NovelToon NovelToon
Di Culik Hot Dady

Di Culik Hot Dady

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Ibu Pengganti / Duda / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: Erna Surliandari

Tengah bingung dengan kondisi keluarganya yang berantakan, seorang gadis bernama Ameera Larasati justri diculik oleh seorang pria dan dipaksa untuk menjadi mama dari putranya.
Pria itu bernama Louis Alexander Damares. Ia berusia 35tahun dengan seorang anak yang berusia 5tahun yang ia besarkan sendiri saat ini. Sang putra melihat Meera dan spontan memanggilnya Mami, hingga Louis dengan segala rasa cintanya hanya ingin mewujudkan keinginan sang putra.
Namun, bagaimana nanti jika ada hal lain yang mmebuat keduanya terikat dan harus bersama dengan status sebenarnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan sekarang

Sebagai seorang guru dan pengajar Sean selama di Sekolah, Meera paham benar kelebihan dan kekurangan putranya itu. Sean memang pandai dalam matematikan dan memiliki hoby menggambar, namun ia begitu lemah dalam membaca dan sering diberi waktu khusus oleh Meera untuk belajar berdua.

Dan kini, Meera memiliki banyak kesempatan dan waktu lebih banyak untuk anak sambungnya itu. Usai makan malam bersama, Meera langsung membawa Sean masuk kedalam kamar dan memulai pelajaran membaca. Pria kecil itu memang tampak tak bersemangat untuk merangkai huruf, melihatnya saja Sean sudah begitu mengantuk.

“Mom,” keluh Sean yang berusaha membujuk Momynya.

“No, Sean harus belajar meski sedikt malam ini. Siang kita sudah bermain, dan tadi bersama Dady. Sekarang membaca… Ayo, Sayang,” bujuk Meera sembari mengeluarkan buku tulis Sean dari tasnya.

Meera mulai menulis beberapa huruf disana dan meminta Sean menyebutkannya. Bisa, namun terhalan oleh kemalasan dalam dirinya seperti belum ada penyemangat yang mendorongnya untuk belajar lebih aktif lagi saat ini.

Hingga Meera menulis beberapa kata disana dan meminta Sean mengejanya, dan disana kelemahan Sean ditemukan. Ia belum bisa membaca dan membuan susunan hurufnya sendiri saat ini meski nama itu adalah nama Meera dan dady Louis_ayahnya.

“Ayolah, nanti kalau Sean ditanya ngga bisa jawab, gimana?”

“Mom, please,” rengek manja Sean padanya.

“Ocean, please. Momy ngga selamanya bisa bersama Sean nanti, jadi Sean harus belajar mulai saat ini.”

“Don’t go Anywhere,” pinta Sean dengan mata berkaca-kaca, tapi Meera kekeuh dengan pengajaranya.

Meera terus membantu Sean belajar dan Menyusun huruf yang ada didepan matanya saat itu, pelahan tapi pasti hingga Sean mengeluarkan suaranya. Meera yakin, jika Sean bisa membaca ia pasti juga akan mulai lancar megeluarkan berbagai macam kosa kata dari bibir mungilnya.

“Meera,” bimbingnya saat itu.

“Meera... Momy?”

“Ya, Momy. Ini dibaca, bukan ikutin Momy, Sayang.” Meere akhirnya mengomel dengan kebararannya yang mulai menipis saat ini. Ia tak sadar dari balik pintu itu Dafa memperhatikan mereka berdua.. Dafa bahkan tersenyum melihat keluwesan Meera mengasuh putranya, apalagi dengan daster seperti itu membuat jiwa mak-maknya makin terlihat menggemaskan.

“Kau tak dengar panggilanku?” tanya Dady yang teryata ada dibelakang Dafa saat itu.

Dafa terlonjak, karena memang dady memintanya mengambil sebuah berkas didalam tas yang ada di kamar.

“Maaf, Tuan.” Dafa menggaruk kepalanya.

“Kau lihat apa?”

“Sean dan Meera, mereka sedang belajar didalam. Hanya lucu ketika mendengar Meera mulai mengomeli putranya,” balas Dafa dengan senyum manisnya.

