NovelToon NovelToon
Jodohku Tetanggaku

Jodohku Tetanggaku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:115.3k
Nilai: 4.6
Nama Author: dewi indra

Apa jadinya jika tetangga samping rumahmu adalah jodoh yang di utus Tuhan untukmu?

Awal pertemuan Tasya dengan Aldo di sebuah gang sempit tempat di mana sebuah kejadian yang menimpa Tasya. Namun untungnya seorang pria yang bernama Aldo datang menolongnya, dan disanalah awal pertemuan dan kisah cinta mereka akan di mulai.

Akan tetapi disaat Tasya sudah menjalani kasih dengan Aldo, disana pihak orang tua dari Tasya malah tidak merestui dan menentang hubungan mereka berdua.

Lalu akankah hubungan mereka berdua berjalan dengan baik? Apakah mereka bisa melewati cobaan dan lika-liku kisah cinta Mereka?

Penuh masalah dan pertentangan, ikuti kisah romantis dari kedua insan ini dalam cerita jodohku tetanggaku!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi indra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

027

Jam 06.00

Tasya terbangun dari tidurnya karena mendengar suara dering hp miliknya yang terus berbunyi.

Tasya mencoba menteralkan penglihatannya karena matanya terasa begitu berat, ia mencoba menajamkan penglihatannya yang masih sedikit buram.

"Siapa sih pagi-pagi begini udah nelpon." Gumam Tasya dengan suara serak basahnya.

Tasya mengucek matanya lalu menggeser tombol hijau pada layar hpnya itu.

"Pagi Tasya." Suara Endrow yang terdengar di sebrang telepon tersebut.

Tasya menjauhkan sedikit hpnya karena mendengar suara keras yang di keluarkan Endrow.

"Hallo ada apa Endrow." Ucap Tasya

"Tasya kamu sudah bangun belum?"

"Ini baru bangun, ada apa?"

"Ngak ada apa-apa sih cuman pengen bangunin kamu aja, pagi ini kita berangkat bareng ya ke kantor." Ucap Endrow.

"Iya kita berangkat bareng, aku juga mau kasih dokumen sama berkas-berkas ini ke ruangannya pak bos sengaja aku dateng lebih pagi takut ketemu pak bos." Ucap Tasya.

"Aku denger sekarang ada rapat direksi, mungkin pak bos dateng telat ke kantor."

"Aku ngak tahu mungkin aja, semoga aja dateng telat supaya aku ngak ketemu dia."

"Iya semoga ngak ketemu ya." Ucap Endrow.

"Ya udah Drow aku mau siapin baju pake ke kantor aku tutup telponnya dulu ya."

"Yah cepet banget tutup telpon, aku kan baru aja bicara sama kamu."

"Kan nanti ketemu, kita bisa bicara di jalan." Ucap Tasya.

"Ya udah deh, sampai ketemu nanti."

"Iya Drow."

Sambungan telpon itu pun terputus, Tasya bangkit dari tempat tidur berjalan menuju ke arah lemari pakaian.

Sekarang Tasya memilih baju batik motif bunga dengan lengan pendek, dan di padukan dengan rok pendek berwarna biru tua.

Setelah menemukan baju seragam yang pas untuk di gunakan ke kantor, Tasya akhirnya memutuskan untuk mandi lebih pagi.

Tasya melangkahkan kakinya menuju ke arah kamar mandi, dengan menenteng baju seragam kerjanya.

Butuh waktu cukup lama untuk Tasya mandi, ia pagi ini sengaja berendam air hangat dan mencampurkan air tersebut dengan sabun mint agar tubuh Tasya merasakan sedikit kesegaran.

Beberapa menit kemudian Tasya sudah selesai dengan ritual mandi paginya, ia membungkus rambutnya dengan handuk tebal, Tasya melangkahkan kakinya berjalan menuju ke arah meja rias.

Tasya melihat pantulan dirinya di cermin, ia melihat pantulan bentuk tubuhnya yang terlihat pas dengan balutan seragam kerjanya.

Tasya mendaratkan bokongnya di atas kursi melepas handuk yang melilit pada rambutnya, ia mengambil hairdryer di dalam laci lalu mulai menggunakan hairdryer tersebut untuk mengeringkan rambutnya.

Hampir 30 menit Tasya berkutat di depan cermin besar yang terletak di meja riasnya itu, makeup yang Tasya gunakan cukup natural ia sedikit menambahkan lipstik dan lipglos pada bibirnya.

Setelah di rasa cukup Tasya langsung bangkit dari duduknya, Tasya sengaja mengerai rambut panjangnya karena menurut Tasya ia lebih terlihat dewasa dengan rambut yang di gerai seperti itu.

Tasya mengambil berkas dan dokumen miliknya tersebut lalu memasukannya ke dalam tas kerja setelah itu ia menggunakan sepatu pantofel.

"Sudah selesai deh." Ucap Tasya.

Tasya keluar dari kamarnya berjalan dengan anggun menuruni anak tangga.

Saat Tasya berjalan menuju ke arah ruang makan, mata Tasya langsung mengarah ke sosok pria yang sedang berbincang ria dengan sang nenek sambil sesekali tertawa.

Siapa lagi kalau bukan Endrow Tasya memutar matanya karena merasa jengah melihat Endrow yang mencuri perhatian dari sang nenek.

"Kapan dia datang." Batin Tasya.

Tasya berjalan mendekat ke arah Endrow, Endrow yang melihat kedatangan Tasya hanya bisa diam terpaku dengan wajah Tasya yang cantik.

"Kamu kapan datang? kok ngak SMS aku." Ucap Tasya sambil tersenyum ke arah Endrow.

