NovelToon NovelToon
Perfect Husband

Perfect Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:13.4k
Nilai: 5
Nama Author: F.A queen

Ada alasan kenapa banyak orang menyebutnya Perfect Husband.

Leo J memiliki semua yang diimpikan seorang wanita. Ia setia, bertanggung jawab dan mencintai istrinya dengan cara yang membuat siapa pun iri.
Namun, cinta itu tidak pernah sederhana.

Leo J mencintai dengan cara yang berlebihan. Terlalu melindungi, terlalu posesif, terlalu takut kehilangan. Hingga terkadang, cintanya itu terasa menyesakkan.

Di masa lalu, pria yang kini begitu memuja istrinya itu... pernah mencintai wanita lain hingga rela memberikan seluruh dunianya.

Pada suatu hari, mereka dipertemukan dalam satu meja. Keheningan berubah menjadi sesak ketika Leo J menatap wanita yang pernah menjadi alasan hidupnya.

"Sekarang, Leo ada di depanmu, Kiara. Apa yang ingin kau katakan padanya?"

Yuna mengizinkan mereka berbicara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon F.A queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Meminta Restu

Malam hari, pukul setengah tujuh malam. Disebuah aparteman mewah Ibu kota. Karel menemui seseorang. Seorang gadis yang akan ia kenalkan pada orang tuanya malam ini. Siang tadi setelah gadis ini sampai, dia mempersilahkannya untuk istirahat di apartemen miliknya terlebih dahulu, sementara dia langsung melakukan syuting hingga jam ini ia baru bisa menemuinya kembali.

Pelan, ia membuka pintu apartemen itu dan masuk ke dalamnya. Seorang gadis terlihat tengah duduk didepan meja rias.

“Hai, kau sudah datang,” ujar gadis itu dengan senyum. Dia menatap Karel yang berjalan ke arahnya.

Karel mengangguk. Dia kemudian merentangkan tangan kanannya. “Tidakkah kau ingin memelukku?”

Gadis itu beranjak dari duduknya dan berjalan menuju Karel lalu langsung masuk kedalam pelukan Karel. Menyandarkan kepalanya di dada laki-laki bermata biru ini.

“Maaf membuatmu menunggu lama,” ucap Karel.

“Tidak masalah, itu resiko saat aku memutuskan untuk berpacaran dengan artis,” jawab gadis itu. Dia mendongak tanpa melepas pelukannya.

“Sayang, apa aku cantik,” tanyanya dangan mengedipkan mata lucu. Sejujurnya dia geli melihat wajahnya sendiri.

Karel menahan senyumnya. “Cantik,” jawabnya. Tangannya mengusap rambut sang gadis.

“Jawabanmu meragukan, Er,” ujar gadis itu.

Karel terkekeh kecil. “Kamu cantik. Tidak pernah tidak cantik,” jawab Karel.

“Aku curiga kau akan mengatakan sesuatu setelahnya,” ucap gadis itu acuh. Ia mengalihkan pandangan.

“Cantik itu tidak harus menor, Cinta,” kata Karel perhatian.

Gadis itu membawa pandangannya kembali pada Karel. “Oke, aku tahu maksudmu dan sejujurnya aku juga merasa risih melihat wajahku sendiri,” ucapnya.

“Kau pasti sudah sangat bersusah payah,” ujar Karel yang melihat betapa menornya dandanan di wajah wanitanya sedangkan dia tahu jika wanita ini tidak pandai berdandan.

Gadis itu mengangguk. “Hahahaa sejujurnya iya, tapi tetap saja hasilnya kacau.”

“Aku sudah bilang jika kau tidak perlu berdandan. Kau sudah sangat cantik. Sangat, sangat cantik tanpa berdandan,” ucap Karel lagi.

“Mulutmu tidak bisa kupercaya, Er,” jawab gadis itu. Mereka masih saling berpelukan.

Karel menunduk menatapnya, menatap kedua manik mata yang bergerak indah.

“Sayang, sungguh kau sangat cantik,” pujinya meyakinkan.

“Tidak perlu menggombal, astaga. Buruan bersihkan make upku,” kata gadis itu. Tidak ada waktu lagi untuk berdebat. Dia tidak mau pertemuan pertama membuat calon mertuanya kesal karena menunggu terlalu lama.

Karel tersenyum lebar dan segera mengambil kapas dan membersihkan lipstick merah gadisnya. Lipstik ini memang terlalu merah untuk gadis ini, dan menurut Karel, ini tidak cocoknya untuknya. Lipstik merah ini malah terkesan dipaksakan dan mengambil sisi manis dari bibir gadis ini. Setelah selesai membersihkan warna merah di bibir, Karel lalu menunduk dan mencium bibir gadisnya. Gadis itu menjinjit untuk membalas ciuman Karel. Tubuh Karel yang jangkung membuatnya sangat menjinjit.

