NovelToon NovelToon
Cewek Absurd Dan CEO Ganteng

Cewek Absurd Dan CEO Ganteng

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fira Lmj

cewek kere, apes, mulut pedas ketiban rejeki nomplok karena ketabrak CEO ganteng

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fira Lmj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Strategi

Di apartemen tempat Azizah dan Arofik tinggal kini telah menjadi medan perang, hawa lapar dari keduanya plus pening dan pusing karena tidak mengerti dengan semua tombol yang nampak asing bagi keduanya.

Setelah beberapa menit kemudian terdengar bunyi ketukan pintu dari luar apartemen, Azizah dan Arofik tersenyum senang dengan ketukan pintu tersebut yang menandakan masa busung lapar mereka akan segera sirna.

Tanpa pikir panjang Azizah dan Arofik kini berdiri dari duduknya dan segera berlari menuju pintu.

Ceklek..

Setelah pintu terbuka ternyata bukan tamu yang mereka tunggu, tetapi Bagas asisten pribadinya tuan Leonel ciri-ciri Bagas adalah seorang pria tinggi, tegap,kulit sawo matang, dan berhidung yaa tidak terlalu pesek dan tidak terlalu mancung ntahlah othor bingung mau menamakan itu bagaimana.

" Permisi, ini ada kiriman makanan untuk kalian" ucap Bagas sambil mengulurkan paperbag di tangannya

Saat Azizah akan menerimanya tiba-tiba Arofik menepis tangannya dan segera menarik tangan Azizah untuk kembali masuk ke dalam apartemen tanpa menerima paperbag tersebut.

BRAAKK....!!!!

Arofik segera menutup pintunya dengan keras dan segera mengunci pintu tanpa mengucap kata-kata apapun kepada Bagas.

" Kamu kenapa si dek? Itu ada yang kasih makanan bukanya di terima ini malah di biarkan begitu saja, kita kan lapar banget dek" ucap Azizah

" Huussttt kakak ini aku tau kalau kita lapar, tapi kita tidak mengenal om itu kalau ternyata ada racun di makanan itu gimana? kakak mau mati muda?" ucap Arofik

" Ya gak mau sih, tapi bener juga kata kamu terus gimana dong kakak laper banget sudah perih banget perut kakak, kan kamu tau kakak ada penyakit asam lambung yang tidak boleh telat makan kalau gini terus bisa kambuh nih asam lambung kakak" ucap Azizah sambil memegang perutnya

Tok.... Tok... Tok...

"Permisi kak ini ada kiriman makanan dari nyonya Casandra untuk kalian berdua" ucap Bagas

Setelah mendengar nama Casandra di sebut kecurigaan mereka mulai sedikit berkurang, akhirnya Azizah mempersilahkan orang tersebut untuk masuk ke dalam apartemen tersebut tanpa menutup pintu agar sewaktu-waktu kecurigaan mereka terbukti mereka akan mudah untuk berlari keluar apartemen untuk mencari bantuan.

" Silahkan di terima mbak" ucap Bagas

" Iya pak, terimakasih" ucap Azizah

" Baik kalau begitu saya permisi dulu" ucap Bagas

" Stop!! " ucap Azizah dan Arofik bersamaan

Bagas yang mendengar ucapan keduanya kini mengurungkan niatnya untuk pergi dari apartemen tersebut, dan kembali duduk di sofa bersebrangan dengan keduanya.

" Ya, apa ada yang bisa saya bantu" ucap Bagas

" Tunggu dulu dong pak, kita kan mau sarapan makanan yang anda antarkan ini jadi dari pada anda pulang dengan perut kosong mari kita sarapan juga" ucap Azizah

Bukan tanpa maksut Azizah menawarkan sarapan bersama dengan Bagas yang notabenenya sosok pria yang baru mereka jumpai, tapi Azizah dan Arofik memilih untuk mengajak Bagas sarapan dengan makanan tersebut karena Azizah dan Arofik ingin membuktikan bahwa makanan tersebut aman buat mereka konsumsi.

Jadi untuk membuktikannya mereka sepakat untuk menumbalkan Bagas sebagai bahan percobaan pertama yang mencicipi makanan tersebut, jika di rasa Bagas tidak kenapa-napa alias masih sehat wal-afiat setelah makan makanan itu baru mereka berdua akan memakannya dengan santai tanpa takut mati muda akibat keracunan makanan. Cerdas memang Azizah dan Arofik ini.

" Wah banyak sekali makanannya" ucap Azizah sambil membuka beberapa kotak makanan di atas meja.

