Seorang wanita dari zaman modern.. Dia adalah seorang ketua gangster terkenal di dunia pada era modern.
Dia mengalami kecelakaan dan membuatnya datang ke 3000 tahun yang lalu sebagai putri yang terlantar
Kalau mau tau kisahnya baca saja ceritanya
Terima kasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Turiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27 perjalanan menuju academy siaolan
Author pov.
Selama perjalanan hanya keheningan yang terjadi bahkan sampai rombongan academy xuanyuan keluar dari gerbang kota wilayah kerajaan Barat itu.
" kak apa semua orang - orang yang ada di academy tau tentang pertunangan mu dengan pangeran ke tiga " tanya Alex penasaran.
" kamu memang nya mau aku cepat mati di bunuh wanita - wanita ganas yang menyukai damian hah " balas julie dengan sarkatis.
" oh iya yang aku tau seli juga bersekolah di academy ini tetapi kenapa aku belum pernah melihat nya " tanya julie bingung sambil memandang Alex.
" kak kamu belum mendengar kalau adik ke ke tiga mu nona nina dan ibunya selir wulan lumpuh dan di asingkan oleh tuan Arthur di paviliun dingin di kediaman Arthur " kata Alex sambil memandang julie bingung karena seharusnya dia mengetahui nya.
" oh tapi aku bertanya tentang seli bukan nina " kata julie datar.
" manusia sombong seperti mereka memang pantas untuk mendapatkan itu semua " pikir julie sambil tersenyum sinis.
" kalau itu aku tak tahu tapi yang aku tahu sekarang seli kembali ke academy dan ikut perjalanan menuju ke academy siaolan bersama guru dady karena dia murid kesayangan nya " kata Alex menjelaskan dengan serius.
" guru yang sok dan tidak berguna memiliki murid yang lebih tidak berguna lagi sungguh cocok " pikir julie.
" maksud mu satu kereta " tanya julie memastikan.
" mungkin, aku tidak tahu " balas Alex sambil mengelus kepala leon yang ada di pangkuan nya.
Tiba - tiba kereta yang di naiki julie berhenti begitu pula yang lain nya.
Julie keluar dari kereta kuda di ikuti oleh Alex sementara leon tetap tinggal di dalam kereta kuda.
" semuanya hari sudah hampir gelap kita akan beristirahat dan mendirikan tenda malam ini di sini" kata kepala academy dan di setujui oleh yang lain nya.
" kak aku ikut dengan mu membuat tenda ya " kata Jessica yang tiba-tiba datang.
" tidak dia satu tenda dengan ku " kata pangeran damian yang juga tiba-tiba datang dan menarik julie bersama nya.
Membuat julie terkejut sampai terbengong tidak menyadari apa yang sedang terjadi.
" apa yang kau lakukan " kata julie yang sudah sadar situasi segera menjauh dan memberi jarak dari pangeran damian.
" heh ayolah kamu adalah tunangan ku wanita ku memangnya kenapa kalau tinggal satu tenda " balas pangeran damian membuat semua orang kaget kecuali orang - orang yang tahu tentang pertunangan itu.
Karena yang tahu hanya kepala academy, pak Charles, dan teman-teman sekelas nya.
Kalau Alex sudah pasti tau apa lagi seli yang sedang memandang julie dengan tatapan benci dan penuh permusuhan.
"groar " tiba-tiba terdengar suara leon.
Julie melihat ke asal suara begitu pula semua orang yang ada di sana.
Terdengar banyak murid-murid yang bergosip.
" *bahaya sekali kenapa ada singa di sini "
" singa itu besar sekali "
" kita harus minta perlindungan guru dan kepala academy "
" minta tolong pangeran ke tiga itu lebih baik* "
Itulah percakapan para murid yang terdengar.
Karena mereka takut melihat leon.
" bagaimana bisa ada singa di sini " kata kepala academy dengan panik.
" leon jangan nakal jadi lah kucing yang baik " kata julie membuat leon yang tadinya ingin pergi mencari makan menoleh ke arah julie.
" grrr " leon menggeram dan berlari mendekati julie saat sudah sampai di hadapan julie leon menatap julie dengan tatapan memelas.
Semua yang ada di sana tercengang melihat itu termasuk pangeran damian .
" aku tidak menyangka ternyata wanita ku begitu dekat dengan hewan buas seperti singa ini dan masih meminta ku untuk menaruh buaya di kediaman pula " pikir pangeran damian sambil memandang julie dengan tatapan tidak percaya dan takjub.
" kak leon kenapa " tanya Alex yang datang mendekat karena mendengar suara leon.
" leon apa kah kamu lapar sekarang kalau iya gerakan ekor mu " kata julie.
Dan leon dengan semangat mengerakan ekor nya ke kanan dan kekiri.
" pangeran aku ingin pergi berburu bersama leon kamu dirikanlah tenda kita " kata julie yang tadinya menolak sekarang menerima nya bahwa dia harus satu tenda dengan pangeran damian.
" guru aku izin ingin mencari makanan untuk kita semua malam ini " kata julie meminta izin kepada guru Charles.
" oh ok biar kan sanats dan James menemanimu " kata guru Charles.
" aku juga harus ikut biar pengawal ku yang akan mendirikan tenda kita, kamu adalah tunangan ku wanita ku aku tidak akan membiarkan mu berlama - lama dengan dengan laki-laki lain " kata pangeran damian dengan posessive nya.
Banyak murid yang memandang julie dengan tatapan iri karena dia ternyata adalah tunangan pangeran ke tiga, pangeran yang sangat di idam - idamkan di hampir seluruh wilayah kerajaan Barat itu .
Seli semakin memandang julie dengan tatapan tajam kalau hanya sebuah tatapan bisa melukai orang julie sekarang pasti sudah habis karena tatapan itu.
"apa yang di inginkan pria ini membuat aku dalam masalah sekarang "pikir julie sambil memandang pangeran damian dengan tatapan kesal karena tingkah nya itu.
Julie tidak membalas dan langsung naik ke atas panggung leon.
" cepat " kata julie singkat.
Pangeran damian dengan cepat naik ke atas kuda nya di ikuti sanats dan James.
Mereka berempat melesat masuk ke dalam hutan.
" GROOAAAR" terdengar suara geraman hewan di dalam hutan perbatasan itu.
Julie menyuruh Alex lebih cepat menuju ke asal suara di ikuti sang tunangan dan teman sekelas nya.
" suara apa itu " kata James dan mulai bersikap waspada begitu pula dengan sanats dan pangeran damian yang waspada agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Julie yang sangat suka memelihara hewan peliharaan yang besar dan ganas.
Tapi bagi julie semakin ganas hewan itu semakin mengemaskan bagi nya.
Tak lama julie melihat beruang hitam besar yang sedang marah dan terlihat luka di pergelangan tangan nya.
" hei hewan manis yang sangat mengemaskan kamu jangan panik aku tidak akan mengagumu " kata julie dan berusaha mendekati beruang hitam itu.
" jangan julie itu berbahaya biar aku saja yang jadi tumbal yang akan menggantikan mu " kata pangeran damian sambil memandang julie dengan tatapan penuh kasih sayang.
" benar aku setuju dengan ucapan pangeran ke tiga untuk kamu jangan mendekati beruang itu karena sangat berbahaya, tapi aku tidak setuju untuk pangeran yang menggantikan julie dan menjadi tumbal apa pun " kata James dengan tatapan yang membara.
" lihat saja apa yang aku akan lakukan " kata julie yang tidak betah dengan suasana yang membosankan di aula istana itu.