NovelToon NovelToon
Rosy Sanders!

Rosy Sanders!

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Angst / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:426.9k
Nilai: 5
Nama Author: Qaeyra_S Antonio

Bijaklah dalam memberikan kritikan dan memilih bacaan, epribadeeehhh!😘😘

Nama ku Rosy Sanders, aku seorang dokter bedah terbaik di kota Jakarta tercinta ini sekaligus seorang direktur. Aku bekerja di rumah sakit milik keluarga ku. Aku juga punya perusahaan konstruksi yang kini di kelola oleh suami ku, Harland Pratama.

Kehidupan awal pertemuan hingga pernikahan kami berjalan datar-datar saja. Kami saling mengenal sejak duduk di bangku SMA kelas 1. Yang ku ingat Harland berpacaran dengan sahabat ku, Sindy.

Kalian pasti bertanya-tanya, bagaimana bisa aku menikah dengan kekasih sahabat ku sendiri, bukan? Simak kisah ku, perjalanan panjang yang penuh lika-liku. Hingga akhirnya aku terperangkap di dalam ruang gelap hatiku sendiri.

Mampu kah aku keluar dari sana untuk mencari setitik cahaya harapan? Bisakah aku mengobati luka tak terlihat di dasar hatiku? Sanggupkah aku bertahan dalam pernikahan bagai permainan ini? atau justru berujung perpisahan yang tak menyenangkan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qaeyra_S Antonio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hasil Ulah Mishy

Mishy semakin membuat nyali Mylo seperti di hantam gelombang. "Lihat lah Mylo! Ombak nya sangat kecil...ayo masuk lebih dalam, sebatas pinggang saja, jangan cengeng. Apa kau tidak malu pada Yoza? Bagaimana jika gajah betina itu tenggelam, siapa yang akan menolong nya jika kau tidak bisa berenang. Jangan membuat malu diri mu sendiri..ayo, sedikit lagi.."

"Berhenti lah mengatai nya gajah, Mishy!!" Seru Mylo dengan nafas memburu. Tiba-tiba rasa takut nya menguap entah kemana. Mishy tersenyum licik, umpan gajah nya telah di makan mentah-mentah.

"Kalau begitu, ayo.. tunjukkan seberani apa kau masuk ke dalam air menghadapi gelombang kecil itu." Mishy semakin memanasi sang kakak. Mylo rupa nya mulai tersulut. Langkah kaki kecil nya mengikuti jejak sang adik di dalam air.

Sementara Rosy masih menerima panggilan dari seseorang, seperti sedang membahas sesuatu yang penting. Terlihat dari bagaimana Rosy beradu argumen dengan seseorang di ujung telepon. Beberapa kali gesture nya memperlihatkan reaksi orang yang tengah marah, kesal atau apa pun itu. Rosy tak terlihat dalam kondisi emosional yang tidak baik sekarang.

Seorang pria tengah menikmati es kelapa muda yang baru saja dia pesan. Mata nya menelisik seisi area pantai untuk sekedar melihat-lihat pemandangan.

"Ini, aku mendapat kan diskon karena berfoto dengan penjaga outlet nya." Kekeh Andre meletakkan dua piring kentang goreng di atas meja.

"Ck! Kenapa mesti bayar, apa kau sudah kehabisan kata-kata gombal mu. Coba kalau aku, mungkin akan kembali dengan membawa sekantung plastik besar berisi banyak makanan gratis." Andre mencebik mendengar kalimat yang ternyata lebih menyedihkan di banding diri nya.

"Kau itu kaya, jangan mempermalukan uang mu. Jika kau ada dua jenis, maka semua dagangan para gadis-gadis muda itu akan langsung bangkrut karena mu." Omel Andre mengundang gelak tawa Harland. Kedua nya menikmati kentang goreng, sesekali Harland menyuapi Andre guna mengusir para lalat yang hendak duduk di meja mereka. Meski mendapat beberapa kali pelototan tajam dari Andre, Harland seakan tak melihat nya.

"Har?"

"Hmmm? Makan sendiri, jangan terbiasa ku suapi terus." Andre mendelik tak suka mendengar kalimat tersebut.

"Har? Lihat..!"

"Aku sudah bosan melihat mu.." Harland masih sibuk membalas chat dari seorang rekan bisnis nya sehingga tidak fokus pada apa yang akan di sampaikan oleh Andre pada nya.

"Harland Pratama..! Astaga! Anak-anak itu bisa mati tenggelam tergulung ombak besar itu..." Harland mendongak melihat ke arah mana kini Andre tengah berlari kencang. Reflek Harland melempar ponsel nya ke atas pasir lalu menyusul sahabat nya menuju bibir pantai. Terlihat dua orang anak tengah terombang-ambing oleh ombak kecil, dan di belakang mereka ada ombak besar menyusul.

Jantung Harland serasa berhenti bekerja, melihat salah satu anak mulai terlihat lemas.

Beberapa orang mulai menyadari situasi, kini berbondong-bondong menuju tepi pantai. Seperti kebiasaan orang Indonesia pada umumnya. Sebagian orang tersebut memilih mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel masing-masing. Selebihnya berteriak histeris dengan berbagai kalimat bernada ketakutan.

Rosy yang masih menerima panggilan belum menyadari, bahkan kini wanita itu sedikit menjauh dari pantai.

Harland menuju seorang bocah laki-laki yang sudah tak terlihat lagi di permukaan air. Bocah itu tenggelam, sedang kan anak perempuan sudah berhasil Andre dapat kan. Posisi arah angin menggulung mereka di dalam ombak menuju tepi karang. Andre merasakan bahu nya ngilu, Entah terluka atau apa. Percikan air ombak masih menghantam ke arah mereka, sulit bagi nya untuk berenang. Apa lagi satu tangan nya menopang tubuh mungil yang ada di pelukan nya agar tak mengenai bebatuan di sana.

