Ricko pria tampan kaya raya ini mencintai wanita yang dia lihat di lampu merah. Pandangan pertamanya membawa dia ke jalan yang di ridho'i Allah.
Izza, seorang wanita muslim yang taat pada agama dan keyakinannya, membuat para pria jatuh hati kepadanya.
Ricko terkenal pria nakal dan juga sering mempermainkan banyak wanita, kini ia sedang mengejar wanita yang membuat dirinya jatuh hati.
Ia memutuskan untuk mendekati Izza, namun hal itu tidak berhasil, untuk membuat Izza terpesona sama ketampanan dan juga rayuannya.
Ricko langsung terketuk hatinya, ia ingin menjadi mualaf. Namun, hal itu di tentang besar oleh keluarganya sendiri.
Apakah Ricko bisa menaklukan hati Izza, untuk menjadikan istrinya? Apakah Ricko bisa membujuk keluarganya termasuk kedua orangtua-nya untuk menjadi mualaf.
Nantikan kisah mereka di episode yang akan datang! jangan lupa baca, like komen dan vote, terima kasih!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naura Shafa mahbubah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Saling melengkapi satu sama lain
Mamah Aurel mendatangi kantor suaminya. Ia langsung marah dan emosi ketika ia melihat rumah yang di tempati Ricko begitu sederhana.
"Pah, jangan biarkan Ricko hidup sengsara, mamah tidak mau dia di bawa miskin oleh perempuan tidak tau malu itu" desis Mamah Aurel.
"Apa-apan kamu ini, Ricko nyaman bersama wanita itu, dan dia pilihannya. Sekarang lihatlah dia begitu bahagia bersamanya dan bisa lebih baik lagi di sana" balas Papah Sultan berdiri.
"Tidak, Mamah akan menjemput Ricko dan membawa pulang dia dari rumah menjijikan itu" seru Mamah Aurel.
"Orangtua mana yang tega merenggut kebahagiaan anaknya, Mamah salah besar Izza tidak seperti yang Mamah pikirkan" ujar pak Sultan geram.
Mamah Aurel emosi, ia tidak terima Suaminya membela Izza. Ia sangat gatal ingin segera membawa Ricko dari Izza.
"Kamu jangan egois sendiri Aurel" bentak Pak Sultan.
Namun ucapan suaminya ia hiraukan dan pergi begitu saja, Pak Sultan sangat khawatir sama ucapan Mamah Aurel yang akan membawa Ricko dari Izza.
"Tidak akan aku biarkan kamu merenggut kebahagiaan mereka Aurel" desis Pak sultan sambil merapihkan dasinya.
🌾🌾🌾
Di rumah Kontrakan.
Izza sedang di suapi Ricko, ia di beri kuah sop hangat sama Bu Santi, terlihat wajah berseri dan senang ketika Ricko menyuapinya.
"Kamu juga makan dong, masa aku saja yang harus di suapi, sini berikan piringnya giliran aku yang menyuapimu" ucap Izza ia langsung merebut piring makan.dari tangan Ricko.
Ibu Santi hanya tersenyum melihat kemesaraan mereka di hadapannya.
"Hmmm, Ibu di sini hanyalah nyamuk bagi kalian berdua, hheehee, kalian sangat romantis. Ini adalah pacaran setelah menikah, rasanya duh bagimama ya pasti kalian merasakan iyaa kan?" tanya Ibu Santi.
Izza hanya tertawa mendengar celetukan Bu Santi.
"Ibu bisa saja tapi benar lho Bu, setelah kami menikah Izza selalu kangen pada dia ehehee" Izza sambil menunjuk kecil pada Ricko.
"Itu artinya Ummi sudah sangat cinta sama Abbi iyakan" goda Ricko membuat Pipi Izza merah.
"Apaan sih Bi" ucap Izza menahan malu.
"Kalian harus tetap rukun, saling melengkapi dan harus menerima kekurangan pasangan masing-masing dari diri kalian, Ibu berharap kalian selalu sehat dan SAMAWA dalam membangun rumah tangga" terang Bu Santi, Izza sama Ricko tersenyum dan mengerti.
"Ibu mau pulang dulu ya, kasian suami Ibu nanti pulang" ucap Bu Santi, ia langsung pergi meninggalkan mereka berdua.
Izza dan Ricko saling menatap lalu tertawa barengan.
"Aku tau kamu pasti lapar, nih aku suapain" ucap Izza ia langsung menyuapi suaminya.
"Aku sangat bahagia bisa mendapatkanmu dan cintamu, Abbi harap Ummi bisa menerima kekurangan Abbi yah" ucap Ricko sambil terus menatap Ke arah istrinya.
"Iya Abbi, Ummi saja masih banyak kekurangannya, Kita saling melengkapi" balas Izza.
"Kamu tau, aku sangat senang bisa berada satu atap sama kamu, dulu aku sempat resah dan gelisah, aku pikir Ummi tidak mau menerima Ta'aruf Abi" jelas Ricko.
"Ummi selalu di nasehati dan selalu di dukung sama Ibu dan Ayah, dia mendukung Ummi bersanding sama Abbi. Godaan mulai muncul ketika Ummi sudah mau menerima Abbi" Ucap Izza Ricko harus begitu lembut dan baiknya Izza.
"Abbi kan tidak membawa harta berlimpah untuk membahagiakan Ummi, hanya jualan kopi keliling saja" jelas Ricko sambil memegang tangan istrinya.
"Bukan harta yang Ummi inginkan dari Abbi, tapi kesetiaan dan kasih sayang juga menerima ummi apa adanya" terang Izza.
Ricko terharu mendengar ucapan Istrinya.
Tak berselang lama suara ketukan pintu begitu keras, membuat Ricko dan Izza kaget.
Pakir ❌. Fakir. ✅
Sipat ❌. Sifat ✅
ga ada bawang nya
bacanya biasa aja kakak 🙏