Endrow gelagapan saat di tanya seperti itu oleh Tasya.

"Nak Endrow baru saja datang tadi dia udah panggil-panggil kamu, tapi kamu ngak turun-turun dari kamar ya udah nenek suruh nak Endrow masuk, sekalian ngajak nak Endrow sarapan bareng." Ucap Rohdia.

Tasya hanya manggut-manggut mendengar penjelasan sang nenek.

Tasya mendaratkan bokongnya di atas kursi ia mulai mengambil roti dan mengoleskan selai di atas roti.

"Nak Endrow ayo makan sarapannya." Ucap Rohdia.

Endrow mengalihkan tatapannya saat mendengar suara Rohdia.

"Iya nek terimakasih." Ucap Endrow.

Tasya diam sambil memakan roti yang ada di tangannya, sedangkan Endrow dari tadi terus saja menatap ke arah Tasya.

"Hmm.. kalian satu kantor ya?" Tanya Rohdia

"Iya nek." Jawab Tasya.

"Pantesan tapi nenek kaya pernah lihat nak Endrow sebelumnya tapi dimana ya." Ucap Rohdia sambil berpikir.

"Kita kan pernah ketemu Endrow di bandara waktu itu aku ngak sengaja nabrak dia masak nenek lupa." Ucap Tasya.

"Oh iya nenek baru inget, nak Endrow ini sangat tampan ya." Ucap Rohdia sambil tersenyum ke arah Endrow.

Endrow hanya tersenyum malu karena mendengar pujian Rohdia.

"Nenek sudah tua masa sukanya sama daun muda." Ucap Tasya sambil melirik ke arah sang nenek.

"Nenek hanya memuji nak Endrow kamu kok kesel gitu." Ucap Rohdia sambil tersenyum ke arah Tasya.

"Aduh nenek siapa yang kesel cobak." Ucap Tasya sambil memutar bola matanya.

Endrow hanya tersenyum mendengar pertengkaran dua wanita itu.

"Nak Endrow tinggal dimana?" Tanya Rohdia.

"Di perumahan indah nek." Ucap Endrow.

"Oh deket nenek kira rumah nak Endrow jauh." Ucap Rohdia.

"Ngak nek, saya tinggal di sana karena jarak kantor dekat dengan rumah saya." Ucap Endrow.

"Nak Endrow tinggal bareng orang tua?"

"Nenek kok Endorw di interview gitu sih." Ucap Tasya.

Endrow hanya tertawa mendengar ucapan Tasya.

"Nggak nek kebetulan saya tinggal sendiri orang tua saya tinggal di luar negeri." Jawab Endrow.

"Memangnya apa pekerjaan orang tua kamu?" Tanya Rohdia

"Ayah saya seorang Pengusahaan dan ibu saya seorang desainer." Ucap Endrow.

"Wah jadi orang tua kamu semuanya bekerja ya, lalu kenapa kamu malah memilih kerja di sini?"

"Karena saya ingin mencari pengalaman nek, saya ingin berusaha sendiri tanpa campur tangan orang tua saya." Ucap Endrow.

"Anak yang hebat nenek suka dengan anak muda seperti ini."

"Nenek bisa aja." Ucap Endrow malu-malu.

"Tasya kalau mau pilih calon suami kaya nak Endrow pekerja keras." Ucap Rohdia sambil menatap ke arah Tasya yang sedang asik memakan roti.

"Apaan sih nek, orang aku masih muda mana kepikiran nikah." Ucap Tasya.

"Kan nanti kalau umur kamu sudah matang bisa cari nak Endrow." Ucap Rohdia.

"Duh nenek melantur, Endrow kita berangkat yuk kebetulan aku sudah selesai makan." Ucap Tasya lalu bangkit dari duduknya di ikuti dengan Endrow.

"Kok cepet banget." Ucap Rohdia.

"Udah telat nek, aku berangkat dulu ya." Ucap Tasya sambil mencium pipi kiri sang nenek.

"Saya pamit nek." Ucap Endrow sambil menyalim tangan Rohdia.

"Kalian hati-hati inget makan siang." Ucap Rohdia berteriak.

1
Lucky
siap kak😊
Jepri Sal
ok d tunggu
Arni Said
lanjut....bikin penasaran....
Arni Said
ceritanya menarik...
Susi Ana
jempol hadir, mampir ya
Ellaa🎭
lanjut yaa🥰

salam -Kay and Say-
Elisabeth Ratna Susanti
like👍
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
el Nabil
keren banget 👍
Akira ✨
like 😉
Eda Sally
keren say😍
Hesti Heryanti
MENGINTIP JODOHKU SELALU LIKEEEEEEEE KAK.
maafkan telat"yh. tp, pasti aku mampir kok.


semangat dan sehat selalu kak.
salam kangen dari Amera..
mengintip Jodohku sudah up loh 😍
Caramelatte
semangat upnya thor!
Salam –Belong to Esme–
Hesti Heryanti
maafkan terlambat
salam hangat Mengintip Jodohku kak
selalu like dan support 🥰

yuk mampir lagi kak.
sudah up loh
Atikah Kah
episode 41
Hiatus
lanjut
Lucky: Siap kak🙏
total 1 replies
el Nabil
like tetap semangat

salam hangat dari 🌺 IMPIAN GADIS MANIS
Lucky: siap kak🤗🙏
total 1 replies
Ellaa🎭
next up thor 💪🌹
mampir K&S dah uppppp
Lucky: mksih kak🙏🤗
total 1 replies
Umi Yan
Semangat, ditunggu lagi up terbarunya kak😊💪
Lucky: Siap kak🤗
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
suka👍
Lucky: mksih kak🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!