NovelToon NovelToon
My Bule Husband

My Bule Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Nikahmuda / Nikahkontrak / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:20.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Novia Butera

Seorang gadis miskin yang terjebak dalam kehidupan duda kaya berdarah Jerman. Bukan atas keinginan Naina mau menikah dengan duda yang super dingin dan cuek ini. Tetapi keadaan dan juga rasa terima kasih yang membuatnya mau tidak mau menerima pernikahan tersebut.

Awalnya Naina pikir hidupnya akan tenang setelah menikahi bule berstatus duda ini. Namun Naina salah besar!

Suaminya bahkan tidak pernah memandangnya sebagai istrinya sedikit pun. Bule dingin itu menganggapnya hanya sebagai baby sitter putranya yang sudah berusia tujuh tahun

Tidak hanya itu, Steven, putra sambungnya, juga tidak pernah menganggap dirinya sebagai ibu sambungnya.

Semuanya begitu rumit baginya, menghadapi dua makhluk dingin yang setiap harinya mengolok-olok dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novia Butera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terselamatkan

Langkah Naina terburu-buru, seperti ada yang mengejar. Sesekali menoleh ke belakang, akhirnya dia bernafas lega karena Reygan tidak mengejarnya.

"Hah." Naina mendesah kesal, "Dasar Bule kw!"

Naina lelah, lalu memilih duduk di dekat susunan bahan bangunan. Gadis itu menggerutu dan memaki Reygan yang mengintimidasinya.

"Emangnya dia siapa? Sok berlagak kayak suami yang paling kompeten dan perhatian?! Apa-apaan? Anaknya aja ditelantarin." gerutunya sambil mengusap keringatnya.

"Capek banget." keluhnya. Naina kemudian membuka payungnya, karena hari semakin panas dan dia tidak tahan.

Tapi kali ini Naina ceroboh, saat payung membentang lebat, justru malah membuat susunan batu bata yang ada di belakangnya berhamburan dan jatuh tepat di tubuhnya.

Naina berteriak kencang saat beberapa batu bata mengenai punggungnya dan kepalanya. Payung itu melayang seketika, Naina pikir dia akan mati tertimbun batu.

Tapi beberapa detik kemudian, Naina mendengar batu bata masih berjatuhan, tapi tidak mengenai tubuhnya lagi, melainkan sosok bertubuh besar yang kini memeluknya dari belakang.

Bibir Naina bergetar setelah batu bata itu roboh dan rata di atas tanah. Dia masih syok, tapi penasaran melihat siapa yang melindunginya.

Naina menoleh, melihat Reygan yang menutupi tubuhnya dari belakang.

"Pak..." panggilnya dengan suara lemah.

Pandangannya perlahan menggelap bersamaan dengan darah segar mengalir dari kepalanya.

***

Naina membuka matanya saat rasa sakit menyerang seluruh tubuhnya. Pandangannya berkunang-kunang saat matanya memaksa untuk terbuka.

Naina hampir berteriak, karena rasa sakitnya semakin menjadi. Terutama di bagian punggungnya, rasanya punggungnya hampir patah.

"Hah..." Naina resah menahan rasa sakitnya.

"Mama, Mama udah bangun?" tiba-tiba seseorang bicara.

"Pa, Kek. Mama udah bangun." teriak Steve.

Rudi dan Reygan yang tadinya duduk di sora ruangan segera menghampiri.

"Nak, bagaimana perasaanmu? Mana yang sakit?" cecar Rudi dengan sangat cemas.

Wajah Naina memelas, sakit di punggungnya benar-benar menyiksa.

"Sakit Pa..." suaranya bergetar menahan tangis.

"Panggil dokter Rey!" perintahnya dan Reygan menurut.

Beberapa saat kemudian dokter datang.

"Tolong menantuku dokter. Dia kesakitan. Lakukan apa saja yang penting dia tidak kesakitan!" perintah Rudi.

Dokter mengangguk, "Baik Pak. Bu Naina kesakitan karena obat pereda sakitnya sudah habis." ujar dokter.

Dengan sigap dokter menyuntikkan lagi obat pereda sakit pada Naina. Naina yang tadinya meracau, perlahan mulai tenang. Obatnya mulai bereaksi.

"Tubuh Bu Naina cukup lemah, makanya dia sampai kesakitan seperti ini. Tapi tidak apa, rasa sakitnya akan hilang dalam dua hari ini." jelas dokter.

Merasa tidak ada urusan lagi, dokter undur diri.

"Bagaimana perasaanmu Nak? Masih sakit?" tanya Rudi. Pria tua itu masih cemas.

"Sedikit Pa." jawabnya, karena memang rasanya punggungnya berdenyut perih, tapi tidak sesakit beberapa menit yang lalu.

"Mama sakit banget ya?" tanya Steve dengan wajah sedihnya.

Naina memaksakan senyumnya, "Nggak kok sayang. Mama masih bisa tahan kok."

Naina memegang kepalanya yang dibalut kain kasa. "Ini?" tanyanya pada orang-orang itu.

