Diculik dan dipaksa menikah membuat Mesly tidak ada jalan lain dan hanya bisa menikah dengan pria yang telah mengambil malam pertamanya saat penculikan terjadi. menikah dengan pria yang paling dia benci dan juga pria yang paling ditakuti oleh siapa pun.
Ricardo Alejandro asal meksiko yang dikenal dengan suka memaksa. selalu saja ingin mendapatkan apa yang dia inginkan, termasuk wanita incarannya.
Bagaimana dengan kisah pernikahan mereka? apakah Ricardo hanya sekadar terobsesi atau mencintai gadis yang dia renggut kesuciannya?
IG author pikachu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Salah Paham
"Itu karena Caria menyayangimu, oleh sebab itu dia diam seribu bahasa tidak ingin memberitahumu tentang masa lalu. dia tidak ingin kamu membenci ayahmu, dan dia rela kamu membencinya. Ricardo, tidak ada salahnya mamamu mengusir Camero pria yang tidak tahu budi baik mamamu, setiap wanita itu muncul dia pun tidak ragu menyakiti mamamu lagi. ini sangat tidak pantas sekali."
"Dan untuk apa papa memilih membunuh diri?"
"Setelah keluar dari rumah dia tidak memiliki uang dan pergi ke sebuah penginapan, dia bunuh diri di sana. mungkin dia merasa malu dan hancur. luka yang dialami oleh Colela dia juga tidak sanggup menanggung biaya pengobatannya. belum lagi putrinya yang masih kecil. selama ini Camero bisa bangkit karena bantuan mamamu. tanpa mamamu dia tidak bisa apa-apa sama sekali," ucap Brad.
"Mama ada di mana sekarang?"
"Rumah."
"Maaf, Paman. selama ini aku salah paham terhadapmu," ucap Ricardo yang merasa bersalah.
"Ricardo, jangan membenci mamamu lagi! yang korban itu adalah mamamu, dan papamu adalah penyebabnya. oleh karena itu selama ini mamamu tidak ingin mendatangi makam papamu karena luka yang dia alami. selama menikah dengan papamu dia dikhianati sebanyak dua kali demi seorang wanita. ini sangat menyakitkan mamamu,"kata Brad.
"Ada lagi...walau di luar mamamu kelihatan sangat tegar, akan tetapi ia sangat lemah. masa sulit yang dia alami membuatnya lebih kuat dan tegar. oleh sebab itu dia pantang menyerah, dan...dia masih belum bisa melupakan rasa sakit yang dia alami setiap kamu melawannya, jangan lupa! yang merawat dan mencintaimu adalah mamamu dan bukan Camero," ucap Brad.
"Paman, aku akan segera menjumpai mama, terima kasih atas semua penjelasannya," ucap Ricardo yang kemudian melangkah dengan terburu-buru meninggalkan restoran.
Brad menarik nafas lega setelah ia menceritakan semua masa lalu yang sudah tersimpan begitu lama.
Ricardo melajukan mobilnya dan menuju ke kediaman milik Caria, ia mengeluarkan air mata setelah mendengar semua masa lalu yang dialami oleh sang ibunya yang harus menderita saat dirinya masih dalam kandungan ibunya itu.
"Selama ini aku sering saja melawannya, tapi dia memilih diam walau apapun yang ku katakan, aku merasa sangat bersalah karena sudah durhaka dengannya, dua wanita murahan itu yang menghancurkan keluarga kami, dan papa yang ku hormati selama ini dan ku bela mati-matian ternyata adalah penyebab utama yang menghancurkan keluarga ini dan perasaan mama," batin Ricardo.
Setelah beberapa menit kemudian Ricardo tiba di depan kediaman mewah milik Caria.
Sementara Caria berada di ruang pribadinya sedang menghabiskan beberapa gelas minuman anggur. setiap ia merasa tertekan ia hanya mengurung diri dan bersendirian di dalam sana.
"Yang satu sudah mati, dan dua orang itu sudah menderita, tapi hidupku masih ada bayangan mereka, sampai kapan aku bisa melepaskan mereka semua? melepaskan masa lalu yang sangat membencikan, setiap bocah itu melawanku aku merasa semakin membenci diriku karena masih saja mengingat masa lalu. dia tidak tahu aku harus berjuang sendiri demi mempertahankan hidupnya. tanpa bantuan siapapun," batin Caria.
Tidak lama kemudian Ricardo membuka pintu ruang pribadi ibunya itu.
Klek.
Ricardo yang membuka pintu ia pun melihat sang ibunya sedang menghabiskan minuman dalam satu tegukan.
Caria yang mendapati putranya muncul di sana ia pun bertanya," ada apa?"
Ricardo melangkah masuk ke dalam ruangan itu sambil melihat Caria yang sedang menuang minuman ke gelas.
"Tujuanmu mencariku apakah karena mencurigai bahwa aku yang menghancurkan wajah istrimu? kalau saja...aku mengatakan tidak...apakah kau percaya?"
"Maafkan aku!" ucap Ricardo yang merasa bersalah.
"Untuk apa minta maaf?" tanya Caria tanpa menoleh ke putranya.
"Aku sudah mengetahui semuanya, paman Brad telah memberitahuku, selama ini aku sudah salah paham denganmu," ucap Ricardo dengan mata yang berkaca-kaca.
sngat menghibur👍👍👍👍