NovelToon NovelToon
Ibu Susu Anak CEO Arogan

Ibu Susu Anak CEO Arogan

Status: tamat
Genre:Ibu Pengganti / Ibu susu / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:394.8k
Nilai: 5
Nama Author: ntaamelia

Suaminya ketahuan selingkuh dan anak yang dikandungnya meninggal adalah petaka yang paling menyedihkan sepanjang hidup Belcia. Namun, di saat yang bersamaan ada seorang bayi perempuan yang mengira dia adalah ibunya, karena mereka memiliki bentuk rambut yang sama.

Perjalanan hidup Belcia yang penuh ketegangan pun dimulai, di mana ia menjadi sasaran kebencian. Namun, Belcia tak memutuskan tekadnya, menjadi ibu susu bagi bayi perempuan yang membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama.

Penasaran dengan kisah Belcia? Ayo kita ikuti di novel ini🤗

Jangan lupa follow author💝
Ig @nitamelia05
FB @Nita Amelia
TT @Ratu Anu👑

Salam Anu 👑

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26. Kegatalan Sharon

"Ayo, Jas, buka mulutmu!"

Sharon terus memaksa untuk menyuapi Jasper, tapi pria itu juga tetap kekeuh menolak, meski bubur sudah menyentuh bibirnya. Dia menepis tangan Sharon dan mengambil alih sendok.

"Ambilkan air saja sana!" titah Jasper akhirnya, memanfaatkan Sharon yang selalu mengganggunya supaya dia tidak perlu turun dari ranjang.

Sharon yang sudah ingin mengomel, beralih mengangguk, karena ternyata Jasper bukan ingin mengusir, tapi membutuhkan bantuannya.

"Oke, tunggu sebentar ya, aku akan mengambilnya dengan cepat," balas Sharon segera beranjak dari duduknya.

Sementara Jasper menatap bubur buatan Belcia, dia mulai mengacak-acaknya menggunakan sendok, seakan tak berselera.

"Cih, belum tentu juga masakan dia enak!" celetuk Jasper, belum mencoba tapi sudah menghina. Namun, meski begitu dia tetap mengambil suapan, karena dia harus minum obat setelah ini.

Saat bubur itu masuk ke tenggorokan, Jasper terdiam dengan raut wajah yang tak bisa dijelaskan.

"Hmmm, biasa saja," komennya, tapi naluri dalam dirinya berkata lain, karena dia malah makan dengan lahap, seakan baru menemukan makanan enak.

Sharon yang sudah sampai di dapur, melihat Belcia tengah mencuci tangan, dia menarik sudut bibirnya dan mengambil gelas.

"Lihat kan, Jasper lebih memilihku dari pada kamu. Makannya jangan caper!" ujar Sharon memyombongkan diri. Padahal dia sendiri hanya dianggap saat dibutuhkan.

Mendengar itu, Belcia hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala. Membuat Sharon merasa sedang diejek.

"Kenapa kamu tersenyum begitu?!" cetusnya, lupa kalau dia harus cepat-cepat mengambil air.

"Anda ini lucu. Sejak kapan saya mengajak bersaing, mau Anda atau siapapun yang dibutuhkan Tuan Jasper—saya sih masa bodo," balas Belcia semakin tersenyum lebar, kemudian dia melenggang meninggalkan dapur, hingga Sharon berdecak keras.

"Dasar sok kecantikan!" cibirnya sambil menghentakkan kaki.

*****

Sebagian pekerjaan Jasper dipindahkan ke rumah, sebab meski sedang sakit atau bahkan libur sekalipun, Jasper tetap harus bertanggung jawab terhadap perusahaan.

Pagi ini dia kembali berjemur, sementara dari arah gerbang tampak sebuah mobil masuk ke halaman parkir. Marteen turun dari sana membawa serta buah tangan, dia tersenyum untuk menyapa semua orang.

Namun, satu balasan tak sesuai keluar dari Jasper, karena sejak dulu dia memang suka tidak akur dengan pria itu.

"Kali ini apalagi? Pagi-pagi sudah bertandang ke rumah orang—tidak—aku tidak butuh dijenguk!" cerocos Jasper yang berpikir bahwa buah tangan itu untuknya.

