NovelToon NovelToon
Takluknya Boss Kecil Mafia

Takluknya Boss Kecil Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Mafia / Action
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: NoorBee

Aruna (25tahun) adalah wanita karir sukses, cantik, dan mandiri yang hidupnya terusik oleh teror "kapan nikah" dari orang tuanya. Lelah dengan tekanan tersebut, Aruna memutuskan melepas penat di sebuah kelab malam bersama sepupu-sepupunya. Malam itu, di bawah pengaruh alkohol, ia terlibat cinta satu malam (one night stand) dengan seorang pria tampan nan karismatik. Betapa terkejutnya Aruna saat terbangun di apartemen dan mendapati pria tersebut adalah teman akrab sepupunya sendiri. Syoknya bertambah berkali-kali lipat saat mengetahui fakta baru: pria itu ternyata seorang berondong yang usianya jauh di bawah Aruna. Hubungan tak terduga ini mendadak rumit ketika si pria enggan menjauh dan justru menawarkan solusi gila untuk menghadapi orang tua Aruna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NoorBee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28.Sindrom simpatik sang Singa Kecil

Pukul satu dini hari, dekorasi bunga mawar putih dan barikade baja pengamanan di ballroom mewah itu mulai dibongkar. Di dalam kamar executive suite hotel tempat pengantin baru itu beristirahat, ketegangan dunia hitam dan kemegahan pesta mendadak runtuh, digantikan oleh situasi yang sangat ganjil.

Aruna yang baru saja selesai menghapus riasan wajahnya dan masih mengenakan piyama sutra longgar, menatap ranjang dengan cemas.

Gavin, pria yang beberapa jam lalu baru saja mengesahkan statusnya sebagai seorang suami, kini sedang terbaring mengenaskan. Wajah ketampanannya pucat pasi. Ia meringkuk memegangi perutnya, sementara dahi atletisnya dipenuhi peluh dingin.

"Gavin, kamu beneran nggak apa-apa?" Aruna duduk di tepi kasur, menempelkan telapak tangannya di dahi suaminya. "Bahu kiri kamu robek lagi? Atau rahang kamu makin sakit bekas pukulan Papa?"

"Bukan bahu, Kak... Kepala gue... pusing banget, muter. Terus ini bau kamar mandi kenapa menyengat banget, sih? Bau di mana-mana..." gumam Gavin dengan suara baritonnya yang kini terdengar sangat lemas dan parau.

Belum sempat Aruna mengambilkan air hangat, Gavin mendadak membekap mulutnya sendiri. Mata elangnya melotot panik.

"Kak... sori... gue... huekkk!"

Tanpa menunggu sedetik pun, Gavin melompat dari ranjang, berlari kencang menuju kamar mandi, dan langsung memuntahkan cairan bening di wastafel. Tubuh tingginya bergetar menahan rasa mual yang luar biasa.

Aruna yang panik setengah mati langsung menyusul, memijat tengkuk Gavin dengan lembut sembari menyeka keringat di leher suaminya.

 "Astaga, Gavin! Kamu keracunan makanan pesta? Apa kelompok Barat sempat menaruh sesuatu di minuman kamu?!"

Otak korporat Aruna langsung berspekulasi liar tentang ancaman pembunuhan politik dan persaingan bisnis bawah tanah.

Melihat kondisi Gavin yang kian melemas dan terus-menerus muntah hingga wajahnya memerah keunguan, Aruna tidak mau mengambil risiko. Ia langsung merogoh ponsel satelit hitam pemberian Dom dan menekan tombol darurat medis keluarga.

Kurang dari lima belas menit, dokter pribadi keluarga Sterling yang berambut keperakan itu telah melangkah masuk ke dalam kamar hotel, didampingi Max dan Mike yang langsung siaga menjaga pintu koridor luar.

Sang dokter memeriksa denyut nadi Gavin yang kini terkulai lemas di atas ranjang dengan kompresan handuk dingin di dahinya. Dokter menggunakan stetoskop, memeriksa pupil mata Gavin, hingga menekan-tekan area lambung sang pengantin baru.

"Bagaimana, Dok? Apa ada sisa racun atau zat kimia berbahaya di tubuh Gavin?" cecar Aruna panik, tangannya yang dingin meremas erat jemari Gavin.

Dokter senior itu melepaskan stetoskopnya, lalu menegakkan tubuh. Kerutan di dahinya mengendur, berganti oleh ekspresi wajah yang sangat heran, bingung, sekaligus ingin tertawa namun sekuat tenaga ia tahan demi menjaga wibawa medisnya.

