Penyesalan yang selalu datang terlambat! Carla Magnolia Haines, menyesal meninggalkan suaminya demi pria yang ia pikir mencintainya, ternyata hanya menginginkan warisannya.
Saat ia mati ditangan pria yang ia pikir tulus mencintainya, barulah ia tahu suami kejam dan yang ia anggap terlalu kasar padanya, ternyata pria yang sangat tulus mencintainya.
Apakah waktu bisa diulang? ia ingin mengulang waktu bersama dengan suami kejamnya, dan mendengarkan suami kejamnya itu, dan bahkan akan membiasakan dirinya menerima sikap posesif suaminya padanya.
Aku ingin kembali! bhatin Carla penuh harap saat ia menutup matanya.
Akankah Carla dapat kembali lagi bersama suaminya, untuk mengulang waktu kebersamaan mereka, yang telah terbuang diantara mereka berdua, karena ulah orang ketiga menghancurkan rumah tangga mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 28
"Butler, tenang saja! aku tidak akan melarikan diri lagi! percayalah!" sembari memperlihatkan senyuman ramahnya, Carla melunakkan perasaan ragu Butler, untuk membiarkannya keluar Mansion.
Butler menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, ia terlihat sangat bimbang mempercayai perkataan Carla.
"Aku hanya sebentar saja! aku akan segera pulang, setelah aku selesai membeli jam tangan Alexander!" kata Carla lagi dengan suara yang terdengar lembut dan ramah.
"Oh, baiklah! Nyonya harus segera langsung pulang!"
"Ya, setelah selesai urusan ku, aku segera pulang!" jawab Carla.
"Maaf, sebenarnya aku tidak mencurigai Nyonya, aku hanya merasa, Nyonya terlihat sedih, karena sebelumnya bertengkar dengan Tuan Alford, lalu Nyonya mencoba melarikan diri sebelumnya!"
Carla semakin tersenyum mendengar nada khawatir Butler, karena memang sebelumnya ia dan Alexander bertengkar.
Itu terjadi, saat ia belum kembali dari kehidupan sebelumnya.
"Jangan khawatir, aku tidak akan melarikan diri lagi seperti sebelumnya! aku sudah menyadari kesalahanku, dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi!"
"Oh, baiklah! hati-hati dijalan, Nyonya! ingat cepat pulang!" pesan Butler sebelum Carla melangkah keluar dari Mansion.
Butler melihat mobil pribadi, khusus yang diberikan Alexander lengkap dengan sopirnya untuk Carla, jika Carla keluar Mansion perlahan membawa Carla keluar dari pekarangan Mansion.
Carla memberitahu alamat toko jam tangan terkenal di kota mereka kepada sopirnya, agar membawanya ke sana.
"Baik, Nyonya!" jawab sopir Carla dengan patuh.
Carla melemparkan pandangan matanya keluar jendela mobil, ia merasa senang dapat melihat kembali suasana ibukota seperti di kehidupannya sebelumnya.
Ia ingat dikehidupan sebelumnya, hari ini Alexander mengerahkan anak buahnya, untuk mengintai musuh yang dicurigai Alexander ke sekitar gedung terbengkalai.
Carla tersenyum memikirkan Lilian dan Edgar, beserta Ayahnya sedang menunggunya di sana.
Ia akan menantikan, bagaimana marahnya keluarga Ayahnya itu menunggunya di sana tidak muncul seharian.
Carla memegang erat tas tangannya, memikirkan benda besi yang diberikan Alexander padanya, akan membuat kehidupannya berubah, dari kehidupan sebelumnya.
Ia telah memegang erat tangan suami kejamnya, yang akan menjadi perisainya dikehidupan ini.
Dendamnya perlahan akan ia perhitungkan pada keluarga Ayahnya tersebut.
"Nyonya, sudah sampai!"
Carla mengedipkan matanya mendengar suara sopirnya, membuyarkan lamunannya memikirkan kehidupan tragis yang ia alami dikehidupan sebelumnya.
"Oh, terimakasih Simon!"
Carla disambut Manajer toko, begitu kakinya melangkah di pintu toko jam bermerek tersebut.
"Selamat datang, Nyonya!"
"Aku ingin melihat jam tangan pria edisi terbatas!" kata Carla melangkah ke ruang khusus VIP.
Manajer toko langsung sigap mendengar apa yang dikatakan Carla, ia langsung mengarahkan Carla untuk duduk ke sofa VIP toko.
"Silahkan duduk dengan santai, Nyonya! saya akan membawakan beberapa jam tangan edisi terbatas andalan toko kami!"
Begitu Manajer toko melangkah meninggalkan Carla, untuk rekomendasikan beberapa jam tangan kepada Carla, seorang pegawai toko masuk membawa secangkir teh dan camilan untuk Carla.
"Silahkan, Nyonya!"
"Terimakasih!" ucap Carla.
Ia tahu pelayanan di toko tersebut, akan melayani pelanggan VIP dengan istimewa.
Carla meraih cangkir teh, kemudian menyesap sedikit teh hangat itu, lalu kembali meletakkan cangkir teh ke atas tatakannya.
Manajer toko datang membawa sebuah baki berisi beberapa model jam tangan edisi terbatas diatasnya, lalu meletakkan baki ke atas meja sofa.
"Ini keluaran terbaru, Nyonya!"
Mata Carla berbinar melihat lima model jam tangan, yang diperlihatkan Manajer toko padanya.
Carla meraih salah satu jam tersebut.
Ia membayangkan jam itu melingkar di pergelangan tangan Alexander, pasti penampilan Alexander terlihat semakin tampan.
Carla senyum-senyum sendiri membayangkan Alexander merasa sangat senang sekali, mendapatkan hadiah jam tangan darinya.
"Aku mau yang ini!" kata Carla, setelah ia melihat satu persatu jam tangan itu.
"Pilihan Nyonya sangat jeli sekali, ini model terbaru, dan baru pertama kali di pasarkan di seluruh dunia!"
Wajah Carla berbinar mendengar apa yang dikatakan Manajer toko, "Baguslah! aku merasa sangat puas!"
Carla kemudian memberikan kartu hitamnya untuk membayar jam tangan tersebut.
Bersambung........
tapi Clara nya tak ngeh dari awal🤣🤣🤣🤣🤣
napa terlalu lama nungul ya???