Raspati adalah keturunan dari Yang Mulia Rajapati Bagaskara, yang merupakan keturunan terakhir yang mewarisi semua ilmu dan harta kekayaan yang ada didalam cincin ruang, dia hidup Alam Manusia yang hidup normal seperti manusia pada umumnya, perubahan hidupnya terjadi ketika mendapat hadiah cincin giok pada ulang tahunnya yang ke 10 pemberian ayahnya.
Sejak kecil hingga dia di didik dan di bimbing menjadi kultivator oleh seorang kakek yang berasal bukan dari Alam Manusia.. namanya Kelud yang merupakan bangsa Jin yang tinggal didalam cincin gioknya dia adalah seorang Kultivator terkuat di alamnya yaitu alam Jin atau Kultivator.
Kakek Kelud mengajarkan Raspati bagaimana mengolah tubuh sampai dia menjadi kultivator di dunia kultivator/alam Jin dan Pengusaha sukses di Alam Manusia, sedangkan di Alam Kultivator Raspatinya sebagai Penguasa Alam di dua Lapis Langit sebagai Mahadewa.
Pada season 1 ini menceritakan sedetail mungkin bagaimana Raspati memperoleh kekuatan.. jadi mohon sabar ya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miaqih_Ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hambatan dalam Kultivasi
Kemudian dia pun keluar dari kamar untuk makan malam, setelah makan malam dan nonton TV sambil ngobrol dengan orangtuanya dia kembali ke kamarnya dan mempelajari skripsi yang telah dibuatnya. Setelah dua jam memperdalam pemahamannya terhadap isi skripsi yanng dibuat dia pun tidur.
Satu bulan kemudian.. Selama itu Raspati melakukan kegiatan rutinnya seperti biasa latihan olah tubuh, mempelajari dan memahami scara detail skripsi yang telah dibuatnya, dia mengkonsumsi 3 pil setiap minggunya dan total telah habiskan sebanyak 12 butir pil penambah energi.
Tingkat kultivasinya pun sudah mencapai Pengendali cakra tahap akhir Dua, Raspati telah naik 2 tahapan kecil di Pengendali Cakra tahap akhir dan dia telah menstabilkan Pondasi kultivasinya dengan mengkonsolidasikan pada Tubuh Cakra Mahadewa nya.
Pada pagi hari 30 hari menjelang sidang skripsi pagi harinya seperti biasa kegiatan rutin sehabis shubuh dia lari keliling komplek 15 putaran, ini lebih sedikit dibanding sebelumnya karena dia menambah bobot berat beban menjadi 20Kg.
Jadi masing masing kantong berisi lempengan besi berlapis seberat 4 Kg, di pergelangan kaki, tangan dan rompi (Bukan rompi halimunan yaa.. tapi rompi yang biasa dipakai mirip kaos oblong), kemudian dia push up sit up dan squat jump 25 kali.
Dia ingin mencoba mengkonsolidasi kestabilan tubuhnya dan energi cakra dengan bobot berat beban yang dimulainya berdasarkan saran dari kekek Kelud karena dia memiliki rencana kedepannya dengan kestabilan fisiknya. Pertama kali dia mencoba dengan beban 20 Kg dia berhasil melakukan semua latihannya tanpa hambatan.
Setelah itu dia melakukan tehnik pernapasan dan mengkonsumsi satu butir pil penambah energi cakra dan mengalirkan energi cakranya keseluruh jaringan 9 titik sumbunya/meridiannya yang telah terbuka semua secara sempurna.
[enaknya istilah 9 titik sumbu diganti aja yah.. dengan meridian biar lebih ringkas].
Dua hari berikutnya di mengkonsumsi satu butir pil penambah energi cakra setelah menyerap dan mengalirkan energi cakranya ke jaringan meridiannya, dia merasakan kembali gejolak energi cakranya tiba tiba terdengar dentuman ringan teredam 'DER' ini menandakan bahwa dia telah berhasil naik tahapan ke Pengendali Cakra tahap akhir 3.
Dia mulai menstabilkan pondasi kultivasinya dengan mengkonsolidasinya pada tubuh cakra Mahadewa nya, setelah merasa stabil Raspati terus membersihkan diri setelah selesai dia langsung keluar dari kamarnya terus sarapan.
Setelah sarapan dia pun lalu kembali kekamarnya untuk meneruskan membaca dan memahami isi skripsinya semendalam mungkin agar pada saat sidang skripsi nanti dia bisa menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan isi dari skripsi yang telah dia buat.
Hal ini terus di lakukan setiap harinya selama seminggu, latihan dilakukan seperti biasa hanya saja jumlah putaran untuk lari sudah kembali menjadi 25 kali putaran, push up sit up dan squat jump 100 kali karena dia telah menstabilkan fisiknya dengan berat beban tersebut.
Dalam seminggu ini dia telah mengkonsumsi 3 pil penambah energi dan dia pun kembali merasakan gejolak energi cakranya setelah melakukan penyerapan ketiga Pil tersebut dan langsung mengalirkan energi cakranya yang telah terkumpul di wadah cakra ke seluruh titik meridiannya.
