NovelToon NovelToon
Wanita Malam Milik Dokter Tampan

Wanita Malam Milik Dokter Tampan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Duda / Ibu Pengganti / Dokter / Tamat
Popularitas:96.6k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi Risnawati

Seorang wanita malam jatuh cinta pada Pria yang ditemuinya di club' malam. Amel menjebak Pria mabuk yang sedang frustasi itu agar mau bertanggung jawab terhadapnya. Pada akhirnya sang Dokter menikahinya, tetapi Pria itu tidak mempunyai perasaan apapun.

Apakah Wanita itu mampu meraih hati sang Dokter? Atau harapnya akan sia-sia.

"Tante Amel kenapa tidak tinggal disini saja dengan Rafif dan Papa?" tanya anak kecil itu pada wanita yang disebut sebagai teman Papanya.



Bagaimana kisah selanjutnya? yuk ikuti jangan lupa tinggalkan dukungannya ya 🙏🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Risnawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Rian menghela nafas sepenuh dada untuk mengatakan sesuatu pada gadis yang kini terlihat begitu cuek dengannya. Padahal sebelumnya gadis itu begitu petakilan dan selalu mencari perhatian.

"Yu, aku minta maaf untuk kejadian beberapa waktu lalu. Tapi sungguh aku tidak bermaksud seperti itu, tapi..."

"Iya, aku tahu Dok, dokter tidak salah apa-apa. Aku yang salah. Sudahlah, aku sudah tak mempermasalahkan hal itu lagi," ujar Ayu dengan datar. Bahkan ia tak ingin menatap wajah pria yang ada disampingnya.

"Apakah kamu marah padaku?" tanya Rian menatap gadis itu dengan dalam.

"Tidak marah kok, cuma ingin menepi agar Dokter nyaman. Bukankah Dokter juga menginginkan hal ini 'kan? tidak perlu khawatir, aku tidak akan mengganggumu lagi," ujar Ayu masih enggan menatap wajah tampan itu. Ia tak ingin mata teduh sang Dokter mengusik perasaan yang telah susah payah ia tahan.

"Bolehkah aku merindukan masakan darimu lagi?" tanya Rian menatap serius, Ayu segera mendongak menatap Pria itu, apakah dia salah dengar?

"Jangan, masakanku tidak enak," jawabnya jutek.

"Enak kok, jujur, aku menyukai masakanmu."

"Hng! mana ada orang suka membuangnya, atau karena saking membenci orangnya hingga Dokter juga membenci masakannya?" tanya Ayu sembari tersenyum senjang.

"Yu, aku benar-benar minta maaf soal itu. Tapi aku tidak ada maksud sedikitpun sengaja membuang makanan dari kamu. Waktu itu aku benar-benar lupa, karena saking banyaknya pasien yang aku tangan di IGD. Selama ini makanan yang kamu berikan selalu aku makan hingga tak bersisa," jelas Pria itu mencoba meyakinkan.

"Bagaimana aku percaya? Toh aku tak pernah melihat saat Dokter memakannya, tapi aku hanya melihat saat Dokter membuangnya ke dalam tong sampah."

"Yu, please... Tolong percaya padaku. Sungguh aku selalu memakannya. Kalau kamu tidak percaya, kamu boleh tanyakan pada rekan-rekan aku yang ada di IGD, mereka sangat tahu tentang itu," jelas Rian kembali.

Ayu menatap bingung, apakah benar yang dikatakan oleh Dokter itu? Sungguh hatinya dilema, bukankah Dokter itu tidak menyukai dirinya, tapi kenapa sekarang dia meyakinkan hal itu? Ah, entahlah, hatinya benar-benar tidak mengerti yang sebenarnya.

"Yu, kamu kok diam? Apakah kamu masih belum percaya dengan aku?" tanya Rian kembali.

"Aku tidak tahu, Dok."

"Kenapa begitu?"

"Terus aku harus bagaimana?"

"Kamu harus percaya, aku tidak seburuk yang kamu kira," ujar Rian masih berusaha.

