NovelToon NovelToon
SUARA HATI BENING

SUARA HATI BENING

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: ekha dewi

Berkali-kali dia gagal menikmati indahnya bahtera rumah tangga, tidak membuatnya putus harapan dan terhenti untuk melangkah.
Dia percaya tuhan memberikan cobaan pasti setara dengan kemampunnya.

Dia bangkit dari kegagalan rumah tangganya yang pertama, Sehingga dia kembali mendapat cobaan besar, dan di tuntut untuk bersabar dan ikhlas, saat dia harus bangun dari terpuruk hidupnya, ketika dia mendapat cobaan di tinggalkan suami tercinta untuk selamanya, membuat dia terlatih untuk terus tegar dan Akhirnya bertemu dengan cinta sejatinya.

Menceritakan kisah gadis yang bernama Cantika Bening Rahayu(Bee), yang mencari cinta sejati dalam pernikahannya.

Yuk ikuti kisah selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ekha dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencoba kembali

🍂

Sinar surya telah menampakan ke megahan nya, meninggalkan gelap pekat nya malam. sekarang embun telah menampakan kilau nya yang begitu cantik menggantung di setiap helay dedaunan sekitar kampus, bias sorot sang surya yang menyinari embun menampakan kilatan cahaya kristal di setiap tetesnya. perpaduan dua hal yang sangat cantik untuk setiap bulir nya, hingga menguap sejalan dengan semakin panas nya terik surya hari ini.

"Hey ...bro"...!

Reno memepuk pundak ku siang ini, ada yang ingin aku kenalkan sama loh.

Aku melirik sekilas, lalu, menatap lagi ke jalan lorong kampus yang aku pijaki.

"Siapa?" Tanya ku.

"Se orang perempuan lah, masa aku kenalin sama tukang gali kabel di jalan, "

Reno bergerutu disamping ku.

"Ku harap kali ini selera mu, dan bisa mencoba kembali membuka hati, aku gak tega setiap hari loh jalan sendiri, kaya manusia vampir, jalan nya kaku, gak ada canda tawa nya,"

Reno menggoda ku, dan itu memang iya, aku sulit menetap kan harus memilih.

Belum sempat aku menjawab setiap barisan kata Reno,

"Kak Reno hey,,,,,,!"

Se orang gadis berdiri disamping motor gedenya, lengkap dengan pakaian dan atribut yang memenuhi setandar berkendara dan itu ter lihat luar biasa.

Hati kecil ku bergumam, ok juga kenalan si Tarno, begitu lah nama ejekan untuk Reno di kala sedang gurau.

"Eh ngomong² dia masih teman nya Lusa kok"...!

nama yang ingin ku lupakan muncul lagi dari mulut kekasih nya.

Aku hanya diam dengan pikiran kalut.

"Ardella, sini, ini teman ku yang aku ceritakan,"

Dan si gadis itu melambay tangan khas cewek tomboy.

Aku terkesan dia berbeda dari yang lain, dan entah rasa dan kekuatan dari mana aku maju mendekat sang gadis.

"Aku Yoda,,,!"

aku tak segan menyodorkan tangan kanan ku, dan yang lebih takjub iya menyambut nya persis anak lelaki metal dengan mengangkat tangan seperti panco.

"Wey.....ada gue kenapa kalian cuekin gue sih"

Reno berlari kecil menuju ke arah kami.

"Aku anak desainer. kamu ambil kelas bisnis kan, "

Aku mengangguk, ternyata Reno sudah banyak cerita tentang aku ya, Aku tersenyum mematikan ke arah Reno,

"Ampuuun boss aku cerita yang baek baek kok,"

Reno pura pura merasa bersalah,

"Gak apa apa kok . santuy aja semua orang punya masa lalu ko." gadis itu bersuara.

Sambil memainkan kunci motor di tangan nya.

"Aku balik duluan kak Ren, kak Yod."

Dia berbalik sambil mengenakan helm di kepala nya, lain kali kita ketemu bisa makan makan, sekarang aku lagi buru² maaf ya.

Ardella mencakup kan tangan nya di setang motor gedenya, sambil menstater motor yang iya tunggangi.

kelakson perpisahan iya tekan sambil nge gas motor nya, dan bayangan nya hilang dari belokan.

Aku menarik napas, melirik ke arah Reno di samping ku,

"Lumayan,"

aku ber ucap sambil melengos pergi menuju arah mobil ku terparkir.

"Lo gak jemput kekasih loh, ?"

Aku basa basi menanyakan orang yang ingin aku lupakan.

"Sekarang gak di jemput, dia ada ujian ekstrakulikuler, paling langsung pulang gue."

Sahut Reno sambil melengos ke arah motor bebek kesayangan nya.

🌺🌺

Ardella memang asik untuk di ajak ngobrol. orang nya simple, gak macem macem mudah bergaul dan iya juga solideritas tinggi.

"Dell,,,,!! rumah kamu dimana?"

aku bertanya sambil menyeruput minuman dingin di depan ku??

