NovelToon NovelToon
SERUPA BEDA RASA

SERUPA BEDA RASA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikah Kontrak / Penyelamat
Popularitas:20.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Langit Janet Mathida seakan runtuh ketika dijadikan alat pembayaran Papanya yang terlilit hutang judi dan pinjol. Dia terpaksa tinggal bersama Devan Gevaro yang tidak menginginkannya.

》Setelah sari masa muda dinikmati dan hamil, dia diminta pergi dari kehidupan Devan. Seketika Janet seperti tebu, habis manis sepah dibuang.

》Apakah Janet terima dan berjuang untuk membalas perlakuan Devan?

》Ikuti kisahnya di Novel ini: "Serupa Beda Rasa"

Karya ini didedikasikan untuk yang selalu mendukungku berkarya. Tetaplah sehat dan bahagia di mana pun berada. ❤️ U 🤗

Selamat Membaca
❤️🙏🏻💚

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 01. SBR

...~•Happy Reading•~...

Hari menjelang malam di minggu kedua bulan Juni, Janet keluar dari kamar mandi sambil mengenakan bathrobe tanpa diikat. Dia seperti petinju yang memakai juba longgar menuju ring.

Wajahnya terlihat panik dan was-was. Ada yang mengganggu pikirannya, hingga dia berjalan cepat menuju lemari pakaian dengan tali bathrobe menjuntai, tanpa peduli ada yang akan masuk ke kamar.

Dengan satu sentakan, dia membuka pintu lemari pakaian, hingga bisa melihat seluruh tubuhnya pada cermin yang menempel pada pintu lemari.

Perlahan bathrobe dilepas ke lantai hingga bayangan tubuhnya di dalam cermin terlihat jelas tanpa penutup, tidak terhalang oleh sehelai benang.

'Ini adalah bentuk tubuh yang diidam-idamkan seorang wanita berusia 20 tahun.' Janet berkata sendiri sambil menatap tubuhnya di dalam cermin.

Tubuhnya bagaikan patung yang dipahat sempurna pada setiap lekukan oleh seniman jenius. Hingga pria dewasa yang melihatnya akan berimajinasi liar.

Janet menyentuh perut rata dan panggul padat berisi. 'Ini akan bertahan berapa lama?' Janet bertanya kepada bayangan di dalam cermin.

Dia gelisah melihat wajahnya yang terlihat biasa dan cendrung pucat. Mata coklat gelap tanpa sinar kehidupan. Sangat kontras dengan bentuk tubuhnya.

Walau matanya tenang, teduh, tapi menyimpan derita panjang seorang gadis belia yang tidak bisa diungkapkan.

Janet masih diam memandang bayangan tubuhnya di dalam cermin dan melihat dua buah bukit indah yang menyembul sempurna pada tempatnya. 'Apakah ini akan bertahan berapa lama?' Janet bertanya sambil menyentuh puncak bukit miliknya.

Janet terus memandang bayangan tubuhnya, seakan takut ada yang tidak terekam oleh matanya. 'Apakah kau bahagia setelah ini?' Janet bertanya pada bayangan di cermin. Tidak ada jawaban, tapi terlihat air bening mengenangi mata, tanpa bisa dicegah.

'Kau membentuk dan menjaga tubuh ini, karna mulai menyukainya?' Janet kembali bertanya pada cermin. Tidak ada jawaban, tapi butiran bening mulai mengalir di pipi. Hatinya penuh oleh kesedihan dan ketakutan.

Ketika hampir menangis, terdengar suara pintu apartemen dibuka. Janet segera merai pakaian dari dalam lemari dan kenakan dengan cepat. Sambil mengikat rambutnya yang lebat, dia mendekati tempat tidur dan berjalan cepat keluar kamar.

Tanpa suara, dia menuju dapur untuk membuat minuman hangat. "Mas Devan mau makan malam?" Tanya Janet sambil meletakan dua cangkir kopi instan di atas meja.

"Apa kau tidak bosan menanyakan hal itu?"

"Saya berusaha ada percakapan, Mas." Tenggorokan Janet seakan tersumbat.

"Tapi bukan menanyakan makan. Apa saya pernah makan malam di sini?"

"Belum pernah... Tapi siapa tau Mas mau makan hari ini." Janet meneruskan dalam hati sambil berpikir kalimat dan topik yang tepat untuk mengajak bicara Devan.

Ketika tidak menemukan kalimat yang tepat, Janet meletakan benda kecil di atas meja. "Apa itu?" Tanya Devan singkat tanpa melihat Janet.

"Tespek." Jawab Janet singkat tanpa mengalihkan matanya dari wajah Devan.

"Saya tahu nama benda itu. Tapi bukan itu maksud pertanyaan saya. Mengapa kau tunjukan benda itu pada saya." Devan jadi emosi melihat Janet tetap duduk di depannya, menunggu.

