NovelToon NovelToon
Masih Adakah Cinta Untuk Ku?

Masih Adakah Cinta Untuk Ku?

Status: tamat
Genre:Single Mom / CEO / Romantis / Cintamanis / Duda / Tamat
Popularitas:211.3k
Nilai: 4.6
Nama Author: neng_86

Menikah karena kesalahannya dimasa muda, namun setelah ia mempunyai dua orang anak, suaminya malah berkhianat dan menikah dengan wanita lain. Ayyara Ariani harus menelan pil pahit pernikahan.

Ia menjalani kehidupan sebagai janda dengan dua orang anak. Hidup dengan cacian dan hinaan orang-orang disekelilingnya tak membuat Yara berputus asa.

Arzan Alvaro memilih hidup sendiri setelah istrinya meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil saat ia mengandung buah cinta mereka. Arzan menghabiskan waktu dengan bekerja dan menjadi pria yang dingin tak tersentuh. Sukses membangun bisnis peninggalan sang ayah yang terancam bangkrut dan menjadi kan Zein's company semakin maju dan tak terkalahkan di bidang industri dan perdagangan di kancah internasional.

Bagaimana kisah mereka berdua? yuk mari kita simak...

selamat membaca...




cover by noveltoon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon neng_86, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

rencana sang mantan

Hari-hari berlalu, kini Yara dan Arzan terlihat seperti pasangan suami istri pada umumnya.

Yara yang kini sudah bersikap biasa pada Arzan mulai menjalankan perannya sebagai seorang istri.

Meskipun hidup Yara dan anak-anak berubah 180 derajat dari yang tadinya hanya wanita biasa saja kini ia memiliki hidup yang diinginkan oleh setiap orang.

Mempunyai seorang suami yang adalah seorang pengusaha mengharuskan Yara untuk bisa pelan-pelan mengikuti siklus hidup Arzan.

Jika dulu saat Yara bersama Daniel hanya mengurusi semuanya sendiri maka berbeda saat kini ia bersama Arzan.

"Ra.... Malam ini sepertinya mas pulang larut ya, ada meeting dengan klien dan dilanjutkan dengan makan malam, kamu sama anak-anak makan duluan saja nggak usah tunggu mas" ucap Arzan kepada Yara yang saat ini sedang membantu Arzan memasang dasinya.

"Selesai..." sahut Yara yang kini mengusap dan merapikan kemeja Arzan.

"Memangnya sampai jam berapa?" tanya Yara kemudian.

"hmmm mungkin sampai pukul sebelasan atau bisa kurang dari itu juga" ucap Arzan yang kini merapikan anak rambut Yara yang kemarin telah dipotong pendek. Penampilan Yara layaknya gadis remaja dengan dress selutut berwarna soft pink, menjadikan ibu dua anak ini sungguh berbeda dan sangat manis di mata Arzan.

"tapi nggak minum kan kayak yang waktu itu" tanya Yara yang khawatir.

Arzan tersenyum, ia ingat kejadian beberapa waktu lalu.

Arzan menekan kedua pipi Yara yang sudah kembali chubby dengan kedua telapak tangannya dan menggoyang-goyangkan kepala Yara.

"mas nggak suka minum. Jika yang kamu maksud kejadian malam itu, sebenarnya mas dijebak seseorang makanya mas begitu sama kamu hingga pagi" sahut Arzan dengan senyum tipis.

Arzan berhasil mencuri satu ciuman singkat dari Yara yang langsung dihadiahi cubitan dipinggang Arzan oleh Yara.

"mesum banget sih" sungut Yara.

Arzan tertawa senang karena bisa memancing tawa istrinya itu.

Meski Arzan dan Yara sering melakukan hubungan suami-istri Yara masih enggan untuk bermanja-manja kepada Arzan. Terkadang istrinya itu juga seperti canggung jika berbicara padanya. Setidaknya itulah yang sering Arzan rasakan. Seperti ada rasa sungkan dan segan Yara terhadapnya.

Tak jarang Yara bahkan sering melakukan sesuatu sendiri, padahal ia bisa saja meminta tolong pada pelayan di rumah ataupun kepada Arzan jika ia sedang dirumah. Dan ia juga sering meminta izin untuk melakukan sesuatu.

