NovelToon NovelToon
Revenge Of The Princess (Revisi)

Revenge Of The Princess (Revisi)

Status: tamat
Genre:Romantis / Petualangan / TimeTravel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:799.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Little Rii

Cerita ini hanyalah fiksi, tak ada unsur dunia nyata!
(Sedang di revisi ulang)

cerita ini murni hasil dari pemikiran penulis..
mohon untuk saling menghargai..dan jangan menghujat...jangan lupa like, komen, bintang lima, and vote..agar penulis makin semangat dalam update setiap bab nya...

Happy reading
***

Bagaimana jadinya bila seorang gadis ketua mafia + pshycophat yang ditakuti diseluruh dunia mati dengan cara yang mengejutkan.dan hidup kembali ke jaman kerajaan, hidup dalam wadah tubuh seorang putri yang pendiam dan lemah selalu saja di tindas dan dihina oleh mereka yang merasa lebih kuat..

Dan bagaimana juga seorang wanita yang bergelar penyihir darah atau Ratunya kegelapan yang memiliki tingkatan ilmu sihir yang tinggi dan membunuh lawan dengan sadis sehingga musuh harus berfikir untuk ke dua kalinya berurusan padanya, harus mati dengan cara yang tak terduga

Dan bagaiman pula kedua jiwa wanita hebat +mengerikan itu hidup dalam tubuh yang sama..dan berniat membalas dendam semua perbuatan keji orang yang telah membuat hidup sang tubuh yang mereka tempati menjalankan hidup yang mengerikan penuh penderitaan...

Bagaimana cara mereka dua wanita hebat dan mengerikan itu membalaskan dendam dari si tubuh yang mereka tempati..

Apa lagi ketika dia dijebak dan harus menjadi permaisuri dari putra mahkota yang terkenal kekejamannya dan wajah buruk rupanya.


Penasaran simak kisahnya dalam cerita berikut..
#ini adalah karya pertama.
typo bertebaran dimana mana....harap tenang heheheh jangan terbawa emosi dan menghujat...itu bisa membuat penulis putus asa...kalau gak suka jangan dibaca yah

Jangan lupa tinggalin jejak yah☺️
#happy reading

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Little Rii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28

"Hai lama tak berjumpa, merindukan ku?" Ucap Zania sembari tersenyum manis.

"Sialan kau ja**ang!!!!, enyah kau dari sini!!" teriak Nesya menatap Zania benci.

Semua orang yang ada di dalam ruangan penyiksaan terkejut mendengar kata-kata dari Nesya, Zania memberi kode pada semua orang yang ada di dalam untuk pergi meninggalkannya bersama 2 wanita yang tengah terikat itu.

Zania kemudian mendekat pada Nesya dan Maria dengan sebuah pisau kecil kesayangan nya.

Nesya dan Maria yang melihat Zania memegang pisau menjadi takut.

"Hei apa yang mau kau lakukan?" Teriak Nesya.

"Hahahaha mengapa tegang begitu? Aku hanya ingin memberikan ukiran legenda ku pada kalian"

"Kalian tau ukiran legenda ku ini hanya orang orang istimewa saja yang mendapatkan nya, dan kalian adalah salah satu orang istimewa itu" Ucap Zania sembari mengarahkan meta pisau itu ke wajah Maria.

"Tidak!! jangan lakukan itu pada ibu ku, jangan!!!" Ucap Nesya memohon dengan berlinang air mata.

"Hahaha mengapa ? dulu ibu mu pernah membunuh orang dan itu lebih kejam dari pada ukiran ku ini" Ucap Zania santai sambil terus memainkan mata pisaunya pada Maria yang terkulai lemas tak berdaya akibat siksaan yang di alaminya.

"Ku mohon!! jangan lakukan itu pada ibuku, lakukan saja padaku!! ku mohon hiks hiks" Mohon Nesya sembari menangis.

"Hahaha kau tak sabaran sekali tenang saja setelah wanita tua ini selanjutnya adalah giliran mu."Ucap Zania.