"Baiklah, aku percaya. Terimakasih sudah mau menerima makanan dari aku. Maaf, bila selama ini aku membuat Dokter tidak nyaman, tapi jangan khawatir, aku akan mengubah kebiasaan agar tak lagi mengganggu ketenangan Dokter," lirih wanita itu menunduk seperti menahan sesuatu didalam hatinya.

"Bagaimana jika kebiasaan kamu itu sudah membuatku nyaman, dan saat kamu berhenti mengganggu, maka aku merasa kehilangan," balas Pria itu bersungguh-sungguh.

"Apa maksud Dokter?" tanya Ayu tidak mengerti, rasanya tidak mungkin Pria itu bicara sedemikian.

"Jujur, mungkin awalnya aku merasa akan lebih tenang karena kamu tak lagi datang menemuiku. Namun nyatanya salah, aku gamang, Dek, saat tak melihat kehadiranmu, bahkan aku merasa kehilangan," ungkap Pria itu dengan jujur.

Ayu menatap wajah tampan itu, mencoba untuk meresapi segala ucapan yang keluar dari bibirnya, apakah yang dikatakannya benar? Atau hanya fiktif belaka?

"Kenapa Dokter harus merasa kehilangan? Seharusnya Dokter bahagia karena tak lagi recoki oleh wanita melankolis sepertiku."

"Jangan tanyakan hal itu padaku, Dek, semua tentang rasa. Haruskah aku mengatakan yang sebenarnya tentang perasaan ini?" ujar Rian membuat jantung wanita itu berdegup tak menentu, wajahnya terasa panas saat ia mengatakan hal itu.

"Dokter, jangan membaperi diriku, aku sudah bersusah payah menahannya agar mengalah dengan perasaan ini demi melihatmu nyaman dan bahagia. Aku tahu bahwa wanita sepertiku tidak pantas untukmu. Kamu adalah seorang Dokter, sedangkan aku hanya wanita miskin tak mempunyai apa-apa. Jadi aku sudah cukup tahu diri, tolong jangan melambungkan anganku lagi," ucap Ayu lirih. Tak terasa dua titik buliran bening menetes disudut mata.

"Ayu, maaf jika selama ini aku telat merasakan perasaanku padamu, aku baru bisa menyadari saat aku kehilanganmu," ungkap Rian, kembali hati ayu dilanda bimbang.

Bersambung....

Happy reading 🥰

1
Deswita
🙏💪💪💪
ika siti
Kok g ada lanjutan nya lg sprtny ceritanya msh gantung
Hani Tiara riani
😭
Susi Akbarini
mana lanjutannya thorrrr????
❤❤❤❤❤❤❤
herdaize
💪💪😍😍😀💃💃
ika siti
Critany bagus tdk muluk2, masuk akal
Kim Nara
gx terlalu cepat yaa thor alurnya
jihan dwi
akhirnya up juga jangan lama ²
herdaize
Alhamdulillah, akhirnya muncul juga sekian rembulan aku tunggu 💗💗
herdaize: gpp,aku masih setia pada mu author 💪💪
total 2 replies
titis irene
bahagianya Ayu, cintanya ternyata berbalas... lanjut Thor 💪
shylia
semangat ka dew ku tunggu up nya👍
ryuiku
akhirnya up juga dari kemarin di tunggu
Santi Erika
Alhamdulillah yang kutunggu sudah up lagi semangat thor nulisnya aku suka dengan ceritanya
Santi Erika
Alhamdulillah yang kutunggu sudah up lagi semangat thor nulisnya aku suka dengan ceritanya
Recm82
alhamdulillah akhirnya dr. ryan meleleh jg hatinya..semoga sampai ke pelaminan ya
titis irene
semangat ayu.. ternyata dr.Ryan ada rasa ke kamu... bersabar lah..
. lanjut Thor kutunggu...
herdaize
Apa kabarnya author semoga sehat semuanya ya 😍😍😍borongan neh 3karya mu On d'wey 💓💓💪😍😀 selalu ditunggu up nya . Kisah sang babang Hakim mana neh....
Santi Erika
kenapa thor ko belum up
Santi Erika
lanjut thor aku kangen ceritanya
Marliana MARLIANA
harus bz bersikap cuek yu biar dr Ryan bz menyelami perasaannya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!