Adelia yang sedang mencari teman masa kecilnya tidak menyadari bahwa yang ia cari ada didepan matanya.
Devan!
Pria yang menyelamatkan Adel 12 tahun lalu
"Akhirnya aku menemukanmu,"
Adel benar-benar bahagia, tapi tidak sampai saat dia tau bahwa laki-laki yang ia cintai sudah dijodohkan belasan tahun yang lalu.
Kini Adel frustasi dan pergi meninggalkan laki-laki itu dan memulai hidup baru di negeri orang.
Apakah mereka akan bertemu kembali?
Apakah rasa yang mereka miliki sebelumnya akan kembali?
Apakah mereka benar-benar ditakdir kan untuk bersama?
Baca kelanjutannya agar rasa penasaran kalian terbayar.
Jangan lupa like, vote dan tambahkan sebagai favorite.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nilam Hayatul Husni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
FLASHBACK
Devan yang bingung akan pertanyaan Adel, memalingkan mukanya. Kentara sekali Devan susah untuk menjawab. Sebenarnya tidak ada alasan khusus untuk Devan menyembunyikan rahasia ini dari Adel, rahasia bahwa Devan lah pria yang menyelamatkan Adel dari penculikan 12 tahun lalu, penculikan yang membuat Adel trauma sampai saat ini.
*FLASHBACK ON*
12 Tahun yang lalu, saat Adel masih berumur 5 tahun dan kala itu Adel sedang senang-senangnya dipanggil dengan nama Putri, diambil dari kata ketiga dari namanya, Adelia Kirana Putri.
“Mah, Putri main dulu ya sebentar ke depan,” ucap Putri kecil yang sedang menggunakan gaun berwarna pink tidak lupa dengan bando berwarna senada yang membuat rambutnya terlihat lebih rapi.
Putri berdandan rapi, karena memang akan ada tamu spesial yang akan mengunjungi keluarga mereka hari ini.
“Iya, jangan jauh-jauh ya. Sebentar lagi tamunya datang.” Ucap Linna, Ibunda Putri yang mengizinkan Putri untuk bermain.
Putri kecil membawa boneka kesayangannya yaitu Teddy Bear berwarna Pink dengan pita yang mengikat longgar di leher boneka itu.
“Ahh.. Kamu lucu banget sih.” Ucap Putri kecil yang sudah ada di luar kawasan rumahnya.
Saat itu Putri melihat kucing manis berwarna putih yang sedang bermain-main di seberang jalan. Putri yang penasaran akan kucing itu pun memutuskan untuk menghampiri kucing itu dan mengajaknya bermain dan mengelus-elusnya.
Tak lama kemudian saat Putri sedang asik-asiknya bermain, tiba-tiba seseorang berbaju serba hitam dengan kupluk yang menutupi wajahnya datang menghampiri Putri.
Tubuh tinggi yang tegap memperlihatkan dia seorang pria yang kekar. Pria itu mendekati Putri dan memberi Putri sebuah lolipop besar yang sangat menggiurkan, tentu saja apalagi untuk gadis kecil sepertinya.
Namun Putri menolak, dia sudah diajarkan oleh mama dan papanya untuk tidak menerima sembarang barang dari sembarang orang.
“Ayo dek! Enak loh. Om punya banyak, kalo kamu ikut sama om, kamu bakalan dapet lebih banyak. Yuk ikut om!” kira-kira seperti itulah ucapan yang dilontarkan pria itu untuk membujuk Putri.
Namun Putri kecil tetap pada pendiriannya, dia tidak menerima lolipop itu dan karena Putri merasa orang dihadapannya ini bukan orang baik jadi dia memutuskan untuk pergi menghindar dari orang itu.
Namun sayang, saat Putri mencoba untuk lari tangan pria itu langsung menangkap Putri dari belakang dan membekap Putri sehingga ia tak sadarkan diri.
“Hmmppp!” usaha Putri melepaskan tangan pria itu, namun sayang obat biusnya bekerja terlalu cepat dan sekarang dia pingsan dan dibawa lari ke suatu tempat yang agak jauh dari kakwasan rumahnya.
“Lumayan nih! Anak kecil cantik gini bisa buat gue kaya mendadak.” Ucap Pria itu menggendong Putri di bahunya.
Pria itu celingak-celinguk, kalau-kalau ada orang yang melihat aksinya itu. Setelah aman, Putri dibawa pergi oleh pria berhati kejam itu.
Sebut saja dia ‘Penculik’.
Penculik itu mulai membawa Putri dengan tampang gembiranya. Namun dia tidak tau, bahwa ada orang lain yang melihat aksinya itu.
“Halo! Kantor polisi."
semangat
lanjut thor...sering2 UP ny