NovelToon NovelToon
CINTA TAK TERBACA

CINTA TAK TERBACA

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Berondong / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: mama reni

Aluna terpaksa menikahi muridnya bernama Keenan. Seorang siswa yang terkenal nakal di sekolah tempatnya mengajar.

Semuanya berawal saat keduanya kepergok warga ketika berteduh di sebuah gubuk dekat hutan lindung. Aluna dan Keenan dipaksa menikah karena kedapatan berpelukan.

Pernikahan keduanya harus disembunyikan hingga Keenan lulus sekolah.

Bagaimanakah mereka akan menjalani rumah tangga, jika keduanya berbeda prinsip dan gaya hidup?

Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca. Like dan koment. 💓💓

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27. Keponya Fanny!

Aluna tampak serius mengerjakan sesuatu di layar laptopnya. Kegiatannya terhenti saat mendengar suara ketukan di pintu. Guru wanita itu mempersilakan seseorang itu masuk. Saat melihat muridnya Fanny yang muncul, Aluna tersenyum semringah.

"Selamat siang, Bu. Apa saya mengganggu?" tanya Fanny.

"Tentu saja tidak, ada apa Fanny?" tanya Bu Aluna.

Aluna mempersilakan Fanny duduk. Muridnya itu duduk berhadapan saat ini. Wajah gadis itu tampak tegang. Membuat Aluna jadi bertanya.

"Ada apa, Fanny? Apa ada masalah?" tanya Aluna dengan suara lembut. Sebagai seorang guru BK, dia harus bersikap mengayomi, agar anak didiknya mau terbuka dengan masalah yang sedang dia hadapi saat ini.

"Ada hubungan apa antara Ibu dan Keen?" Fanny bertanya dengan wajah yang masih tegang.

Aluna terkejut mendengar pertanyaan muridnya itu. Namun, dia masih berusaha menyembunyikan semua itu dengan tersenyum. Dia tidak boleh kelihatan gugup.

"Hubungan Ibu dan Keenan, adalah antara guru dan murid," jawab Aluna dengan suara yang berusaha tenang.

"Bukan hubungan itu. Ibu jangan berpura-pura. Saya tahu antara Ibu dan Keenan ada hubungan khusus. Apa benar yang saya dengar jika Ibu dan Keenan telah menikah?" tanya Fanny.

Aluna makin terkejut dengan pertanyaan Fanny. Dia menarik napas dalam. Berpikir siapa yang mengatakan ini semua dengan Fanny. Bagaimana muridnya bisa mengetahui semua itu? Aluna bertanya dalam hati. Dia lalu tersenyum dan berusaha menghilangkan kegugupannya.

"Kenapa kamu bisa berpikir begitu, Fanny?" Aluna bertanya dengan suara pelan.

Wajah Fanny tampak menegang. Tampak sekali jika dia menahan emosi. Namun, Luna masih berusaha tidak terbawa suasana.

"Sudahlah, Bu. Jujur saja! Jika Ibu dan Keen telah menikah. Aku tidak menyangka wanita tua seperti Ibu bisa-bisanya menjerat dan menggoda murid. Pantas Ibu sering memanggil Keen, pura-pura konseling, padahal ingin merayunya. Seharusnya Ibu sadar jika Ibu tidak pantas untuk Keen. Bukan saja karena umur, tapi juga dari segi ekonomi!" Fanny bicara lantang.

Aluna kembali menarik napas dalam, masih berusaha menahan emosi. Dia tahu cara menghadapi anak seusia Fanny yang suka berapi-api.

"Fanny, saya ini guru kamu. Tidak bisakah kamu bicara baik-baik. Saya rasa, saya juga tidak perlu menjawab pertanyaan kamu itu!" ucap Aluna berusaha tenang.

Fanny berdiri dan menatap gurunya dengan mata tajam. Tidak ada rasa hormat pada Aluna sebagai wanita yang lebih tua. Jika saja dia bukan guru, pasti Aluna telah sedikit berkata kasar dengan muridnya itu.

