NovelToon NovelToon
Bulan Kesembilan

Bulan Kesembilan

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: aslolimanis

keringat dingin membasahi sekujur tubuh intan. sudah kali keberapa intan muntah, sampai tak ada lagi yang bisa di muntahkan. morning sick ini benar benar menguras energinya. intan menselonjorkan kakinya di dalam kamar mandinya yang luas. sembari merenubgi nasibnya. baru menikah dua bulan dan ia sudah hamil. siapa yang tidak bahagia jika mendapat keberuntungan itu. tapi tidak bagi intan, gadis itu masih terlalu muda untuk mendapat karunia dan pengkhianatan di saat yang sama. suaminya pergi setelah malam pertama dan mengirimkan surat cerai keesokan harinya.

hendrayan, orang kepercayaan papanya. ternyata menikahinya hanya untuk mencampakkannya. demi balas dendam pada papanya yang telah mencampakkan ibu rayan sampai berada di rumahsakit jiwa.

sekarang sudah ada calon anak di rahimnya, yang harus di jaganya.tak peduli meski papanya memaksa menggugurkannya karena tidak mau keturunannya berdarah daging hendrayan. intan harus kuat menjaga buah hatinya dan berharap cukup nasib buruk yang menimpanya bukan anaknya. dan mulailah 39 minggu perjuangan seorang ibu yang menguras air mata dan emosi.

akankah rayan kembali ke pelukan intan dan melupakan balas dendamnya ataukah ia menutup mata demi cerita yang salah tentang masalalu ibunya dan pak wibowo yang membutakan mata hatinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aslolimanis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Kembali

🌺🌺🌺

Seorang wanita muda dengan paras yang cantik dan modis melenggang keluar dari bandara. Posturnya tinggi dan langsing dengan rambut pendek di tambah kaca mata hitam stylish membawa kesan misterius pada dirinya. Banyak orang sampai harus menengok dua kali karena pakaian serba hitamnya yang tak biasa.

Angin musim kemarau melambaikan rambut pendeknya, wanita muda itu menghela nafas panjang beberapa kali, seolah hendak menguatkan dirinya.

"Aku kembali," gumam Intan sambil menurunkan kaca matanya. Sambil menenteng koper kecil ia melambai ke arah taxi yang langsung siap didepannya.

"Antarkan aku ke alamat ini," kata Intan sambil menyodorkan alamat kepada supir taksi.

"Apa ini alamat yang benar?" tanya supir taksi ragu-ragu.

"Ya," jawab Intan pendek.

Tujuan yang aneh, batin supir taksi. Bagaimana tidak, rata-rata orang keluar dari bandara akan pergi ke hotel atau tempat rekreasi, lah ini malah pergi ke pemakaman.

Intan tak peduli dengan tatapan aneh pak supir karena saat ini Pandangannya fokus keluar jendela mobil. 4 tahun ia merantau dan semua sudah berubah. Bangunan demi bangunan sudah tumbuh cepat layaknya jamur di musim hujan, perekonomian juga sudah membaik, sepertinya bisnis akan semakin baik di tahun-tahun yang akan datang.

"When Camelia blooms... " ponsel Intan berbunyi, ia melihat layarnya sekilas, ternyata Mas Eka menelepon.

"Intan, kamu sudah pulang? Dimana kamu sekarang? Aku sekarang di bandara mencarimu," suara Mas Eka terdengar sedikit panik. Intan sudah meminta mas Eka untuk tidak menjemputnya, tapi rupanya mas Eka cukup keras kepala. Ia sudah bukan anak kecil lagi, perhatiannya membuat Intan susah mandiri.

"Aku sudah keluar dari bandara. Aku sudah bilang sama Mas Eka tak usah di jemput. Kenapa masih saja... "

"Mas Eka sudah sangat kangen sama kamu, kita sudah lama tidak bertemu. Sekarang kamu dimana? niar mas Eka menjemputmu."

"Ada hal yang harus kuurus, nanti kukabari saat bertemu lagi."

"Baiklah," jawab Eka yang lantas segera menutup teleponnya, adiknya sangat keras kepala. Hmmm tapi Eka sudah  bisa menebak tempat pertama yang akan dituju adiknya. Jadi ia langsung mengarahkan mobilnya ke sana.

🌺🌺🌺

Intan berdiri dalam keheningan sore hari, suasananya sama persis saat ia pertama kali kesini.

"Apa kabar, sayang. Mama kembali, maaf sudah lama tidak mengunjungimu." Sapa Intan sambil meletakkan buket bunga yang dibelinya di perjalanan. Ia juga meletakkan boneka bebek yang sama dengan milik putrinya, jika Ruby menyukai mainan ini tentunya putranya juga akan menyukainya.

"Mama kembali, jangan khawatir mama akan mencari saudarimu sekuat mama. Suatu saat mama akan mengajaknya kesini menemuimu. Tolong do'akan  mama dari sana, ya sayang."

"Lihatlah foto ini" Kata intan sambil menunjukkan wallpaper ponselnya. Terdapat fotonya dengan Ruby. Sejak saat pertemuan Intan dan Ruby di bandara, ia tak pernah mengganti wallpaper ponselnya. Ia selalu memasang fotonya saat bersama Ruby karena hanya inilah kenangan yang di milikinya. Bagaimana bisa ia menggantinya dengan foto yang lain? Kecuali suatu saat ia mempunyai foto Ruby yang terbaru, saat itu ia akan menggantinya.

