NovelToon NovelToon
Terpaksa Nikah SMA

Terpaksa Nikah SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Contest
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Rova Afriza

Cewek sejelek Audry bisa Nikah sama Revan, seorang lelaki No satu yang paling banyak di minati oleh banyak perempuan. Kok bisa, Ya bisalah orang mereka di jodohkan. Revan sempat menyumpah nyerapahi Audry, karena dia harus menikah dengan Gadis jelek seperti Audry yang sama sekali bukan tipenya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rova Afriza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28

Triinnnggg...

Sebuah notifikasi pemberitahuan muncul di ponselnya Revan. Saat melihat notifikasi itu berasal dari istagram, dia pun langsung buru-buru meng kliknya, karena hanya kepunyaan Alisa lah yang notifikasi nya ia aktifkan, agar setiap kali gadis itu mengirimkan foto baru, dirinya tak pernah terlewatkan untuk melihat pahatan yang di ciptakan begitu sempurna oleh sang pencipta alam tersebut.

Balas dendam? itu tak berlaku bagi seorang Alisa, tapi kalau memberi pelajaran balik, percayalah gue yang paling jago.

Caption Alisa. Di sertai dengan di atasnya dia juga ada mengirimkan fotonya dengan kacamata hitam, dan juga rambut tergerai, duduk di bangku taman, sambil menatap ke arah langit.

"Cckkkkk, ni cewek gak cuma parasnya yang sempurna, prilakunya juga lebih baik, dari pada tu si cupu, yang gak punya kelebihan apa-apa selain orang tuanya yang kaya," Ucap Revan, dia hanya bisa berdecak kagum, saat melihat postingan gadis itu.

"Lo, bener, balas dendam itu gak baik, dosa!" Tulisnya di komentar. Lalu mengirimkannya. Walaupun hatinya sempat bertanya-tanya kenapa gadis itu tiba-tiba membuat caption seperti itu. Namun setelah memikirkan hal itu kembali, mungkin saja Alisa dan Audry sedang mengalami masalah yang sama, dan juga tengah datang bulan secara bersamaan, oleh karena itulah sikap keduanya hampir mirip hari ini.

"Wuahahahaaa!" Audry hanya bisa tertawa sepuas-puasnya setelah berhasil membaca komentar yang di kirimkan oleh pria itu. Karena merasa geli.

"Andai gue bisa bilang, kalau gue lah si Alisa, emang lo masih bisa bilang begini," Ucapnya lagi. Lalu kembali tak mengacuhkan komentar yang di kirimkan oleh pria itu.

Beberapa hari kemudian di Sekolah.

"Van, kita ke kantin yuk!" Ajak Iqbal pada Revan. Sembari memegangi perutnya yang sudah kelaparan karena memang tak sarapan saat di rumahnya pagi tadi.

"Gue gak laper kok, mending lo ajak Andra aja!" Jawab Revan memberi saran.

"Ye tanpa lo bilang pun, gue emang mau ke kantin, biasa, perut udah tereak-tereak minta di isi," Gurau Andra.

"Lo kenapa sih Van, ini udah kesekian kalinya tau enggak, kita ajak ke kantin, tapi lo selalu kasih alasan yang sama kayak gini," Ucap Iqbal yang langsung peka dengan sahabatnya itu.

"Iya tau enggak sih, jujur aja lah sama kita-kita, ada masalah apa sama lo, kan kita berdua sahabat lo sendiri," Ucap Andra menimpali.

"Gue cuma lagi gak kepengen makanan kantin aja kok, bosen itu-itu mulu soalnya," Ujar Revan memberi alasan.

"Ohhh jadi begitu, ya?" Ucap keduanya berbarengan.

"Heeh," Ucap Revan menimpali.

"Ya udah, kalau gitu, kita pergi ke kantin dulu ya," Pamit Iqbal pada sahabatnya itu.

Memilih untuk tidak memperdebatkannya lagi. Walaupun sempat merasa tak percaya dengan ucapan pria itu, saat mengingat dirinya yang begitu menyukai semua masakan dan jajanan yang di buat oleh ibu kantin di sekolah mereka tersebut.

"Iya, gak papa!" Jawab Revan.

Setelah itu, kedua sahabatnya pun sudah terlihat berjalan keluar kelas. Di iringi dengan beberapa murid yang lainnya, setelah melihat semua teman sekelasnya sudah keluar semua. Revan pun langsung buru-buru menutup pintu kelas, lalu membuka tas sekolahnya, untuk mengambil bekal yang sudah di siapkannya dari rumah, untuk mengganjal perutnya yang memang sudah terasa kelaparan itu.

Sementara itu.

