NovelToon NovelToon
CANDU

CANDU

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / One Night Stand / CEO / Cintapertama
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Apri Ana

***

Bagi Raka, Naya adalah candunya ...

Berbeda dengan Naya yang menganggap Raka sebagai masa lalu yang menyakitkan..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apri Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

03

Kenapa Tuhan harus mempertemukan Naya dengan Pria itu, pria yang telah memberikan luka terdalam padanya. Luka yang sudah lama Ia kubur dan Ia pupus kini mendadak luka itu kembali. melihat pria yang didepannya itu yang menatapnya tanpa berkedip datang lagi dan membuat Naya kembali mengingat 5 tahun yang lalu, saat saat paling menyakitkan dihidup Naya, saat Naya harus menerima kenyataan bahwa pria yang sangat Ia cintai itu telah membuangnya seperti sampah.

Sampah yang sudah tak terpakai lagi setelah mendapatkan apa yang Ia mau. Kebencian hanya itulah yang Naya rasakan saat pertama kali melihat pria ini datang ke pantinya dan ternyata pria ini juga yang membuat salah satu anak panti nya mengalami kecelakaan.

Jika saja disini tak ada Anna dan anak anak panti, pasti Naya sudah mengusir pria sialan yang kini duduk didepan nya itu.

"Naya aku ben-" Raka hendak mengatakan sesuatu namun dipotong oleh Naya.

"Kalau kalian kesini mau minta maaf, masuklah, Rio anak yang kalian tabrak ada didalam, minta maaflah padanya dan setelah itu kalian bisa pergi." kata Naya lalu berajak pergi dari sana menimbulkan kebingungan diantara Nathan dan Anna yang juga ikut menyaksikan sikap dingin Naya pada tamunya itu.

Anna saja dibuat heran, pasalnya baru sekali Naya bersikap dingin pada tamunya, padahal biasanya Naya sangat ramah dan baik pada semua orang.

Raka hanya menghela nafas panjang, dirinya mengakui memang brengsek wajar jika Naya membencinya. Namun Raka juga tak akan menyia nyiakan kesempatan ini, sudah bertahun tahun Ia mencari Naya dan akhirnya Ia sekarang bisa menemukan Naya.

Raka taakan kehilangan Naya lagi, taakan. cukup sekali Raka kehilangan Naya dan membuatnya murka waktu itu.

Raka dan Nathan memasuki kamar melihat bocah laki laki terlihat sedang berbaring dengan banyak luka perban dikakinya.

"Hey, namamu Rio?" tanya Raka duduk dipinggir ranjang Rio.

"Om siapa?" Tanya Rio bangkit dan duduk bersandar diranjang.

"Om yang tadi menabrakmu." kata Raka "Maafkan Om ya." kata Raka lagi.

"Tidak apa apa Om, namanya juga musibah, kata Bunda, setiap manusia pasti akan mengalami musibah dan mungkin ini musibah yang lagi Rio alamin." kata Rio.

"Bunda?, siapa Bundamu?" tanya Raka tak mengerti Bunda siapa yang dimaksud Rio mengingat Rio tinggal dipanti asuhan jadi sepertinya Bunda yang Ia maksud bukan Bunda ibunya.

"Bunda Naya pemilik panti ini, om udah ketemu kan sama Bunda Naya?" tanya Rio yang menyulut rasa penasaran Raka mengenai Naya.

"Ohh jadi itu Bunda kamu? trus ayah kamu mana?" tanya Raka ingin memastikan apakah Naya sudah menikah atau belum.

"Nggak ada Ayah, orang Kita dulu aja anak jalanan trus diajak sama Bunda tinggal disini dan kita udah anggap Bunda Naya sebagai bunda kita." kata Rio polos membuat Raka sedikit spechless dengan pengakuan bocah sd ini.

Naya masih sama, wanita itu masih sama seperti Naya yang Raka kenal. Naya yang baik hati dengan semua orang. mengingat dulu Naya selalu ringan tangan membantu siapa saja yang sedang kesusahan. Raka bersyukur sangat bersyukut Tuhan mempertemukan Raka dengan Naya nya lagi.

