NovelToon NovelToon
Jerat Cinta Tuan David

Jerat Cinta Tuan David

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Hamil di luar nikah / Mafia / Romansa
Popularitas:370.7k
Nilai: 5
Nama Author: ai laelasari

Zoya seorang gadis yang di pungut oleh ayah angkatnya sejak bayi, meskipun selalu mendapat perlakuan buruk dari ibu dan saudari angkatnya dia tidak pernah berhenti mencintai keluarganya

Zoya mempunyai seorang kekasih yang amat sangat dia percaya, namun.. kepolosannya selalu mereka manfaatkan

Zoya akhirnya dikhianati oleh kekasih serta saudari angkatnya dan dia di jual kepada David pria dingin dan kejam yang hanya menilai wanita seperti barang yang tak berharga

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ai laelasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 28

Zoya masih terbaring tak sadarkan diri di ranjang rumah sakit, David setia menemani di samping Zoya

"Tidak... jangan.. aaaaa... jangan" Zoya berteriak masih menutup matanya

"Zoya tenanglah.. kau sudah selamat" David memegangi lengan Zoya yang berontak sambil mengusap kepalanya

"Tidaaaaaaak " Zoya langsung terbangun dan duduk

Keringat bercucuran di wajah Zoya dengan nafas tersengal, melihat David di hadapannya Zoya pun memeluk David erat tanpa dia sadari

"Kau sudah aman... tenanglah" ucap David seraya mengusap punggung Zoya

Setelah tenang Zoya baru menyadari dia memeluk David dan langsung melepaskannya, Zoya terlihat gugup setelah memeluk David

"Apa.. apa kau yang telah menyelamatkan aku, tuan?" Tanya David

"Tentu saja aku.. kau pikir ada orang lain yang mau menyelamatkan mu?"

"Cih... Dasar sombong " batin Zoya

"Aku hanya ingin mengucapkan terimakasih" ucap Zoya

"Aku tidak mau hanya ucapan terimakasih.. aku sudah susah payah menolongmu"

"Lalu aku harus apa?" tanya Zoya

"Buka kancing kemeja ku" titah David membuat Zoya membulatkan matanya

"Cepat... atau aku yang akan melepas bajumu" Zoya segera meraih satu kancing kemeja David dan membukanya

"Buka semuanya dengan cepat" ucap David tidak sabaran

"Tuan apa kau serius? ini di rumah sakit bagaimana jika ada yang melihat kita? Bagaimana... bagaimana jika kita melakukannya saat di rumah saja?"

"Di rumah? tidak... aku ingin kau melakukannya disini, aku sudah tidak tahan" ucap David

"Cepatlah Zoya...." bentak David

Dengan tangan gemetar Zoya melepaskan satu persatu kancing kemeja David, semakin terburu-buru Zoya malah semakin kesulitan membuka kancingnya

Zoya telah selesai membuka seluruh kancing kemeja David dan kini tangan Zoya meraih ikat pinggang David juga

"Siapa yang menyuruhmu membuka ikat pinggangku?" ucap David membuat Zoya berhenti

"Kau lihat luka di dadaku? obati itu" David meletakkan kotak obat di tepi ranjang

"Hanya mengobati itu?" tanya Zoya yang salah mengartikan maksud David

"Menurutmu? ooh.. aku tahu, kau memikirkan sesuatu yang kotor, bukan? Aku tahu tempat.. jika kau mau kita bisa melakukannya nanti saat di rumah" bisik David

"Diamlah... aku tidak berpikir apapun" jawab Zoya dengan ketus

"Lalu kenapa kau membuka ikat pinggangku? apa kau ingin memeriksa isinya?" goda David

"Mau aku obati atau tidak?" ketus Zoya

"Obati saja cepat... wajahmu sudah Semerah tomat'' Zoya mengobati luka David dengan menekannya kuat

"Iisshh... kau sengaja melakukannya?" David meringis

"Maaf" ucap Zoya sambil mengerucutkan bibirnya

"Kau marah? aneh sekali, otakmu yang bermasalah kenapa marah padaku"