"Di kolong langit lah dan bukan di dasar lautan, ".

jawaban itu membuat ku terkekeh.

"bisa aja si kamu,? kalo malem lo keluar rumah gak?? bisa iya bisa engga, Della ber ucap santai. gue hidup sendiri disini."

Gue di isolasi keluarga gue, karna gue anak berandalan, makanya gue di buang disini, gue ngontrak dan untuk hidup sehari hari paling ikutan ngelatih sanggar tari punya sodara."

"lo bisa nari, ??aku bertanya lebih lanjut, Yah sedikit lah, dari pada gue harus ngamen."

"pantesan badan lo bagus, !" Sahut ku.

"Maksud loh,," Dia balik bertanya.

" Iya badan lu berisi, dan energik,"

aku bersuara sambil menghabiskan minuman ice kiwi campur madu di hadapan ku.

"Lo sudah punya pacar belum ?"

Aku bergerak cepat, menanyakan takut² ada yang salah paham, dengan kedekatan hubungan kami akhir akhir ini , yang lumayan cukup akrab.

Della tertawa, "kenapa loh tanya begitu?"

"Enggak, gue hanya takut ada yang salah paham aja kok.".ucap ku.

"Aku gak mau di sebut perusak hubungan orang, dan itu juga sangat menyakitkan kalo lo sudah punya kekasih.

Maksud loh, della mengerutkan kening nya,

Gue suka sejak pertama lo di kenalin Reno sama gue.''

"Maukan lo jadi kekasih gue ?,

"Gue gak bisa jawab Yod...Gue masih terauma soal hubungan. "

"Maksud loh, ?" aku gak ngerti sama Della.

" Gue bukan wanita baik² Yod..terlalu jenaka jika gue punya hubungan khusus."

"Apa Maksud loh,,,,!"

"Gue kotor Yod.

Dan itu karena ke salahan gue sendiri."

"keluarga loh masih ada kan ?" Tanya ku.

"Mereka asik dengan dunia mereka. Yod.

Aku kasihan melihat della ter puruk, ternyata hidupnya lebih rapuh, beda dari penampilan pisik nya.

"Apa loh mau sama wanita bekas pelacuran,"

dan aku sangat ter tohok dengan ucapan Della.

"Gak mungkin ucap ku, memang iya Yod..aku di jual oleh tanteu ku sendiri.

Aku prustasi Kenapa harus memilih kuliah, kalo pada akhirnya gue harus membayar dengan diri gue sendiri.".

Apa lo udah gak suci lagi dell,?

Hati ku berteriak kecewa.

Setiap wanita yang ku dekati pasti ada aja rintangan untuk ku berhenti untuk mendekatinya, dan ini benar² tak adil untuk ku.

Aku melihat wanita ini begitu rapuh, tanpa sadar aku merangkul nya memberi ketenangan, lo bebas, melepaskan kesedihan loh di pundak gue. Della makin terisak dengan bulir hangat menetes di pundak ku.

begitu berat kah beban loh Dell,

Aku bergerutu dalam hati. gak ada apa²nya masalah yang aku hadapi ketika mendengar beban yang begitu berat di hadapi se oran perempuan lajang yang nenangis di pundak ku.

Aku masih jauh lebih bahagia, mempunyai keluarga yang begitu peduli, walau kadang aku yang selalu mengecewakan mereka.

Aku jadi sedih sampai saat ini aku belum bisa memberikan kebahagiaan untuk nya.

Della melepaskan rangkulan nya,

"terimakasih sudah mendengarkan cerita ku, bukan mau untuk di kasihani, hanya aku butuh teman untuk berbagi,"

Della menghapus sisa air mata nya, dan mengambil minum yang aku sodorkan untuk menghilangkan rasa panas dalam kerongkongan ketika habis menangis. aku tersenyum mengangguk.

"sabar aja pasti tuhan kasih lo jalan untuk memperbaiki diri lo. jangan menangis lagi ya."

Della tersenyum ke arah ku. dan itu bikin hati ku ngilu, ternyata dia begitu rapuuh.

Satu bulan kemudian.

Hari ini Della gak masuk kampus, jam siang mau pun pagi, dia gak ambil materi di kelas desain nya hari ini.

Kemana dia aku bertanya pada Reno, ??dan Reno pun tidak tau. karna memang dia gak dekat dengan rumah nya.

Aku coba cek nomer nya dan memang dia tidak aktif. "kemana kamu Del" ?

aku kehilangan sosok sahabat yang selalu ada di dekat ku, dan dia juga yang membantu aku melupakan masa lalu ku.

Aku mencoba mengorek kepada Lusa, yang katanya dia masih saudara, aku beranikan diri mendatangi rumah kekasih sahabat ku, namun kali ini sudah tidak ada lagi perasaan yang membelenggu di hati ku.

"Hai Lusa,,,,Gmn kabar mu sehat ? aku bertanya basa basi. ketikia sampai di rumahnya yang begitu asri.