“Sayang, aku merindukanmu,” ucap Karel setelah menyudahi ciumannya. Mereka memang LDR selama ini, hanya sesekali bertemu.

Gadis itu memeluk Karel lagi. Dia masih malu saat tatapan Karel mulai intens. Karel begitu lembut padanya. Dan hanya pada laki-laki ini jantung yang sempat layu kini bergetar kembali, getaran yang luar biasa hebat.

“Er, kita harus segera menemui orang tuamu,” ucap gadis itu dan ia melepaskan pelukannya seolah tidak terjadi sesuatu. Dia mendongak lagi dan memperlihatkan wajahnya. “Aku akan cantik tanpa make up seperti yang kau katakan. Awas saja jika orang tuamu tidak menyukaiku. Kau yang salah,” ucapnya.

Karel terkekeh dan ingin mengacak rambut gadisnya tetapi ia mengurungkannya setelah melihat jika rambut itu sudah tersisir dengan rapi.

“Siap,” jawab Karel.

Setelah itu mereka masuk kedalam mobil dan menuju rumah Karel.

“Apa aku sudah cantik?” gadis itu bertanya dengan senyum. Dia benar-benar tidak PeDe.

“Sudah. Kau lucu jika berdandan seperti tadi, cantik seperti ini,” jawab Karel.

Gadis itu meninju lengannya pelan. “Banyak wanita yang berdandan dan menjadi semakin cantik, kenapa aku malah menjadi lucu? Sepertinya aku harus berlatih lagi agar menjadi cantik paripurna,” ucap gadis itu.

“Kau sudah cantik tanpa berdandan,” komentar Karel.

“Sejujurnya aku tahu kalau kau berbohong, Er, tapi tidak apa, aku sudah cukup senang,” jawab gadis itu. Membuat Karel tertawa kecil.

“Aku jujur, mana berani aku berbohong padamu. Lenganku bisa menjadi taruhannya,” sahut Karel. Wanita disampingnya ini sangat pandai bela diri.

“Mana berani aku mematahkan tanganmu. Nanti, siapa yang menggandengku?!” jawab gadis itu manis. Karel semakin tertawa renyah. Dia mengulurkan tangan dan langsung mengambil tangan sang gadis. Meggenggamnya seperti yang diinginkan gadisnya.

“Kenapa tangamu dingin?” tanya Karel langsung setelah ia menyadari tangan yang ia genggam dingin dan berkeringat.

“Aku grogi,” jawab gadis itu jujur.

“Bukankah kau tidak takut siapapun?”

“Tetap saja aku takut calon mertua. Bagaimana jika orangtuamu tidak menyukaiku. Patah hati-lah adek, Bang,” jawab gadis itu.

Karel tertawa lagi karenanya.

“Semua orang tua pasti menginginkan menantu wanita yang lemah lembut, bukan bar-bar sepertiku,” lanjut gadis itu mengomentari dirinya sendiri. “Aku akan menculikmu jika orangtuamu sampai tidak merestuiku,” lanjutnya dan itu semakin membuat Karel tertawa.

“Ok. Culiklah aku,” jawab Karel. Dia bersedia.

“Ya, ya. Aku harus menculikmu lalu meminta tebusan pada mereka.”

Sungguh Karel dibuat terpingkal olehnya. “Kau menculik pacarmu sendiri kenapa meminta tebusan?” komentar Karel.

“Aku ingin membuat mereka cemas dulu, hahahaaa.”

Karel mengusap tangan dalam genggamannya. “Bagaimana jika orangtuamu yang tidak menerimaku?”

Gadis itu segera menolah kearah Karel. “Kupastikan mereka akan menerimamu,” jawab gadis itu yakin.

Mobil Karel berhenti di halaman rumahnya.

“Er, sungguh aku sudah cantik?” gadis itu bertanya lagi.

Karel membuka sabuk pengamannya. “Iya. Sudah sangat cantik,” jawab Karel.

Gadis itu merasa tidak yakin. Dia mengeluarkan lipstick yang ia beli. Ada tiga belas jenis warna lipstick. Ya, dia membeli semua warnanya, karena dia tidak tahu warna apa yang cocok untuknya.

“Pilihkan untukku,” ujarnya. “Ini agar aku tidak terlihat pucat.”

Karel terkekeh dan ia memilih satu warna lipstick yang lembut. Dan ia juga yang memakaikannya. Memulas bibir kekasihnya dengan sangat hati-hati.

“Aaa,” ujarnya. Dia membuka sedikit bibirnya, memberi contoh agar gadis ini membuka sedikit bibirnya.

Mata gadis itu bergerak karena memikirkan sesuatu. Apakah harus begitu, batinnya. Dia kemudian membuka sedikit bibirnya dengan patuh dan Karel kembali memoles bibir itu

Gadis itu menatap Karel yang fokus memaikannya lipstick. Wajah itu terlihat menawan dengan mata biru yang berkilauan. Dia meleleh seketika. Hingga Karel selesai dengan tugasnya, gadis itu masih mlongo membuka bibirnya.

