NovelToon NovelToon
Secon Chance

Secon Chance

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO
Popularitas:826
Nilai: 5
Nama Author: Austrea

Bagaimana jadinya jika kamu mengakhiri sebuah hubungan tanpa sebab lalu meninggalkan kekasihmu begitu saja karena suatu alasan?

Begitu pula dengan Serena, ia meninggalkan kekasih nya begitu saja hanya karena suatu alasan yang kurang jelas. Hingga suatu saat ia melamar pekerjaan disebuah perusahaan ternama milik mantannya dan bahkan saat ini seorang president.

apakah yang akan terjadi pada kehidupan Serena selanjutnya?

guyss mampir yuk, istirahat sebentar dinovel aku❤️❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Austrea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

My Ex⁸

Melihat Serena begitu lemah dihadapannya mengingatkan kembali bagaimana dulu saat di sekolah, Serena selalu diam ketika semua orang menindasnya dan Dirga akan melindunginya.

Hal ini semakin membuat Dirga benci pada Serena karena melupakan kebaikannya demi pria lain.

“Selain miskin hidupmu juga menyusahkan orang lain" tambahnya semakin membuat Serena tak berkutik.

Dirga meraih ponsel didalam sakunya dan menghubungi manajer GA.

“iya, ada yang bisa saya bantu, tuan?”

“sepertinya kamu tidak mengurusi bawahanmu dengan baik, sebab salah satu bawahanmu tidak bekerja dengan konsisten” ucap Dirga dengan dingin sambil menatap kearah Serena yang terus menunduk itu.

Sambungan terputus begitu saja, Dirga memasukkan kembali ponselnya kedalam saku dan kembali fokus menatap Serena.

“mungkin ini bisa menjadi pelajaran untukmu, karena menghancurkan hati orang lain akan mendapatkan balasan yang sepadan,”

“dan kau tahu yang ku maksud bukan ini" ucap Dirga sinis.

“silahkan keluar dari ruangan ku” Dirga berjalan kembali kearah kursi nya dan melanjutkan pekerjaannya.

Seketika ia menjadi tidak mood untuk minum kopi.

Serena berjalan keluar dari ruangan Dirga dengan wajah lesu yang masih terus menunduk itu.

“bagaimana mungkin aku dipertemukan kembali dengan dia?”

Asisten Zayn masuk kedalam ruangan, ia melihat wajah atasannya yang terlihat tidak ramah itu.

“Zayn”

“iya tuan?”

“cari tahu mengapa gadis itu bisa bekerja di perusahaan ku”

“maksud tuan, gadis OG tadi?”

“hmm”

“baik tuan”

*

*

*

“Serena, pak Alfian memanggilmu untuk pergi ke ruangannya”

Serena mengangguk dan segera berjalan menuju ruang manajer untuk menghadap atasannya.

Ketika sampai disana, Serena disambut dengan tidak ramah oleh manajer.

“silahkan duduk” ucap manajer dengan dingin.

“baru juga bekerja, kamu sudah melakukan kesalahan hingga membuat atasan saya marah, mau tidak mau saya terpaksa harus menyerahkan surat pada tim HRD untuk mengganti personel baru,”

“karena, jika kamu masih terus berada disini, saya tidak tahu kantor ini akan menjadi seperti apa”

“pak, tolong kasih saya kesempatan untuk memperbaikinya, saya mohon” ucap Serena memohon.

Pak Alfian terdiam sejenak, ia menghela nafas panjang sebelum akhirnya kembali menatap Serena.

“baik, 1 kesempatan lagi akan tetapi jika kamu mengulangi kesalahan yang sama,”

“maka saya tidak segan untuk memaksamu keluar dari sini”

Serena mengangguk dengan cepat, ia sangat membutuhkan pekerjaan ini demi biaya pengobatan sang ibu.

“saya berjanji”

di ruangan Dirga.

“Tuan, ini informasi tentang OG tadi yang anda minta”

Dirga meraihnya, ia membukanya satu persatu dan mulai membacanya secara keseluruhan.

“Serena Calista, lulusan sekolah menengah atas yang bekerja demi biaya pengobatan ibunya akibat kecelakaan dan ayahnya meninggal karena kecelakaan tersebut beberapa hari yang lalu,”

“dia juga dipecat dari restoran ternama di kota, dan tidak diterima di beberapa tempat pekerjaan sebanyak 20×” jelas asisten Zayn kemudian sedikit membenarkan kacamatanya.

"dan saya juga baru tahu jika......nona Serena adalah mantan kekasih anda 7 tahun yang lalu"

Pria itu menyandarkan tubuh kekarnya dikursi dan mulai menutup matanya karena merasa lelah.

Ia menutup berkas di tangannya perlahan sebelum menatap asistennya dengan wajah dingin.

“Mulai hari ini, pindahkan Serena ke lantai atas.”

Asistennya tampak sedikit bingung. “Maksud Anda… menjadi staf pusat, Tuan?”

“Bukan.” Tatapan pria itu tajam menatap layar laptop di depannya.

“Jadikan dia sekretaris pribadi saya.”

Ruangan seketika terasa hening. Sang asisten tampak ragu sejenak karena tahu posisi sekretaris pribadi bukan jabatan sembarangan.

“Tapi, Tuan… kemampuan dan pengalaman Nona Serena masih—”

“Aku tidak meminta pendapat.” Potongnya dingin. “Urus semua administrasinya hari ini juga.”

Mau tidak mau asisten Zayn terpaksa mengikuti arahan dari atasannya.

Setelah asistennya pergi, pria itu bersandar pelan di kursi kerjanya sambil menatap gedung kota dari balik jendela besar.

Rahangnya mengeras saat mengingat wajah wanita yang dulu meninggalkannya tanpa penjelasan.

“Sekarang… aku ingin lihat seberapa lama dia bisa bertahan di dekatku.”

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...----------------...

Bersambung.....

Hai para readers kesayangan Author, terimakasih sudah menjadi para pembaca yang setia dan selalu menemani hari² author💞🌹 Love You buat kalian semua yang selalu tinggalkan jejak sehat dan bahagia selalu ya🍃

1
Lenny Utami
kannnnn kannnnn kannn bener....🤭 sok galak
Lenny Utami
ahhh masih cinta itu mah.😌
Lenny Utami
ohhh karena patah hati rupanya...
Lenny Utami
dirga...😬
Lenny Utami
sabar Serena. galaknya Abang satu nii...
Lenny Utami
balas dendam tidak akan menyelesaikan masalah 🤭
Lenny Utami
Serena mau kerja di kebon sawit, dr pada GK dapet² kan..
Lenny Utami
serena😭
Lenny Utami
semangat kaka
Lenny Utami
cantiknya serena
Lenny Utami
dih Dirga emosian🤭
Lenny Utami
sabar dirga sabar, Serena punya alasan tersendiri...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!