NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Tak Mampu Berdusta

Ketika Cinta Tak Mampu Berdusta

Status: tamat
Genre:Duda / Cintapertama / Tamat
Popularitas:153.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sarah Mai

Kisah cinta yang terhalang dengan keegoisan orang tua. Namun kembali dipertemukan oleh takdir setelah semuanya berubah.

Cerita hanya fiktif belaka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah Mai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

"Jangan-jangan ibu terjatuh?"

Jantung Wita terus berdebar-debar sampai kakinya terasa lemas dan sulit sekali untuk melangkah.

Wanita itu cukup kesulitan menguasai dirinya agar tetap tenang. Ia sudah membayangkan sesuatu hal akan terjadi dimana dirinya belum siap untuk menyaksikan tentang kematian ibunya.

"Ya Allah...Ibu!" Wita berlari cepat mendapati Wirda dalam posisi telungkup yang sedang berjuang keras ingin bangkit lagi. Sebuah cangkir kaleng terjatuh menumpahkan air minum hingga menggenang di atas lantai. Air yang tumpah itu mengenai baju Wirda.

"Ibu mau minum, haus sekali?" ucapnya sedih tak ingin terus-menerus merepotkan sang anak.

Setelah berhasil mendudukkan Wirda di atas kasur. Dengan sigap Wirda mengisi air hangat di cangkir kaleng khusus ibunya itu. Perlahan pelan dan lembut ia memberikan ibunya minum.

"Ibu kenapa enggak panggil Wita saja!" raut wajah Wita bercampur kesal ingin teriak tapi sangat kasihan melihat kondisi sang ibu.

"Kamu sibuk Nak!"

"Tidak-tidak Bu. Wita ini bukan wanita karir yang tidak bisa diganggu waktunya. Apapun yang ibu butuhkan panggil saja. Mila sudah menugaskan Wita untuk menjaga ibu di rumah ini!" raut wajah meringis Wita yang cukup kesal dengan tindakan ceroboh ibunya yang sangat membahayakan.

Wirda tampak diam dan pasrah saat putrinya mengomel kecil sembari mengganti pakaiannya yang basah.

"Ya Allah, gantikan pahala penyakit ini untuk kebahagiaan putri-putri ku yang sedang kesulitan menghadapi hidup!" hampir setiap hari, Wirda melantunkan doa itu di hati kecilnya.

"Ibu mau nonton saja!" pinta pelan Wirda.

Wita mengangguk paham.

Sekuat tenaga Wita memapah ibunya agar duduk di kursi roda. Ia kaget saat merasakan tubuh Wirda cukup hangat dan nafasnya terasa berat.

Wita sangat khawatir diam-diam terus mengintai ibunya dari balik tembok.

"Apa aku harus bawa ibu ke rumah sakit? Sepertinya kondisi tidak seperti biasa!"

Wita bergegas mengambil ponsel dan melihat ada panggilan tak terjawab dari Yoga Hardian. Setiap hari pria itu menghubunginya tapi Wita. masih mengabaikannya.

Selepas lelah dari kebun. Yoga mengantarkan Bayu pulang ke rumah.

Sepanjang perjalanan, Yoga terus memikirkan Wita yang sudah berhari-hari hilang komunikasi. Biasanya mereka selalu berkirim pesan ataupun telponan setiap saat. Pagi, siang dan mau tidur. Sangking siaganya. Yoga juga membawa ponselnya saat buang air besar.

"Bagaimana cara mendekati wanita itu sulit sekali?" batin kesal Yoga, hatinya begitu patah terasa ingin menjerit. Padahal ia sudah berjuang keras menjadi pria kaya, Namun tetap saja membuat Wita tidak menggilainya.

Sesekali Bayu memperhatikan raut wajah lesu Yoga yang biasanya selalu bersemangat.

"Tidak singgah dulu Mas!" sapa ramah Bayu saat mobil Yoga tepat berhenti di depan rumah Bayu.

"Lain kali saja Bay, aku mau istirahat dulu!" Jawab lesu Yoga.

"Mas Yoga tampaknya sedikit galau. Mikirin pacarnya yah!" Ledek senyum Bayu bergegas turun.

"Argh bisa aja lu Bay, sampai nanti malam di posko?" Pesan Yoga tak ingin curhat. Ia langsung melajukan mobilnya.

Bayu tak lekas masuk ke rumah, ia sejenak memandangi mobil Jeep off-road Yoga yang perlahan-lahan melaju menuju arah pulang kerumahnya.

"Hem, tampan, mapan, sehat, umur sudah hampir kepala 4. Mas Yoga belum juga menikah. Aku yang masih 35 tahun sudah memiliki 3 anak. Semua tawaran wanita-wanita di desa langsung di tolak mentah-mentah olehnya, sedikitpun tidak memberikan kesempatan. Siapa sebenarnya yang dia tunggu-tunggu. Kalau sudah mapan begitu, wanita mana yang sanggup menolaknya. Kalau aku seperti dia. Aku pasti sudah punya 3 istri ..hihi!" Tawa canda Bayu bergegas masuk.

Berhasil parkir di depan rumah. Yoga langsung melihat ponselnya. Ada satu panggilan tidak terjawab dari Wita.

Ia pun langsung salah tingkah dan bingung ingin berbuat apa. Reflek pria itu berlari mendapatkan rumah Heru dan berdiri di depan rumah itu.

"Drett!" Wita sempat ragu memandangi panggilan Yoga. Ia juga tidak mengerti mengapa dirinya begitu merasa bersalah kepada Yoga dan tidak bisa membohongi hatinya yang mulai merasakan rindu ditengah getirnya kehidupan dan tandusnya cinta.

