NovelToon NovelToon
Bukan Cinta Terlarang

Bukan Cinta Terlarang

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:438.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aura Dwi

Kakak angkat ini bertemu setelah 10 tahun berpisah dengan adik angkatnya, bagaimana jadinya setelah pertemuan mereka tumbuh benih - benih cinta.
Lama kelamaan mereka menjalin hubungan backstreet sebagai kekasih bukan hubungan sebagai saudara tanpa diketahui oleh siapapun.

"Ini tidak benar Fer, apa yang kita lakukan salah...dan tidak seharusnya kita melakukan hal sejauh ini...."ucap Alya Putri Pratiwi dengan isak tangis dalam pelukan sang kekasih.

"Ststst....Cinta tidak pernah salah....dan apa yang kita lakukan atas dasar cinta tanpa adanya paksaan....i love you..." hibur Ferdi sang adik sekaligus kekasih Alya.

Hingga hubungan mereka terbongkar oleh orang tuanya. Bagaimana kisah cinta mereka? apakah mereka harus berpisah atau cinta mereka semakin kuat tak terpisahkan?

Ayo baca terus agar tidak penasaran dengan kelanjutan hubungan mereka.

Ini karya pertamaku semoga dapat menghibur para pembaca dan dukung terus dengan like dan votenya ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aura Dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pov Ferdi

Pov ferdi

Pertama kali gue melihat seorang cewek yang gue jemput di bandara, kata orang tua gue dia kakak gue yang sudah lama tinggal di London. Saat bertemu untuk pertama kalinya gue melihat seorang cewek yang begitu cantik gue menatapnya dengan kagum dan terpesona untungnya gue pake kacamata hitam jadi tidak begitu terlihat kalo gue menatapnya tanpa berkedip.

" Hai..." sapanya yang terlihat canggung begitu dia berdiri didepan gue.

" Kalo delay kasih kabar kita nunggu 2 jam disini...!!" sahutku berteriak dengan suara keras dan langsung berdiri pergi meninggalkan cewek itu dan mama.

Sebenarnya gue berteriak seperti itu untuk menutupi kegugupan gue karna begitu terpesona melihatnya.

Malamnya gue mencoba mengancam dia agar pergi secepatnya dari rumah gue tapi ternyata dia malah dengan beraninya nantangin gue, saat itu gue begitu kesal dan geram entah dorongan darimana gue langsung mencium bibirnya sekilas dengan kasar.

Beberapa kali gue memantapkan hati gue untuk mengusir dia dari rumah gue, tapi kenyataan tidak sesuai dengan keinginan hati gue. Bayangan tentang wajahnya yang cantik selalu saja ada didalam pikiran gue bahkan dalam tidur sekalipun.

Pernah waktu gue tidur dan memimpikannya dan ternyata dia yang datang membangunkan gue duduk dipinggir ranjang gue. Tapi gue seperti masih bermimpi hingga saat gue terbangun dari tidurnya gue sadar ternyata gue sedang memeluknya diranjang gue. Gue melihat wajah cantiknya apalagi saat gue melihat bibir ranumnya, gue langsung menciumnya sekilas dan hal itu membuat dia marah secara tidak sengaja dia bilang kalo gue cowok brengsek karna tadi malam sudah mengambil ciuman pertamanya, dalam hati gue sangat bahagia mendengarnya.

Waktu gue mau pergi hang out sama sahabat gue papa nyuruh gue ngajakin dia sebenarnya dia gak mau karna dia gak pernah pergi ketempat seperti itu selama ini, tapi gue maksain dia karna kalo dia gak mau ikut papa ngelarang gue pergi.

Langsung gue suruh dia ganti baju yang udah gue ambil dari lemarinya dan dia terlihat begitu seksi dan menggoda, apalagi saat paginya gue lihat dia dengan baju olahraganya dia terlihat seksi ditambah keringat yang kulihat membasahi kulitnya membuatnya semakin menggoda.

Disana gue ngenalin dia sebagai pacar gue karna gue gak mau sahabat gue tau kalo dia sebenarnya kakak angkat gue. Disana sekali lagi gue mencium bibirnya yang sudah bagaikan candu, dia marah dan bilang minta maaf karna kedatangannya dirumah membuat gue tidak nyaman dan dia akan berusaha menghindariku. Tanpa sengaja gue memecahkan gelas yang gue genggam hingga melukai tangan saat dia bilang akan berusaha menghindariku. Entah kenapa rasanya gue gak terima dia berbicara seperti itu karna gue mau dia ada dihadapan gue apapun yang terjadi.

Hari Senin di sekolah akan diadakan ujian kenaikan kelas dan seharian gue gak ketemu mama sama papa yang pergi kerumah oma hingga pulangnyapun gue tidak tau jam berapa.

Seperti biasa mama membangunkan gue agar segera bersiap, turun dan berangkat sekolah. Setelah selesai bersiap gue turun dan langsung duduk untuk sarapan, rasanya seperti kehilangan dan tidak bersemangat saat Alya gak ada disebelah gue apalagi kata mama ia akan menginap dirumah oma dalam waktu yang lama membuat hati gue begitu sedih karna sepertinya dia memang berusaha menghindariku.

Hari itu karna sedang ujian kami pulang lebih awal, begitu pulang sekolah gue langsung pulang kerumah karna gue merasa tidak bersemangat dan selalu memikirkan Alya. Begitu sampai dirumah gue langsung masuk dan terlihat sang mama sedang membaca majalah diruang keluarga.

