NovelToon NovelToon
RINDU DIATAS KHIANAT

RINDU DIATAS KHIANAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Maple_Latte

Tiga tahun menjalani pernikahan, Rindu dan suaminya masih menanti kehadiran buah hati. Di tengah cinta yang mereka bangun, harapan itu perlahan berubah menjadi beban ketika sang mertua terus menyalahkan Rindu dan mendesaknya untuk segera memberikan cucu.

Tekanan yang tak kunjung reda membuat hubungan mereka mulai retak. Di saat kepercayaan dan komunikasi memudar, hadir sosok perempuan lain yang menawarkan perhatian dan kenyamanan kepada suami Rindu. Kehadiran orang ketiga itu menjadi ujian terbesar dalam pernikahan mereka. Kini, Rindu harus memilih terus bertahan memperjuangkan rumah tangganya atau melepaskan cinta yang perlahan berubah menjadi luka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maple_Latte, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebohongan yang terungkap!

"Mbak, handuknya ditaruh di...."

Kalimat Arsen terhenti seketika di udara. Lidahnya mendadak kelu, dan seluruh darah di tubuhnya serasa menyusut habis, meninggalkan rasa dingin yang mencengkeram hingga ke ulu hati.

Wajahnya yang semula hangat dan dihiasi senyum puas mendadak pucat pasi bagai mayat, saat melihat siapa yang berdiri di sana.

Istrinya berdiri sangat tegak tepat di ambang pintu. Napas Arsen tertahan di tenggorokan. Jemarinya yang menggenggam gagang pintu bergetar hebat. Rasa panik, takut, dan bersalah yang luput ia pikirkan selama ini mendadak menyerangnya bertubi-tubi tanpa ampun.

"Mas... handuknya udah ada?"

Suara manja itu kembali bergema dari area dalam unit. Tak lama kemudian, sosok wanita itu melangkah keluar menyusul Arsen ke pintu depan.

Ia berjalan dengan santai, mengusap bahunya yang terbuka, menyangka petugas room service tengah berdiri menunggu petunjuk.

Namun, langkah wanita itu terhenti mendadak di samping Arsen. Alangkah terkejutnya dia saat menatap lurus kedepan. Bukan petugas apartemen bertag nama yang ia lihat, melainkan Rindu yang berdiri mematung di depannya.

"R....Rindu...?" gumam wanita itu dengan suara tercekat, seketika kehilangan seluruh nada manjanya.

Begitu pun dengan Rindu. Saat matanya menangkap dengan jelas wajah wanita itu, dadanya bagai dihantam palu bertubi-tubi. Dunia di sekeliling Rindu serasa runtuh berkeping-keping. Ini adalah hal yang tak pernah ia bayangkan sedikit pun dalam hidupnya.

Wanita yang mengenakan gaun tidur seksi itu, yang berada di dalam apartemen rahasia suaminya, ternyata adalah Nia, sahabat dekatnya sendiri.

Nia, orang yang selama ini menjadi tempat Rindu berkeluh kesah. Nia, teman yang selalu mendengarkan curahan hatinya tentang Arsen yang belakangan ini sering sibuk kerja hingga larut malam.

Ternyata, di balik semua dukungan dan kata-kata manis yang dilontarkan Nia selama ini, wanita itu sedang membintangi peran sebagai penghancur rumah tangganya.

Suasana di lorong lantai empat belas itu mendadak menjadi begitu Mencekam. Keheningan yang tercipta terasa sangat menyiksa, hanya diisi oleh deru napas Arsen yang memburu dan napas Nia yang tertahan.

"Rindu... ini... ini nggak seperti yang kamu bayangkan..." suara Arsen akhirnya keluar, terdengar begitu sumbang dan gemetar. Pria itu mencoba maju satu langkah, mengulurkan tangannya hendak meraih jemari Rindu.

"Jangan sentuh saya," potong Rindu pelan. Suaranya tidak tinggi, tidak berteriak, namun begitu dingin dan tajam hingga sanggup menghentikan pergerakan Arsen seketika.

Rindu mengalihkan pandangannya dari Arsen menuju Nia. Tatapannya lurus, menusuk hingga ke dasar jiwa sahabatnya itu.

Nia langsung menundukkan kepala, tak berani menatap balik mata Rindu yang dipenuhi rasa sakit yang teramat dalam.