Kembali terdengar suara dentuman yang teredam "DHEMM..", ternyata Raspati berhasil naik satu tahap kecil menjadi Pengendali Cakra tahap akhir 4 dan langsung saja dia menstabilkan pondasi kultivasinya dengan melakukan penyaluran energi cakra yang tersisa keseluruh meridiannya kembali hingga merasa gejolak energi cakranya stabil.
Pada satu minggu berikutnya pun dia mengkonsumsi 3 pil penambah energi cakra lagi dan tingkat kultivasinya telah naik menjadi Pengendali Cakra tahap akhir 5, selama satu minggu terakhir menjelang sidang skripsi.. Raspati di sibukkan dengan kegiatan kampusnya untuk bertemu dengan teman temannya menanyakan kabar dan mendiskusikan permasalahan mereka mengenai tema skripsi yang telah mereka kerjakan.
Bagus, Arman, Yudi dan Gatot yang pada awalnya merasa gugup dan tegang menghadapi sidang skripsi 4 hari akan datang... setelah mereka saling berdiskusi dengan Raspati perasaan mereka merasa lebih tenang, karena Raspati memberikan beberapa saran yang membuat mereka dapat memahami lebih dalam mengenai skripsi yang mereka buat.
Pada satu hari menjelang sidang skripsi.. setelah sarapan di kamarnya Raspati telah mengkonsumsi 3 pil penambah energi yang tersisa, dia merasa frustasi belum dapat menaikkan tingkat kultivasinya ke Cakra Perunggu meskipun dia telah menggunakan seluruh energi cakra yang terkumpul di wadah cakranya dan mengalirkan ke seluruh titik meridiannya tetap tidak ada gejala atau gejolak akan naik tingkat.
Akhirnya dia memanggil kakek Kelud untuk meminta sarannya, "Maaf kek mengganggu.." sapa Raspati.
"Tidak apa cucuku apa kamu menemukan kesulitan?" tanya nya.
"Iya kek.. padahal aku sudah menggunakan semua pil penambah energi cakra dan menyalurkan ke semua meridianku tapi masih belum ada gejolak energi untuk naik level" jawab Raspati dengan nada gusar.
"Cucuku, bagi semua kultivator sudah sangat normal jika ingin menaikkan tingkat kultivasinya pasti akan mengalami hambatan sepertimu akan kurangnya energi cakra yang dibutuhkan, karena semakin tinggi tingkat kultivasi maka semakin besar energi cakra yang dibutuhkan.. Itupun disebabkan wadah cakra yang dimiliki semakin besar pula".
"Jadi.. kendala yang kamu hadapi itu karena wadah energi cakra yang membesar dan besarnya energi cakra yang dibutuhkan juga" jelas kakek Kelud.
"Ooh begitu kek.. Terus bagaimana kek solusinya padahal tinggal sedikit lagi aku naik ke Cakra Perunggu" tanya Raspati pasrah.
Kakek Kelud tersenyum melihat wajah Raspati yang pasrah karena sudah kehabisan pil penambah energi "Pati cucuku.. Kakek punya pil penambah energi cakra tapi ini kualitasnya berbeda dari yang biasa kamu gunakan, pil ini sebenarnya bagus digunakan oleh Kultivator Ranah Menengah" ujar kakek Kelud.
"Berbeda... Kultivator Ranah Menengah? maksudnya apa tuh kek? apakah sama seperti sekolah ada tingkatannya? sekolah dasar [SD] sekolah menengah pertama [SMP] dan sekolah sekolah lanjut tingkat atas [SLTA] gitu kek?" tanya Raspati.
"Persis seperti itu.." jawab kakek Kelud "Kamu cucuku.. masih di Kultivator Ranah Pemula, Ranah Pemula itu seperti Pembentuk Cakra, Pengendali Cakra. Selanjutnya ke Ranah Dasar seperti Cakra Perunggu, Cakra Perak dan Cakra Emas. Diatas Cakra Emas masuk ke Ranah Menengah ada lagi Ranah Atas, Ranah Dewa dan yang tertinggi adalah Ranah Mahadewa" tambah kakek Kelud.
"Waaaaaaahhhh banyak banget tingkatannya kek, persis dari SMA ke Universitas ada yang S1, S2 dan S3 paling tinggi" ujar Raspati termangap mangap mendengar penjelasan kakek Kelud.
"Kalo boleh tahu kakek Kelud sudah masuk Ranah apa dan tingkatan yang mana?" tanya Raspati,
"Kakek masih dibawah lelehurmu cucuku.. Ranah Dewa, kalau leluhurmu di Ranah Mahadewa" jawab kakek Kelud.
"Waw.. berarti kakek udah tinggi banget Ranahnya wajar saja kakek jadi kepercayaan leluhurku untuk menggantikannya... terus apakah masih ada Ranah diatas Ranah Mahadewa kek?" tanya nya lagi.
"Kemungkinan.. soalnya sampai saat ini belum ada yang dapat mengalahkan Dewa Iblis.. kalau untuk menghadapai anak anaknya Dewa Iblis mungkin masih bisa mengalahkan mereka.. Sedangkan Leluhur kamu semasa hidupnya belum bisa mengalahkan Dewa iblis karena mereka seimbang dalam hal kekuatan" jawab kakek Kelud.
BERSAMBUNG....