Aku senang, ternyata kekasih sahabat ku orang nya sederhana gak neko neko, dan apa adanya, aku sempat menyesal ketika aku dulu sering ber do'a untuk mereka bisa putus, aku tak memikirkan sahabat ku, kalo mereka saling mencintai.

"Aku to the poin aja ya Lus...apa kamu mengenal Ardella.?"

Lusa berpikir, lalu dia mengangguk,

"memang ada apa kak ?" Lusa menampakan keterkejutan nya.

" kakak kenal mbak Della juga ?"

"Iya aku teman kampus nya, dan sudah seminggu ini dia gak masuk, apa kamu tau alamat rumah nya, ? aku khawatir"

Sahut ku .

Lusa berpikir berkali kali Lalu iya berdehem,

" Aku akan kasih tau asal kakak, jangan bilang dari aku ya".

Aku mengiyakan lalu Lusa menberi selembar kertas bertuliskan beberapa digit angka alamat rumah Della.

"Terimakasih ya telah bantu aku."

Lusa tersenyum, "Tak seberapa itu kak, apalagi kakak dulu selalu jadi penolong ku berkali kali." jawab Lusa.

Lusa terdiam sejenak,

" Soal itu gak usah di bahas lagi kak, aku ingin menghilangkan itu dari memori ku, aku maluuu dengan diriku.

Maafkan aku kak saat itu aku terpaksa melakukan itu. Demi Uang sekolah yang belum aku lunasi, "

"Apa kamu ada yang nyuruh, Lusa menggangguk

"Iya kak. tapi aku di sumpah untuk tidak menceritakan semua yang terjadi kala itu. apa yang telah kakak lakukan dulu itu lebih dari se orang pahlawan."

Aku terharu ternyata kebaikan kecil di masa lalu membawa pengaruh besar dalam hidup wanita yang pernah aku sukai.

"Apa kamu dulu beneran gak suka sama aku ?"

"Aku gak tr tarik sama kakak, aku tertarik nya sama kak Reno, "

Lusa tersenyum malu², menjawab pertanyaan yang aku lontarkan.

Dan itu seperti sebuah tamparan keras untuk aku. untung saja aku tak berbuat nekad, dengan memisahkan mereka. kalo itu sampai terjadi aku akan sangat malu dan menyesal, kalo ternyata, wanita ini mencintai sahabat ku

sejak pertama mereka bertemu.

"Sekali lagi terimakasih kak.,,,!

semoga kakak mempunyai pacar atau calon istri yang sangat mencintai kakak."

Lusa berbicara tulus,,"makasihh lus"

Aku balas tersenyum.

Hati ku terasa hangat, ketika aku telah rela melepaskan wanita, yang bukan hak aku untuk di perjuangkan,

"Lusa semoga kalian bahagia teruus ya !",,, Aku berucap tulus juga, "Aamiin."

Terdengar suara dari mulut dan kaki melangkah mengaminkan ucapan ku, ya itu dua orang laki laki yang satu ku kenal, dan yang satu pasti kakak nya Lusa melihat senyum yang begitu mirip dengan Lusa, namun persi cowok.

"Hey....ngapain loh kesini ?"Reno menepuk pundak ku, "awas jangan ganggu calon ku".

Reno, tersenyum lebar menatap ke arah lusa..

"Besok Lusa kita menikah yu,"

dan itu sukses, sebuah bantal kursi di rumah Lusa melayang ke arah Reno.

"Menikah sana kamu, sama pak kepsek sekokah ku"

Lusa merajuk marah dan sukses buat Reno dan kakak nya Lusa tertawa.

"Masih ada abang, gak akan bisa kalian langkahin abang dek...masa abang harus jadi perjaka tua." seloroh kakak Lusa.

semua yang hadir disana kompak tertawa, melihat adegan hangat keluarga Lusa aku ikut merasakan kemistri itu, dan aku bahagia melihat Reno begitu bahagia, dan tidak ada kecanggungan di antara mereka.

1
Ekha
😭
Lutfi f
aku suka bgt novel ini
Nila
makasih KK Thor untuk karya terbaiknya.
Nila
Imran 😰😰😰😰💪👍
Nila
jangan sama Yoda dong
Nila
🌹🌹
Nila
Ikbal cucu nya kan 💪👍
Nila
aku nangiss sendirian dah 😰😰😰❤️❤️💪💪👍
Nila
aku ikut nangis
Nila
Alhamdulillah ❤️❤️💪👍
Nila
Allah jangan biarkan kejahatan dan maksiat merajalela 😰😰😰
Nila
👍💪❤️
Nila
nanti Della kena penyakit'berbahaya Yoda bisa ketularan 😰😰😰
Nila
kalau sudah tiada baru terasa
Nila
bagus
Bening wanita hebat dan kuat
Nila
nikmatilah kehancuran mu yoda
Nila
jangan bodoh terus dong Thor
Nila
Yoda kurang
Nila
buruan Thor Yoda ketahuan orang tuanya. jangan bening terus menderits
Nila
biarkan bening Bahagia Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!