Ingatan Rindu berputar cepat pada nasihat Fina di lobi tadi, jangan pernah menurunkan harga dirimu sebagai wanita berkelas, keluarlah dengan standarmu sebagai perempuan yang tinggi.

Rindu menarik napas panjang, mengisi paru-parunya yang terasa kering dengan udara lorong yang dingin. Ia mengepalkan tangannya di balik pakaian, meredam getaran hebat di seluruh tubuhnya, lalu merapikan posisi tas yang melingkar di bahunya.

Air mata yang sempat menggenang di pelupuk matanya ia tahan sekuat tenaga agar tidak menetes di depan dua orang yang telah mengkhianatinya secara telanjang.

Rindu akan segera berbalik dan pergi dari tempat itu, tanpa mengatakan apapun. Karena baginya semua sudah sangat jelas.

"Sayang, ini nggak seperti yang kamu pikir," kata Arsen, mencoba kembali membuka suara. Suaranya gemetar, sarat akan kepanikan yang membuncah saat melihat Rindu yang hendak berbalik pergi.

Rindu menghentikan pijakan kakinya. Ia tidak serta-merta meluapkan amarah atau menyerbu suaminya dengan makian histeris. Mengingat setiap patah kata nasihat Fina di lobi tadi, Rindu memutar tubuhnya perlahan. Ia berdiri dengan sangat tegak, menatap Arsen lurus-lurus dengan raut wajah dingin tanpa ekspresi.

"Lalu, jelaskan seperti apa sebenarnya?" tanya Rindu. Suaranya begitu tenang, namun kepatuhan nada suaranya justru membawa gema rasa takut di hati Arsen.

Arsen menelan ludah dengan susah payah. Matanya bergerilya cepat, mencari celah alibi di tengah kebohongan yang makin menyudutkannya. Tangannya yang dingin bergetar hebat di samping tubuh.

"Aku sama Nia, aku cuma mau bantu dia. Tadi kami nggak sengaja bertemu di luar, lalu dia ada masalah dan butuh pertolongan," Arsen mencoba merangkai kebohongan baru, menyusun kalimat asal agar Rindu tidak melangkah lebih jauh.

Sebuah senyuman tipis, sangat tipis dan penuh sindiran getir, terbit di bibir Rindu. Ia menggelengkan kepala pelan, menatap suaminya seolah-olah Arsen adalah pria asing yang paling kasihan di dunia.

"Benarkah? Bantuan apa yang Nia butuhkan di apartemen semewah ini?" tanya Rindu retoris.

Tanpa menunggu jawaban, Rindu beralih menatap Nia. Pandangannya bergerak perlahan dari ujung kepala hingga ujung kaki wanita yang selama ini ia anggap sebagai sahabat sejati.

Mata Rindu meneliti gaun tidur berbahan sutra tipis yang melekat di tubuh Nia, gaun yang mengekspos bahu serta lekuk tubuh wanita itu tanpa canggung, sangat kontras dengan alasan butuh bantuan yang baru saja diutarakan Arsen.

"Dan, aku juga baru tahu, kalau seorang tuan rumah yang sedang butuh bantuan, bisa memakai gaun tidur malam yang begitu seksi menyambut bantuan dari suami sahabatnya," sambung Rindu penuh nada sinis yang menusuk.

Nia seketika menarik gaun tidurnya ke atas, mencoba menutup bagian dadanya yang terbuka dengan wajah merona merah akibat rasa malu yang membakar. Ia menyembunyikan tubuhnya di balik punggung Arsen, tak sanggup lagi bertatap mata dengan Rindu.

"Rindu, tolong... dengarkan dulu," potong Arsen, melangkah satu pijakan mendekat seraya meraih jemari Rindu secara refleks.

"Jangan menyentuh saya, Arsen!" tegas Rindu. Suaranya tidak membentak, namun ketegasannya membuat Arsen seketika menarik kembali tangannya bagai tersengat listrik.

Rindu merapikan tali tas di bahunya, meluruskan pandangannya kembali pada Arsen.

"Kamu mematikan ponselmu, berbohong sedang lembur menandatangani berkas penting di kantor, lalu sekarang kamu berdiri di depan pintu unit apartemen ini hanya untuk membantu sahabatku?" Rindu terkekeh pelan, sebuah terkekeh hampa yang mewakili hancurnya seluruh kepercayaannya.