"Obati saja luka mu sendiri, aku sakit kepala" Zoya menaruh kapas di telapak tangan David lalu berbaring membelakanginya

"Kau merajuk? " David mencondongkan tubuhnya melihat wajah Zoya yang tidur membelakanginya

Belum sampai David melihat wajah Zoya namun gadis itu berbalik lebih dulu saat merasakan hembusan nafas di dekat telinganya, karena Zoya berbalik tiba-tiba bibir Zoya dan David tak sengaja bersentuhan

Keduanya langsung menjauh dengan wajah gugup, David lalu berpura-pura duduk mengobati lukanya lalu mengancingkan kembali kemejanya

Sementara Zoya duduk bersandar di kepala ranjang sambil memainkan jarinya, hal ini bukan pertama kalinya bagi mereka namun entah kenapa mampu membuat jantung keduanya berdegup kencang

...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...

"Ibu... aku ingin masuk ke rumah besar itu" ucap Charlotte saat berada di depan rumah David

"Dari luar saja sudah terlihat seperti istana, bagaimana dengan isinya?" sahut ibu Charlotte

"Apa rumah yang di berikan suamimu sebesar ini?" tanya ibu Charlotte

"Tidak ibu... rumahnya jauh berbeda dengan rumah ini, bahkan tidak sampai sepertiganya " jawab Charlotte

"Kalau saja aku tahu Zoya akan hidup senang disini aku pasti sudah mengaku sebagai orang yang menabrak adiknya tuan David" sambung Charlotte

"Kau bilang tuan David kejam tapi dia malah menjadikan Zoya sebagai wanitanya "

"Itu yang di katakan Samuel.. aku kira Zoya akan mati, jika tahu seperti ini aku pun rela di jadikan budak oleh tuan David" ucap Charlotte

"Kau saja yang bodoh mendengarkan ucapan Samuel.. apa daya sekarang pernikahan kalian tinggal beberapa Minggu lagi" ucap ibu Charlotte

"Jika tuan David mau menjadikan aku sebagai wanitanya maka aku akan merelakan pernikahanku, aku akan memilih tuan David yang tampan dan kaya" Charlotte berandai-andai

"Walaupun tidak dinikahi? biasanya pria seperti mereka hanya akan menjadikan wanita sebagai mainan"

"Tidak apa apa asalkan aku di berikan segala fasilitas mewah yang akan menjamin hidupku, ibu tidak lihat pakaian yang Zoya pakai? gadis bodoh seperti dia pasti tidak tahu berapa harga pakaian yang dia pakai" ucap Charlotte

Penjaga melihat mobil Charlotte terparkir di depan gerbang, mereka lebih waspada dan menghampiri mobil tersebut

Para penjaga yang bertubuh besar mengetuk kaca mobil Charlotte, dengan wajah angkuhnya Charlotte membuka kaca jendela mobilnya

"Anda berdua siapa? kenapa berhenti disini?"

"Aku ibunya Zoya dan ini kakaknya" jawab ibu Charlotte

"Lalu?" tanya mereka dingin

"Kami ingin masuk dan bertemu dengan Zoya " jawab Charlotte

"Maaf.. sebaiknya kalian pergi, kami tidak menerima tamu sembarangan "

"Apaaaa? kalian menyebut kami tamu sembarangan? kami keluarga Zoya jadi sebaiknya kalian buka lebar lebar pintu gerbang ini sebelum kami melaporkan kalian pada tuan David "bentak Charlotte

"Silahkan.... di luar kalian mungkin keluarga nona Zoya tapi disini nona Zoya tidak punya keluarga"

"Kalian benar-benar... aku akan laporkan ini pada tuan David" ancam Charlotte

"Kalian pergi sendiri atau kami akan mengusir kalian secara paksa"

"Coba saja kalau kalian bisa, aku tidak akan pergi sebelum Zoya menemui kami" Charlotte menutup kaca mobilnya

Tak lama setelah itu tiba-tiba sebuah mobil derek besar muncul dan mengait mobil Charlotte, penjaga itu tak main main dengan kata-katanya dan menderek mobil Charlotte pergi dari sana

"Kalian.... hentikan.. hentikaaaan... nanti mobilku rusak" teriak Charlotte

...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...