Seperti kemarin, ketika Yara ingin membeli sesuatu untuk anak-anak nya, ia masih meminta izin kepada Arzan dengan menghubunginya melalui asisten Kevin. Padahal Arzan sering berkata jika apa yang Arzan berikan merupakan hak untuk Yara dan juga anak-anak jadi ia tidak perlu izin darinya lagi.

Arzan jadi sering bertanya-tanya perihal hubungan Yara dan mantan suaminya dulu. bagaimana kehidupan Yara dan anak-anak dulu? Apakah Yara juga selalu meminta izin jika akan membeli sesuatu untuknya ataupun untuk anak-anak.

Arzan jadi penasaran dengan sosok mantan suami Yara. Meski bukan untuk kenal secara personal setidaknya Arzan tahu pria seperti apa yang tega meninggalkan wanita sebaik dan semandiri Yara dan juga tega meninggalkan anak-anak yang pintar dan lucu seperti Abhinaya dan juga Yasmine.

Jika ditanya apakah Arzan sudah mencintai Yara maka jawabannya adalah ia belum mencintai istrinya itu tapi ia sudah mulai menerima Yara dan anak-anak dengan hati terbuka dan pelan-pelan rasa sayang dan ingin melindungi selalu muncul dalam hati Arzan.

Katakan lah Arzan pria yang jahat, tapi itulah yang kini Arzan rasakan.

Masih ada nama Devinamira dalam hati Arzan yang sungguh sulit untuk ia lupakan dan dia hilangkan.

Arzan masih belum bisa sepenuhnya menghilangkan nama dan kenangan mendiang istrinya Devina. Dan sepertinya Yara juga tidak pernah mengungkit hal itu bahkan ia tidak pernah bertanya mengapa Arzan selalu mengunci kamar pribadinya dan tidak mengizinkan siapapun masuk kecuali Bu Fatma dan Arzan sendiri tentunya.

...****************...

Di sebuah kedai kopi di pinggir jalan, terlihat dua orang pria yang sedang mengobrol akrab.

Dua orang pria yang dulunya merupakan mantan ipar yang tidak pernah akur sama sekali kini terlihat begitu akrab dan duduk bersisian dengan secangkir kopi di depannya masing-masing.

"jadi sekarang si Yara udah kawin lagi dengan seorang pengusaha" ujarnya memastikan sekali lagi tentang apa yang ia dengar dari orang-orang disekitar rumah kediaman orang tua Yara saat beberapa waktu lalu ia sedang mencari informasi tentang Abhinaya dan Yasmine.

"iya, dan asal lo tahu jika suami kedua Yara bukan pria sembarangan. Dia adalah pemimpin sekaligus pemilik Zein's company yang jaringan bisnis nya dimana-mana, ck... Lo nggak ada apa-apa nya dibandingkan Arzan Alvaro Anderson, suami baru Yara" ujar nya memprovokasi.

"sia*an Lo Renaldi... jika bukan karena ulah Lo yang menjebak gue dengan janda kaya pemilik tambak udang itu, gue nggak akan pernah pisah dengan Yara" umpat nya kesal.

" Alah lo sendiri juga pun menikmatinya. Dan kalian bahkan nikah diam-diam tanpa sepengetahuan Yara dan keluarga. jadi Lo nggak usah berlagak seolah-olah Lo korbannya " kesal Renaldi akan sikap egois mantan iparnya ini yang kini berbalik menyalahkan nya.

"Terus anak-anak gue, apa mereka juga suka dengan suami baru Yara?" tanya Daniel sambil meneguk kopinya yang sudah dingin.

Renaldi mengaguk. Senyum licik terpancar dari wajahnya.

"Lo kalah Daniel, Abhi dan Yasmine begitu senang dan kelihatan sayang dengan suami Yara. ck ck.... Kasian sekali hidup Lo.... dilupakan anak sendiri " ujar Renaldi memanas-manasi mantan suami Yara itu.

"Kasih tahu alamat Yara kini tinggal!!!!" ujarnya kemudian.

