NovelToon NovelToon
Pengantin Yang Tertukar

Pengantin Yang Tertukar

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: rizal sinte

Season 1 dan 2 ....

Yang seharusnya suami kini menjadi anaknya, yang seharusnya ayah mertua kini menjadi suaminya. Dan sahabatnya yang kini menikah dengan calon suaminya! Bagimana pernikahan bisa tertukar seperti ini? Apa sebenarnya yang terjadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rizal sinte, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27

"Sera, ayo kita menikah?" ucap Angga sekali lagi.

"Om...."

"Sssttt ... aku tidak suka menerima penolakan, Sera. Kenapa kamu selalu menolak ku? Leo sudah tidak ada hubungannya lagi sama kamu, terus alasan apa lagi kamu menolak ku?" Angga prustasi, lagi-lagi dirinya dapat penolak dari Sera.

Gadis itu menghembuskan nafasnya." Gimana gak nolak, kamu nya aja ngelamar gak. pake modal. Boro-boro mau bilang sama mamah dan papah, cincin aja gak ada? Mana di bawah guyuran hujan pula. Gak ada romantis-romantis nya sama sekali."

Angga mendesah pasrah." Jadi aku di tolak lagi ya .... eh tunggu!"

Angga menatap Sera."Jadi, kamu menolak aku cuma gara-gara aku melamar gak pake cincin? Apa itu artinya kalau aku melamar kamu resmi gak ada katak tolak lagi, kan?"

Angga baru mencerna kata-kata, Sera. Hatinya pun langsung berbunga-bunga senang dengan mata berbinar.

"Kyaaaaaa, Om. Kamu gila ya! Turunin aku," teriak Sera karena di angkat tinggi-tinggi tubuhnya lalu di putar-putar.

"Aku senang banget, Sera. Akhirnya kamu menerima aku menjadi calon suami kamu," teriak Angga girang yang masih berputar-putar sambil mengangkat tubuh Sera.

"Hey, tapi aku belum jawab, iya loh."

"Gak peduli, yang penting kamu sudah menerima aku. Aku pastikan akan melamar kamu dengan momen romantis yang tak akan pernah kamu lupakan. Aku juga akan memesankan cincin yang paling cantik untuk kamu," ucap Angga bersungguh-sungguh dan menghentikan putar nya lalu menurunkan Sera dan menggenggam kedua tangannya.

"Ih apaan sih, PD banget jadi orang. Siapa juga yang mau," ledek Sera menjulurkan lidahnya, kemudian berlari.

Angga di buat melongo, kemudian langsung tersenyum." Awas kamu ya, dasar nakal."

Angga pun mengejar Sera, hingga keduanya bermain hujan-hujanan layaknya anak kecil yang masih kurang bahagia.

"Sera, awas kamu kamu ya kalau dapet. Gak akan aku ampuni," ucap Angga.

"Weeeek .... tangkap saja kalau bisa." Sera malah semakin menantangin, ia pun menambah kecepatan larinya mengitari taman itu.

"udah deh, nyerah. Capek banget," ucap Angga mengatur nafasnya menghentikan kejarannya.

"Ah payah, masa gitu doang udah nyerah. Cemen banget. Huuuuu," ejek Sera menyoraki Angga.

Dengan senyum licik, Angga pun langsung menangkap tubuh Sera di saat gadis itu lengah.

"Dapet, mau lari kemana lagi kamu, hem?"

"Kyaaaaa, curang banget ih ... dasar!"

Sera tak dapat lari lagi, tubuhnya sudah berada di dalam bekapan lelaki bertubuh kekar berotot itu. Sehingga Sera menyerah dan pasrah apa yang di lalukan oleh Angga padanya.

"Emmmmm, Om..."

"Kamu cantik, Sera. Kamu hanya milikku seorang," ucap Angga dengan suara parau menciumi jenjang leher Sera.

"O-om, geli..."

Angga tersenyum, lalu memandangi wajah Sera yang basah akibat hujan yang masih belum reda. Keduanya bahkan tidak berteduh sama sekali.

"Boleh cium?"

Sera melongo...

"Tumben banget, nie orang sehat!" batin Sera kebingungan dengan Angga yang meminta izin padanya.

"Biasanya gak pake permisi juga," ejek Sera.

"Hehehe maaf, aku gugup banget karena sekarang kamu sudah resmi jadi calon istri aku," ujar Angga jujur, ia begitu gugup sangking senengnya sehingga menjadi canggung.

Sera tersenyum, lalu mengelus pipi Angga lembut. Angga pun membalas senyuman itu menyentuh tangan Sera yang ada di wajahnya lalu mengecup tangannya singkat kemudian mendekatkan tubuhnya lalu keduanya pun saling berciuman mesrah tanpa ada paksaan kali ini.

Sera yang sudah ikhlas menerima Angga, ia pun membalas ciuman itu bahkan kedua tangannya sudah berada di leher Angga. Tak ada alasan lagi bagi Sera untuk menolak Angga menjadi suaminya, ia juga harus bisa belajar untuk mencintainya dan melupakan Leo dalam hatinya.

Sementara mereka sedang berciuman mesrah di bawah guyuran air hujan. Di dalam Villa pak Ujang menatap heran pada istrinya.

"Loh katanya tadi mau memanggil non Sera? piye toh," ucap nya pada sang istri yang balik lagi tidak jadi memanggil Sera dengan wajah bersemu.

"Nanti saja lah Pak, biarkan non Sera bermain hujan-hujanan dulu," ujarnya sedikit malu.

