NovelToon NovelToon
Hati Lunara

Hati Lunara

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:53.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Muf

Perjuangan menggapai sebuah filosofi emosi bernama cinta, untuk hati yang selalu menangisi lingkaran rindu tak berujung di masa kecilnya kepada Ayah Bunda

Sebagaimana puisi yang menyimpan banyak makna dari setiap rangkaian kata
Begitu juga hidup yang menyimpan banyak rahasia dari setiap rangkaian peristiwa

Seorang gadis bernama Lunara yang hidup dengan takdir yang seolah seperti terus mempermainkan hatinya

"Cinta itu anugerah, jika aku tidak bisa mencintaimu sebagai pendamping hidupku, maka aku akan mencintaimu sebagai adikku" - Juan

"Saya bukan pengecut, tapi mencintai dia dalam do'a-do'a saya adalah bukti terbesar cinta saya untuk dia" -Reyhan

"Layaknya puisi... kamu itu ibarat sajak yang membuat kalimat lebih indah, kamu adalah inspirasi yang tidak bisa aku hentikan" -Luna

Ini novel pertamaku
Semoga kalian suka ya 😊
.
.
.
Ig @inrosas_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Untuk itu manusia diharuskan berpikir sebelum bertindak

.

.

.

"Kalau sudah ketemu, kabari saya lewat ini"

Kata Luna seraya mengangkat sebuah ponsel di lengannya.Bukan milik Luna. Ternyata saat melarikan diri tadi, Yana meninggalkan tas beserta ponselnya.

Mendapat lampu hijau, Yudha pun mengangguk cepat dan keluar bertujuan mengejar Yana sesudah mengatakan

"Saya akan menjaga kepercayaan kamu"

Lalu bergegas meninggalkan Luna yang lebih memilih duduk kembali di tempatnya tadi. Bukan karena tidak ikut khawatir soal keberadaan Yana, tapi karena ada satu pria lagi yang sebenarnya harus dia dan Yana temui pagi ini setelah Yudha, yaitu Rey. Pria tak bersalah yang harus terseret dalam permasalahan ini. Luna tetap harus membicarakan semua ini dengan Rey.

30 menit berlalu, belum juga terlihat tanda-tanda Rey akan hadir.

Drrttt

Ponsel di meja berdering. Bukan miliknya. Tapi milik Yana

"Yana sudah bersama saya, gak perlu khawatir"

Begitu bunyi pesan dari Yudha. Barulah Luna merasa lega, sejak tadi dia pun tak tenang menunggu kedatangan Rey selagi Yana tengah menangis di luar sana.

Mulai jenuh ditambah lagi kepalanya mulai pusing. Luna berpikir untuk pulang saja.

Mungkin lain kali saja bicara dengan Rey. Begitu pikirnya.

Sudah berdiri tapi Luna terdiam. Belum melangkah. Ternyata dokter Rey sudah datang dan sedang melangkah menghampiri Luna. Dapat Luna lihat dengan jelas raut gusar tersorot dalam dari wajah sang dokter.

Sudah berhadapan. Kali ini Luna mempersilahkan lawan bicara di depannya itu untuk duduk terlebih dahulu sebelum dirinya.

"Apa yang mau kamu bicarakan?"

Tanya Rey lebih dulu.

Mendongak. Dipandanginya dokter Rey sebentar sebelum akhirnya ia menarik nafas dalam dan kembali memandang ke bawah.

"Dokter pasti tau apa yang ingin saya bahas"

Jawabnya pelan.

"Jika semuanya memang harus terjadi, gak ada yang bisa saya lakukan selain ikhlas"

"Saya sudah bertemu dengan pacar Yana. Dan sepertinya saya percaya dengan dia"

Jelas Luna.

Rey tampak berpikir.

"Om Edi?"

Rey bertanya singkat dengan kedua alisnya sedikit meninggi.

Luna menyunggingkan senyum miring dan sendu sambil menggeleng pelan.

"Dari kamu sendiri bagaimana?"

Tanyanya lagi.

"Saya lebih setuju dengan pacar Yana. Bukan karena saya gak percaya dengan dokter. Tapi saya rasa jika dokter dan Yana menikah, akan sangat tidak adil untuk semua pihak terutama bayi Yana"

Jelas Luna. Rey turut mengangguk.

"Dokter paham kan maksud saya?"

"Tentu"

Kali ini mulai terlihat sedikit senyum yang tulus dari Rey.

"Saya akan bantu untuk bicara dengan Om Edi"

Kata Rey menawarkan.

"Terima kasih. Tapi jika terlalu sulit, mendo'akan yang terbaik untuk adik saya sudah cukup"

"InsyaAllah tidak. Saya akan membantu sebisanya"

"Terima kasih banyak dok"

- - -

"Udah berapa bulan?"

Yudha bertanya canggung pada Yana di sebelahnya.

Saat ini mereka duduk di salah satu bangku taman kota. Ternyata disitu tempat Yana melarikan diri, tak terlalu jauh dari lokasi cafe tadi.

"Aku gak tau, belum diperiksa... rencana sama kak Luna besok. Tapi kalau dihitung dari siklus terakhir haid kata kak Luna udah masuk sebulan"

Yana menjelaskan masih dengan menunduk.

Yudha bangkit. Dapat Yana lihat dari ujung ekor matanya. Kemudian Yudha memposisikan dirinya tepat di depan Yana dan berlutut.