"Kamu ini kenapa sih, sedang sakit saja sensi terus bawaannya. Marteen kan om-nya Leticia, tidak masalah dia datang kapanpun!" tegur Tuan Morgan kepada putranya yang suka sekali berprasangka buruk terhadap orang lain.

"Tidak apa-apa, Paman, lagi pula aku bawa ini untuk Belcia dan kalian semua," timpal Marteen seraya menyerahkan paper bag di tangannya kepada Belcia. Wanita itu langsung bangkit untuk menerimanya, dengan senyum yang merekah.

"Terima kasih banyak, Marteen, kamu selalu repot-repot begini," ucap Belcia dan dibalas anggukan oleh Marteen.

Jasper berdecih dengan wajah yang memberengut. Sedangakan Leticia sibuk memainkan bulu-bulu yang ada di dada ayahnya sambil tertawa.

"Appaa nyeh ... aaaaa," oceh Leticia, lalu merangkak di atas perut Jasper untuk mengambil kacamata hitam yang sedang dipakai pria itu.

"Aku ingin bicara denganmu, apakah bisa?" tanya Marteen, ini soal Sharon. Bukannya menjawab Belcia malah menatap Lidya dan Tuan Morgan. Sontak wanita paruh baya itu langsung mempersilahkan, urusan memandikan Leticia biar dia yang lakukan.

"Boleh, aku suka meladeni orang yang tidak suka marah-marah," jawab Belcia dibumbui sindiran. Sebelum meninggalkan halaman itu, Marteen lebih dulu mendekati Jasper untuk mengusap puncak kepala keponakannya.

"Cia Sayang, Om pinjam kembaranmu dulu ya," katanya. Leticia hanya nyengir, yang sewot ayahnya.

"Kembaran apa maksudmu? Kalau memang mau kencan, ya pergi saja sana berdua. Jangan di rumahku dan beralasan ingin bertemu Leticia," gerutu Jasper yang tak terima putrinya disebut kembaran dengan Belcia. Lebih tepatnya dia tidak suka mereka berduaan.

Namun, Marteen tampak acuh tak acuh, dia langsung mengekor saja pada langkah Belcia yang masuk ke dalam rumah.

****

Terlahir di keluarga kaya, ditambah dengan luka kehilangan orang yang paling dicintainya, membuat Sharon selalu hidup semaunya dan suka berfoya-foya. Dia tidak akan segan menghabiskan uang dalam jumlah besar, seperti hari ini, dia baru saja habis dari salon, membeli banyak pakaian, dan tentunya dengan model yang buat geleng-geleng kepala.

"Sebentar lagi Jasper pulang kerja, aku akan menyambut dia di kamar, dia sudah lama tidak ganti oli, harusnya dia bernafsuu saat melihatku kan?" gumam Sharon sambil mencoba bajunya di depan cermin.

Lantas dia pun segera berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh. Satu jam kemudian dia keluar dengan raut sumringah, dia memilih pakaian yang paling terbuka dan make up yang seksi, siap menggoda sang duda.

"Masa sih dia tidak akan tergoda juga? Pepayaku ini kan cukup besar." Sharon bermonolog dengan dirinya sendiri, kemudian menatap jam di atas nakas. Sudah waktunya dia pergi ke kamar Jasper.

Setelah menyemprotkan parfum yang sangat banyak, dia pun turun ke lantai satu. Duni sempat melihat wanita itu, tapi dia tidak menyapa, karena Sharon memang tampak terburu-buru.

"Ck bagus, tidak dikunci," kata Sharon saat membuka pintu, seolah kegatalannya tengah direstui oleh semesta.

Beberapa menit kemudian, Jasper benar-benar tiba di rumah, dia melenggang masuk bersama Arsen, karena masih ada yang harus mereka kerjakan bersama. Namun, tiba-tiba langkah pria itu berhenti, membuat Arsen juga ikut berhenti.

"Ada apa, Tuan?" tanya Arsen.