"Itu tidak papa Nak. Kata dokter hanya geger otak ringan. Tidak ada masalah serius." jelas Rudi agar Naina tidak cemas.

Naina baru menyadari sosok penyelamatnya ternyata ada di sebelahnya. Reygan. Pria itu masih mengenakan pakaian kerjanya.

Naina memperhatikan Reygan yang terlihat baik-baik saja. Tidak ada luka sedikit pun. Naina bingung, padahal seingatnya Reygan menangkis runtuhan batu untuknya. Harusnya Reygan lebih parah darinya.

"Bapak... tidak kenapa-napa?" tanyanya dengan suara lemah

Naina tidak gengsi untuk bertanya. Untuk hal ini Naina cukup khawatir, karena Reygan terluka karena dirinya.

Reygan menggeleng, masih dengan wajah datarnya.

Rudi terkekeh, "Suamimu kuat Naina. Lihat tubuhnya yang kekar, tidak ada apa-apanya bahkan jika ditimpuk batu." ucap Rudi.

"Tapi..."

"Jangan mencemaskan Reygan Naina. Sudah menjadi tugasnya untuk menjaga dan melindungimu. Kamu adalah tanggung jawabnya."

Reygan membiarkan Rudi menjawab tanpa ingin menanggapi.

"Sudah, sudah. Steve, biarkan Mama istirahat. Nanti kalau Mama udah agak mendingan baru kamu tanya-tanya." ujar Rudi

"Iya Kakek. Mama istirahat ya, biar cepat sembuh." ucapnya.

"Iya Steve."

"Ayo sini, sama Kakek." ajak Rudi.

Reygan masih berdiri di tempatnya, memperhatikan Naina begitu lekat. Tapi wajahnya masih tanpa ekspresi.

Pria itu sadar apa yang menimpa Naina adalah kesalahannya. Dia yang menyebabkan Naina duduk di tempat itu karena kelelahan.

Naina sadar tatapan Reygan, dia pun turut membalas tatapan itu.

"Bapak beneran nggak papa?" tanyanya sekali lagi. Dia sangat kesakitan, bukan tidak mungkin Reygan tidak kesakitan, bahkan sekuat apapun pria itu.

Reygan menggeleng samar, "Aku mengirimi pesan pada Chris. Dia tidak tahu kejadian ini." ucap pria itu dengan datar.

"Istirahatlah, agar kamu sembuh dan bisa cepat kembali bekerja." ucapnya.

Entah sengaja atau tidak, itu adalah sebuah sindiran untuk Naina.

Naina ingin menyanggah, tapi Reygan sudah lebih dulu pergi.

TBC

1
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧
wakakakkak!!! terus panasin lagi si kW!! buat aku lebih puas!!! aing kurang puas wehh!!!
ngaca lah dikit,sok sokan mo nyuruh nyuruh dia sendiri aja sama!! bahkan lebih buruk, kekasih!!👿😈
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧
masih dengan ini "🖕"
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧
bentuk kesal ku ke ni suami "🖕"
sudah kau punya istri seindah itu bak bidadari turun kayangan Masih aja lu ya SAIPUL!!!👿
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧
aku GK terlalu demen novel si, tapi menikmati banget gua disini, puas sama anak dan suami nya😈😈 **bucin lah kalian**
falea sezi
emang bner salah qm kan Steve secara g langsung qm itu bkin mama jalang mu dket ma papa mu dengan kedok makan siang jalan2 anak g tau trima kasih
falea sezi
papa mu menyakiti mama mu jg karena km Steve yg sllu ngajak mak mu makan sama papa mu itu sok jd korban pdhl lu itu biang nya steve
falea sezi
maless ujungnya balikan
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧: yaelah mbak, itu mah kuasa author
total 1 replies
falea sezi
anak nya mana katanya hamil
falea sezi
aneh Steve aja jg nyebelin skg sok sok an nyari naina wong qm aja misahin kaina ma bapak ku makan ma mama mu yg jalang sama papa mu g kasian ma naina moga g balik Thor g sudi q
~"queen:)✧◝(⁰▿⁰)◜✧: menurut ku dia kan waktu itu masih bocah walaupun kelihatan peka tapi sama aja Masih anak kecil jadi mana ngerti dia soal masalah orang dewasa, pemikiran anak kecil kan polos, apa yg dilihat menurut dia yg dia pahami. udah si intinya anak kecil steve mana ngerti, sama juga posisi sebagai anak kurang perhatian, Mak kandung aja ninggalin, bapak nya GK becus
total 1 replies
3sna
kn udh liat potony ,y kali lupa
Anonim
Jangan kartun thor
Anonim
Yang ini keren
Nabila Cantika
bule koq manggil nya bibi Thor..kenapa GK Tante aja
Popi Putri Ny Rizal
Luar biasa
Kita Masak Kita Makan
hadirrr
Omi Rohimah Omi
Luar biasa
Rina Arie
Lumayan
Anjelie Sharma
nah gtu donk bisa jwb
Elly Rasmanawati
kasian Naina.. banyak orang yg jahatnya..
Elza Septina
jangan yg cartoon lah ga keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!