NovelToon NovelToon
Rock Lee Kebangkitan Cheat Di Konoha

Rock Lee Kebangkitan Cheat Di Konoha

Status: sedang berlangsung
Genre:Naruto / Sistem
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: Billy Author

Raymond yang dulunya penduduk bumi, mendapati dirinya bereinkarnasi menjadi Rock Lee di anime Naruto. Dalam kepanikannya menerima kenyataan, tiba-tiba dia membalikkan cheat yang dulu dia buat saat main game mobil sewaktu di bumi. Regenerasi tak terbatas dan kebal terhadap ilusi genjutsu. Uchiha Madara: Sialan apakah dia masih manusia. Penulis : hallo semua, saya ingin bersenang-senang membuat novel fanfic ini, selamat membaca..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Billy Author, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28: Evaluasi di Balik Bayang-bayang dan Ambang Hari Ketiga

Ransum kering pembekalan ninja itu terasa hambar dan kesat di tenggorokan, namun tidak ada satu pun dari anggota Tim Guy yang mengeluh. Di dalam situasi Ujian Chunin seperti ini, makanan bukanlah soal rasa, melainkan bahan bakar murni untuk bertahan hidup. Kunyahan demi kunyahan terdengar ritmis di dalam rongga pohon raksasa yang remang-remang, beradu dengan suara angin pagi yang mulai menghalau sisa-sisa kabut tebal dari dasar hutan.

Tenten menenggak air dari botol kulitnya dengan rakus, membiarkan beberapa tetes air dingin membasahi dagu dan lehernya yang berdebu. Dia menyandarkan punggungnya pada dinding kayu yang kasar, mengembuskan napas panjang yang terdengar sangat lega.

"Kalian tahu..." Tenten memulai percakapan, matanya menatap langit-langit rongga pohon dengan pandangan menerawang. "Mengingat apa yang terjadi semalam, aku merasa kita ini seperti sekelompok orang aneh. Di saat tim lain bersembunyi ketakutan atau mengendap-endap mencari mangsa yang lemah, kita malah berduel satu lawan satu dengan monster dari desa tetangga yang membawa gentong pasir raksasa."

Lee yang baru saja menghabiskan bagian makanannya tersenyum lebar, menunjukkan deretan giginya yang putih bersih. "Haha! Jangan begitu, Tenten! Itu bukanlah kegilaan, melainkan benturan semangat masa muda yang tidak bisa dibendung! Pertarungan semalam memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi perkembangan fisikku!"

Neji melirik Lee dari sudut matanya, ekspresinya masih sedingin es, namun ada sedikit kedutan di alisnya yang menandakan bahwa dia tidak sepenuhnya acuh. "Pelajaran, katamu? Kamu hampir saja memicu pelepasan entitas chakra yang bisa meratakan area ini, Lee. Jika kedua rekannya tidak menariknya mundur, kita mungkin terpaksa harus menggunakan teknik pelarian darurat hanya untuk bertahan hidup dari amukannya."

"Tapi kenyataannya mereka mundur, bukan?" sahut Lee sambil melonggarkan sedikit ikatan perban di telapak tangannya yang mulai mengendur. Wajah kotaknya tidak lagi menunjukkan ekspresi komikal, melainkan sebuah ketenangan yang sangat matang. "Dia adalah tipe petarung yang emosinya sangat tidak stabil. Ketika pertahanan mutlaknya retak, mentalnya ikut hancur. Orang seperti itu... sekuat apa pun chakranya, memiliki celah besar yang bisa dimanfaatkan."

Neji terdiam sekilas. Dia meletakkan sisa ransumnya di atas selembar daun bersih, lalu melipat kakinya untuk mengambil posisi meditasi. "Kamu terlalu percaya diri dengan kemampuan analisismu. Di dalam pertarungan hidup dan mati yang sesungguhnya, satu kesalahan kecil dalam membaca emosi lawan bisa berakibat pada kematian yang instan. Kamu beruntung semalam, Lee. Hanya beruntung."

"Keberuntungan adalah bagian dari kekuatan, Neji," jawab Lee pelan, suaranya terdengar sangat santai namun memiliki penekanan yang tidak bisa dibantah. Atas kendali Reymond, karakter Rock Lee ini tidak lagi menjadi seorang pemuda yang hanya tahu cara berteriak tentang kerja keras, melainkan seorang predator taktis yang tahu kapan harus menyembunyikan taringnya.

Di dalam kepalanya, Reymond membuka panel status sistem yang sunyi. Layar transparan itu hanya menampilkan grafik fluktuasi chakra dan pemulihan serat ototnya yang bergerak di angka 100%. Tidak ada pesan selamat, tidak ada poin hadiah yang bertambah, dan tidak ada fungsi toko untuk membeli jutsu instan. Sistem ini benar-benar hanya sebuah cermin analitis yang dingin, sebuah alat ukur yang tidak memiliki emosi.

