NovelToon NovelToon
Love Petal Falls

Love Petal Falls

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Nikahkontrak / Romansa-Tata susila / Single Mom / CEO / Nikah Kontrak / Romansa / Tamat
Popularitas:7.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: _Crhysalis_

LOVE PETAL FALLS SEASON 1& 2 [TAMAT]

Lima tahun lalu kesucian Sara di renggut paksa oleh seorang pria hingga dirinya hamil. Lima tahun kemudian Sara menjalani hidupnya bersama Putranya. Kelopak cinta di hati Sara yang sudah mengering membuatnya tak percaya lagi dengan apa itu cinta kasih seorang pria, sampai pertemuannya kembali dengan Ryuzen membuat hidupnya penuh kejutan dan air mata. Mampukah Ryuzen Han menumbuhkan kembali bunga indah yang dulu pernah ia rusak?

Bukan penulis pro. Tulisan ini dibuat semata-mata murni karena imajinasi penulis, mohon maaf jika masih banyak kesalahan penulisan dalam kalimat.

Nb : Jika ada persamaan peran, kalimat atau adegan itu semua semata-mata mungkin karena ketidak sengajaan/terinspirasi.

Let's do work and stop being copycats! Enjoy your own reading fellas😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon _Crhysalis_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chap 27 : Makan Paprika

Arvin dan Rony kini tengah siap menyantap makan malam mereka. Semerbak aroma makanan yang masih hangat berhasil membuat Rony jadi semakin lapar.

"Ternyata selain pandai merangkai bunga, kau juga pandai memasak ya?" kata Rony memuji hasil masakan Sara yang kini tersaji di atas meja.

"Tidak juga, lagi pula ini hanya masakan rumahan biasa, bukan masakan restoran seperti yang sering kau makan," tandas Sara yang yang kini ikut duduk bergabung dengan Rony dan Arvin.

"Masakan mami memang yang paling enak!" sahut Arvin yang sudah siap akan memasukan makanan ke mulutnya.

"Kau mau coba sup ikan ini?" kata Sara yang berniat menawarkan untuk mengambilkan semangkuk kecil sup ikan yang telah dirinya masak kepada Rony.

"Ya tentu!" balas Rony dengan senang hati.

Dan kini mereka bertiga larut dalam suasana makan malam mereka yang hangat. Hingga tiba-tiba celotehan suara keluar dari mulut Sara yang menyuruh Arvin menghabiskan paprika yang masih tersisa di dalam mangkuknya.

"Arvin, ingat yang Mami katakan! Makan semua sayuran dan buah-buahan."

"Tapi aku sudah makan semuanya," jawab Arvin yang justru kini sibuk memindahkan irisan-irisan paprika tersebut ke piring milik Rony yang berada di sampingnya.

"Ya kau memang menghabiskan semuanya, kecuali paprikanya. Arvin, kau masih dalam masa pertumbuhan jadi makan paprikanya sekarang!" tegas Sara pada putranya tersebut.

"Aku tidak suka makan paprika Mami...," bantah Arvin yang kemudian malah menutup mulutnya dengan kedua tangan kecilnya.

"Arvin ayo makan paprikanya...," pinta Sara membujuknya.

"Arvin..., makan!" perintah Sara sekali lagi. Namun Arvin tetap saja bergeming dengan mulut yang ia bungkam sendiri dengan kedua telapak tangannya.

Melihat pemandangan Ibu dan Anak sedang bersitegang begini, Rony justru malah tertawa dibuatnya.

"Kau kenapa Rony?" tanya Sara aneh melihat Rony tertawa begitu.

"Huh? Tidak, aku hanya tertawa saja melihat Arvin yang tidak suka makan paprika. Soalnya, hal itu mengingatkanku pada Pamanku yang juga sangat benci makan paprika," kata Rony memberitahu jika pamannya sangat benci paprika.

"Benarkah?" selidik Arvin karena tertarik dengan apa yang dikatakan Rony.

"Iya, pamanku itu sebenarnya bukan orang yang suka pilih-pilih makanan. Hanya saja, sejak kecil dia memang sudah tidak suka dengan paprika.Tapi kau tahu Arvin? Walaupun pamanku tidak suka, dia pasti akan tetap memakannya."

"Kenapa tetap dimakan kalau tidak suka?" sahut Arvin.

"Karena paprika tersebut dimasak oleh orang yang di sayangi oleh Pamanku, hal itu ia lakukan semata-mata karena dirinya yang tidak ingin melihat orang yang disayanginya kecewa karena tidak mau memakan masakannya," jelas Rony

"Jadi, Arvin...."