“Meera mengomeli… Putraku?” kaget Dady membulatkan mata, dan ia segera maju kedepan mengintip mereka berdua dari luar sana.

Sebagai dady yang bahkan tak pernah memarahi anaknya, mendengar itu saja rasany membuat dady sakit kepala dan mengepalkan tangannya. Ia ingin membalas Meera dengan memarahinya nanti.

“Hey, biarkan saja.” Dafa menegurnya saat itu.

“Aku saja tak pernah memarahinya, kenapa dia bisa?”

“Dia Momynya. Sesekali seorang anak harus di didik sedikit keras agar mengerti, apalagi demi kebaikannya. Lagipula, Meera tak seperah itu yang bahkan membentak anaknya.” Dafa tersenyum miring melihat tingkah bosnya itu.

Tampak lebay, tapi itu karena Dady Louis memang membesarkan dan merawat Ocean sendiri selama ini karena ia tak mau disentuh oleh siapapun. Bahkan Dafa sendiri perlu waktu lama untuk dekat dengannya. Dafa yang saat itu aktif di kantor harus menumbalkan salah satu pekerjaan demi membantu dady mengurus Sean di rumah ketika urusannya di kantor selesai.

Kini, Dafa tengah berusaha Kembali fokus pada kantor sejak kedatangan Meera, meski ia masih harus bolak balik mengurus mereka berdua. Tapi tak apa, ia mulai nyaman dan terbiasa apalagi ada Meera yang memang ramah padanya.

“Kau menasehatiku?” Dady merebut berkas itu dengan kasar dan memukulkannya ke dada sixpack Dafa. Mereka memang rajin olahraga, apalagi banyak alat fitness di rumah itu yang bisa digunakan bersama.

Dady lalu pergi dan Dafa mengikuitinya dibelakang untuk masuk kembali ke dalam ruang kerja. Disana sesekali Dafa memberi kabar tentang ibu Meera yang sebentar lagi akan menjalankan operasi pertama. Pengangkatan usus dan akan membuat stoma untuk saluran pembuangannya.

Dalam hal ini harusnya Meera menemani sebagai keluarga satu-sayunya, tapi dady benar-benar tak mengizinkan itu terjadi bahkan tak mengizinkan sama sekali Meera mendengar kabar itu dari sipapapun. Kasihan, tapi itu demi kebaikannya dan Sean,

“Kau saja yang kesana jika kau kasihan. Bila perlu kau masuk kedalam ruang operasi dan menyaksikannya hingga selesai,” tantang dady, yang membuat Dafa seketika gugup mendengarnya.

“A_aku mana berani. Sudahlah, jangan bahas lagi.” Dafa merasa ngeri mendengarnya, dan bahkan ia tak bisa membayangkan semua yang terjadi karena terdengar begitu ngeri dan menyakitkan baginya. Tubuhnya bahkan bergidik geli hingga ia harus mengelus dada sendiri.

Hingga dady mengakhiri semua obrolan itu dan melanjutkan semua pekerjaan yang ada.

“Mom,” panggil Sean yang tampak sudah begitu ngantuk saat ini. Meera sadar dan menutup buku yang ada ditanganya, tak lupa memberi aplous untuk sang putra yang sudah berusaha menurut dengan apa yang ia minta.

“Momy bikin susu dulu, sebentar lagi kita tidur sama-sama disini. Okey?”

“Yes!” Sean tampak begitu semangat, bahkan ia langsung berlari untuk membereskan tempat tidurnya saat itu untuk sang Momy. Menyusun bantal, dan meraih selimut besar di dalam lemari hingga muat untuk mereka berdua nanti.

Meera di dapur dengan susu untuk sang putra, tak lupa membuatkan secangkir teh untuk para pria di ruang kerja dan mengantarkannya saat itu juga sembari berjalan menuju kamar Sean.

“TErimakasih,” ucap Dafa yang begitu senang. Pasalnya, jarang sekali ada teh ketika bekerja seperti ini.

“Kalau mau tinggal panggil aja, nanti Meera buatin kok.”

“Jika kau mau, panggil Tutik dibelakang… Jangan istriku,” sambung Dady, membuat Meera langsung sungut melihatnya.