Raka melihat jam tangan yang melingkar ditangan nya. "Ya udah Om balik ya, kamu cepet sembuh nanti kapan kapan Om bakal kesini lagi." kata Raka.

"Janji ya Om, bakal main kesini lagi." kata Rio penuh harap.

"Iya Om janji." kata Raka "Tentu saja setelah ini Ia akan sering kesini karena Ia sudah menemukan pujaan hatinya disini." batin Raka.

Raka dan Nathan kembali keruang tamu tapi tak ada Naya disana hanya Anna yang duduk sambil bermain dengan anak anak panti.

"Sudah mau pulang?" tanya Anna berdiri mendekati Raka dan Nathan.

"Naya mana?" tanya Raka pada Anna.

"Mbak Naya masuk kamar, nggak keluar lagi." kata Anna yang sebenarnya bingung kenapa mbak Naya bisa kenal dengan pria asing tampan ini.

Raka cukup paham, mungkin Naya belum ingin bertemu dengan nya.

"Ya sudah, kami permisi." kata Raka berjalan angkuh dan Anna hanya mengangguk.

"Jangan lupa ganti sepeda bocah itu yang rusak." kata Raka saat Nathan membukakan pintu mobil.

Naya menangis didalam kamar, jika mengingat tentang Raka memang membuat Naya menangis dan kembali down.

Sedangkan itu Anna yang penasaran dengan apa yang terjadi pada Naya akhirnya memberanikan diri untuk memasuki kamar Naya.

Dan betapa terkejutnya Anna melihat Naya tengah memeluk gulingnya sambil menangis.

"Mbak Naya kenapa?" tanya Anna panik membuat Naya terkejut karena Anna tiba tiba masuk kekamarnya.

"Mbak, kok mbak Naya nangis? ada apa mbak? cerita sama aku." kata Anna prihatin melihat kondisi Naya.

"Kenapa Tuhan nggak adil Na, kenapa aku harus ketemu dia lagi Na." kata mbak Naya masih terisak.

"Apa mbak maksudnya?" tanya Anna masih belum paham.

"Pria yang baru saja datang adalah pria yang pernah melukaiku dulu Na, rasanya sakitku kembali datang setelah melihat wajahnya lagi." kata Naya membuat Anna terkejut, pantas saja Naya bersikap dingin padanya.

"Ya ampun mbak, aku nggak nyangka kenapa bisa kebetulan kayak gini." kata Anna.

"Aku nggak mau liat dia lagi An, aku nggak mau." kata Naya lagi.

"Mbak Naya tenang aja ya, kalau dia berani kesini lagi biar aku usir." geram Anna pada pria tadi.

Naya masih terisak bahkan semakin keras.

"Mbak Naya, istirahat ya, jangan nangis terus nanti sakit." kata Anna yang hanya diangguki Naya.

Anna pun keluar dari kamar Naya karena tak ingin menganggu Naya yang akan beristirahat.

Sedangkan itu didalam mobil Raka tampak melamun menatap luar, entah Ia harus senang atau merasa sedih karena pertemuanya dengan Naya, senang karena bisa bertemu dengan Naya lagi setelah 5 tahun Ia mencari Naya dan sedih melihat sorot mata Naya yang menaruh kebencian padanya.

"Aku sudah menemukan nya." kata Raka.

"Maksud Tuan?" Nathan masih belum paham.

"Naya wanita yang selama ini kucari, aku sudah menemukan nya." kata Raka lagi barulah Nathan paham.

"Jadi Naya yang Tuan cari, mbak Naya yang tadi?" kata Nathan juga ikut terkejut.

"Ya dia Nayaku,." kata Nathan.

"Cantik gitu pantes si bos nggak bisa move on." batin Nathan yang memang mengaggumi kecantikannya sejak mereka bertemu dirumah sakit.

"Kamu cari info tentang Naya dan juga carilah kelemahan nya karena aku ingin bisa menaklukan Naya lagi dan ingat jangan sampai ada yang tau tentang ini semua." tegas Raka.

"Baiklah Tuan."

Tunggulah sebentar lagi sebelum aku bisa kembali menaklukanmu seperti dulu Naya sayang.

Kamu hanya milik ku, sampai kapanpun hanya milik ku Naya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!