NovelToon NovelToon
Love My Stepbrother.

Love My Stepbrother.

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Persahabatan / Bad Boy / Tamat
Popularitas:55.5k
Nilai: 5
Nama Author: Shn_Bryy

S2 dari cerita BIRU SI KETOS BAD BOY.

Menceritakan tentang kedua anak yang lahir satu ayah namun berbeda rahim (ibu). Mereka berdua tumbuh dari keluarga angkat yang sangat menyayangi.
Dalam perjalanan kisah keduanya dibumbui dengan persahabatan yang tulus. Senja seorang gadis yang tomboy masuk ke dunia anak geng motor, dia bahkan menjadi ketua dari teman-teman cowoknya. Semua itu karena waktu sekolah dasar, melihat Omnya yang sangat disanjung dan disegani oleh banyak orang. Dia mengikuti jejak Biru menjadi ketua geng motor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shn_Bryy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chap 29

Di lain tempat, Pak Baba dan istrinya tengah dibawa ke rumah sakit oleh para pengurus panti. Dua orang yang sudah renta itu terkena serangan jantung, Biru yang mendapat kabar bahwa paman dan bibinya masuk rumah sakit langsung bergegas pergi. Sayang sekali, sesampainya di sana dokter memberitahu jika Pak Baba sudah meninggal dunia. Setelah itu dia menelpon Ara, menyuruhnya segera datang untuk mengurus jenazah sang paman dan bibi.

Hari sudah malam, tapi kedua adik kakak itu harus disibukkan dengan jenazah Pak Baba. Karena tidak mungkin menunggu sampai besok, maka mereka berdua memutuskan untuk memakamkan keluarganya malam ini juga. Pukul 22:00, acara telah selesai. Kematian Pak Baba tidak banyak yang mengetahui, pemakaman pun hanya menghadirkan beberapa warga, ibu panti serta Biru dan Ara.

“Enak banget hidup dia, semuanya selalu dituruti sama Papa. Bahkan rumah juga, gue nggak bakal biarin itu terjadi. Tunggu nanti aja, Laura.”

Senja melihat kemesraan Papanya bersama sang Mama muda. Dia pergi begitu saja tanpa berpamitan dengan kedua orang tuanya. Pak Arya bertanya pun Senja hiraukan, Laura mengelus dada suaminya agar sabar menghadapi sang putri.

Sampailah dia dirumah Bintang, mereka sengaja tidak kumpul di basecamp karena takut geng Aldo datang lagi. Suasana di sana membuat Senja merasa tenang, karena Mama Bintang yang begitu baik dan penuh perhatian. Membuat gadis itu merasakan kasih sayang seorang ibu lagi.

Tak hanya Senja saja, akan tetapi Bima dan Leo juga sama dengan gadis itu. Mama Bintang membuat mereka nyaman untuk berlama-lama berada dirumahnya. Begitu beruntungnya cowok itu memiliki Mama seperti Bu Ana, perempuan lembut dan pekerja keras. “Ayo anak-anak diminum dulu. Tumben banget mainnya malam, biasanya juga kalo kalian libur, itu pun kalo disuruh Tante buat main.”

Semua tertawa bahagia, kesedihan Senja dari rumah kini tergantikan dengan tawa dari Mama Bintang. Berharap Papanya itu menikahi Bu Ana bukan Laura. “Tante kok belum tidur? Padahal udah jam setengah sebelas loh.”

“Tante lagi ngerjain kerjaan, masih banyak jadi begadang. Sekalian nemenin Bintang yang lagi nunggu kedatangan kalian bertiga. Ngomong-ngomong Daffa kemana ya kok nggak ikut?”

“Daffa nggak ikut main kalo malam, semenjak neneknya meninggal,” jawab Senja. Bima dan Leo hanya asik makan, mereka berdua bahkan tidak sadar jika sudah menghabiskan satu kaleng makanan. Bintang yang baru saja kembali dari dapur mengambil minuman dibuat terkejut karena tidak ada satupun makanan yang tersisa. Mereka tersenyum tanpa dosa, lalu Tante Ana pamit ke dalam melanjutkan pekerjaannya.