Belum selasai Rony berkata, Arvin langsung mengambil garpunya dan memakan sisa paprika yang ada di mangkuknya.

"Jadi, Arvin..."

"Cukup! Aku sudah tau apa yang akan paman Rony katakan selanjutnya, aku juga akan makan semua makanan yang dimasak mami kok!" ungkap Arvin yang kemudian dengan terpaksa memakan sisa paprika yang ada di mangkuknya tersebut.

~~

Hari sudah larut malam, Arvin pun kini sudah tertidur pulas di kamarnya. Setelah selesai mencuci piring dan bersih-bersih, Sara mengantarkan Rony yang akan pulang menuju tempat dimana mobilnya di parkir.

Sesampainya di parkiran tempat Rony memarkirkan mobilnya, mereka menyempatkan diri untuk bercakap-cakap sebentar, sebelum akhirnya Rony masuk ke dalam mobil. Rony merasa berterimakasih kerena telah di undang makan malam oleh Sara.

"Sara, terimakasih atas makan malamnya yang luar biasa."

Sara tersenyum manis dan membalas ucapan Rony.

"Sama-sama, aku senang kau menikmati makan malam sederhana yang aku buat."

"Umm, Sara..., sejujurnya aku terkejut saat tahu, ternyata kau sudah punya anak sebesar Arvin," tutur Rony.

"Setelah tahu kalau aku wanita dengan satu orang anak, kau tidak menyesal kan kenal denganku?" seloroh Sara pada Rony.

"Hahaha, menyesal? Apa yang harus aku sesali, kau wanita yang sangat baik, Arvin pun anak yang luar biasa. Bagaimana bisa aku menyesali pertemuan kita!"

Rony tiba-tiba mengambil kedua tangan Sara dengan kedua tangannya dan menggenggamnya. Dirinya menatap mata Sara, dan kini mereka pun saling bertatapan.

"Sara dengar, aku senang sekali malam ini. Dan aku ingin..., aku ingin mengatakan padamu jika...."

Bersambung....

Buat yang suka cerita ini jangan lupa buat Like, comment dan vote, Thank You🌷

1
Ryan Jacob
semangat Thor
🌹🌹Dahlia🌹🌹
Qsukan peran Sarah gk munafik pembrani, konsisten ryuzen juga baik
Kak Eja🌜
Lumayan suka..

oh iya mampir yuk ke novel aku.
WANITA PEKERJA MALAM
by kak eja🌜
Bundanya Anaia
si jason ini kerja dirumah sakit apa di kiaraku club sih??.. soalny setiap si ryuzen ke club pasti ada si jason..apa double job ya🤭
Bundanya Anaia
ya ampun.. kasian amat ya arvin.. baru 4th disuruh tinggal di asrama.. mana baru abis sakit.. tegaaaa
Aisya Fakoubun
hadeeh,sama"mencintai tpi tidak ada yg jujur dengan perasaan mereka,dan akhirnya kesalahpahaman selalu ada
Author_Ay: Permisi kak

Yuk baca juga dan masukkan ke dalam rak karya aku kak di jamin seru

NONA GALAK & TUAN POSESIF 😁😁

BERIKAN LIKE, VOTE DAN KOMEN
total 1 replies
Aisya Fakoubun
Kecewa
Aisya Fakoubun
gimana ekspresi Rony kalau tau sara adalah bibinya dan Arvin adalah sepupunya
Aisya Fakoubun
bagus
Desi Natalia Sirait
terlalu banyak musuh JD malas
Ema Elyna
Kata nya ryu hebat tapi selalu ja lalai melindungi fmly dia selalu masuk jebakan tak sesuai dengan littile dia sebagai lelaki terkaya dan hebat
Kadek Bella
lanjut thoor,kisah anak nya ryuzen dong
Puji Lestari
gemes lht Arvin
"Candy75
kalau gak ngomong bakalan salah paham
Alin Kardo
ia memang harusnya gitu sara, kalau sudah punya suami hrs tegas, supaya tidak gagal paham terus.
Alin Kardo
riuzen benar benar egois, cemburu berlebihan saat sara dekat cowok lain. padahal dia sendiri tidak perna mengerti perasaan sara
Alin Kardo
sara ini payah, sudah punya suami masih aja jalan sama cowok lain. harusnya tolak ajakan Toni. takutnya nanti salah paham.
Sri Solehhati
lanjut ka
IG : @chrysalis_17
nunggu belasan yg jawab. 🤣
Krisnawati Nina
mau dong kak 🥰
masih jadi favorit aku nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!