Yana membesarkan matanya sedikit begitu Yudha menyentuh dan menggenggam tangan kanannya. Mata mereka bertemu untuk beberapa saat.

"Maukah kamu menikah dengan aku?"

Deg!

Kaca bening dari mata Yana pun lolos seketika.

"Maaf"

Satu kata itu terdengar di tengah isak tangis Yana.

"Aku yang seharusnya minta maaf, aku gak akan biarkan Ayah kamu menikahkan kamu dengan pria lain. Kita memang salah, tapi setidaknya kita berani bertanggung jawab"

Mata Yudha kemudian turun ke perut Yana yang masih rata itu kemudian kembali menatap mata Yana.

"Dan anak kita tetaplah anugerah suci yang wajib kita jaga... bersama"

Setelahnya, Yudha membawa Yana ke dalam pelukannya.

Malam harinya, baik Luna maupun Yana sama-sama merasakan kegelisahan di hati mereka. Sudah disepakati oleh keduanya untuk membicarakan perkara Yudha pada sang Ayah. Walau mereka tau hal itu tidaklah mudah.

Sudah tampak di mata mereka, Edi yang tengah menyeruput secangkir kopi hangat bersama ponsel dalam genggamannya di salah satu kursi meja makan.

"Ayah... "

Suara Yana lirih memanggil Ayahnya. Edi melirik sekilas dan kembali sibuk dengan ponselnya.

Luna dan Yana saling pandang.

"Tadi kita ketemu Yudha"

Kali ini Luna yang bicara. Edi masih terlihat acuh.

"Ayah dari bayi Yana... Dan Luna pikir dia pria yang baik"

Prangg!

Gelas berisikan kopi di meja tadi kini sudah berserakan menjadi pecahan kaca di lantai.

Luna dan Yana pun tersentak hingga membuat mereka sedikit mundur.

"Gak ada yang peduli dengan pendapat kamu disini. Tidak ada yang baik dari pria seperti itu"

Tukas Edi tajam pada Luna yang setelah iya melempar gelasnya tadi dan berdiri mendekat pada dua gadis malang ini.

Tak ingin amarahnya semakin memuncak, Edi mulai melangkah pergi. Tapi kakinya tertahan oleh Yana yang tiba-tiba berlutut memeluk erat kedua kaki Ayahnya.

"Yana mohon Yah... Tolong sekali aja Ayah bertemu Mas Yudha. Dia laki-laki yang baik Ayah... Tolong jangan nikahkan Yana dengan orang yang gak Yana kenal"

Yana memohon dengan terisak.

Edi menyentak kakinya hingga tautan lengan Yana terlepas.

"Untuk itu manusia diharuskan berpikir sebelum bertindak"

Kata Edi lalu dengan cepat pergi dan merampas kunci mobil di atas meja makan.

Luna membungkuk menuntun sang adik yang masih menangis untuk berdiri dan membawanya dalam pelukannya.

Tak ada yang keluar dari mulut Luna. Hanya tangannya yang mengelus lembut punggung Yana.

1
Ris Aurora
tau tauu
In rosas: hahahaa
total 2 replies
Mufa Zurea
Haii para pembaca Hati Lunara

Sekarang novel ini udah hadir kembali dalam judul yang sama. udah jalan 7 episode lohhh. yukk rameinn

Search Hati Lunara, atau nama pena Mufa Zurea

penulis nya masih sama kok. cuma ubah nama aja hihii
Mufa Zurea
Heii pembaca setia Hati Lunara

Sekarang ceritanya udah diperbaiki agar lebih menarik dengan nama penampilan berbeda yaitu Mufa Zurea dan tampil dengan judul "Hati"

Bisa di search pake nama pena atau judulnya yaa. Akan up mulai minggu ini
Darah Biru (Bangsawan)
like + rate bintang ⭐⭐⭐⭐⭐😇 saling mendukung ya Thor 👌
Darah Biru (Bangsawan)
like 👍🏻
Darah Biru (Bangsawan)
like like
Darah Biru (Bangsawan)
jejak dukungan 😇 salam persahabatan
✪⃟𝔄ʀ sⷡεͬɴͦɢͫᴏͦᴛ ʰᶦᵃᵗ🦈
kok lama lanjutanya
Princess Mellow😭♡
Sorry say, baru mampir lagi ninggalin komentar karena author membaca dulu baru berkomentar xixixixi...

5 rate, like, vote msh menunggu...
SEMANGAT!!
Lia Eka Pratama
lanjut
KangHal76608226
Mampir ninggalin jejakk, bacanya ntar yahh 😊
In rosas: siappp makasih yaa
total 1 replies
Lia Eka Pratama
lanjut
In rosas: on process yaa makasih udah bacaa
total 1 replies
Sylffia Winartie
masih memahami alur thor
Retno Lestari
terjadilah luna dan juan hahah
In rosas: wkwkwkwkw
total 1 replies
Ris Aurora
hamil
Lia Eka Pratama
lanjut
In rosas: on process yaa hihi, soalnyaa 3 hari ini tugas padet bangett 😁
total 1 replies
IG : gaharuwood_
hadir bawa like!
✪⃟𝔄ʀ sⷡεͬɴͦɢͫᴏͦᴛ ʰᶦᵃᵗ🦈
lanjut teruuuuuus
In rosas: siapp
total 1 replies
Cytra Anindia Pratama
kasian Luna Ama Juan,knp harus Ade kakak
Lia Eka Pratama
kebongkar jd ade sama kk...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!