“Uhum.” Karel berdehem sengaja dan menekan kening gadisnya agar sadar.

“Oh, sudah,” gadis itu sedikit gelagapan. “Kaca mana, kaca,” ujarnya mencari kaca. Wanita tomboi tidak pernah membawa kaca dalam tasnya.

Karel memutar spion dalam ke arahnya. Dan gadis itu memperhatikan wajahnya disana. Dia tersenyum, cukup cantik. Sekarang, dia menatap Karel dengan PeDe.

“Aku cantik, benar?!” ucapnya narsis.

“Ya. Kau cantik, cantik, cantik, cantik,” jawab Karel. Dia terkekeh kecil.

Gadis itu tersenyum lebar dan meninju-ninju lengan Karel manja. “Aku suka saat kau bilang aku cantik. Jadi aku sengaja bertanya,” ucapnya mengakui tapi malu-malu.

Karel menatapnya dan mengulurkan tangan untuk mengusap pipinya. Tatapan mata intens yang mendebarkan. Gadis itu menjadi salah tingkah, matanya berkedip cepat dan ia menepis tangan Karel dari pipinya.

“Ahh, astaga. Bukankah kita sudah sampai. Kenapa tidak segera turun. Ayo, buruan. Kenalkan aku pada orangtuamu,” ucapnya cepat karena menahan grogi.

Kemudian mereka keluar bersama. Karel membawanya masuk dengan menggandeng tangannya.

Kedua orang tua Karel menunggu menyambut mereka. Kedua orang tua yang beberapa menit yang lalu sama-sama sepakat menghormati pilihan Karel.

“Pa, Ma, kenalkan. Ini Arnis, calon menantu Papa dan Mama,” ucap Karel sopan mengenalkan wanitanya.

1
Bongkorjaya sakti
leo jadi salah tingkah gitu yaa😇
Istri Leo J
hayo lho,,,,dibuat bingung depan sikap Yuna,hayo lho Leo,duniamu sedang tidak baik baik saja itu🤣🤣🤣
Author.N.: Leo udah persiapan padahal 😅
total 1 replies
Istri Leo J
Leo, sebelum kamu nanti muji Yuna,jangan. lupa jurus rayuan gombalmu ya,pasti Yuna 😈😈😈begini leo🤣🤣🤣
Ky2 SSC 💖
Kiara di kurung aja tuh biar ga bisa nyakitin nyonya
Ky2 SSC 💖
langsung kelabakan kan 😂😂😂 mana tadi pagi ga sengaja nyebut namanya 🤣🤣
☀IKA APRIL SSC🌷
klo ada Albar dan Dion pasti sllu bikin ketawa wkwkwkwkk coba Dion kau berani tidak memuji Yuna d depan Leo 🤣🤣🤣
☀IKA APRIL SSC🌷
Karena itu hanya alasan aku ingin mendengar suara mu 😭😭😭 emang boleh se so sweet ini mommy.....😍
Wartiy intan
terima kasih banyak ka thor up crazy nya semangat ka thor di tunggu up nya lg dan lg lope ka thor 🥰😘😘🤣
Mmh dew
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
Dian Rahma
akhirnya Dimas Nora benar-benar sudah baikan,, tinggal liat Leo ngadepin ngambeknya mommy Arai😁. gak sabar liatnya🤭
Dian Rahma
baik bgt kamu Joe😁... aku do'akan kamu gk jomblo lagi ya. dan dapet gadis yg gak gampang ngambek, krn ngambek cewek itu repot Joe.. kalo ditanya marah, kalo dicuekin malah jd masalah🤭
Dian Rahma: bisa bisa boleh tuh🤭, kayaknya Adel gak tukang ngambek😁
total 2 replies
Bongkorjaya sakti
deg2an aku baca nya Thor 😇🤭
Nurul Mila
gk sabar pngen liat sekesel apa yuna sama leo..🤣🤣 bikin gemmeessshhh
Nurul Mila
harus nya yuna lebih pedes lgi ngomong nya,seneng bnget liat kiara skit hti sma yuna tpi gk bisa ngpa²in 🤣🤣🤣
boleh request gk kak... kpan² klo kiara ketemu yuna pas ada leo juga,pasti seru..
Mmh dew
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
Bongkorjaya sakti
lanjut Thor seruuu😍
Diana
kelanjutan ka dimas gmnaa kaks
Ky2 SSC 💖
bener" nantangin si Kiara ini ga tau aja dia kalau ancaman joe ga main" 😒😒
Diana
kiara ini masii blm tobat jugaa huhh dasar maklampir😌
Ky2 SSC 💖
cuma nyonya yg berani membantah 😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!