“Wah malu-maluin lu berdua, baru juga beberapa menit gue ngobrol sama nyokap nya Bintang tapi nih kaleng udah kosong aja,” seru Senja.

“Kita belum makan Sen sejak pagi. Di sekolahkan kita nggak ada jajan ke kantin, terus dirumah ya lu tahu sendiri,” jawab Bima.

“Udah Sen biarin, masih banyak juga makanan didalam,” sahut Bintang.

“Iya iya dah. Langsung ke intinya aja ya, gue udah punya rencana buat ngerjain si Laura. Nanti lu Bim gue make-upin kayak nenek-nenek.”

“Wait! Lu? Mau make-up-in gue, nggak salah? Sendirinya aja nggak bisa gimana mau dandanin anak orang. Nggak ah! Nanti yang ada gue kayak gembel lagi,” ungkap Bima tak terima dengan ide Senja. Leo, Bintang tertawa. Memang benar apa yang Bima katakan, Senja sendiri tidak pandai memakai make-up bagaimana dia mau merias Bima menjadi seorang nenek-nenek.

“Nurut aja, gue mau buat tuh cewek kapok!”

“Terserah!” ucap Bima pasrah. Senja memeluknya dengan sangat erat sampai membuat Bintang berdehem. Pukul 00.00, keempat remaja itu masih juga belum membubarkan diri, padahal besok pagi harus pergi kesekolah. Keseringan begadang tapi tidak membuat mata mereka menghitam. Keempatnya sepakat akan mulai mengerjai Laura dihari minggu saat libur sekolah.

Berbeda dengan Biru, wajah pria itu terlihat begitu lelah. Dari pagi sampai sore dirinya harus mengurus kedai, dan malamnya tadi mengurus jenazah sang paman. Ara sendiri menyarankan sang kakak untuk mencari pendamping hidup, namun Biru menolak. Entah apa yang dia pikirkan sampai tidak mau menikah, padahal para sahabat serta Senja berharap dia bahagia bersama wanitanya. Banyak yang mengantri menjadi calon istri Biru, tapi tidak ada satupun yang membuat hatinya bergetar.

Pagi harinya Bu Ana membangunkan keempat remaja itu yang tertidur diteras depan. Saat sudah bangun semua, langsung bertanya jam. Setelah tahu kesiangan Senja, Bima dan Leo langsung pamit pulang.

Baru saja membuka gerbang, Senja sudah disuguhkan dengan adanya Laura. Wanita itu baru saja mengantarkan suaminya ke depan. Mereka berdua sama sekali tidak menyapa satu sama lain.

Selesai melakukan ritual paginya, Senja pun mencari seragam sekolahnya. Anehnya seragam itu tidak ada di tempat biasanya. Jelas dia curiga dengan sang Mama tiri. “Laura! Pasti lu kan yang nyembunyiin seragam gue?”

“Fitnah lu, ngapain juga gue umpetin seragam sekolah jelek kayak gitu.”

“Udah deh nggak usah ngeles. Kemarin malam gue nggak pulang kerumah, udah pasti yang masuk kamar gue itu lu. Kalo pun yang masuk Papa dia nggak akan iseng umpetin seragam gue.”

Laura pergi begitu saja ke kamarnya tanpa menjawab lagi perkataan Senja. Didalam kamar dirinya tersenyum, sepertinya memang Laura yang sengaja menyembunyikan seragam milik anak tirinya itu. Entah apa rencana wanita ular tersebut yang akan dilakukannya. Hari sudah mulai siang, teman-temannya sudah menunggu di parkiran sekolah. Akan tetapi masih belum melihat batang hidung Senja. Bima yang tidak tahu akan hubungan sahabatnya pun bertanya kepada Pram.

“Aku nggak tahu Senja dimana? Emangnya dia belum datang?” ujar Pram.