Pak Ujang menaikkan sebelah alisnya bingung, tadinya istrinya itu memarahi dirinya karena sudah membiarkan anak majikannya itu berada di luar rumah saat hujan begini. Tetapi kenapa sekarang malah mendukungnya? Pak Ujang pun jadi penasaran.

"Yo wes, biar Bapak saja yang panggil non Sera" ujar Pak Ujang.

"Jangan Pak, biar kan saja." cegah ibu Siti.

"Lah piye toh Ibu iki, nanti non Sera sakit bagaimana?"

"Tapi..."

Pak Ujang tak mau dengar, ia melangkah keluar rumah untuk memanggil Sera masuk. Namun beberapa saat kemudian Pak Ujang masuk lagi kedalam rumah dan wajahnya itu tak jauh beda sama ibu Siti tadi, ya itu masuk-masuk dengan wajah bersemu merah.

"Piye, masih mau di suruh masuk juga non Sera nya," ejek sang istri.

"N-ngak jadi Bu, nanti saja," jawabnya gelagapan sambil garuk-garuk kepalanya yang tak gatal.

"Hahahaha, di bilangin kok malah ngeyel. Yo wes sekarang bantu Ibu siapin makan malam untuk mereka berdua."

Pak Ujang dan ibu Siti melihat Sera yang sedang berciuman dengan Angga, mereka pun tak ingin menjadi pengganggu keduanya sehingga membiarkan anak majikannya itu berada di luar. Kedua orang tua itu yakini jika lelaki bersama anak majikannya itu adalah kekasihnya yang menyusul kesini.

"Om, dingin," ucap Sera yang sudah lepas dari ciuman maut Angga.

Angga tersadar, ia juga tak ingin membuat Sera sakit. Lalu menggendong tubuh Sera dan membawa nya kedalam Villa. Sera hanya pasrah ia pun tak menolak lagi karena memang tubuhnya terasa lemas akibat rasa dingin sudah menusuk ke tulang-tulang nya.

"Ada siapa di dalam?" tanya Angga.

"Hanya ada pak Ujang dan istrinya, mereka yang menjaga Villa ini."

Angga mengangguk lalu masuk kedalam dengan pakaian basah kuyup hingga air mengalir berceceran di lantai.

"Assalamu'alaikum!" ucap Angga sopan.

"Wa'alaikumsalam, Ya Allah." pak Ujang langsung mengambil handuk lalu memberikan kepada Angga.

"Terima kasih, di mana kamar Sera?"

"Ada di lantai atas, Den," jawab pak Ujang sambil menunjuk sopan arah kamar Sera.

"Kalau begitu saya bawa Sera ke kamar dulu."

"I-iya, Den. Silahkan ... oh iya, kami sudah menyiapkan makan malam untuk kalian berdua," ucap pak Ujang.

"Iya, terima kasih. Nanti kami akan makan. Kalau begitu saya permisi dulu."

Pak Ujang mengangguk, Angga berjalan menaiki anak tangga. Sedangkan Sera hanya diam saja di dalam gedongan Angga sambil membenamkan kepalanya di dada yang bidang itu.

Pak Ujang hanya memperhatikan, ia tak ingin bertanya karena tak mau ikut campur sama sekali. Karena tugasnya hanya menjaga Villa ini selagi anak majikannya itu tidak kenapa-kenapa sehingga tak ada yang perlu di khawatirkan.

Angga sudah masuk kedalam kamar yang sudah di siapkan untuk Sera. Lelaki itu membawanya ke kamar mandi untuk memandikan dengan air hangat agar tidak jatuh sakit setelah bermain hujan-hujanan tadi.

"Ayo lepas baju kamu, sekarang kita mandi dulu," ucap Angga menurunkan Sera yang sudah berada di dalam kamar mandi.

"Apa? k--kita..."

1
Dyah Oktina
wah...sampai 2024... blm ada lanjutnya nih thor... kirain nih cerita dah end... ternyata. .. oh... ternyata masih ngantung.. 😔
Dyah Oktina
bukannya namanya cihko d bab depan.. nicko mah adeknya sherly???
Dyah Oktina
wah... kayaknya ciko anak devan ya.. apa kejebak Ya dara... wah masih d gantung nih sm author.. 🫢🤔🤭
Dyah Oktina
hah... iya.. bukan sableng lagi itu namanya... alex be*o .. kesel bacanya juga.. 🤭✌️✌️
Dyah Oktina
jd beneran ngak ada sesion 2 nih thor..
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Curse//Curse//Curse//Curse//Curse//Scream/
Dyah Oktina
kayaknya suami seperti alex hanya ada d dunia halu.. 🤭
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂
Dyah Oktina
ya Allah. ..kasihan alex dah ngak dapat mp nya semalam.. tambah benjol d.aniaya krn polos... 🤭😂😂
Dyah Oktina
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Curse//Curse//Curse//Curse/
Dyah Oktina
parsel kali... masa pastel.. 🤭
Dyah Oktina
Masya Allah. ..gantengnya visual alex
Dyah Oktina
😂😂😂😂😆😆😆😆kebayang seru nya d sembur téh..
Dyah Oktina
💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻❤️
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂
Dyah Oktina
ooo ternyata memang boby sm dewi punya 2 anak... maaf thor.. baru maksut ✌️✌️🤭
Dyah Oktina
loh ...kan wisnu bukan papa kandungnya.. Kok masih pakai binti wisnu... ngak boleh itu.. ✌️🤭😇
Dyah Oktina
maksutnya vindra kali ya???
Dyah Oktina
terbalik kali thor... adam yg harus panggil aunty ke sheryl.. kan jatuhnya adam ponakan sherly
Dyah Oktina
akhirnya keyra... bahagia.. sesuai dgn keinginannya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!