Menceritakan tentang ibu rumah tangga yang dihina dan di rendahkan oleh suami dan keluarga karena miskin dan tidak memiliki pekerjaan kantoran seperti rekan keluarga lainnya.
Namanya Keumala, usianya 27 tahun, yang menikah muda di usia 24 tahun lulusan D3 di sebuah kampus swasta ternama di kota A. Semenjak menikah keumala memutuskan untuk tidak bekerja karena ia ingin menjadi ibu rumah tangga, Seperti maunya suaminya Yahya. Suaminya yang dulu sangat buncit pada Keumala berubah tiba-tiba menjadi cuek dan kasar semenjak di angkat menjadi Manajer perusahaan tempat Yahya kerja, di tambah lagi mertuanya yang tidak menyukai Keumala dari pertama mereka menikah. Karena Keumala buka anak dari orang kaya dan bukan pulak seorang PNS.
-🌺 Bisakah Keumala mempertahankan rumah tangganya yang telah dibinanya 12 tahun...
- 🌺 Ataukah suaminya akan berubah dan hidup bahagia…
Ikuti kelanjutan ceritanya.
Hai Kak.. ini novel pertama Aku, semoga kalian suka.
Selamat Membaca 🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neunek Ulka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 29. Pov Yahya Keluar kota dengan Siti 2
Ketika di dalam hati ada cinta menempel tulus dan saling menjaga perasan satu sama lain maka, pehianatan itu tak akan terjadi, hargai pasangan mu masing-masing, maka kebahagian dalam rumah tangganya akan di dapatkan. jangan pernah mencoba atau memulai karena kamu akan sulit untuk kembali, karena kesesatan terus akan mengalir dan kebohongan terus akan terjadi. Berani untuk berkata Tidak dan berani memberi pada orang yang tepat bukan pada orang ke tiga. cintailah, jujurlah dan hargai pasangan mu karena itu adalah kebahagian yang hakiki .
***
Dalam perjalanan Yahya lebih banyak diam, sedangkan Siti berbicara banyaaak banget
dengan gaya manja seakan ia bermanja ria dengan suami sendiri, padahal Yahya suami orang.
Aku diam saja, tak banyak bicara karena pikiran terbayang terus istriku dan aku tetap mencoba fokus kejalan, Aku hanya senyum sekilas saat Siti bercerita entah tetang saat kami masih di kampung, namun menurut Aku itu masa lalu, hingga banyak yang sudah hilang di memory kepalaku ini masa laluku dengan Siti, karena itu menurut Ku tak perlu Ku kenan.
“Bang Yahya, nanti setelah urusan Siti selesai kita jalan-jalan ya.” Ucap siti senang.
“Lihat nanti saja gimana,” jawab Ku, datar.
Siti melihat Ku dengan wajah cemberut seakan iya tak terima atas jawaban Aku, tapi Aku tak perduli. Ku lirik sekilas padanya. Wanita samping Ku ini emang cantik dan dengan penampilan bisa di katakan seksi, bajunya ya melekat di tubuhnya
sangatlah sempit seakan melekat dengan tubuhnya hingga bentuk tubuhnya terbentuk, Aku merasa bajunya sangatlah bohai, apa lagi buah dadanya yang menonjol kedepan sangatlah menantang, jiwa lelakiku kadang kala ku melihatnya, huff coba sini ada Keumala istriku senang sekali Aku, perjalanan pasti terasa sangat
menyenangkan, aku bisa bermanja dengan wanita halal Ku, namun sayang perjalanan ini terasa sangat jauh karena wanita di samping ku bukan milikku, tidak halal untuk ku sentuh.
Walaupun ia terus mencoba menggodaku, dengan selalu berbicara dan gerak geriknya manja, dan parfum yang Siti gunakan sangat menusuk
kejiwaan, ke lelakian Ku terus berontak,tapi Aku tidak bisa menyentuhnya, mungkin saat ini iman Ku lagi di uji. Ku terus beistifal mengigat Allah dan terus mengigat istri dan anak-anak ku.
“Waduh Aku lupa memberi kabar pada istriku Keumala,” Ku bebatien.
Ku cari tempat berhenti sebentar, lalu aku parkir di pinggir jalan untuk mengirim pesan untuk Keumala istriku, agar ia tidak memikirkan yang tidak-tidak dan mencari Aku.
“Kenapa berhenti Abang.” Tanya Siti dengan lembut.
“Sebentar Aku mau Kirim pesan dulu,” ucap Ku datar tanpa melihat ke arah Siti, namun Aku tetap fokus pada ponsel Ku, ku ketik pesan ku beritahu Keumala kalau Aku ada acara meeting dan perjalanan dinas di luar kota, urusan kerjaan jadi harus pergi pagi-pagi.
Aku tidak berani mengatakan jujur pada Keumala takutnya ia Akan semakin marah padaku.
Selesai aku kirim pesan pada keumala aku melanjutkan perjalanan, Ku lirik Siti yang
duduk di sebelahku, terlihat wajahnya yang tak seperti tadi wajahnya seakan ia tak suka aku memberi kabar pada istriku Keumala. Namun Aku seakan tak tau, Aku santai saja karena ia bukan siapa-siapa Aku, Aku mau jalan dan menemaninya
karena orang tua Aku, itu yang Aku tetapkan dalam pikiran Aku, karena Aku tidak ingin tergoda olehnya.
