untuk memeriksa langsung" jawab arkan, lalu ia memberikan beberapa lembar poto.
Di foto itu suci terlihat didandani sangat cantik dan sexy. Begitu melihat saat suci digandeng oleh orang paruh baya. hancurlah hati teguh. Ia ambruk dan menangis sejadi- jadinya. Mereka semua pun membiarkan teguh menangis sampai ia lega.
"apakah kau ingin melihatnya? Aku rasa arkan bisa membantumu melihatnya dari kejauhan" usul galang
"tidak perlu tuan muda. saya akan disini bersama tuan muda. tapi apa saya bisa minta tolong untuk memastikan bahwa suci tetap hidup. Saya tidak bisa menolongnya saat ini. Percuma juga jika saya menolongnya. Jika tuan muda mengizinkan, tolong kabulkan permintaan kakak yang ingin menjaga adiknya ini, walau dari kejauhan" setelah mengatakan itu teguh pun bersimbah di hadapan galang.
Galang mengangguk dan menyetujui permintaan teguh. Lalu ia mengatakan hal itu pada arkan. Agar segera diaturkan orang untuk menjaga suci dari kejauhan.
Walau tidak bisa menolong adiknya saat ini karena ia masih lah seorang kakak yang lemah. Tapi teguh sudah puas karena mengetahui keberadaan adiknya. Dan ternyata adiknya masih hidup. Walau adiknya harus bekerja di rumah bordil.
"apakah ada hal lain yang perlu aku ketahui, atau ingin kamu laporkan?" tanya galang pada arkan.
Arkan pun hanya menggeleng sebagai jawaban.
"bawa penjaga ke sekitar rumah lestari, tapi pastikan tidak disadari oleh mereka. Lalu awasi juga lestari dan keluarganya. kemudian juga awasi pergerakan paman besar. Aku yakin arsenio tidak mungkin bisa menjalankan dan memikirkan semua hal ini, tanpa arahan darinya" perintah galang, pada mereka semua
"untuk sekarang temani aku ke villa yanh ada di bogor dulu ya, teguh dan paman raka" ujar galang memberi intruksi
"apa yang mau kamu lakukan disana? Apa kamu mau menyelidiki langsung diarea sekitarnya? Tapi setauku tidak ada hal yang perlu di pastikan. Atau ada hal yang tertinggal dari penyelidikanku?" tanya arkan, bingung
"bukan itu, aku mau bersantai disana paman. Disana kan ada spa. tidak boleh kah?" ujar galang dan diakhiri oleh cengiran santai
udah balik kesetelan awal - batin arkan
"boleh tuan muda, apakah saya perlu ikut?" tanya arkan kemudian
"tidak. Aku kesana emang untuk membuat paman besar tidak mencurigai penyelidikan mu. kumpulkan bukti dan hal lain, yang bisa kita pakai untuk mengungkap mereka. jika kau tidak bisa menyentuh bukti untuk paman besar. Cukup laporkan padaku, aku akan mengurus sisanya, arkan. Jadi fokuslah pada arsenio" tegas galang
"baik tuan muda. Kapan anda akan berangkat? Apa yang perlu saya persiapkan?" tanya arkan lagi
"tidak perlu. Tapi pergilah setelah aku pergi. Karena sepertinya kau akan di hadang, jika pergi sekarang" ujar galang sambil memberi isyarat pada arkan untuk memeriksa cctv
Begitu memeriksa cctv. Ternyata terlihat banyak orang berpakaian serba hitam seperti yang pernah menyerang galang sebelumnya. Mereka sedang berjaga, atau mungkin lebih seperti mengawasi sambil melaporan keadaan saat itu pada orang yang menyuruh mereka.
Galang mengetahuinya saat menyingkap sedikit ujung gorden.
"setelah lulus SMA, apakah tuan muda akan bergabung dengan kepolisian dan menjadi tim penyelidik?" tanya teguh tiba- tiba
"cukup mengagetkan ya pertanyaanmu, teguh. Tapi kenapa kamu bertanya demikian?" tanyanya
"karena sepertinya tuan muda bisa mengetahui hal yang bahkan paman raka tidak sadari. Selagi itu tuan muda juga berfikir untuk mengalihkan pandangan mereka yang mungkin sekarang sedang curiga dengan paman arkan" jelas teguh
"itu karena, aku di besarkan memang dengan cara seperti ini. Aku tumbuh dengan menghindari tipu muslihat paman besar. Terlebih aku adalah cucu pewaris tunggal yang ditunjuk kakek. Aku melihat sendiri bagaimana kekuasaan membunuh orang lain. Aku yang ceria, adalah ide yang ayah perintahkan padaku. Karena jika tidak, mungkin paman besar akan terus menargetkan ku, selalu." jawab galang panjang
"mohon maafkan saya, apabila sebelumnya saya sempat salah paham pada tuan muda. Sampai mengira tuan muda yang membunuh ibu saya" sesal teguh