Zania pun mengarahkan mata pisaunya ke lengan putih Maria ia mulai menancapkan mata pisaunya yang membuat Maria berteriak dengan sisa sisa tenaganya. Nesya yang melihat ibunya berteriak histeris hanya bisa menangis pilu.

Setelah beberapa detik mengukir terbentuklah ukiran berbentuk huruf Z, dengan lumuran darah yang mengucur deras.

"Kau tadi tidak sabaran bukan? sekarang adalah giliran mu jadi berterimakasih lah pada ku karena aku sudah mempercepat proses ukirannya."

Zania mulai mengarahkan mata pisaunya pada lengan Nesya, kali ini ia menggerakkan pisaunya dengan gerakan Slow motion hingga membuat Nesya berteriak histeris, rasanya ia lebih memilih untuk mati saja.

Setelah selesai dengan ukirannya, Zania berdiri dengan senyuman puas terukir di wajahnya. Ia membersihkan darah-darah yang melekat pada tangan nya.

Ia melihat kedua wanita itu dengan senyum manis sejuta Watt. Apa lagi melihat ukiran Z di lengan mereka, itu membuat ia semakin senang.

Ia kemudian membuka sihir penyamarannya sehingga ia bisa di kenali oleh kedua wanita itu.

Kemudian ia berjalan mendekat dengan senyum termanisnya

"Hai lama tak berjumpa, kalian mengenalku"

Nesya dan Maria mendongak kan kepalanya, mereka melihat Zania dengan mata yang membulat terkejut.

"Kau... kau.. berarti itu benar kau!!!" Tanya Maria lemah.

"Yah, ini aku hahahaha bagaimana permainanku bagus bukan, asal kalian tau ini baru permulaan, masih ada permainan selanjutnya yang akan kumainkan bersama kalian, jadi tetaplah hidup" Ucap Zania sembari pergi meninggalkan kedua wanita itu.

***

Hari ini adalah hari dimana jamuan makan kerajaan akan di laksanakan, semua orang menggunakan pakaiannya yang terbaik.

Nesya dan Maria pun sudah di bebaskan, karena Zania memohon pada Nathan dengan alasan ia tak tega pada mereka. Tapi bohong.

Banyak yang tidak setuju kalau anggota kerajaan Belian untuk bergabung dalam jamuan, tapi tak ada yang bisa membantah perintah dari raja dan mereka memilih untuk diam.

Raja Hiugo sangat malu, rasanya ia ingin pergi dari tempat ini karena perbuatan putri dan selir nya, namun ia di tahan oleh raja Ronald dan ia tak bisa membantah.

Nesya dan Maria sebenarnya malu untuk keluar hanya saja sudah menjadi tuntutan untuk mereka hadir, kalau tidak mereka akan di masukkan kedalam ruangan penyiksaan lagi.

Zania kini tengah berada di dalam kamar, ia tengah berdandan. Ia harus tampil sempurna supaya Nathan tidak malu nanti. Itu pikirnya.

"Nia!!" Panggil seseorang membuka pintu kamar lalu berlari dengan merentangkan tangannya.

"Kakak!!!"Ucap Zania berdiri dan langsung memeluk Lumi.

"Nia kakak merindukanmu, mengapa kau jarang sekali menemui ku?" Ucap Lumi dengan manja.

"Hahaha maaf kan aku kakak, kakak taukan aku sudah menikah dan aku harus mematuhi semua aturan dari suamiku" Ucap Zania terkekeh geli melihat tingkah laku Lumi.

"Baiklah, karena kau adikku yang cantik aku akan memaafkan mu" ucap Lumi tersenyum.

"Terimakasih kakak".

"Kakak! Aku sudah mulai membalaskan dendam ku kak" Ucap Zania bangga.

"Benarkah bagaimana ceritanya, kakak penasaran!!" ucap Lumi antusias.

Mulailah Zania menceritakan semua yang telah terjadi. bla bla bla bla.

***

Beberapa menit lagi acara akan di mulai semua orang sudah hadir dan duduk di tempat masing-masing.

Begitu juga Nesya dan Maria mereka sudah duduk di tempat yang telah di sediakan bersama Hiugo dan selir kedua dan putrinya Reina.