Harland menyelam beberapa kali, hingga akhirnya berhasil menemukan anak laki-laki tadi. Tergelak, terjepit di antara bebatuan di bawah air. Setelah berupaya keras, Harland akhirnya bisa mengeluarkan anak tersebut meski harus mengorbankan tangan hingga meninggal kan banyak luka gores. Juga ada luka sobekan besar di punggung tangan serta lengan nya.

Beberapa orang dengan sigap memberikan kain kering untuk menyelimuti kedua anak tersebut. Penjaga pantai sudah menelepon ambulans sejak melihat kejadian tadi. Dan beruntung sudah tiba sebelum anak-anak itu di angkat dari air.

Rosy menatap heran pada dua ambulan yang melintas juga satu mobil polisi. Hingga akhirnya menyudahi panggilan nya. Perasaan nya mulai tak enak saat kembali ke pantai dan melihat tempat bermain anak-anak nya tidak lagi berpenghuni.

Mata nya menyorot dalam kerumunan orang-orang yang terlihat panik. Dengan langkah lebar, Rosy berlari kecil menuju ke sana.

Setelah menyibak kerumunan, Rosy berhasil berada di depan. Mata nya membulat sempurna saat melihat kedua anak nya dalam keadaan tak sadar kan diri di atas tandu, dan semakin berang ketika melihat dua pria yang sangat dia kenali. Tanpa aba-aba, Rosy mengayun kan langkah menuju di mana Harland tengah meringis menahan perih luka di tangan.

"Kau! Dasar bajingan! Apa yang kau lakukan pada anak-anak ku hah! Tidak puas kah kau menyakiti ku, sekarang kau ingin melenyap kan anak-anak ku juga! Apa mau mu, Harland Pratama!" Rosy membabi buta memukuli tubuh Harland seperti orang yang tengah kesetanan.

Harland masih mematung, mencerna kalimat wanita yang kini tengah gila-gilaan menghantamkan kepalan tinju pada nya. Setelah sadar Harland menangkap kedua tangan Rosy lalu menatap intens manik penuh kebencian itu.

"Rosy..dengar.. anak-anak hampir tenggelam di laut, andai saja aku dan Andre tak melihat nya..." Harland berucap dengan nada yang sangat lembut.

Seorang petugas medis menghampiri kedua nya.

"Tuan, nyonya..kami akan membawa korban ke rumah sakit terdekat, siapa yang akan ikut bersama kami.."

"Aku..." Jawab kedua nya serentak. Rosy menatap tak suka pada mantan suami nya. Sementara celetukan para pengunjung pantai membuat telinga Rosy panas.

Mereka menyalahkan sikap Rosy yang tidak tau berterimakasih pada Harland dan Andre.

"Diam lah kalian!" Teriak Rosy marah. Nafas nya memburu menahan gejolak. Harland segera menengahi situasi agar tak memanas, kedua anak nya butuh segera mendapatkan pertolongan medis.

"Maaf bapak ibu, istri saya sedang syok berat, mohon di maklumi yaa... Ini salah saya yang lalai menjaga anak-anak, istri saya baru tiba dari rumah jadi ini bukan salah nya." Ucap Harland menyatu kedua tangannya pada para pengunjung pantai. Rosy mencibir dalam diam melihat sikap Harland yang bagi nya hanya untuk mencari empati.

Di sini lah kedua mantan tersebut, masing-masing masih belum ada yang mencoba untuk mengatakan apapun. Harland tadi nya ingin bertanya, bagaimana bisa kedua anak mereka bisa terseret ombak. Namun melihat bagaimana wajah cantik itu di liputi oleh kabut kecemasan. Harland mengurung kan niat nya.

**∆Mohon gas dukungan kalian ya guys 🙏🙏🤗🤗 Entah kenapa untuk update satu bab saja, sampai harus gedor-gedor pintu rumah admin NT. Susah nya minta di banting nih ponsel 😭😭😭

Tinggal kan jejak yaa, biar author makin semangat update walau terkendala jaringan/sistem eror 😚😚😚🥰🥰🥰🥰**

1
Tarwiyah Nasa
Resy keknya spt ibunya perebut..n serakah
Jack
/Joyful//Joyful//Joyful/
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
🤣🤣🤣🤣
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
ihhh kok sedih 😭😭😭😭
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
aku suka kata kata adeknya 🤣
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
wawww 3x, betapa bodohnya kau Sindy...
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
bener bener pelakor kelas tinggi nih temen lahnat
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
yakinnnn diperkosa ????
Tri Wulandari
Luar biasa
Tri Wulandari
Lumayan
Rita Murwanti
sabar Thor msh awal* semangat aja pokoknya dan kesanannya ceritanya jgn yg keluar jalur alias aneh*🤭
Rita Murwanti
Harlan* gak cinta istri gak gitu juga dong caranyaaaaa
Lucy Toruan
Luar biasa
Erni Nofiyanti
berarti yg meninggal istrinya dokter gila y
Erni Nofiyanti
apakah jasad Resty diambil Ama Jordan.
mau dihidupin lagi kaya adenya resty
Erni Nofiyanti
asli gokil😭😭😭
Erni Nofiyanti
ohh,tetangga yg istrinya kdrt pake ulekan,mata2nya mylo
Erni Nofiyanti
Resty jodoh Ama Jordan y
Erni Nofiyanti
bungkus permen x, nyangkut
Erni Nofiyanti
asli gokil bgettt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!