NovelToon NovelToon
Pencuri Kepala

Pencuri Kepala

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:50.1k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Huaaaaaa kenapa kepala suami ku hilang? "

Jeritan melengking di sebuah rumah karena ia telah kehilangan sosok suami tercinta, kapan itu terjadi diri nya sama sekali tidak tau

Kampung menjadi heboh karena mereka sama sekali tidak menyangka bahwa kepala manusia bisa hilang dari tubuh nya dan tidak tau kemana.

Siapa pelaku itu?
kenapa ia mencuri kepala di setiap malam bulan purnama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21. Bertemu Taufik

''Makan saja air lumpur itu!'' Nana menginjak kepala Revan yang ada di dalam sumur.

Bluuuuup.

Bluuuuup.

''Hahhhh!'' Revan gelagapan karena tidak bisa bernafas.

''Aih bau bangkai apa sih ini?'' Nana masih menatap ke sana kemari untuk mencari sumber bau tersebut.

''Siapa kau sebenarnya? kenapa menyiksa aku seperti ini!'' Revan berteriak keras karena dia sama sekali tidak paham.

''Lah kan tadi aku sudah bilang kalau aku ini setan.'' Nana berkata dengan enteng saja.

''Apa ini? Apa memang dia sosok setan yang telah gentayangan dan mencari mangsa di sekitar sini.'' Revan membatin di dalam hati sembari berusaha keras untuk keluar dari dalam sumur.

Sebab sekarang Nana tidak terlalu fokus untuk menatap Revan karena dia mencari sumber bau bangkai yang telah tercium sejak tadi, Sebenarnya bukan hanya Nana yang bisa mencium aroma tersebut tapi juga Revan, bahkan tadi Dia mengira bahwa yang berbau busuk itu adalah tubuh nanah saat berubah menjadi setan yang berwajah seram.

Namun sekarang Nana saja masih kebingungan dengan sumber bau tersebut sehingga dia menatap kawasan sawah ini, tapi sama sekali tidak ada arwah lain di sekitar tempat itu sehingga Nana menjadi bingung dan dia berulang kali mencium aroma tubuh dia sendiri untuk memastikan Apakah memang dia yang telah berubah menjadi aroma bangkai.

''Eh Apa memang aku yang berbau bangkai ya?'' Nana menoleh kepada Revan.

''I... iya bisa jadi.'' Revan menjawab dengan sangat gugup.

''Sialan, kau kemari lah dan cium aku!'' perintah Nana dengan nada membentak.

''Jangan, tolong jangan ganggu aku lagi.'' Revan menggeleng karena dia tidak memiliki nyali untuk dekat dengan Nana.

Nana yang mendapat penolakan itu tentu saja dia menjadi semakin emosi karena sekarang dia masih penasaran dengan bau bangkai tersebut, ini malah Revan disuruh mencium aroma yang keluar dari tubuh dia selalu menolak sehingga Nana semakin terbawa emosi dan kuku yang ada di tangan siap mencakar siapa saja.

Hidung kucing ini memang sangat sensitif sehingga dia merasakan aroma itu semakin pekat, kali ini tanpa bantuan dari Revan pun dia sudah menyadari bahwa itu memang bukan bau dari tubuh dia, Nana berubah menjadi gadis cantik kembali sehingga Revan yang ada di dalam sumur sedikit berkurang rasa takut tersebut.

Meski masih ada rasa gemetar juga di dalam hati karena menyadari bahwa yang di depan dia ini bukan manusia biasa, runtuh sudah pendirian dia yang mengatakan bahwa tidak ada setan di dunia ini yang akan mengganggu manusia, namun hati kecil Revan masih terus mengatakan bahwa iblis seperti ini tidak akan bisa membunuh.

Andai saja purnama ada di sini maka dia pasti bisa membaca pikiran dan akan mengatakan bahwa setan bisa membunuh siapa saja yang mereka mau, untung Nana tidak bisa membaca pikiran sehingga dia hanya melirik pemuda yang ada di dalam sumur itu, dia masih terus berusaha mencari sumber yang ada di area sawah tersebut.

''Hoooo ini ternyata!'' Nana berhasil menemukan seorang pria tinggi dan tidak memiliki kepala.

''Huaaaaaa, huaaaaaa!'' Revan berteriak histeris di dalam sumur itu setelah melihat wujud dari iblis yang telah Nana ambil.

''Pantas saja sangat bau seperti ini karena mengalami luka yang sangat parah, Eh ini bagaimana aku mau banyak bertanya dengan dia?'' Nana bingung sendiri karena sosok itu tidak memiliki kepala.

''Tolong aku, Nona! ku mohon bantu aku untuk kembali bisa melihat, aku sangat tersiksa dengan keadaan ini.'' pria itu memohon kepada kucing hitam.

''Kau korban dari pencuri kepala?'' Nana bertanya untuk memastikan terlebih dahulu.

Sosok tanpa kepala itu menjawab bahwa dirinya memang adalah korban dari pencuri kepala, Revan sendiri masih penasaran karena dia seolah mengenal baju yang pria itu pakai dan sedikit waktu kemudian dia baru menyadari bahwa yang telah berdiri di depan dia saat ini adalah sosok Taufik namun sudah tidak memiliki kepala lagi.