“Belum, handphonenya juga nggak aktif. Kemana ya tuh anak,” jawab Bima. Daffa dan kedua teman lainnya hanya menyimak saja, saat Pram akan melanjutkan langkahnya dia dihentikan oleh Bintang. Cowok itu ingin berbicara berdua, menyuruh Bima untuk menghubungi Biru guna bertanya tentang keberadaan Senja.

Di kediaman Pak Arya, gadis itu nampak sekali merasa bosan berada dirumah apalagi adanya Laura. Senja berkata dalam hatinya tumben sekali wanita ular itu tidak pergi bersama sang kekasih. “Aha! Kayaknya hari ini bagus deh buat ngerjain kecil-kecilan buat tuh cewek,” gumam Senja.

Suara bel pintu berbunyi, Laura membukanya ternyata yang datang Biru, lelaki tampan dan sudah berumur namun masih lajang. Laura sendiri sedikit memiliki rasa suka pada lelaki yang ada di depannya, tapi sayang Biru selalu memihak kepada Senja. Melihat ponsel milik sang Mama tergeletak di sofa, dia langsung mengambilnya lalu mengirimkan pesan kepada kekasih Laura yang bernama Daniel meminta untuk bertemuan.

1
Ning Suswati
ayo dong sen, segera bertindak, kan ada om.biru yg bisa 2 x 12 jam yg membantu tuk menguak kebusukan jalang kung
Ning Suswati
isssss dah mau muntah aja tuabangke2, enek jadinya,
Ning Suswati
gimana sih senja, kan bisa kerja sama dg om nya tuk segera menyingkirkan maklampir, agar semua poto dan vidionya juga kirim ke HP om nya juga biar ada cadangan kalau se waktu2 ada masalah, gila aja laki tua ganjen sama jalang licik
Ning Suswati
segelah semua kelicikan laura diketauhi oleh laki2 tua gatal mau2nya dg jalang dijadikan isteri
Ning Suswati
saya g y senja gk punya bukti apa yg akan dilakukan laura pada anak suaminya
Ning Suswati
papanya senja apa gk kemasukan setan atau emang udah sangat gatal hingga mau aja sama ulat bulu, tua2 tapi gk punya otak, masa mau aja meladeni laura si ulat bulu,
Qaisaa Nazarudin
Nah ini cocok visualnya..👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
masa ia baru nikah udah langsung aja masuk kuliah..ckck
Qaisaa Nazarudin
Katanya cewek Bule kok mirip cewek korea,Dari sudut mana bule nya?🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Astaga ini bapaknya D bay malah ketawa temen2 nya di kerjain Bumil..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Gila keluarga Bintang..Untung ya dia Cowok,Jadi saat Nikahan gak ada keluarga juga gak masalah,Cukup sahabat2 nya saja..
Qaisaa Nazarudin
Biasanya kalo di novel2 lain itu mah,Udah tau ortu sakit,Anak2 nya bakal di Nikahkan,Sebelum mereka pergi..
Qaisaa Nazarudin
Oh Lea ceweknya Aldo? Oadahal Leo sempat kawatir kalo sampe Lea di apa apain sama gengnya Aldo..
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣 Gak tau aja kamu kalo Senja tuh gak pernah mandi pagi..
Qaisaa Nazarudin
lah satu kantin makan,Masa iya cuman seratus ribu doang,murah amat,emangnya ini jaman apaan?? masih jaman jajan RP100 satu hari ya..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Baru kali ini ku tau anak Sultan uang jajan nya pas pasan,Biasanya nya kan para Sultan pake kartu hitam atau gold..,🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
KENAPA SASA GAK MINTAK KERJA AJA,HARUS BANGET JADI BENALU...
Qaisaa Nazarudin
Sebenarnya ada masalah apa Farid sama Bintang ya?? 🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
HERAN AKU DENGAN OERUBAHAN SI BINTANG,SEORANG YG DINGIN,CUEK DAN TEGAS,MOST WANTED LAGI,KOK MAU2 AJA DI ATUR2 SAMA SI CEWEK CUPU,IGEB
Qaisaa Nazarudin
Lagian Bintang ngapain tiba2 nerima cinta Cantika, Sendiri cari masalah,Sendiri yg kalut..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!