NovelToon NovelToon
MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)

MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:70.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Maryam Zamany

ini sebuah cerita fiksi, menceritakan perjuangan seorang muslimah yang berusaha mencari arti cinta yang sesungguhnya.

"Saya minta maaf atas kekecewaan kamu Cha, ini semua sudah menjadi qodarulloh, saya harap kamu selalu berharap kepada Alloh, dan tidak mengharapkan saya dengan lebih, tiga minggu lagi mungkin pernikahan saya dan Raysa, saya harap kamu ikhlas." kata Rafan.

Deg!

kata kata Ustadz Rayis mengenai ke dalam hati Acha, Acha hanya memejamkan mata menarik nafas dalam dalam dan membuangnya perlahan, dan kemudian memberanikan diri menonggak kan pandangan nya ke arah Ustadz Rayis.

"In syaa Alloh saya sudah ikhlas Ustadz, soal surat itu saya hanya mengungkapkan, dan tidak mengharapkan balasan." kata Acha berusaha tersenyum.






vote and like adalah semangat Author.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maryam Zamany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

halaman 28

"Assalamu'alaikum?" kata Ku yang awalnya menekan tombol bel.

"Wa'alaikumussalam warohmatullah." suara di dalam terdengar.

"Aduhh semoga aja gak salah." gumam Ku.

Terlihat pria muda yang membukakan pintu, sungguh anggun wajahnya membuat hati teduh saat dipandang.

"Kaya nya salah deh, emang sih dia sangat mirip ke Silfa dan ke Iham juga." batin Ku.

"Wa'alaikumussalam, selamat siang Pak ada yang bisa Saya bantu?" katanya ramah.

"Nak apa benar ini rumah kediaman pak Iham?" kata Ku ramah.

"Siapa Nak?" kata seseorang yang menghampiri Kami.

"Qayyis? Yaa Allah sudah bertahun tahun Kita gak ketemu." kata nya dan memeluk Ku.

"Syukur lah nggak salah alamat lagi." batin Ku.

"Iyaa sobat, Saya baru tau alamat Kamu, udah lama nyari nyari." kata Ku memeluk balik.

"Ini Alki?" kata ku melepas pelukan.

"Iyaa Pak." kata Alki sambil mencium tangan Ku.

"Pantas saja serasa gak asing." batin Ku.

"Yaa Allah udah besar, dulu pas terakhir ketemu usia Kamu masih 12 tahunan." kata Ku mengelus kepala Alki

"Iyaa Kita kan gak ketemunya udah 8 tahunan, masuk masuk." kata Iham.

......................

Kami pun masuk dan terlihat wanita seusia istriku menghampiri Kami, yah dia Silfa sahabat lama istriku.

"Yaa Allah Ustadz Qayyis, gimana kabarnya?" kata Silfa dengan menyatukan kedua tangannya.

"Alhamdulillah baik Silfa." kata Ku.

"Eh duduk duduk." kata Iham mempersilahkan.

......................

"Fathu gak ikut Ustadz?" kata Silfa yang mebawa air.

"Nggak Fa, awalnya beliau mau ikut Saya larang takutnya alamat yang ini belum pasti, soalnya udah berapa kali salah alamat hehe." kata Ku.

"Umi? Abi, pak Qayis, Alki mau ke atas dulu." kata Alki, Kami hanya tersenyum dan mengangguk.

"Sungguh Alki sudah menjadi orang yang bijak dan dewasa." batin Ku.

"Owh iyaa maksud kedatangan Saya kesini, karena saya dengar denger Kalian bakal pindah rumah lagi?" kata Ku.

"Iyaa, lagi pula untuk kenyamanan anak anak juga kan." kata Iham.

"Terus udah nyari tempat tinggal lagi?" kata Ku yang ingin menawarkan ada rumah penghuninya pindah dari komplek A.

"Alhamdulillah udah, Saya pindah ke komplek A No.105." kata Iham.

"Kebetulan rumah Saya komplek A dan nomor 100." kata Ku.

"Wah kebetulan deket." kata Silfa.

"Iyaa Sil, kalo udah tinggal disana sering sering silaturahmi kerumah yaa." kata Ku.

......................

Beberapa jam kemudian selesai lah dari perbincangan.

"Ya sudah Saya pamit." kata Ku.

"Loh kok, tardulu makan dulu Ustadz Qayyis." kata Silfa.

"Iyaa makasih gak usah Sil, kapan kapan tar bertamu lagi bareng Fathu." kata Ku.

......................

Silfa dan Iham pun mengantarkan ku sampai luar rumah.

"Fii amanillah kawan." kata Iham, Aku hanya tersenyum dan mengangguk.

"Assalamu'alaikum." kataku, dan Aku pun memberi klakson pada Mereka.

"Wa'alaikumussalam." kata Mereka.

...****************...

"Astaghfirullah Saya lupa minta nomornya Iham lagi." kata Ku yang sudah sampai di depan rumah.

......................

"Assalamu'alaikum." kata Ku.

"Wa'alaikumussalam warohmatullah." kata Fathma dan anak anak Ku.

"Abii.." kata Acha bahagia dan langsung memeluk Ku.

"Wahh putri Abi, bahagia banget ada apa nih?" kata Ku mencubit hidungnya.

"Acha lulus dong Bi dengan nilai terbaik." kata putri Ku semangat.

"Iyaa doang siapa lagi kan adek nya Bang Rafan ya gak Bi?" kata bang Rafan.

"Putrinya Abi lah." kata Ku.

"Syuttt udah udah, yang bener kebanggaan Kita." kata Fathma yang membawa air untuk Ku.

Kami pun duduk di ruang tamu dan berbincang.

1
Anna Susiana
Ayo.... semangat Cha maju terus pantang takut buat jalan ke depannya
Neti Jalia
nyicil like lagi
Susi Opik
semangat
Susi Opik
semangatt
Susi Opik
nice kak,, semangat terus dlm berkarya
Ana Yulia
Hadir thor, salam Rafa & Ara.
Ayo Thor lanjut terus.. semangat semangat semangat 💪💪💪
Ana Yulia
hadir, semangat up 💪 lanjut lagi
yutantia 10
next
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
panjang bgt penjelasannya😁
TK
next up
zien
semoga sukses selalu💐💐💗💗
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
acha cemburu ni
R.F
cemungut
Neti Jalia
nyicil boom like lagi👍🙏
Andropist
semangat kak
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
udah pas tuh jadi pasutri😊
Andropist
lanjut kak
Ana Yulia
Next thor semangat 💪
yutantia 10
semangat up
Pink Panther
lanjut 2 like👍
kutunggu kelanjutan bomlike kk di novelku Who is He ya😄💕

Tetap saling dukung yuk✨
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!