Zoya berharap David segera pergi dari sana, dia ingin pergi ke kamar mandi namun Zoya ingat saat kakinya patah

Zoya takut David akan memaksa untuk mengantarnya lagi ke kamar mandi, David hanya duduk di sofa sambil membaca sebuah majalah

"Kau tidak ada pekerjaan, tuan?" tanya Zoya

"Aku bos nya, kapanpun aku ingin bekerja aku akan bekerja " jawab David tak mengalihkan pandangannya dari majalah

"Kau tidak bosan menungguku disini?"

"Tidak... di kantor pun aku hanya membaca tumpukan berkas" jawab David

Tiba-tiba pintu di ketuk dari luar oleh supir David, supir memberikan handphone David yang tertinggal di mobil dan terus menerus berdering

Setelah David menjawab telepon wajahnya menjadi panik, Zoya hendak bertanya namun David sudah pergi tanpa mengatakan apapun

Zoya turun dari ranjang hendak mengikuti David namun ternyata di luar sudah di jaga oleh anak buah David

"Mau kemana nona? anda butuh sesuatu?" tanya supir tadi

"Kemana tuan akan pergi?" tanya Zoya

"Tuan pergi karena nyonya masuk rumah sakit, mungkin sekarang tuan sedang dalam perjalanan ke rumah sakit tempat nyonya di rawat"

"Oo... begitu" gumam Zoya

"Sebaiknya anda kembali masuk dan beristirahat saja, tunggu tuan kembali"

"Baiklah" Zoya kembali masuk ke dalam ruangannya

Zoya berharap David pergi namun setelah David benar benar pergi ada sesuatu yang kurang saat Zoya berada di ruangan itu

1
Asyatun 1
lanjut
Tinie Ndutz
top
Asyatun 1
lanjut
fanny tedjo pramono
kenapa ceritanya tdk dilanjutin? sy tunggu jawaban guys
heniff: siap lanjutken
total 1 replies
Asyatun 1
lanjut
angel
Thor up selalu iyah soalnya udah dikasih gif nih,maaf kalau kurang sopan thot
shadowone
terus terang Opa Martin, Zoya akan paham kok lagian Zoya kan di culik bukan di buang.
Asyatun 1
lanjut
shadowone
selamat berbahagia semuanya...
shadowone
sudah ku duga dari awal David pasti anak dari ayahnya Tony dan ibunya Magdalena pas ibunya Magdalena tau kalau David adalah anaknya dan mantan suaminya yang entah kemana. Tapi siapakah Tony? siapa ibunya? apakah dia hanya anak angkat Carl?
Ai laelasari
jangan lupa gift nya ya 😁🙏
Asyatun 1
lanjut
Lucy christiana Dewi
duuh thorrr km tau gk,,, aq setia menanti lanjutan crita ini,, smpe tk kira udh tmat critanya ngegantung.
trnyata masih lanjut,,, sneng bgt,, tp sayang kurang puas bacanya kak,, dkit amat🥲😇
💪💪💪💪💪
Ai laelasari: hihihi... maaf ya othor na hibernasi dulu 🤣
total 1 replies
shadowone
semangat upnya thor...
KaylaKesya
terbaek thor
shadowone
apakah David ga murka mendengar penuturan Maya?
Lucy christiana Dewi
duuh deg2an Thor,,, nunggunya lama bangett,, baca cuma lewat doang🥲
shadowone
nah Tony, jujur sama Maya kalu kau adalah ayahnya. Anak mu itu benar benar masi kecil udah pandai buat jahat.
Lucy christiana Dewi
itu s Maya kayanya malah kerjasama sm ayah Tony td bisik2
shadowone
akhirnya othor kembali. semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!