" Sudah pulang sayang.." tanya mama begitu melihatku berjalan dan gue hanya mengangguk dan berusaha tersenyum dengan terpaksa dan langsung naik ke lantai atas menuju ke kamar.

Begitu sampai di kamar gue langsung menjatuhkan tubuh diatas tempat tidur dan beristirahat sejenak sebelum nanti akan belajar lagi untuk ujian besok. Gue berusaha menutup mata barang sejenak, tapi ternyata gue sama sekali tidak bisa memejamkan mata barang sejenak padahal tubuh gue sangat lelah.

" Huuuhh..." menghembuskan nafas dengan kasar dan mengusap wajah dengan kedua telapak tangan gue dengan kasar.

" Kenapa lo selalu ada dalam pikiran gue...!" masih mengusap kasar wajah gue hingga menyisir rambut atas gue.

" Kenapa rasanya begitu resah tidak bertemu dengan lo..." gue berbicara sendiri sambil menggelengkan kepala tidak percaya dengan semuanya.

" Harusnya gue seneng lo gak ada dirumah ini." kupejamkan mata dengan rapat untuk menghilangkan rasa sesak didada.

" Arghhh.....!!" gue berteriak dengan keras bahkan gue jambak rambut gue dengan masih dengan bertelentang diatas kasur menatap langit langit kamar.

Karna tidak bisa tidur gue bangun dan duduk masih diatas kasur.

" Bisa gila gue kalo seperti ini...huuhh...!!" menghembuskan nafas ke atas .

' Mending gue mandi biar gak inget sama dia terus' gumam dalam hati dan menganggukkan kepala dan bangkit dari duduk, berjalan ke kamar mandi yanr terletak disamping ranjang.

Selesai mandi gue keluar hanya dengan mengenakan handuk yang gue lilitkan dipinggang sampai diatas lutut, dan menuju lemari untuk mengambil kaos dan celana pendek.

Selesai berpakaian gue keluar menuju balkon kamar dan duduk dikursi malas berusaha memejamkan mata siapa tau dengan duduk di balkon gue bisa tertidur karna terkena semilir angin yang berhembus menerpa kulit.

Kepejamkan mata dan sebentar gue langsung membuka mata.

" Alya..." kupanggil nama orang yang selalu ada di pikiran gue begitu dia ada didepan gue setelah membuka mata.

Gue sangat senang dan langsung memeluk Alya yang sangat gue rindukan begitu juga dia membalas pelukan gue hingga senyuman terbit di bibir.

" Gue kangen banget sama lo..." melepaskan pelukan gue dan menangkup kedua pipinya dan mengelusnya dengan lembut masih dengan senyuman cerah.

" Jangan tinggalin gue..." Alya masih saja diam tanpa membalas perkataan gue.

" Gak Fer...." sahut Alya menggelengkan kepalanya dan melepaskan tangan gue yang menempel dipipinya, dia berusaha pergi dari gue.

Tapi langsung gue tarik tangannya dan langsung menabrak bibirnya dengan bibir gue hingga dia membuka bibirnya dan gue langsung ******* bibirnya dengan cepat memasukkan lidah kedalam mulutnya dan Alya langsung membalasnya. Kami berciuman dengan penuh sayang dan cinta hingga dia melepaskan ciumannya untuk menghirup nafas.

" Gak Fer ini salah...kita gak bisa seperti ini...!" kata Alya.

" Gue cinta sama elo Alya....!!" sahutku dengan tegas.

" Gak..!! lo gak cinta sama gue..lo benci gue..!" Alya melepaskan dirinya dan melangkah mundur.

" Gue cinta lo Alya....!!" gue langsung terbangun dari tidur dengan nafas yang memburu Dan menggelengkan kepala tidak percaya selalu bermimpi seperti itu.

## Visual Ferdi Arya Wijaya

1
Atoen Bumz Bums
knapa aq gak nampak fotonya
Yuskar XI RPL A
buset dah 1 chapter isinya saling peluk pelukan, cuman ditinggal keluar negeri bukan meningggal asw
Suharti Ristie: ini juga komen pake urat
total 1 replies
Novie Louretta
mampir...awalnya karena tertarik dengan judulnya☺
imafe
tuh kan bener ,papa adi cmn ngeprank para readers biar pada dag dig dug😁
eh tunggu2 kok ada nama tiara yg sllu disebut oleh author🤔
imafe
jeng jeng jeng
imafe
mereka yg ngungkapin perasaannya aku yg senyum2 sendiri 🙊🙈
imafe
😭😭😭😭😭😭
imafe
dilraba dilmurat emang the best
bunda azgha
penasaran kenapa alya punya orang tua angkat.
💝💝Nana💝💝
meluncur tho
💝💝Nana💝💝
kok udah tamat aja Thor, ditunggu novel kelanjutannya ya Thor terus semangat
lindafuja
yah kok tamat thor
Riagibran
lanjut thor
💝💝Nana💝💝
akhirnya yang ditunggu-tunggu up juga
Yanuaries kaifer
semoga gak ada pelakor dan pebinor thor aku paling gak suka yang namanya pealor
lindafuja
sehat sll y thor semangat
Pertiwi Tiwi
Perry lm km bucin akut
Pertiwi Tiwi
biar klenger tu si Adi di tinggal istri sama anakya
Pertiwi Tiwi
wah jahat km papa adi
Pertiwi Tiwi
dosa org tua kalau sampe mereka di pisahkan.apalagi mereka sudah bobok bareng
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!