Renaldi mengernyitkan keningnya.

"mau apa lo kesana? Mau ngemis minta balik... Percuma... Si Yara dan anak-anak nggak bakalan sudi kembali sama lo...lagian kan Lo udah ada anak sama itu perempuan. Udah nikmatin aja yang ada sekarang...." sahut Renaldi yang entah enggan memberikan alamat Yara atau memang sengaja ingin memanas-manasi mantan suami Yara itu.

Daniel menarik kerah kemeja Renaldi.

" Ok....ok...santai dong... Gue akan kirim alamat Yara, tapi Lo jangan bilang itu dari gue... Image gue lagi jelek dimata keluarga Yara karena mereka pikir jika kematian ayah Herman gara-gara gue yang bertengkar dengan Dena.." ujar Renaldi yang akhirnya memberikan alamat tempat tinggal Yara dan anak-anak.

" Mereka cuma belum tahu aja kelicikan Lo selama ini... Dan Dena... Cih... jika Dena tahu perselingkuhan Lo, maka tamatlah riwayat Lo..." ejek Daniel yang sedikit banyak tahu sifat asli mantan iparnya ini.

"si*lan Lo.... Gue udah bayar kopinya. Gue cabut dulu..." ucap Renaldi yang kini sudah berdiri dan akan kembali ke kantor.

Daniel tersenyum " Lo masih aja nggak berubah, udah dikasih kerja bagus malah sering korupsi waktu...dasar licik" ucap Daniel pelan saat menatap mobil yang dikendarai oleh Renaldi menjauh dari kedai kopi itu.

Daniel menatap ponselnya, menatap alamat yang tadi Renaldi kirim. Kamu nggak akan bisa lepas dari ku Yara batin Daniel.

Entah apa yang akan ia rencanakan pada Yara dan anak-anak.

1
Nurlaila Hasan
baguuus kereeen suka banget...👍👍💪
Lies Atikah
kerangka si Devina nya pindahin ke kamar mu biar kamu puas dan bahagia kekepin tuh sepuas nya tengkorak cinta mu dan cerei kan si yara jangan jadi orang munapik
Lies Atikah
oon bego bodoh dipelihara katanya CO gak ada peka nya malah jadi laki gatal geuleuh
Lies Atikah
wah bener2 Arjan sekarang nih kaya kerupuk kena air alias melempem 😄
Lies Atikah
si Arzan munapik di poyok di lebok semoga dapat balasan
Lies Atikah
Arzan kalau memang gak akan bisa move on susul aja istri tercinta mu ngapain nyakitin hati perempuan dosa tahu
Lies Atikah
sukur lah menuju baik
guntur 1609
Daar adzan yg bikin, masih juga kau gak percaya sm istrimu
guntur 1609
kasuskan sj. klu gk tegas si azan arimbi dn William gk akan berubah. toh hnya paman tiri sj
guntur 1609
nanti hamil. terongnya azan gk pernh di asah. sekali di asah lngsng tajam
guntur 1609
adzan mau gak pernah melihat kekecewaan yara. sdngkan yara sdh move on dari masa lalunya. sementara kau?? kau buat yara hidup dalam bayangan masa lalu mu
guntur 1609
bru sadarnya kau. kalau keadaanya dia balik kau Terima gak ya
Niar Zahniar
semangat bekarya
Lies Atikah
mantul .DOK lelaki plin plan dan gak jelas emang harus di singgung harga dirinya biar sadar 👍
Lies Atikah
iya kan ikutin aja dulu dan nikmati
Lies Atikah
jalani aja dulu yara jangan berharap terlalu jauh terima apa adanya jangan mnghayal yang muluk2 nanti kalau di sakiti juga tidak akan telalu sakit anggap aja kita ditampung orang baik jangan ngeluh oke tetap semangat
Lies Atikah
orang tua egois nanti juga ujung nya maaf kan kami nak sebel
Lies Atikah
kerupuk garing enak renyah orang garing emmmh pait 😄
Lies Atikah
udah pikirkan terus Devinanya biar cepet menyusul
Lies Atikah
pasti yang pitnah nya gak akan ketauan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!