***
Kini sudah sampai ketempat tujuan, kami langsung mencari penginapan, kami menginap
di sebuah hotel yang cukup besar dan indah dengan nuansa bangunannya ke Barat baratan, dan tidak jauh dari tempat yang akan kami kunjungi.
Sebenarnya Aku kurang suka karena tempat ini cocok untuk pasangan, sedang kami buka
pasangan. Tapi Siti kekeh ingin menginap di hotel sini dengan alasan biar ia bisa jalan kaki ketempat kakak sepupunya bekerja, karena kedatangan kami kemari karena Siti akan melakukan tes wawancara di rumah sakit Kota M, Sekalian
bertemu dengan kakak sepupu Siti.
Kami memilih tinggal satu hotel tapi dengan kamar yang pasti berbeda, karena Siti buka Istri
Aku.kamar kami bersebelahan, Siti yang memilih kamar, katanya biar gampang kalo kami ingin keluar atau ada apa-apa, begitu katanya.
Kami masuk kamar masing-masing, karena lelah di perjalanan jadi Aku istirahat sebentar sebelum makan malam tiba.
Rencana kami Cuma 2 hari di kota M, besok Siti ikut tes dan setelah selesai kami akan langsung pulang.iya siang nya kami akan kembali ke kota kami. Aku tak ingin berlama-lama disini, selain kerjaan dan juga keluarga yang ku tinggalkan.
***
Dengan malas mata ini Aku buka, rasa mengantuk masih melenguh, tapi perutku terus berbunyi hingga ku terbanggn. Ku lihat jam menuju pukul sembilan malam, “wah ternyata Aku tidur
sudah lama,” ucapku pada diriku sendiri, aku bangkit dari ranjang empuk ini langsung menuju kamar mandi, Aku ingin membersihkan diri terasa badan ku sangat gerah.
Kini Yahya sudah siap mandi, dan mengenakan baju kaus biru dan celana hitam, lelaki itu seakan ia tidak bersemangat, karena pikirannya tidak di situ, di tambah lagi ia dan istrinya baru saja bertengkar dan belum kelar masalah mereka, walaupun istrinya sudah menerima dan tidak jadi pergi dari rumah, namun hatinya tidaknenak seakan ada sesuatu yang mengganjal di dada dan pikirannya hingga ia gelisah.
Yahya memiliki tubuh yang bagus karena ia suka berolah raga dan dengan hidung yang mancung
serta berjambang tipis menghias wajahnya
hingga ketampanannya terpancar.
Sekilas…
Sebenarnya mamaknya Hendon merasa anaknya tampan hingga tidak cocok dengan Keumala Mak Hendon merasa bahwa Yahya bisa mendapatkan gadis lebih dari Keumala, yang cantik kaya dan berkelas. Dengan usaha segala cara ia lakukan untuk memisahkan mereka Yahya dan Keumala dan akan mempersatukan Siti dengan anaknya Yahya.
Lanjut…
Dree.. dree… dree
Ponselnya berbunyi, Yahya melihat nama istrinya tertera di layar, “oh tidak apa yang Aku katakan pada Keumala, gimana ini,” keluh Yahya pelan.”Apa yang harus Ku katakan padanya.” Tambahnya Yahya lagi dengan wajah Pucat.
Yahya membiarkan ponselnya berbunyi, ia hanya melirik namun tidak ada niat untuk mengangkat panggilan dari istrinya Keumala. Ia juga tidak membuka pesan dari istrinya. Karena Yahya bingung harus menjawab apa ia takut tidak bisa berbohong kalo mendengar suara dan pertanyaan dari Keumala. Yahya bertekad akan membicarakan di rumah saja dengan Keumala karena ia takut kalo ia bicara dengan ponsel maka bisa jadi Keumala marah dan ia tidak dapat membujuknya karena ia tidak ada di sana.
***
Yahya akan pergi makan malam dengan Siti, mereka bertemu di lobi hotel, karena mereka akan
ke lestoran dekat situ untuk melihat-lihat suasana kota M tentunya.dengan langkah cepat Yahya menuju lobi hotel.
Namun sampai di lobi ia tidak melihat Siti, ia menunggu hampir 20 menit tapi Siti juga tak kunjung datang, akhirnya ia memutuskan untuk
menghubungi Siti.
Dree.. dree…
tidak tunggu lama suara di ujung sana terdengar “Abang, bisa ke kamar Siti sebentar,” ucap suara dari ujung ponsel. Yahya belum sempat berkata apa ponsel di matikan.
***
Bersambung….
Terima kasih buat kalian yang setia terus mengikuti kisah rumah tangga Keumala “Suamiku Ternyata Anak Mami” juga tak lupa Aku ucapkan terima kasih buat yang telah meninggalkan LIKE, KOMEN dan VOTE, Author doakan semoga kita semua sehat selalu dan mudah rezeki, Aamiin.
❤❤❤kalian tanpa kecuali.
mampir juga di karya ku 🤭