"Dok? Kenapa diam saja?" Gavin ikut bersuara lemas dari balik selimutnya.

"Alex," panggil sang dokter, menyebut nama kecil Gavin yang hanya digunakan oleh orang-orang terdekat di lingkaran inti Sterling.

 "Tidak ada zat beracun apa pun di dalam tubuhmu. Lambungmu bersih, tekanan darahmu normal, dan semua organ vitalmu berfungsi sangat baik," ujar sang dokter sambil menggeleng-gelengkan kepalanya tak habis pikir.

"Lalu kenapa dari tadi saya pusing berputar dan mual-muntah parah sampai mau pingsan begini, Dok?!" tanya Gavin frustrasi.

Dokter itu beralih menatap Aruna, melirik perut wanita itu yang masih rata di balik piyama sutra.

 "Nona Aruna, bagaimana kondisi Anda sendiri malam ini? Apakah Anda merasakan mual, pusing, atau ngidam makanan tertentu sejak sore tadi?"

Aruna mengerjap bingung. "Saya? Sama sekali tidak, Dok. Sejak tadi, tubuh saya justru terasa sangat segar, bertenaga, dan nafsu makan saya malah meningkat saat resepsi pernikahan tadi."

Mendengar jawaban Aruna, dokter paruh baya itu langsung menepuk jidatnya sendiri sambil terkekeh rendah, membuat Gavin dan Aruna serentak mengernyitkan dahi kebingungan.

"Dokter jangan bikin saya makin pusing, Dok," keluh Gavin lemas.

"Alex, dugaan medis saya seratus persen akurat," ucap dokter itu dengan senyum geli yang lebar.

 "Kamu tidak sakit. Gejala pusing berputar, mual-muntah yang parah di pagi atau malam hari, hingga keringat dingin yang kamu rasakan... ini adalah fenomena psikologis medis yang disebut Couvade Syndrome, atau lebih dikenal sebagai Sindrom Ngidam Simpatik."

"Hah? Apaan itu, Dok?" tanya Gavin melongo.

"Singkatnya, kamu sedang mengalami semua gejala ngidam dan mual-muntah yang seharusnya dirasakan oleh istrimu yang sedang hamil muda," jelas dokter itu dengan tawa kecil.

"Hal ini sering terjadi pada calon ayah muda yang memiliki ikatan emosional, rasa empati, dan rasa protektif yang terlampau kuat serta ekstrem terhadap istrinya. Karena seharian ini kamu terlalu panik melindungi Aruna dari kelompok Barat dan stres memikirkan kandungannya, otakmu mentransfer seluruh hormon stres itu menjadi gejala fisik ibu hamil."

Dokter itu menepuk bahu Gavin yang sehat sembari membereskan tas medisnya.

"Jadi, selamat, Lex. Istrimu yang hamil tujuh minggu, tapi kamu yang harus menanggung mabuk dan mual-muntahnya selama trimester pertama ini. Ini obat pereda mual biasa, tapi resep terbaiknya adalah kamu harus banyak istirahat."

Jedarrr!

Kabar dari dokter itu seketika membekukan ruangan. Max yang berdiri di dekat pintu bahkan sampai harus berbalik badan demi menyembunyikan bahunya yang berguncang hebat karena menahan tawa mendengar sang bos kecil mafia terkena sindrom ngidam simpatik.

Aruna tertegun selama beberapa detik, sebelum akhirnya suara tawa renyah nan cantik lolos dari bibirnya. Ia menatap suaminya dengan pandangan yang luar biasa gemas.Gavin sendiri mematung lemas di balik selimut, wajah pucatnya mendadak berubah menjadi merah padam karena menahan malu yang luar biasa.

 Pria yang ditakuti dunia bawah tanah karena nyali besarnya, malam ini resmi tak berkutik karena dikalahkan oleh hormon kehamilan istrinya sendiri.

"Gimana, Dek Gavin?" ledek Aruna manis, mencondongkan wajahnya sangat dekat ke telinga Gavin sembari mengusap rambut suaminya dengan gemas.

 "Masih mau pamer darah muda Sterling yang kuat? Sini, mau Kakak tiupin kepalanya biar mualnya hilang?"

Gavin melirik Aruna dengan mata elangnya yang kini tampak sayu dan pasrah, namun senyum miring andalannya kembali terukir sangat tipis dan manja.