Namun Janet tidak mundur, bahkan dia tertegun mendengar kalimat paling panjang yang dikatakan Devan selama hampir setahun mereka tinggal bersama.

"Dua garis itu, menunjukan tanda positif. Kemungkinan besar saya hamil, Mas" Janet memberanikan diri menjelaskan, agar tidak terlambat dan akan berhadapan dengan amarah Devan.

"Hamil? Dengan siapa?" Devan terkejut, hingga bertanya dengan nada suara tinggi.

"Hamil dengan siapa? Apa ada pria lain yang tinggal di sini selain Mas Devan?" Janet bertanya dengan suara bergetar. Rasa takut terhadap respon Devan mendorong Janet bertanya.

"Apa kau cuma tinggal di sini, saat saya tidak ada? Kau tidak pernah keluar?" Devan bertanya sambil memikirkan cara untuk meredahkan kegelisahan hatinya.

Janet menatap Devan tanpa beralih. Jantungnya berdegup tidak teratur, sebab pertanyaan Devan mengisyaratkan bahwa kesetiaannya sedang dicurigai.

"Selama saya dibawa ke sini, cuma satu kali keluar dari sini, ke villa itu." Janet mengatakan penuh tekanan pada villa milik keluarga Devan. Mata Janet mulai mendung, tapi coba membela diri dengan suara bergetar.

"Apa kau kira saya tidak tahu kau turun ke lobby?" Devan menatap tajam.

"Saya cuma beli kebutuhan. Jadi Mas Devan mau mengelak, kalau ini bukan anak Mas?" Janet bertanya sambil memegang perutnya yang masih rata.

"Pergi minta tanggung jawab lelaki yang menghamilimu." Devan berkeras kalau dia tidak menghamili Janet.

"Apa Mas Devan mau ingkar, kalau saat saya di bawa ke sini belum disentuh oleh lelaki? Saya baru 19 tahun, masih suci." Hujan mulai turun di mata Janet. Hatinya gemetar membayangkan dia hamil dan Devan tidak mau bertanggung jawab.

"Kau jangan mengkhayal bisa punya anak dari saya. Kau kira saya tidak mengamankan diri, supaya tidak menghamilimu? Kau dan Papamu tidak bisa menjebak saya dengan cara ini." Devan berkata tegas dan panjang.

Devan jadi ingat hampir setahun lalu, Maminya datang mengantar seorang gadis muda belia bersahaja kepadanya. 'Devan, ini hadiah ulang tahunmu. Kau boleh tinggal dengannya dan buat dia hamil. Kalau bisa hamil, nikahi dan kau jadi pewaris.' Ucap Maminya tegas dan tidak bisa ditawar.

Devan yang sudah punya kekasih, tidak bisa terima pemberian Maminya begitu saja. Namun dia tidak bisa menolak Janet yang diberikan padanya sebagai hadiah.

Oleh sebab itu, setiap kali berhubungan intim dengan Janet dia selalu menggunakan pengaman, agar tidak terjadi seperti rencana Maminya. Dia ingin punya anak dan menikahi kekasihnya.

Tetapi dia tidak bisa menyingkirkan Janet setelah tahu Maminya mendapatkan Janet dengan membayar hutang Papanya. Jadi dia menerima dan jadikan Janet sebagai pemuas nafsu, kalau dibutuhkan.

"Menjebak? Bukannya saya yang dijebak di sini, Mas?" Janet berani bertanya.

"Kau berada di sini bukan dijebak, tapi akibat ulah orang tuamu yang membayar hutang dengan anaknya."

Ucapan Devan seperti menggores luka masa lalu yang coba dilupakan Janet dengan menerima nasib sebagai anak biasa dari orang tua yang biasa berjudi online. Hingga menjual segala miliknya, termasuk anak perempuan satu-satunya.

"Pergi ke lelaki yang menghamilimu, atau kembali ke rumah orang tuamu." Devan kembali mengatakan sambil menggerakan tangan.

"Semua hutang orang tuamu saya anggap lunas, kalau kau menutup mulut, tidak hamil. Tapi jika tidak, saya akan membuat kau dan orang tuamu membayar hutang dan berakhir di penjara." Ancam Devan dengan wajah keras, hingga tulang rahangnya terlihat jelas.

Wajah Janet seketika pucat pasih mendengar ancaman Devan. Kakinya seakan terpantek ke lantai, tidak bergerak. 'Bagaimana kalau benar aku hamil?' Janet bertanya dalam hati yang panik.

Rasa takut mulai menjalar ke hati, kalau harus kembali ke rumah. Dia tidak mau terulang yang dialami setahun lalu, menjadi alat tukar Papanya untuk memperoleh uang buat berjudi.

...~▪︎▪︎▪︎~...

...~▪︎○¤○▪︎~...