"Eum, berkas yang aku tinggalkan tadi pagi ada di kamar. Kamu ambilkan ya, semuanya ada di meja," jawab Jasper memberi perintah pada asistennya.

Dengan cepat Arsen pun menganggukkan kepala, Jasper pergi ke ruang kerja, sementara Arsen ke kamar. Langkahnya yang lebar membuatnya tak perlu berlama-lama.

Ceklek!

Benda persegi panjang itu terbuka, Arsen melenggang masuk dan seketika dibuat terkejut dengan keberadaan Sharon yang ada di atas ranjang kamar bosnya.

"Jas ...."

JEDAR!!!

Keduanya sama-sama membelalakkan mata karena saking shocknya. Arsen memalingkan wajah setelah disuguhi pemandangan epik, sementara Sharon segera menutup dadanya.

"KAU!" pekik Sharon sekuat tenaga.

*

*

*

Rejeki anak Sholeh, Ar🤣

1
Deww_17
mampir thorr, ini anaknya Bee sama Biance yaa😍
Maulidza (Icha)
Bagus
Deistya Nur
keren, sukses dan semangat terus ka 👍💪
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Manisnya Jas melebihi gula Biang.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ga tau ijab qabulnya tau² sudah pesta anniversary saja Thor... pasti Cua mau punya adik tuh🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Iya lah Jiwa sabarnya sudah minggat jadi naga kalau sudah jiwa emak²nya keluar Jas... namanya juga pereempuan.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Nah kaann bener ga tau tempat bucinnya Jasper... untung yang ada di situ ga sampe ileran dan tersedak.🤣🤣🤣
tapi baguslah terus usaha Jas, sampe halal.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Uhuuuyyyy... Es batu sudah cair awas meluber tumpah kemana² bucinnya ga bakal tau tempat kayaknya.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hmmm akhirnya pecah b1sul juga ya Jasper.🤭🤭
ploongng karna sudah berani utarain perasaan kamu pada Bel.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
pura² sakit demi dapat perhatian dari Bel, dasaaarr tuan arogan grngsiannya sampe kemana sihh.. malu bangeet kalau jatuh langsung gedebuukk sampe ke udel².🤣🤣🤣
tinggal ngaku saja Jasper ga perlu gengsi kalau suka.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Diihhh... para siluman Iri... karna ga bisa bersaing dengan Belcia.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
tiap baca novel kebanyakan pasti ada adegan pemeran tokoh perempuannya jatuh terus di tangkap sama pemeran laki²nya, pandang²an dan akhirnya pas sadar saling gugup... hadeuuhh jadi hapal banget aku.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
berasa korban dan egois banget Sharon padahal Marteen sebagai adik laki² baik dan mengalah terus tapi susah kalau orang sudah obsesi butuh hal yang membuatnya sadar
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Laahh iya lah Belcia datang buat Jasper karna ada Leticia jadi buat apa juga Bel datang cuma buat kamu yang tukang selingkuh.. apa lagi sudah Celap celup kayak teh celup.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
syukurin kena batunya sendiri kaann..
tinggal menunggu nyonya Bliss dan Sharon yang belum kena.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
paling kerjaan si tuan Bliss dan istrinya supaya Belcia dipersalahkan
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
aneh masa kamar ga di kunci buat seorang Pengusaha dan asisten, padahal mereka katanya bukan orang sembarangan otomatis keamanan diri itu penting biar ga jadi tindak kejahatan atau seseorang yang akan berbuat menjatuhkan, laahh ini kayak biasa saja siapa pun bebas bisa masuk... kalaupun bolak balik kaann bisa minta usahain kunci cadangan pada yang punya tempat.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sudahlah Bel tinggalkan saja Leticia dan kamu kembali aktifitasmu biarkan si arogan yang pusing mengurus anaknya sendiri dari pada kamu di sana juga di salahkan terus.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
udah biarin saja Bel, jangan ngajuin diri sebelum Jasper yang ngajak karna dia bisa besar kepala kalau kamu yang duluan mau ikut... sekali² biar dia turunin tuh gengsi dan arogannya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Cindy selingkuhannya si Ronan rupanya... tapi Belcia ga sadar dan ga tau.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!