"Fir, lo duluan aja ya ke kantin, gue mau ke kelas dulu bentar, soalnya dompet gue ketinggalan di dalam tas," Ucap Audry. Setelah sudah beberapa kali mencek ke sakunya dan juga ke dalam toilet, kalau dompetnya memang tak ada berada di sana.

"Ok," Ucap Firda. Lalu langsung melangkahkan kakinya ke arah kantin sekolah. Sementara Audry, sudah terlihat berjalan ke arah lorong kelasnya kembali.

"Kok ni pintu pake acara di tutup-tutup segala sih?" Batin Audry protes. Karena biasanya, pintu kelas mereka tak pernah di tutup sekalipun selain di saat mereka sudah pulang sekolah.

Krettttt.....

Suara pintu terbuka, untungnya pintu kelasnya tidak di kunci dari dalam, jadi mudah saja bagi Audry untuk membukanya.

Cetlanggg...

Revan sempat menjatuhkan sendok makannya, karena terkejut dengan kehadiran seseorang yang tiba-tiba masuk ke dalam kelasnya tersebut, sehingga langsung membuat mata Audry langsung fokus ke arahnya.

"Tsssskk," Audry langsung tertawa kecil, saat melihat pemandangan apa yang ada di atas meja pria itu, di tambah lagi saat melihat tampangnya yang bak maling tertangkap basah tadinya itu pun, dia semakin merasa lucu dengan tingkah pria itu.

"Jadi ini alasannnya, kenapa gue gak pernah lihat dia jajanan di kantin lagi?" Batin Audry.

Yang baru mengetahui pokok permasalahan dari pria itu. Dia juga tak menyangka, kalau harga semua makanan yang dia pilih saat di Restoran, ternyata langsung menghabiskan semua jatah bulanan pria itu. Dia pikir, karena pria itu adalah anak satu-satunya dan tampak manja, dia pasti mendapatkan jatah bulanan bernilai puluhan juta dari orang tuanya.

"Sialan! gue tau lo sedang ngejek gue kan, ini semua salahnya elo, andai aja lo gak ngabisin jatah jajanan satu bulanannya gue dari mama papa, gue gak bakalan ngerasain kemiskinan ini!" Batin Revan kesal.

Setelah itu, dia terlihat kembali melanjutkan makannya, karena sudah mengetahui kalau yang memasuki kelasnya tersebut bukanlah orang lain, merupakan seseorang yang menjadi penyebab masalahnya itu sendiri.

"Hebat juga ni cowok, meskipun tadinya udah kayak maling ketangkap warga, tapi bisa bersikap acuh kayak gitu," Batin Audry. Lalu langsung bergegas ke kursinya untuk mengambil dompetnya. Setelah mendapatkan apa yang ia cari, Audry pun sudah terlihat keluar dari dalam kelas.

"Pengen banget nabok mukanya dia!" Geram Revan. Sembari memandangi gadis itu yang sudah terlihat dari kaca jendela kelasnya itu.

1
muhammad ihsan
thor kok novel ibuku odgj hilang
Rova Afriza: kak aku pindah platfrom. baca di kbm ya. judulnya sama. nama penulisnya tugg4ls4tu
total 1 replies
Rusdi Alfi
kapan update thor
emgeha
yang ini kapan dilanjut akak author?
Rumini
yg novel ini kok gak dilanjutin thor
mamae nanab
❤️❤️❤️❤️❤️
May Keisya
nih cowo songong bgt
May Keisya
aku udah menduga2 🤔
May Keisya
hanya dinovel hidup sempurna bgt😭😅😁😂...
Alfin Anggraini
Lumayan
Trombicus
ini kok gk lnjut up ya???sbnrnya niat gk si,ni othor bikin ceritanya?
Verrel Diandra
kok blm ad kelanjutan jg si kan lg seru" a tuh ceritanya jd penasaran
Verrel Diandra
kok gk ad lanjutan nya si
Lilis Purnawati
bagus banget ceritanya jangan lama" cepet lanjut lagi ceritanya
Verrel Diandra
kok gk ad kelanjutan nya si padahal lg seru" a tuh ceritanya
Verrel Diandra
gmn ni kelanjutan ceritanya lg seru" a jg ...
Fakih Ahmad
thor ko blom up lgi penasaran atuh sama klnjutn nyh
Aqila Chairani Rinaldi ☺️
Kak rova lanjut episode 58 ya kak please…….😩😩🙏🙏🙏
Verrel Diandra
kok gk update" si cerita nya...
Verrel Diandra
kok gk up plot si ceritanya pdhal seru bgt tuh...
Sri Maulida
lanjuttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!