"Tentu saja Ibu harus menjawab. Dari pada nanti orang berpikiran negatif tentang Ibu."

"Semua itu urusan pribadi. Tidak ada hubungan dengan sekolah ataupun murid lainnya. Kenapa Ibu harus menjelaskan?" Aluna bertanya dengan suara yang masih lemah lembut.

"Terserah apa kata Ibu. Yang pasti saya sudah tidak respek sama Ibu. Seorang guru mengencani muridnya!" ucap Fanny dengan suara sedikit tinggi.

"Apa Ibu ada melakukan hal yang memalukan? Salah jika memang Ibu dan Keen ada hubungan?" Aluna akhirnya bertanya.

Keenan yang menunggu diparkiran merasa sangat kuatir, karena Aluna belum juga muncul. Setengah jam sudah dia menunggu. Cowok itu takut Aluna diganggu Jack sehingga dia memutuskan untuk menyusul Aluna ke ruang kerjanya.

"Salah, aku sudah katakan Ibu itu tidak pantas untuk Keen!" ucap Fanny dengan sedikit berteriak.

Saat mendengar suara Fanny yang cukup besar, Keen langsung masuk. Dia tidak bisa terima jika Aluna di hina. Keen mendorong pintu dengan keras. Sehingga Aluna dan Fanny terkejut. Keduanya serempak memandang ke arah Keen. Wajah Fanny tampak pucat. Ketakutan melihat Keen yang menatap tajam ke arah dirinya.

"Ada apa ini? Kenapa kau berkata begitu dengan Bu Aluna? Apa kau lupa, jika dia adalah gurumu!" ucap Keen dengan suara yang cukup keras.

Fanny berjalan mundur dan saat ini berdiri di samping Aluna. Dia takut Keen melakukan kekerasan.

"Keen, sudahlah. Ibu bisa atasi. Kamu tunggu di luar saja," ucap Aluna. Dia tahu suaminya sangat emosi. Takut terjadi hal yang tidak diinginkan.

Namun, Keen masih berdiri di tempat semula. Tidak ada pergerakan sedikitpun. Dia menatap tajam ke arah Fanny.

"Sekali lagi aku dengar kau berkata kasar dengan Ibu Aluna, kau akan berhadapan denganku!" ucap Keen dengan penuh emosi.

Rupanya ketakutan Fanny tadi juga telah hilang. Dengan beraninya dia menantang Keen saat ini. Berdiri berhadapan.

"Jadi benar kamu dan Bu Aluna ada hubungan? Segitunya kau membela Bu Aluna!" ucap Fanny tidak kalah emosi.

Aluna menggelengkan kepalanya pada Keen, agar cowok itu tidak terbawa emosi. Ini yang paling sulit bagi Keen, mengendalikan emosinya. Sejak menikah dengan Aluna sikap arogan dan keras kepalanya sudah berusaha dia kurangi.

"Ada hubungan atau pun tidak, sebagai seorang murid, aku tidak bisa menerima kau berkata kasar dengan guru. Bukan aku saja yang akan menegurmu, jika guru yang lain tahu, pasti dia juga melakukan hal sama denganku!"

Wajah Fanny tampak masih tegang. Sepertinya tidak puas dengan jawaban Keen. Dia ingin cowok itu jujur.

"Keen, Fanny, Ibu minta hentikan perdebatan ini. Cukup! Kamu bisa kembali. Orang tuamu pasti akan heran jika pulang terlambat," ucap Aluna dengan muridnya itu.

Tanpa pamit Fanny berjalan meninggalkan ruangan itu. Dia masih belum puas karena keduanya belum mengakui hubungan mereka.

Aluna mendekati Keen setelah memastikan Fanny telah menjauh. Dia tampak cemberut. Suami kecilnya ini masih belum bisa mengendalikan emosinya. Itu sangat merugikan bagi dirinya.

"Kita bicara di apartemen saja. Aku capek," ucap Keen sebelum istrinya itu mengomel.