Mulai dari ayam goreng krispi kesukaan Arofik, ada juga mie spaghetti carbonara, ada kue brownies coklat yang terlihat menggoda plus 2 cup Es Boba.

Dengan senyum manis Azizah menaruh ayam goreng di dalam piring Bagas, spaghetti 2 kotak Azizah membaginya sama rata menjadi 3 bagian bahkan kue brownies coklat pun Azizah potong menjadi 3 bagian, dan es bobanya kini Azizah mengganti cup menjadi gelas yang berukuran sedang untuk membaginya menjadi 3 bagian juga.

* Memang adil sekali kan Azizah ini, hehehe..*

" Silahkan pak di makan jangan sungkan" ucap Arofik

Mendengar ucapan Arofik dan Azizah, Bagas kini dengan senyum sumringah ibarat matahari bersinar dengan cerah Bagas segera melahap makanan di piringnya.

Azizah dan Arofik yang melihat raut wajah sumringah dari Bagas dan melihat begitu lahapnya Bagas memakan makanannya, kini Azizah dan Arofik nampak begitu lega karena kini kecurigaannya tidak terbukti sama sekali.

Dengan senyum mengembang di wajah keduanya kini Azizah dan Arofik pun segera memakan makanan itu dengan begitu rakusnya sampai-sampai Bagas yang melihatnya nampak begitu heran dengan kelakuan wanita di depannya.

" Eghem... Kalian kok lahap banget sih makannya, kayak sudah lama saja tidak makan" ucap Bagas sambil menatap pipi Azizah yang kini nampak menggembung penuh makanan

Azizah hanya menjawab dengan senyum dan anggukan kepala saja pertanyaan dari Bagas.

Sedangkan Arofik kini fokus dengan ayam goreng kesukaannya, bahkan kini dia telah menghabiskan 2 potong ayam goreng krispi yang sejak tadi sudah nampak menggoda.

Setelah beberapa menit kemudian acara makan bersama telah selesai, kini mereka nampak bercengkrama dengan santai sambil menonton televisi acara kartun kesukaan Arofik.

Kring.... Kring... kring...

Dering ponsel milik Bagas yang begitu keras memecahkan atensi keduanya, terpampang dengan jelas nama si penelpon" Tuan muda" yang berarti Dimas Anggara.

" Ya tuan muda ada yang bisa saya bantu?" ucap Bagas

" Dimana kamu sekarang?" ucap Dimas dari sebrang sana, bukan tanpa alasan Dimas bertanya seperti itu karena tak biasanya Bagas akan datang ke kantor menumpang di mobilnya, biasanya Bagas lah yang bertugas untuk mengantarkan Leonel ke kantor.

" Saya sedang berada di apartemen nyonya Casandra tuan" ucap Bagas

" Di apartemen mama? Apa yang sedang kau lakukan di sana?" ucap Dimas

" Saya di tugaskan tuan Leonel untuk mengantarkan makanan untuk nona Azizah dan adiknya tuan" ucap Bagas

Tuuutt....

Dimas segera mematikan sambungan telepon saat mendengar bahwa Azizah yang sejak kemarin dia cari-cari sampai semalaman, kini telah di temukan keberadaannya.

Dimas segera menyambar kunci mobilnya yang tergeletak di atas meja, dan segera berlari menuju lift.

Selang 10 menit kemudian Dimas Anggara telah sampai di area parkir apartemen.

Kedua satpam langsung menghampiri Dimas untuk sekedar basa-basi sebagai sebuah sambutan kedatangan tamu.

Tapi Dimas tak menoleh sedikitpun kepada keduanya, hanya melawatinya dan menjawab salam yang mereka berikan.

Sesampainya di lantai 20 tempat apartemen mama Casandra berada kini Dimas langsung masuk tanpa memberikan salam.

Hal tersebut membuat Azizah dan Bagas yang sedang ngobrol santai kini serempak menoleh ke arah Dimas yang kini berdiri di tengah pintu dengan nafas memburu.

" AZIZAH AKU BERSEDIA" Ucap Dimas di sela-sela nafasnya yang kian tak beraturan.

1
Fira Lmj
Yuk guys baca ceritanya di jamin kamu akan baper dan ngakak dengan tingkah absurd si zizah dan bucinnya pak CEO
anggita
mungkin rejeki anak sholeh😊
Fira Lmj: makasih kakak Saranya
total 1 replies
anggita
Maaf saran saja Thor, klo awal paragraf/alinea pakai huruf besar🙏. moga novelnya lancar.
Fira Lmj: makasih kakak Saranya 🙏
total 1 replies
anggita
ikut ng👍like, kasih☝iklan saja.
Fira Lmj: makasih 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!