“Apa? Kau istriku, dia tak berhak memerintahmu.” Dady membalas lirikan Meera saat itu juga.

“Suami itu maunya istri cantik, bukan dasteran begini. Beliin gaun yang indah, biar wajah semakin cerah.”

“Besok, akan ku belikan kau gaun tidur yang akan kau pakai khusus untukku.” Celetukan dady tak ayal membuat Meera membulatkan mata, bahkan Dafa sampai tersedak dan memuncratkan tah yang ada dimulutnya saat itu.

“Apaan? Sosoan mau beliin lingerie, padahal_”

“Mau ku bekap mulutmu?”

“Hey… Ayolah, kenapa kalian makin tak akur seperti ini?” tegur Dafa berusaha menengahi keduanya.

“Mas Dafa, tolong bilang sama Dady Sean, kalau ISTRInya ini mau tidur dikamar anaknya.” Meera lantas memutar badan dan pergi dari ruangan itu dengan segera.

Dafa hanya diam, cengo melihat keanehan mereka berdua didepan matanya. Sementara Dady datar sembari mengepalkan tangan besar dan menepuk meja.

Hingga malam semakin larut. Meera Sudah terlelap di kamar Sean saat itu dan bahkan mungkin sudah bermimpi dengan begitu indahnya. Berpelukan dengan begitu hangat didalam selimut yang Sean pasangkan ditubuh Momy.

Dady akhirya membuka pintu, masuk dan mentap keduanya saat itu. Ia berjalan menuju Sean, berjongkok mengusap wajah mungil Sean lalu mengecupnya sebagai ucapan selamat tidur pada sang putra. Selanjutnya, dady berpindah ke arah Meera dan memberi tatapan datar padanya.

Sreeek!! Dady justru menyibakkan selimut Meera dan berjongkok untuk memopong tubuh istrinya saat itu, lalu membawa Meera ke kamar mereka berdua. Akhirnya dady membopong tubuh Meera dengan cara yang wajar dan tak seperti biasanya kali ini.

Dady menurunkan Meera perlahan di ranjang besar keduanya. Saat itu tangan kiri dady masih berada dibawah tengkuk Meera, dan mau tak mau mengeratkan wajah keduanya. Dady membungkuk, satu tanganya kembali membelai wajah Meera hingga turun ke leher jenjangnya. Namun Dady berhenti, mengepalkan tangan dan menutup matanya sendiro saat itu seakan tengah menahan sesuatu dalam dirinya.

"Tidak, Louis... Jangan sekarang,"

1
solehatin binti rail
suka cerita nya bagus ,lain daripada yang 👍👍👍💪😘dengan karya barunya lagi
Supry Atun
Luar biasa
panty sari
meera terima ajakan louise karena dia akan membantu klg kamu juga dna mengangkat derajat kehidupan kamu /Good/
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
Luar biasa
Idha Giatno
baru ini baca novel sampe habis☺️ terima kasih kak
Idha Giatno
Luar biasa
Zainab makky
egois demi kebaikan Yo ra popo
Akhmad Soimun
terimakasih banyak karyanya kak othor....emmmmuahhh
Akhmad Soimun
andaii andaii andaii andai , cuman bisa berandai andai doang akuuuui,, Andaikan diatas ranjang di kehidupan nyata SMA novel sama..hhuffff
Akhmad Soimun
alur ceritanya makin gregett bangettt, asli konfliknya asik ,seruuu gak kalah sma film bioskop..xixixii
Akhmad Soimun
3hri yg lalu udh nengok kak, tpi baru ini aku baca ..checkitouttt
safna
🤣🤣🤣🤣🤣
Ruk Mini
akhirnya...legaaa thorrr.. serba rahasia.. ketar-ketir sendiri..tpi lom puas tuh sm si ane dn rival y ga ada kabar..tpi gpp yg penting Happy Ending..tq thorr d tgg karya2 mu lgi
L A
la dah habis....
L A
Biasa
Mamah Kekey
mommy nya lagi lemas...
Mamah Kekey
unboxing 🙈🙉
Mamah Kekey
kentang dong...dady
Mamah Kekey
takut Dava suka..😀
Mamah Kekey
yg penting istri sah.. BKN sugar baby.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!