Banyak yang memandang tak suka pada Nesya dan Maria. Hal itu sukses membuat mereka berdua kesal sekaligus malu.

Raja Ronald dan permaisurinya Luisa dan putrinya Lucy memasuki ruangan. Semua orang berdiri dan menunduk hormat.

Setelah itu giliran Nathan dan Zania memasuki ruangan. Semua orang kembali berdiri dan menunduk. Mereka sangat terpesona dengan ketampanan Nathan dan kecantikan Zania, pasangan yang serasi itu pikir mereka.

Sedangkan Nesya dan Maria yang melihat itu sangat kesal, karena kini Zania sudah memakai kembali sihir penyamarannya. Tapi itu hanya sia-sia karena mereka sudah mengenalinya, itu pikir mereka.

Tapi berbeda dengan Zania yang memiliki rencananya sendiri. Ia tersenyum mengejek pada Nesya dan Maria yang membuat mereka menjadi jengkel.

Kemudian kata demi kata di sampaikan oleh Raja Ronald. Dan acara makan pun di lakukan.

Semua langsung makan sambil berbincang-bincang dengan yang lainnya, ada yang pergi berdansa di iringi musik yang indah.

Mata Zania terus menatap Nesya berharap Nesya akan menatapnya, dan yang di harapkan pun terkabulkan ( Berkat dukungan author (・∀・) ).

Nesya menatap Zania dengan jengkel dan di balas Zania dengan senyuman mengejek sambil diam diam menjulurkan lidahnya.

Ia kemudian mengeluarkan sihir nya lewat tatapan matanya yang membuat Nesya menjadi pusing.

Deru nafas Nesya tak beraturan, tiba-tiba emosinya tak bisa dikendalikan. Ia melihat ke arah Zania dengan emosi yang memuncak.

Sedangkan Zania tertawa geli melihat tingkah Nesya.

Nesya yang melihat Zania tertawa mengejek pun menjadi kesal ia kemudian berdiri mengambil segelas minuman. Kemudian ia mendekat pada Zania yang hanya melihatnya dengan senyuman manis. Inilah yang di tunggu-tunggu.

Nesya mendekat dan. Byurr. Ia menyiramkan minuman itu ke muka Zania, membuat semua orang terkaget heran. Lalu ia pun berteriak.

"MATILAH KAU!!!!"

tbc

1
Erlina Ibrik
Luar biasa
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
njiiirrrr....ini gimaba konsepnya thorrrr.....kaya gantungan baju thor
Ibuk'e Denia
kelihatannya seru ceritanya
Purwanto Purwanto
seru romantis thor
Wulanda Ciiee Harahap
bagus ceritanya
azka aldric Pratama
bingung ....ko td pas nglawan ank selir ,si Nathan bisa mke sihir 🤔🤔giliran skrng GK bisa 😏😏
azka aldric Pratama
knp kaka'nya GK di bawa sekalian 🤔🤔🤔 biasanya pelayan kn ikut kmna nonanya pergi 😌😌😌
Mardiah Dhya
wahhh seru thor
Nanda Lelo
gak usah pake promosi lu Nathan,,
bunuh aja lgsg Nesya tu,, tebas lehernya tuh
Nanda Lelo
kelicikannya neysa blom ada apa2nya d banding zania alias Alice
Nanda Lelo
jerawat oh jerawat 🤦
Nanda Lelo
ad pelayan kyk gtu,, babu songong
Nanda Lelo
ya ampun sampai roboh t ranjang 🤣🤣🤣
Nanda Lelo
kok bisa
Nanda Lelo
yg ngeracunin Hyuna y
Nanda Lelo
🤣🤣🤣🤣
Nanda Lelo
bih jatuh gak jauh dari pohonnya y,,
Nanda Lelo
ya elaaah malah tidur dia 🤣
Nanda Lelo
jiwa mafianya tetap ada y 🤣🤭
Nanda Lelo
aku pikir zania mau ngemis tadi 🤣🤣🤣
rupanya ngamen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!