Gadis cantik berusia genap 17 tahun menjalani hidupnya seperti hal nya orang-orang pada umumnya. Liana memiliki paras cantik dan kepribadian yang baik ,juga dengan kepintaran yang bisa dibilang jauh di atas rata-rata.
Lalu, siapa yang akan dengan sengaja mengabaikan gadis sesempurna Liana?
Seperti hal nya dengan Rendy,yang mencintai Liana ketika baru saja mereka bertemu.
Rendy adalah Laki-laki tampan yang egois, Apapun yang ia inginkan harus segera ia dapatkan apapun yang terjadi.
Tanpa aba ia masuk dalam kehidupan Liana yang awalnya damai tanpa kehadirannya. Liana yang membuat Rendy candu akan cinta darinya membuat pintu mistery cinta mereka terbuka seiring berjalan nya waktu.
Cintanya yang telah membuatmu candu, akankah kau akan melakukan segalanya untuk memuaskan candu mu akan cintanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xi My Love, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 27 Surat Yang Terkubur
Ayah Liana sengaja datang terlambat karena mama Liana berpesan untuk tidak datang terlebih dahulu..Ayah Liana pun hanya bisa menuruti perintah istrinya meski ia sangat khawatir pada Liana.
Setelah mama Liana menghubungi nya kembali,baru ia datang ke rumah sakit untuk menjenguk Liana. Sedangkan Rendy sudah pulang terlebih dahulu..Ya,meski dia masih ingin mengobrol dengan Liana,
_____
Esoknya Liana terbangun segar dari tidurnya..Dia sudah kembali ke rumahnya dari tadi malam.
Ia mengambil handphone nya dan melihat 20 pesan tak terjawab dan 3 panggilan tak terjawab dari Rara dan Tika
"Astaga,ternyata mereka tadi malam kesini buat jenguk..hah,tapi mau bagaimana lagi, gw yang pulang ke rumah kan jam 3 subuh."Batin Liana sembari menghembuskan nafas nya kasar.
Karena Liana kini telah sehat,ia memutuskan untuk pergi ke sekolah,ayah dan mama nya juga tidak bisa melarang.
[Skip]
Sesampainya di sekolah,ia langsung di sambut dengan pelukan hangat oleh dua sahabat nya.
"Liaaaa,kenapa lu gak jawab telfon gw? juga Gk bales pesan gw!"Ucap Rara beruntun sembari masih memeluk Liana
"Gw juga liat kalo rumah lu keliatan kosong,lu kemana sih..bukannya lu sakit?"Tanya Tika sembari menggoyang goyangkan tubuh mungil Liana
"Bentar..bentar,dengerin dulu"Ucap Liana yang merasa hampir pusing karena ulah Tika
"Kampret lu tik,lepasin Lia..nanti tambah pusing!"Ucap Rara sambil memukul kepala Tika pelan
"Iya..iya maaf"Ucap Tika dan segera melepas tangannya
"Jadi gini ceritanya.."Liana pun menceritakan semuanya,ia memang tidak bisa merahasiakan apapun dari sahabatnya. Ia menceritakan semuanya secara menyeluruh
Dan Rara dan Tika hanya bisa menganga mendengar cerita Liana.
"Kyaa mantap Lia,,udh gw duga lu bakal dapetin tuh pak guru"Ucap Rara yang kembali memeluk Liana
Liana hanya bisa tersenyum malu mendengar kata kata dua sahabatnya itu.
"Hehe,bisa traktir kita dong"Ucap Tika sambil menatap Liana
"Gk bisa! Uang gw Gk cukup kalo buat traktir kalian,apalagi kalian kalo makan udh kaya kucing yang liat ikan"Tolak Liana sambil terkekeh
"Beneran Gk mau traktir?"Tanya Rara
"B-beneran!"Jawab Liana gugup karena merasa sahabat nya itu akan mengatakan hal yang aneh.
"Yaudah kalo Gk mau traktir,ayo tik kita ke pak Rendy "Ucap Rara sembari menarik tangan Tika
"Eh eh mau ngapain kalian?"Tanya Liana mulai panik
"Jual foto lu seharga 50 ribu"Jawab Rara terkekeh geli melihat wajah Liana yang mulai memerah.
"Jangan..jangan! Kita ke kantin sekarang!"Ucap Liana sembari menarik kedua tangan sahabat nya itu
_______
Pulang sekolah,Liana menunggu angkutan umum seperti biasa,Tiba² sebuah motor yang tidak asing baginya berhenti di depan nya.
Ya,itu motor Andre. Liana yang mengetahui itu pun berniat pergi sesegera mungkin,namun tangannya terlebih dahulu dicekal oleh Andre.
"Mau apa?!"Tanya Liana yang tampak tidak suka
"Aku hanya ingin bilang,Liana..coba kau gali tanah dekat jendela kamarmu. Jika kau menemukan sebuah kotak,bukalah dan baca isi dari surat yang ada di dalam kotak itu"Ucap Andre kemudian langsung pergi begitu saja meninggalkan Liana yang masih berdiri mematung keheranan
Kotak? Surat?
Liana segera bergegas lari pulang kerumahnya tanpa menunggu angkutan umum.Sampai di rumah ia bahkan tidak berganti pakaian dan segera berlari kearah jendela kamarnya.
Ia mengambil cangkul dan segera menggali,
Takk,terdengar suara cangkul yang mengenai sesuatu di dalam tanah,Segera Liana mencari apa yang mengenainya..Lantas ia pun terkejut karena benar² ada kotak di dalam tanah dekat jendelanya itu.
Sejak kapan ini ada disini?
Liana segera membuka kotak tersebut dan mengambil beberapa lembar surat dan Liana pun memebaca nya,ia mengenal tulisan itu..Tulisan Andre sewaktu masih kecil.
Teruntuk,Liana malaikat kecilku,
Liana putri,Jangan menangis ya? aku pergi dulu untuk sementara waktu,karena mau sekolah di luar negeri..Kata mama saat aku besar nanti dan sukses,aku bisa menikahi mu.
Tunggu aku ya Liana, malaikat kecilku. Tunggu aku pulang dari luar negeri dan aku akan segera menikahi mu,Ingat jangan terlalu memikirkan ku.. pikirkan dirimu sendiri,jangan lupa makan sehari tiga kali,Jangan suka makan permen atau gigimu akan bolong dan ketika aku pulang nanti aku akan menertawakan mu kalau gigimu bolong.
Aku pamit ya,jaga kesehatan mu Liana ..Tunggu aku Menikahi mu nanti.
Tanpa sadar Liana menjatuhkan buliran bening dari pelupuk matanya,Ia menatap sendu kotak yang juga berisi bunga bunga indah yang kini sudah layu dan kering.
Ia menyesal karena telah salah paham dengan Andre sedari lima tahun yang lalu sampai saat ini.
Maaf Andre,aku telah salah paham padamu..Dan maaf aku tidak bisa menikahi mu karena hati ini sudah ke beri ke orang lain yang aku cintai sekarang..Maaf,maaf Andre
Liana pun bangkit dan membawa surat surat itu dengan kotaknya kedalam kamarnya..Ia menyimpan nya dengan rapi di dalam lemarinya.
Tak henti ia menangis sembari memeluk selimut putih di atas kasurnya, Perasannya dengan Andre kini memang telah menghilang sepenuhnya. Namun ia merasa bersalah karena membenci Andre selama lima tahun ini.
Tunggu kelanjutannya 😘