''Kepala ku di ambil oleh dia, tolong carikan kepala ku.'' tangis Taufik.

''Eh tunggu dulu, kau ngomong dari mana sih? kan kau tidak punya mulut ya.'' Nana jadi penasaran juga.

''Astaga wanita itu cantik tapi agak gila.'' batin Revan.

''Aku bicara dari pusat sini, kan aku tidak punya mulut.'' jelas Taufik.

''Jadi sekarang kau tidak bisa melihat juga?'' tanya Nana.

Taufik melambaikan tangan pertanda dia memang sudah tidak bisa melihat akibat kepala yang menghilang dari tubuh ini, oleh sebab itu dia menjadi arwah gentayangan karena ingin mencari kepala dia yang hilang entah ke mana akibat ulah dari seseorang yang telah mencuri Kepala dia kemarin.

''Mbak, tolong bantu aku keluar dari dalam sumur ini karena dia adalah adikku!'' Revan memberanikan diri untuk meminta tolong.

''Diam saja lah, sialan!'' Nana mengambil tanah bulat dan melempar tepat di kepala Revan.

Klotaaak.

''Aduh!'' Revan menjadi keras karena memang terasa sangat sakit di kepala dia.

''Ini dia mengambil kepalamu menggunakan senjata apa ya?'' Nana penasaran dan dia memperhatikan luka yang ada pada bagian leher.

''Soal itu aku sama sekali tidak tahu karena kepala bisa hilang mendadak tanpa aku melihat wujud dia.'' jawab Taufik.

''Oh Berarti langsung hilang begitu saja dan kau tidak merasakan sakit.'' Nana memperhatikan dengan seksama.

''Ya sakit lah, masa kepala di ambil tidak sakit! kamu gimana sih, Mbak?'' Taufik malah jadi emosi sendiri.

Nana yang mendengar hal itu tentu saja menjadi menahan tawar karena dia menyadari bahwa pertanyaan tadi cukup bodoh juga, lagi pula pertanyaan dia memang sangat aneh ketika kepala manusia diambil maka tidak pasti akan merasakan sakit tidak terkira.

''Aaaaah akhir nya aku bisa naik!'' Revan naik ke daratan karena dia ingin berbicara dengan arwah Adiknya sendiri.

''Alah masuk saja sana lagi.'' tanpa dosa Nana langsung menendang tubuh Revan sehingga pemuda itu masuk ke dalam sumur kembali.

Byuuuuuurrrr.

''Gilaaaaaaaa!'' Revan histeris karena mau naik juga butuh perjuangan.

''Kau ikut aku sekarang dan aku akan mengajak dirimu bertemu dengan ratu ular.'' Nana mengambil tangan Taufik untuk menemui Purnama.

''Ratu ular? apa dia yang telah mengambil kepalaku!'' Taufik malah salah sangka.

''Kau Jangan sembarangan bicara seperti itu ya karena nanti kalau dia mendengar maka habis kau kena banting, sudah tidak punya kepala malah mau kena banting pula!'' rutuk Nana.

Taufik manut saja dengan ajakan kucing hitam itu dan terlebih lagi dia merasakan sendiri tangan Gadis itu terasa begitu halus ketika menyentuh lengan dia, maka Taufik sudah bisa menebak bahwa gadis yang ada di sebelah dia ini memiliki paras yang begitu cantik menawan.

Selamat siang, jangan lupa like dan komentar nya ya

1
Ass Yfa
cinta Xavier...bertepuk sebelah tangan dong...kasihan dia..ntar patah hati,jadi jahat lagi...
Ela Jutek
widih cinta
Apriyanti
lanjut thor 🙏
ismi
yg sebelah kok dihapus thhor
༶•┈┈⛧┈♛ 𝑅𝑖𝑠𝑘𝑎𝑎𝑎 ♛┈⛧┈┈•༶
selamat siang juga kak thor, panas sekali kak siang ini 🤣🤣
Ayuk Witanto
punya malu juga
Ayuk Witanto
bukanya tadi aksara sama jalak ya
Ayuk Witanto
emang minta di bantai nih pur
Ayuk Witanto
emang kau siapa nyuruh purnama stay disitu...lagian dari kemarin kan kau tak percaya 😒
Ayuk Witanto
biar tau rasa si iis
Nurr Tika
lanjut
Ayuk Witanto
kok jadi curiga ya sama Iis...kayak Melda kemarin.sok sok an gak percaya setan ternyata dia punya andk setan
Ayuk Witanto
waduh mana aksara pula kena fitnah
Ayuk Witanto
siapa ya
Fiyan Ayu
tolong mba Pur..banting lah si iis tuh..kesel q..🤣🤣
Wiwit
ii SMA Melda, jgn2.....
Kinnaaa
banting ajala itu iis
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Raffaza Direzky87
eehh mancing ratu ular memang ini si iis
Sabrina Qheyla Putrie
Siang thor💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!