"Lihatlah saudarimu sangatlah cantik dan menggemaskan. Tolong lindungi dia untukku. Mama berharap Ruby bahagia,ama akan berusaha keras menemukan mereka, Papa dan Saudarimu. Semoga Mama belum terlambat untuk itu," Intan ingin berkata banyak tapi ia menyudahinya karena Intan mendengar ada suara langkah kaki mendekat ke arahnya.

Intan melirik sebentar. Hanya dengan siluet nya Intan tahu siapa yang datang. Mas Eka tahu-tahu sudah berdiri di depannya. Mas Eka meletakkan sekeranjang besar bunga  dengan dominasi warna putih di samping buket bunga yang dibawa Intan.

Intan memandang kakaknya. Wajah Mas Eka terlihat dewasa dengan sedikit jambang dan kumis menghiasi wajahnya. Namun ketampanannya seolah tak lekang oleh waktu, kakaknya telah menjelma menjadi pribadi yang dewasa dan bijaksana. Meski ia terlihat dewasa dan mandiri, namun tatapan matanya tetap teduh kala memandang Intan.

"Mas Eka selalu tahu tempat yang kamu tuju, jadi jangan melarikan diri lagi, selama kamu disana Mas rutin mengunjungi Rudy," ucap Mas Eka.

Memang mas Eka selalu tahu apa yang dimau Intan. Meski Intan mengelak harus diakuinya ia bukan siapa-siapa tanpa bantuan Mas Eka.

"Terimakasih," Jawab Intan.

🌺🌺🌺

"Kapan mampir ke rumah Mas?" tanya Eka dalam perjalanan pulang

"Hm belum tahu, aku belum menyusun jadwalku."

"Jangan lama-lama, kak Tia sudah tak sabar ingin bertemu. Kak Tia bahkan sudah mempersiapkan menu yang akan dimasak untuk menyambutmu. Adam dan Wina juga sudah besar, kapan-kapan berkunjung ya. Jika memang susah menyusun jadwal, bagaimana kalau mempekerjakan asisten. Kelak saat kamu benar-benar fokus akan sesuatu kamu akan melupakan banyak hal, tanpa adanya asisten mungkin kamu akan kesulitan. Butuh Mas carikan asisten kah!" tawar Mas Eka.

"Benarkah Mas bisa mencarikannya? oke, catat ya! aku ingin asisten pria muda yang tampan, bertalenta dan jago beladiri. Sanggup mencarikannya?" tantang Intan. Ia yakin kakaknya tak akan bisa mencarikannya.

"Oh baiklah kalau begitu, Mas akan mencarikannya. Oia saat ini kamu mau kemana? Langsung pulang ke rumah, kah! Mama sudah kangen padamu."

"Mungkin besok aku ke rumah. Malam ini aku akan tidur di hotel saja. "

"Mas sudah membelikanmu apartemen atas namamu. Kamu tinggal disana saja, jangan tinggal di hotel."

"Aku akan mencari apartemenku sendiri terimakasih," tolak Intan. Menempati apartemen yang telah disediakan rasanya seperti dipenjara saja. Pasti Mas Eka melakukannya untuk mengawasinya.

"Jangan membantah. Mas memilihnya dengan seksama. Keamananmu lah yang paling penting. Disana privasi juga sangat terjaga. Mas tidak akan memataimu. Mas hanya ingin kamu berada di tempat yang aman. Kumohon sekali ini nurut ya sama Mas." jika mengenai Intan, Eka akan melakukan apapun. Apalagi, saat ini Eka tak lagi dibawah kendali Papanya. Apapun yang Intan butuhkan dengan sekuat tenaga Eka akan mengabulkannya.

"Baiklah," jawab Intan akhirnya.

Eka hanya tersenyum sambil meneruskan perjalanan. Ia bahagia Intan tak harus membantah untuk ini.

🌺🌺🌺

1
Hafizah Aressha R
knp mesti rayan pula la
RithaMartinE
luar biasa
mamaqe
baru nemu dan ternyata menarik
Amang Kakaehe
cerita ini sangat menarik thanks utk penulisnya sukses selalu👍👍👍
Nurhartiningsih
yaaaaahhhh
Nyi Nur
sumpah g kuat aku 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
mezee
tor ko rayan c....
La Rue
keren 👍
Abit Senju
bgus
Sulati Cus
tp serem klu lg musim alpukat ulet bulu nya bikin bergidik
lee sung gee
kak klw blg tau ceritanya di lanjutin lagi gak kak?
Keysha Zahra
ky'x intqng anak nyonya maria
🌻Ruby Kejora
Kog engga bikin novel baru kak
Crystal
Hadehh, udah di campakkan juga masih mengharapkan. Cinta sih cinta, tpi jangan bodoh lah.
Ini nih yg sering aku temui di novel2,wanita udah di campakkan masih mau balik lagi. Ku kira cerita ini beda dengan yg lain. 😑
choky_chiko_r
aku tau senin 29 Agst 2022.😊😊mksh kakak..sehat terus..semangat..tetep berkarya..aku tinggal menikmati ga ikut mikir😄😄😄
Dwi Budianti
😭😭😭😭😭 menyakitkan..dadaku mpe sesak thor..
taurus@
oooo... gitu tho critanya... da clear semua😁
Vie ab
heh... klo nikah sama pak wibowo blm tentu kamu lahir yan yan.... hadewww cethek bgt pikiran muuuuu
Vie ab
lahhh malah nyalahin org lain
kan anehhhh 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
taurus@
alurnya cepet g bertele2.q suka... tp sangat menyedihkan😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!