1
@Me and You Married
Ceritanya sangat menarik tentang Janet yang di jadikan pelunas hutang oleh ayahnya Janet namun Janet malah hamil darah dagingnya Devan, tapi Devan tidak mau tanggung jawab malah mengusir Janet
@Yayang Risa Couple Happy
Kasihan Janet di jadikan alat pelunas hutang oleh papanya, malah oleh Devan di jadikan alat pemuas kebutuhan dia sampai Janet hamil, saat Janet hamil malah Devan ngga mau tanggung jawab menikahi Janet
Risa Yayang Bahagia Selamanya
Ceritanya menarik ada hikmah yang bisa di petik apalagi Devan yang berbuat semena-mena dan jahat itu karena mamanya Devan memanjakan Devan
Risa Nikah Dong
Janet hamil darah dagingnya Devan karena Devan menjadikan Janet pemuas di ranjang, namun Devan tak mau tanggung jawab malah Devan mengusir Janet gimana nasibnya Janet selanjutnya
Yayang Guanteng Milik Risa
Ceritanya sangat menarik banget tentang Janet yang di jadikan pelunas hutang, namun saat hamil Janet malah di usir oleh Devan, lalu Janet bertemu dengan Andri dan mengajak Janet menikah
Risa Yayang Couple Selamanya
Ceritanya sangat menarik karena ada hikmah yang bisa di petik jadi orang tua harus adil supaya anak tidak merasa di bedakan kasih sayangnya bahkan anak yang di sayangi cenderung jadi manja
Risa Cuantik Yayang Tuampan
Ceritanya seru banget apalagi ada hikmah yang bisa di ambil yaitu jangan memanjakan anak supaya ngga seperti Devan yang sikapnya bikin emosi dan pengen jebloskan kepalanya Devan ke tembok
Aku dan kamu selamanya😍💏💑👪
Papanya Janet menjadikan Janet pelunas hutang karena papanya Janet terlilit hutang pinjol dan judi namun Janet maleh di perlakukan sebagai pemuas oleh Devan, akibatnya Janet hamil.
Yayang Risa Always Together
Papanya Janet yang terlilit hutang pinjol dan judi membuat Janet di jadikan alat pelunasan hutang namun Devan malah membuat Janet hamil karena sering gunakan Janet sebagai pemuas nafsu di ranjang namun saat Janet hamil Devan tidak mau tanggung jawab
Risa Selalu Beautiful
Ceritanya sangat menarik banget tentang Janet yang di gunakan ayahnya sebagai pelunas hutang, bahkan Janet juga hamil darah daging Devan namun Devan malah mengusir Tania bagaimana kelanjutan ceritanya
Risa dan Yayang
Ceritanya sangat menarik banget tentang Janet yang sedang hamil darah dagingnya Devan malah di usir Devan, saat pergi Janet bertemu Andri lalu Andri membawa Janet ke rumah orang tuanya, bahkan Andri bilang akan menikahi Janet
Risa Selalu Teristimewa
Ceritanya sangat seru Janet di jadikan alat pelunas hutang oleh ayahnya namun di sana malah Janet di jadikan alat pemuas bagi Devan bahkan saat Janet hamil malah Devan mengusir Janet
Risa Happy With Yayang
Janet hamil karena di jadikan pemuas ranjang Devan sebagai alat pelunas hutang, saat Devan ngga mau bertanggungjawab dan mengusir Janet malah Janet bertemu Andri lalu Andri mengajak Janet menikah apakah Janet akan menerima ajakan nikah Andri
Risa and My Husband
Janet di jadikan alat pelunas hutang oleh ayahnya saat Janet hamil di usir Devan, lalu Janet bertemu Andri dan Andri mengajak Janet menikah
@ Yayang Risa Selamanya
Ceritanya sangat menarik banget Janet di hamili Devan lalu Devan mengusir Janet, saat di usir Janet bertemu Andri lalu Andri membawa Janet pulang ke rumah orang tuanya Andri
@Yayang Suaminya Risa
Ceritanya sangat menarik Janet di usir oleh Devan lalu Andri bertemu Janet saat Janet naik taksi yang di kendarai olehhya, namun Andri langsung membawa Janet ke rumah sakit sesuai permintaan Janet
❥␠⃝ ͭ🍁𝗛𝗘𝗦'💋𝗔𝗿𝗿𝗮𝘀𝘆🍁
gevaro pasti akan semakin melindungi Janet begitu tau kronologi yang diceritakan Andri. janet menderita akibat saudaranya sendiri
Aku lucu banget
Ceritanya menarik banget saat Janet di usir Devan karena Janet hamil Janet bertemu Andri dan Andri membawa Janet pulang ke rumah orang tuanya Andri
Risa Yayang Cinta Sejati
Janet di jadikan alat pelunas hutang oleh papanya sementara Devan malah jadikan Janet alat pemuas di ranjang saat hamil Janet di usir oleh Devan
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Ceritanya sangat menarik banget tentang Janet yang di jadikan alat pemuas oleh Devan saat Janet hamil malah Devan mengusir Janet pergi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!