"Jangan diledekin terus dong, Kak... Ini saking sayangnya gue sama lo dan anak kita... Sori ya, malam pertama kita kayaknya diganti acara meluk wastafel dulu..."Aruna tertawa geli, mengecup kening Gavin dengan penuh kasih sayang.

Ia menyadari bahwa kehidupan pernikahan mereka ke depan akan dipenuhi oleh riak drama yang jauh lebih menggemaskan daripada yang pernah ia bayangkan seumur hidupnya.

***

Di dalam kamar apartemennya yang minimalis dan teratur, Narendra baru saja selesai mandi. Pria perfeksionis itu sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil sembari melangkah menuju meja nakas untuk meletakkan jam tangan hitamnya.

Bzzz... Bzzz...

Ponsel pintarnya di atas kasur bergetar panjang. Narendra mengernyitkan dahi, menatap layar gawai yang menampilkan nomor asing tanpa nama kontak. Namun, melihat deretan digit angkanya, ingatan Narendra langsung tertuju pada gertakan maut seorang wanita bergaun merah marun di dekat meja bar beberapa jam lalu.Narendra menggeser layar, membuka ruang obrolan yang baru saja masuk.

Pengirim: +62812-xxxx-xxxx

“Gue tahu lo belum tidur, Narendra. Jangan coba-coba pura-pura amnesia atau sengaja matiin data seluler setelah baca chat ini.”

“Gavin mendadak tumbang malam ini. Setelah pesta selesai, si bebal itu kena pusing berputar sama mual muntah hebat sampai harus dipanggilin dokter keluarga. Tebak kenapa? Adik ipar gue, Kak Aruna, hamil muda, tapi Gavin yang menanggung mabuk ngidam simpatiknya.”

“Besok pagi jam sembilan tepat, gue mau jenguk pengantin baru sialan itu di kamar hotel mereka. Dan lo, Narendra... lo HARUS IKUT GUE.”

“Gue udah koordinasi sama Nareswari, Bang Ethan, Kak Evan, dan Ray. Mereka semua udah konfirmasi oke untuk jalan bareng besok pagi. Jadi, jangan berani-berani lo cari alasan ada rapat keuangan, urusan Mahesa Grup, atau mobil mogok.”

“Gua kasih lo dua pilihan. Pilihan pertama, besok jam setengah sembilan pagi lo udah rapi dan nunggu gue di lobi apartemen lo secara sukarela. Pilihan kedua, gue yang bakal dateng jemput lo pake mobil SUV baja Kak Adrian lengkap dengan empat pengawal berjas hitam buat nyeret lo keluar dari kamar. Paham?"

***

1
Jingga
Menarik, fresh, menghibur
Alam2719
Thor, sehari up tiga kali yah????
QueenBee: di usahkan tiga kali yah, pagi, siang sama malam🙏🙏
total 1 replies
Alam2719
gw juga kecewa kalau jadi papa fiki
Alam2719
Thor, ganteng amat si gavin!!
QueenBee: iyah aku juga merasa dia ganteng banget🤣
total 1 replies
Musafa87
Thor thor, visul yang lain dong, 🤣🤣🤣
QueenBee: hahahaha.... oke aku usahakan yah kaaaa 😍
total 2 replies
Musafa87
Gavin lo ganteng amat!!!! sesuai ekspektasi gw 😍😍😍😍😍
QueenBee: terimakasih kaaa
total 1 replies
HD1
aruna run 🤣
hayroco
berondong obses🤣
hayroco
berondong meresahkan
Anonymous333
ih seru thor!!!
Anonymous333
vin, tokcer amat lo 🤣
Jingga
sumpah, seru 🤣🤣🤣
Jingga
anjrit, hamil 🤣🤣🤣🤣
Jingga
cantik banget cewenya 😍
Bocil323
thor kapan up lagi, rame dong 🤣🤣🤣
Bocil323
ighhh ko gemes 😍😍😍
Bocil323
wkwkwkwkwkkw malah di restuin sama om fiki 🤣🤣🤣
Bocil323
please banget, mau satu berondong yang kaya gini!!!
Bocil323
evan rey, usil banget loh 🤣🤣🤣
Bocil323
aaaahhhhh!!! asli bagus banget, suka banget!!!!! karakter cowonya kuat, dan cewenya cantik banget!!! dom juga kepala mafia tapi secy banget kata gw mah!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!