Biuli Anastasya seorang gadis cantik,manis baik hati dan selalu incaran bagi kaum adam!!
namun apa?? dia harus menikah dengan seorang ceo terkenal se Asia yang dinginnya seperti kutub utara dan terkenal kejam!!
masih penasarankan!!!
mari langsung baca saja novel saya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lambean, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
aku harap begitu
"Jangan aku akan berusaha mencintai mu dan aku harap kamu mengerti "Ujar Alvaro
"Aku harap begitu "Gumam Biuli pelan tapi di dengar oleh Alvaro
"Semoga kau mengerti "Ujar Alvaro lagi dengan lembut dan mendekap tubuh Biuli memeluk nya dengan hangat.
"Aku akan mengerti karena kamu juga butuh waktu Al"Ujar Biuli lembut dan melepas pelan pelukan mereka.
"Baik lah beri aku waktu"Ujar Alvaro sambil mencoel hidung Biuli.
"Aua sakit ni hidung "Ujar Biuli manja sambil memegang hidung nya padahal tidak sakit. Biuli baper kali yah hihihi(Author).ok lanjut
"mana yang sakit? "ujar Alvaro sedikit perhatian dan memegang hidung Biuli lembut.
"Yah di sini lah"Ujar Biuli cuek menunjuk hidung nya.
"Masa ia? "Ujar Alvaro
"Aua"ujar Biuli mengerucut kan bibir nya.
Alvaro yang merasa gemas pun segera mencium sekilas bibir Biuli yang menggoda nya dari tadi. Biuli pun sontak kaget dan wajah nya bersemu merah seperti kepiting rebus.
"tu diam kan gak sakit lagi kan? "Ujar Alvaro tersenyum licik dan tertawa kecil.
"hehehehhe"tawa kecil Alvaro
Namun Biuli tetap diam saja wajah nya kini semakin merah.
"Kok wajah mu merah sayang?"Ujar Alvaro dengan lembut menggoda dan benar saja Biuli segera menutup wajah nya karena malu ketahuan oleh Alvaro
'ckk... sial akhh malu nya diriku ini!!! ayolah pipi jangan terlalu mudah terpengaruh tanpa seizin ku aju yang memoles mu tapi tidak mengikuti perintah ku... aku tuan mu pipi akhhh.. dan tadi dia bilang apa sayang??? Akhh sungguh dia benar benar menggoda ku!'Batin Biuli dengan mengutuki diri nya sendiri
"Heyy sayang tangan mu lepas kan lah"Ujar Alvaro lagi dengan nada menggoda Biuli entah mengapa dia senang sekali melihat Biuli seperti itu tergoda oleh Alvaro
"Aku tidak mau"Ujar Biuli namun tetap menutup wajah nya dengan kedua tangan nya.
"Mengapa? "Ujar Alvaro lembut semakin mendekatkan wajah nya pada Biuli
"Menjauh lah suamiku"Ujar Biuli lembut namun malu dengan kata kata nya sendiri
"Mengapa harus menjauh? "ujar Alvaro lagi dengan nada menggoda nan lembut
"Aku malu"Ujar Biuli pelan tetap menutup wajah nya
"Malu??? mengapa sayang? "Ujar Alvaro dengan lembut
"Pipi ku merah suamiku"ujar Biuli pelan
"Kenapa bisa merah? "Ujar Alvaro lagi dengan mesra nya
"Karena dirimu "Ujar Biuli
"Aku? "Ujar Alvaro dan meniup wajah Biuli yang terhalang oleh tangan nya dan rambut nya pun terbang kecil karena nafas Alvaro dan membuat Biuli semakin menutup rapat wajah nya
"Menjauh lah Suami ku"Ujar Biuli kini dengan lembut
"Aku tidak mau"Ujar Alvaro tersenyum licik
"Mengapa? "Ujar Biuli heran
"Sebelum kamu buka kedua tangan mu menyingkirkan tangan mu aku akan tetap begini"ujar Alvaro lagi dan meniup lagi wajah Biuli dan membuat bulu kuduk Biuli naik seketika
"Jangan meniup niup wajah ku Al"Ujar Biuli kini berusaha menutupi rasa gugup nya
"aku tidak akan berhenti sebelum kamu menyingkirkan tangan mu dari wajah mu"Ujar Alvaro dan meniup lagi wajah Biuli
"Baik lah baik lah tapi janji jangan lakukan lagi"Ujar Biuli dan membuka kedua tangan nya dari wajah nya
"Kan gini jadi cantik"Ujar Alvaro lembut dan mencium lembut kedua pipi Biuli dan tersenyum dengan manis nya
'Akhh mengapa dari tadi dia mencium ku terus? 'batin Biuli
"jangan di tutup lagi wajah nya"Ujar Alvaro dan mencium kening Biuli dengan lembut
"Mengapa begitu? "ujar Biuli
hello say maaf yah jika banyak kesalahan penulisan nya
jgn lupa yah like komen dan vote sebanyak banyaknya ok