"Logika mana yang sedang berusaha kamu jual padaku, Mas?"

Arsen membisu. Bibirnya terkunci rapat. Segala macam alasan yang sempat tersusun di kepalanya mendadak menguap habis. Kebohongannya sudah terlalu membusuk untuk bisa diselamatkan.

"Kalian berdua benar-benar pasangan yang serasi," ucap Rindu, menatap Arsen dan Nia bergantian dengan mata yang berkaca-kaca namun tetap enggan meneteskan air mata di depan mereka.

"Yang satu pandai berbohong, dan yang satu lagi sangat lihai mengkhianati."

Rindu mundur satu langkah. Ia menegakkan kepalanya, merapikan gaun yang dikenakannya, lalu menatap Arsen.

laki-laki yang selama ini selalu membisikkan kata-kata cinta yang begitu halus, ternyata adalah pendusta.

1
Eva Rosita
sangat bagus
Shinta Teja
Thor plis Thor, plisss!!!!!
buatlah rindu bercerai dari Arsen & keluar dari keluarga toxic itu. aku ga rela rindu menderita lebih lama lagi 🥺🥹
Sanda Rindani
jangan bodo rindu
Shinta Teja
jangan lupa minta no unitnya mbak Fina,rindu. jadi kamu bisa sementara sembunyi di apartemen nya....🥺
Sanda Rindani
jangan lembek dong rindu
Ben Aben
Udah mulai seru ya thor
stela aza
sakarepmu sing nulis Thor endinge arep kaya apa Yo ngono ,,, wis bebeh drama rumah tangga yg ngono kui wis biasa Karo wis akeh di setiap novel hampir sama rata 🙏 nek ora selingkuh Karo konco Yo Karo Adine trs sepupu Yo muter2 Ning Kono kui tok 🙏
Maple latte: saya gk tau ya kak kalau novel lain juga sama, saya cuman nulis apa yang terlintas di pikiran aja.
kayak, bikin cerita ini kayaknya seru, selingkuhannya si ini. terus nanti pertengahannya akan jadi seperti ini, dan endingnya akan seperti ini.
jadi semua sudah saya pikirkan, dan semua sudah ada di otak di penulis. gambarannya seperti apa. dan, juga pasti mencari ini akan seru nih cerita seperti ini. jadi, kita itu gk tau ceritanya sama atau tidak dengan yang lain, kalau kakak merasa ceritanya sama dengan yang lain ya, mungkin pemikiran saya dan penulis yang lain sama.
total 1 replies
stela aza
ujung2 nya Nnti setelah cerai baru ketahuan kalau Nia hamil bukan anaknya Arsen ,,, wisss mambu lagu ngono kui ,,, 🤣
Cha Libra
jngan biarkan Rindu lluh thour ma s Arsen .biar rindu kluar gugat cerai suami kga tau diri
Delisa
novelnya good thor
Yantie Narnoe
😭😭😭 sedih x....up lg othor...💪
stela aza
balas rindu jangan diem Bae ,,, balesnya dg cara yg cantik dan apik ,,, hancurkan sampai tak bersisa 2 penghianat itu 🤭
Shinta Teja
terimakasih ya otor,dah dikabulkan permintaan ku...🫰
btw jangan lama² bongkar kebusukannya si Arsen & Nia dong,Thor. kasihan banget di rindu...
tolong buat dia pisah dari Arsen & keluarga toxic nya itu lalu buat dia bahagia ya, Thor....🙏🫵🫰
Shinta Teja
up nya yang banyak dong Thor. masa cuma 1 . mana makin bikin penasaran lagi🫰
Anonim
Wah wah si nia ini pelakor nya ternyata y thor🤭
Shinta Teja
tolong dong,kak. jangan lama² bongkar kebohongan nya Arsen. sebab aku mau si RINDU itu bisa bersikap tegas & keluar dari keluarga toxic itu
Anonim
Rindu jangan lemah dong thor buat jadi cewe badas,gemes ih sama mertua modelan kek gitu pengen kasih rawit sekilo
stela aza
kok rindu diem j di hina di injak-injak harga dirinya,, meneng Bae ,,, lawan donk , jgn jdi perempuan bodoh ,,
Shinta Teja
jangan sampai itu si Nia,sahabat nya rindu🥺🥹
Anonim
Masih muter aja thor kapan nih rindu tau kalau suaminya selingkuhh🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!