"Kamu duluan saja ke mobil. Tunggu aku di persimpangan."

"Kenapa harus dipersimpangan. Naik saja langsung. Orang-orang juga sudah mulai tahu hubungan kita. Jika banyak yang tanya, lebih baik jujur saja. Aku akan lebih bebas jika semua telah mengetahui hubungan kita."

Keen lalu berjalan meninggalkan ruangan. Aluna membereskan meja, baru menyusul suaminya keparkiran.

...----------------...

1
apajalah
🌾🍂🌾🍂🍁🤙🤙👍👍👍🌾🍂🍁🌵
apajalah
🍁👍👍👍🤙🍁🍂🌾🍁🍂🌾
apajalah
👍👍👍🍁🍂🍁🍂🌾🌾
apajalah
👍🍁🍂🍁🍂🍂🌾🌾🌵🌾🍁🍂🍂👍
Asmainiati Pelis
pakek KB kan bisa
djerrih leni
pasti lg ngerancang rencana2 jahaat ya nov n Jack kamu adik n kaka kompak buat ngerebut harta orang...
djerrih leni
ngak salah ya nov... yg licik teriak2 seakan-akan dia yg di sakiti. wkwkwkk
djerrih leni
tinggalin ajaaa istri kayak gitu... ada niat yg tersembunyi mau nikah sama papi kee
djerrih leni
santuy Keen... jangan kalah saing bacain puisinya di depan Aluna dan temen2, biar Aluna tersnjung.. n buat yg lain jd iri
djerrih leni
wkwkwkwk....
djerrih leni
oo... Allah pantesan Ken yg notaben anak sekolahan, tp sikapnya dah lelaki dewasa ternyata dpt ilmunya langsung drNovel masternya Mama Reni ...
Mama Reni: 🤣🤣🤣😭😭
total 1 replies
djerrih leni
surat perjanjian di buat utk di langgar ya Keenan.... lagi2 pak Daniel n pak Daniel yg selalu muncul, kayaknya ngikutin bu Aluna nih...
djerrih leni
author... biasanya dlm rombongan sekolah itu kalau blm lengkap penumpang busnya tdk akan meninggalkan pesertanya, akan di cek pesertanya dan masing2 cek kiri dan kanannya.. ini kok bisa di tinggalin mana bu guru dan murid yg di tinggalkan...
Umi Syafaah
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
Aduh, so sweet banget seh pasangan satu ini, bikin baper aja bawaannya.. 💞💞💞
dari yg awalnya saling menolak tapi harus menikah dg terpaksa, tapi berakhir saling mencintai satu sama lain, bahkan jadi bucin..
happily ever after Keenan dan Aluna, gak ketinggalan Jeca jg..

makasih mama, udah nyuguhin novel ini.
semoga sehat terus ya mam..
tetap semangat dan semoga sukses selalu..
🙏🏻💪🏻😘🥰😍🤩💕💕💕
Qaisaa Nazarudin
Terimakasih thor,Alur Cerita mu bagus banget aku suka,Semoga sehat selalu dan sukses selalu, Teruskan berkarya ya thor ⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐🌺🌺🌺🌺🌺🌹🌹🌹🌹🌹🌹☕☕☕☕☕☕
Mama Reni: Aamiin, Makasih. ♥️♥️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Lho kan masa Nifas Aluna udah habis,Udah bisa di kunjungi lg tuh..
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
MENYIMPAN RAHASIA KALIAN??? Apa maksudnya?? Bukannya satu sekolah udah tau kalo Ken dan Luna udah nikah,Kan Papinya Ken udah buat pengumuman di Aula skolah di depan murid-murid waktu itu?? Kemana emangnya Daniel saat itu??Gak denger ya pengumuman papinya Ken..🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Nah itu apa yg dikatakan temen mu iru bener,Belom Nikah aja Ken gak pernah mandang kamu,Apalagi setelah Nikah,Kamu aja yg bertepuk sebelah tangan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!