Tetap tidak ada perubahan, batin Reymond sambil menutup panel tersebut dengan lambaian pikiran. Baguslah. Aku tidak membutuhkan hadiah instan yang bisa merusak keseimbangan aliran chakra asliku. Kemampuan untuk memantau batas biologis tubuh ini secara real-time sudah lebih dari cukup untuk membuatku melampaui batas manusia biasa.

Tenten memperhatikan interaksi kedua rekannya dengan senyum kecut yang menghiasi bibirnya. Dia melempar sebuah ranting kecil ke arah Lee, mendarat tepat di atas dahan di dekat kakinya. "Hei, manusia otot. Daripada kamu terus berdebat dengan Neji tentang filsafat bertarung, lebih baik kamu membantuku memeriksa sisa persediaan senjata kita. Kita masih punya waktu dua hari lagi di dalam hutan ini sebelum gerbang menara ditutup."

Lee menoleh, ekspresi cerianya kembali dalam sekejap. "Tentu saja, Tenten! Memeriksa senjata adalah bagian dari disiplin masa muda yang tidak boleh diabaikan!"

Tenten menggelar sebuah gulungan segel berukuran sedang di atas tanah berlumpur di tengah-tengah mereka. Dengan satu hentakan chakra yang halus dari telapak tangannya, asap putih kecil mengepul, memunculkan puluhan bilah kunai, shuriken, dan beberapa gulungan kertas peledak yang masih rapi.

"Persediaan jepretan kawatku tinggal sedikit," gumam Tenten sambil menghitung bilah besi dengan ujung jarinya. "Pertarungan di hari pertama membuatku membuang terlalu banyak senjata untuk menjebak tim dari Amegakure itu. Tapi untuk persediaan kunai dan kertas peledak, kita masih dalam kondisi aman. Bagaimana dengan kondisi senjatamu, Lee? Perban tanganmu tampak robek di beberapa bagian."

Lee mengangkat kedua tangannya, memperlihatkan kain perban putih yang membungkus lengan hingga ke jari-jarinya. Beberapa bagian kain memang tampak hangus dan menipis akibat gesekan suhu tinggi saat dia menembus pertahanan pasir Gaara. "Ah, ini hanya masalah kecil. Kain perban ini bisa diganti dengan mudah. Yang terpenting adalah tulang dan persendian di bawahnya tidak mengalami pergeseran sedikit pun."

Neji membuka satu matanya, mengamati pergerakan tangan Lee yang sedang membuka lilitan kain perban yang rusak. Melalui sisa kepekaan instingnya, Neji bisa merasakan bahwa di bawah kulit Lee yang tampak biasa itu, terdapat struktur otot yang kepadatannya menyerupai serat kayu purba—sesuatu yang tidak mungkin didapatkan hanya dengan melakukan ribuan kali pukulan ke batang pohon biasa.

"Hari ketiga akan segera dimulai," suara Neji memecah keheningan, terdengar berat dan sarat akan kewaspadaan. "Tim-tim yang berhasil bertahan hingga hari ini adalah mereka yang memiliki kemampuan bertahan hidup tingkat tinggi, atau mereka yang cukup kejam untuk membantai tim lain demi kesenangan. Kita tidak boleh lengah sedikit pun saat bergerak menuju menara pusat nanti."

"Aku mengerti, Neji," kata Tenten sambil merapikan kembali senjata-senjatanya ke dalam gulungan. "Kita sudah memiliki kedua gulungan yang dibutuhkan. Target utama kita sekarang adalah mencapai menara tanpa perlu terlibat dalam konflik yang tidak perlu. Kita harus menghemat energi untuk babak penyisihan ketiga nanti."

Lee mengangguk setuju, mengikatkan kain perban baru yang bersih ke pergelangan tangannya dengan gigitan ujung kain yang kencang. "Benar sekali! Masa muda kita harus disimpan untuk panggung utama di mana seluruh dunia akan menyaksikannya!"

Matahari kini telah naik sepenuhnya, menembus sela-sela daun raksasa dan membentuk garis-garis cahaya vertikal yang menerangi rongga pohon tempat mereka berlindung. Sisa-sisa badai semalam telah berlalu, namun atmosfer persaingan di dalam Hutan Kematian justru terasa semakin pekat dan menyesakkan dada.

1
aldo
lanjut author 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
The Music
lanjut lagi 🔥🔥🔥
Hadi Hadi
mantap 👍
Andi Akhasay: Mampir kak ke ceritaku.
total 1 replies
Aisyah Suyuti
goof👍
waktunya comeback
menarik
Hadi Hadi
good 👍
The Music
semangat thor👍🔥🔥
Hadi Hadi
mantap 👍👍
Hadi Hadi
up up up 😍😍
Hadi Hadi
is good 👍👍
Hadi Hadi
up up up 💪
Hadi Hadi
semangat 💪
Hadi Hadi
semangat
Hadi Hadi
good 👍👍
Hadi Hadi
lanjut 💪
Hadi Hadi
up up up 👍👍
Hadi Hadi
sikat 💪
Hadi Hadi
mantap 💪
Hadi Hadi
up up up 💪
Hadi Hadi
good 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!