Memiliki anak di luar pernikahan bukanlah hal yang dinginkan oleh seorang wanita. Tetapi nasib malang menimpah Kezia, gadis cantik berusia 18 tahun harus menanggung malu karena memiliki anak dari seseorang yang tidak ia ketahui. Semua itu karena Kezia di lecehkan oleh seseorang yang tidak ia kenal, yang membuat dirinya hamil. Karena kehamilan itu Kezia di usir dari rumah, putus sekolah dan hidup sebatang kara. Beruntung Kezia bukan tipe wanita yang lemah ia tidak berputus asa, ia melanjutkan hidupnya dengan penuh semangat.
Bekerja paruh waktu yang membuat Kezia seperti ini, jika saja ia menurut perkataan sang ayah pasti hal ini tidak akan terjadi. Berniat untuk menolong seseorang, Kezia malah terjebak dalam sebuah masalah besar.
***
"Dia mirip dengan mu.."
Leo mengerutkan dahi nya mendengar hal itu. "Apa dia anakku.."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 25
Setelah pertempuran keduanya tidak langsung tidur, Kezia meletakkan kepalanya di atas dada bidang sang suami yang di tumbuhi rambut halus awalnya memang Kezia merasa geli tetapi setelah beberapa waktu bersama, sekarang Kezia sudah mulai terbiasa dengan itu semua.
"Sakit," ucap Kezia.
"Apanya," tanya Leo.
"Milik ku, kamu terlalu kuat," jawab Kezia.
Leo terkekeh mendengar apa yang Kezia katakan.
"Mau lagi," tanya Leo.
"Sudah ah, tadi kan sudah 2 ronde, tidak kuat," jawab Kezia.
"Hahaha mana tau kan. Tidak sampai seminggu lagi kita akan menikah secara resmi," ucap Leo.
Sontak Kezia menaikkan kepalanya, apa yang Leo katakan membuat Kezia sangat senang sekali, ia sudah mengganggu momen itu.
"Akhirnya," ucap Kezia.
"Ingin sekali menjadi istri ku," ujar Leo.
"Siapa yang tidak mau jadi istri mu," ucap Kezia.
"Hahaha begitu ya, apa kau sesempurna itu," tanya Leo.
Tangan Kezia memegang wajah tampan Leo, dulu ia sangat membenci Leo, tida pernah berharap bertemu dengan Leo, dan selalu mengutuk Leo. Sekarang semuanya sudah berubah, ia sangat menyayangi Leo, bersyukur bertemu dengan Leo dan selalu berdoa yang terbaik untuk Leo maupun hubungan mereka berdua.
"Kamu sangat sempurna di mata ku, kamu tampan sekali mas, anak mu juga menjadi tampan seperti ayahnya. Kamu juga kaya raya, aku bisa memiliki semua hal yang aku inginkan. Bukan hanya itu, sekarang kamu jauh berubah dari sebelumnya, kamu menjadi ayah yang sangat baik untuk anak mu, dan sekarang kamu mulai mengerti diri ku. Aku menyayangimu." Kezia memeluk Leo dengan erat.
Hati Leo terketuk mendengar apa yang Kezia katakan, sebelumya ia tidak berpikir untuk menikahi Kezia, tetapi setelah beberapa waktu hidup dengan Kezia membuat Leo mulai tertarik dengan personaliti Kezia. Dan sekarang ia sudah menyayangi wanita ini, bukan hanya karena Kezia ibu dari anaknya.
"Cantik tadi aku keluar di dalam dua kali," ucap Leo.
"Mas.. Aku bisa hamil," kata Kezia yang baru sadar akan hal itu, pantas saja setelah pertempuran tadi tidak terasa lengket atau sejenisnya.
"Hahaha aku tidak tahan, aku ingin memberikan Ariel adik, jadi tidak masalah dong," ucap Leo.
Kezia membuang nafasnya dengan kasar, sangat sempurna sulit memberitahu Leo sekarang ini, seperti nya memang Kezia harus mengikuti apa saja yang Leo inginkan.
"Kalau aku hamil bagaimana," tanya Kezia.
"Tidak masalah, aku bisa membantu mu untuk mengurus Ariel dengan baik, lagi pula asi mu sudah tidak keluar banyak, aku saja tidak bisa merasakan nya lagi," jawab Leo.
"Kamu janji akan membantu aku mengurus Ariel dan anak kita selanjutnya dengan baik," tanya Kezia.
"Ya jelas lah, kalau itu untuk apa kamu tanya lagi, sudah pasti amu aja melakukan nya," jawab Leo.
"Ah sayang." Kezia memberikan banyak kecupan di wajah Leo.
Di sebuah tempat yang jauh dari pandangan Leo, seseorang wanita sedang kesal dengan Leo. Wanita itu bernama Melani, tunangan Leo yang sudah lama menghilang. Ia sangat kesal dengan Leo karena saat ia menghubungi Leo kembali Leo malah cuek kepadanya, ia tidak berpikir Leo akan seperti padanya.
"Aku akan kembali sayang, aku akan mengambil hati dan uang mu kemnat, aku sudah membutuhkan mu sekarang," ucap Melani.
Terlihat Melani tersenyum membayangkan bagaimana ia akan melakukan itu semua dengan lancar, ia tidak tah saja Leo sudah mempunyai seseorang yang membuat kehidupan nya lebih baik.
semangat