Pernikahan Aira dan Reyhan karena untuk menyelamatkan perusahaan Ayahnya yang sedang mengalami kebangkrutan.
Reyhan datang sebagai penolong. Niatnya bukan untuk menindas Aira ataupun keluarganya. Namun Reyhan hanya heran kenapa Orangtuanya tega menukar anak gadisnya hanya dengan harta.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Firda Septii Msi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 29
Keesokannya Reyhan dan Aira bersiap untuk kembali ke jakarta. Karena selain Reyhan banyam pekerjaan, Aira juga harus mengurus pendaftaran kuliahnya.
"Aku pasti rindu Bali" ucap Aira sendu.
"Nanti kalau ada waktu kita kesini lagi,kakak banyak pekerjaan. Kamu juga harus daftar kuliah kan?"jawab Reyhan.
"Iya kak"
"Ayo, Pesawat sebentar lagi landing"
Sesampainya di rumah orang tua Reyhan, mereka di sambut antusias orang tua Reyhan.
"Sayang. Bagaimana? " tanya mama Absurt
"Bagaimana apanya ma? "tanya Aira
"Sudah ada bayi belum di perut kamu" tanya mama Terang-terangan.
Blush.
Wajah Aira memerah seperti kepiting rebus mendengar pertanyaan mama.
"Belum ma. Kami istirahat dulu ya" Bukan Aira namun Reyhan yang menjawab.
"Bagaimana mau jadi, baru juga kemarin bobol gawang"Batin Reyhan.
🌸🌸🌸
Di sisi lain sesorang mendapatkan telefon dari suruhannya.
"Bos, mereka sudah di jakarta" ujar seseorang di telefon.
"Bagus. Terus selidiki"
Ia langsung menutup telefonnya dan berbicara pada seseorang yang bersamanya.
"Mereka sudah di jakarta. Tinggal melaksanakan rencana kita"
"Oke."
"Bukannya adikmu menyukai wanita sialan itu?"
"Iya. lalu apa rencanamu?"
"Lihat saja nanti" ucapnya menyeringai.
Malamnya Aira melakukan panggilan video bersama sahabatnya.
"Aira. Kamu udah pulang dari bali?" Tanya Mita
"Udah tadi siang aku sampai" jawab Aira
"Kau tau? kami sangat merindukanmu" ujar Lisa mendramatis
"Nggak usah lebay deh, oh iya aku ada oleh-oleh buat kalian" ujar Aira
"Itu yang sebenernya kita mau" ucap Mita dan Lisa terbahak dan Aira langsung cemberut.
"Besok kita ketemu di cafe biasa. Yaudah telefonnya aku tutup ya."
"Ok" jawab mereka serempak.
Reyhan masuk kemar saat Aira baru menutup telefonnya.
"Habis telefon siapa?" Reyhan mengusap kepala Aira lembut.
"Mita sama Lisa" Aira tersenyum" Oh iya besok aku mau ketemu mereka ya? Sambil ngasih oleh-oleh" sambungnya.
"Boleh, tapi di antar sopirnya mama ya?"
"Siap bos" jawabnya nyengir.
Reyhan tergelak dengan tingkah sang istri.
"Sekarang kita tidur sudah malam" Aira mengangguk. kemudian beranjak ke ranjang merebahkan badannya dan berbantal lengan Reyhan.
Melihat itu Reyhan langsung menarik Aira kedalam pelukannya. Mengelus lembut kepala Aira hingga keduanya terlelap.
Paginya Aira mengantarkan Reyhan ke teras.
"Kakak hati-hati ya" ujarnya sambil mencium tangan Reyhan.
"Iya kamu juga hati-hati nanti ya. Ada apa-apa hubungi kakak" titah Reyhan dengan Tegas
"Iya suamiku" goda Aira.
Reyhan mencolek hidung Aira gemas kemudian masuk ke dalam mobil dan Aira masuk ke rumah untuk bersiap.
"Ma, Aira pamit keluar ya mau ketemu sahabat Aira. Sekalian pinjem mobil sama supir ya ma" ucap Aira malu-malu.
"iya sayang. Kamu hati-hati ya"
Di cafe Aira langsung mencari sahabatnya yang sudah menunggu. Dan Mita melambaikan tanganya agar Aira mendekat.
"Maaf telat" ujar Aira tak enak hati.
"It's ok. Mana oleh-olehnya" Mita menadahkan tangannya.
"Gitu aja cepet" Aira mencebikkan bibirnya ,mita dan lisa hanya nyengir.
"Gimana kalau kita ngemall yuk" ajak Lisa. Merekapun setuju dan menuju mall sebrang cafe.
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengintai mereka dari tadi.
"Mereka menuju mall sebrang cafe" ucapnya pada seseorang d telfon.
Saat mereka menyebrang Aira berjalan sendiri di belakang mereka. Tiba-tiba ada mobil yang melaju dengan cepat.
"Braakkkk"
walau pun kejam pada lawan ny.
tspi dia tdk pernah menyakiti Aira
demi harta dan tahta, rela menjual anak ny...🛑🛑🛑