Begitu Wita menerima panggilan Yoga.

"Mas sudah di depan rumah bapak!" Jawab cepat Yoga membuat jantung Wita berdesir tipis.

"I-iyah Mas!"

Wita reflek merapikan rambutnya di depan kaca kemudian berjalan cepat mendapatkan Yoga di depan rumah.

Yoga tersenyum lega menatap wanita yang sudah berhari-hari ia rindukan.

"Maaf Mas, tadi salah pencet!" ucap gugup Wita si perempuan pemalu.

Senyum Yoga semakin lebar dan gelisah.

"Mas rindu!" ucap terang-terangan Yoga yang tidak sanggup lagi menahan hatinya yang hampir meledak.

Wita terkejut memandangi Yoga yang masih dengan senyum kebucinan.

"Kamu pasti membutuhkan sesuatu kan?" tebak Yoga menatap fokus kepada Wita.

"Rencana Wita mau bawa ibu ke rumah sakit, Mas?"

"Oke!"

Tanpa banyak kata, Yoga berlari cepat menuju garasi rumahnya dengan sigap mengeluarkan mobil pribadinya.

Sementara Wita masih terbengong memandangi aksi cepat Yoga.

Padahal ia baru ingin meminta pendapat kepada Yoga.

*

Kediaman kantor Bagas.

Dalam waktu yang sama di lokasi berbeda tampak Bagas sedang gelisah di sofa ruangan kerjanya. Berkali-kali ia mengusap kasar wajahnya, tubuhnya keringat dingin, kepalanya sedikit terasa sedikit pusing.

"Apa yang terjadi dengan ku, lama-lama aku bisa gila, aku tidak bisa berpikir dan bekerja total seperti dulu!" ucap Bagas merasa kacau kuadrat ia berjalan mondar-mandir sambil meremas rambutnya lalu menghidupkan rokoknya.

"Kenapa si Mila melakukan hal-hal aneh di kamar Emma!" ucapnya sedikit kesal.

Rupanya Bagas sudah tiga kali nekat melihat live streaming tubuh polos Mila yang hanya menggunakan celana dalam dan bra di kamar Emma sehabis ia mandi berganti pakaian.

Emma yang sedang tertidur pulas. Lantas tidak membuat Mila langsung bergegas memakai pakainnya. Mila si janda cantik yang masih muda sejenak melepas kejenuhannya. Sedari dulu senang bermanja-manja melakukan perawatan tubuhnya di depan cermin sambil menikmati keindahan kulitnya yang semakin hari semakin putih, halus dan mulus berkat memakai lotion yang di jual oleh Wita. Mila juga begitu detail melihat perkembangan kulit kencangnya.

"Umaach. Senangnya dengan lotion ini, sangat cocok untuk kulitku, semakin sehat dan glow!" ucapnya bergaya layaknya influencer yang sedang live mengiklankan sebuah produk di depan kamera.

Kamar Emma yang sangat tertutup tidak ada celah terbuka sedikitpun membuat pikirin polos Mila bahwa ia bebas berekspresi apapun dengan dirinya tanpa ada mata-mata yang melihat.

Bagas seharusnya melakukan skip ketika sudah melihat Mila masuk ke dalam kamar Emma sehabis mandi. Tindakan Lelaki itu sangat salah dan tidak pantas. Anehnya ia Justru tidak ingin melewatkannya. Kedua bola mata Bagas enggan untuk menyingkir dari kamera dan gagal menundukkan pandangan terlarang.

Bagas seorang pria dewasa yang sudah pernah menikah tentu melihat wanita tanpa busana ataupun hanya mengenakan pakaian dalam adalah hal yang biasa. Melihat pergaulan Bagas hidup di kota megapolitan dan memiliki pergaulan dengan wanita-wanita bule yang tentu pakaian mereka jarang sekali berbusana sopan.

Entah mengapa melihat penampilan tubuh polos Mila. Membuat hari-hari Bagas uring-uringan diatas kasurnya, bermimpi vulgar, merasa hari-harinya kacau, ia kehilangan konsentrasi. Padahal Tyas juga sering berpenampilan seperti Mila bahkan tidak berbusana apapun dan lebih ekstrim merayu Bagas. Tetapi pria itu Justru biasa saja tidak tertarik bahkan merasa bosan sampai sering menolak ajakan Tyas untuk melakukan aktivitas suami istri.

Penampilan polos Tyas dan wanita lain pun tidak pernah membuat pikiran Bagas menjadi kacau.

Sudah dua bulan Mila tinggal bersamanya. Banyak projek luar kota dan luar negeri yang ia amanah kan kepada banyak asisten. Ia hanya menghadiri acara penting disekitaran Jabodetabek dan wilayah terdekat lainnya.

Bagas lebih memilih pulang ke rumah bermain dengan Emma dan tanpa Bagas sadari ia juga sering melakukan curi-curi pandang terhadap Mila.

*

Yoga dan Bagas dua pria yang sedang terserang penyakit cinta akut namun keduanya masih memilih diam membohongi diri.

1
Aisyah Suyuti
menarik
falea sezi
np g ketularan
falea sezi
mati aja lah buk nyusain aja
ρυтяσ kang'typo✨
Alhamdulillah🤲🤲🤲🤲 walaupun q terlat baca ini😭😭😭😭😭
trimakasih banyak kaaaaa🙏🙏🙏🙏 akhir'y pecah telor

bikin karya baru yoook
ρυтяσ kang'typo✨
dih ko bisa q g tau ini up🤔🤔🤔dan sudah END pula😭😭😭😭😭
Muzie✰͜͡v᭄
Seneng akhirnya happy ending,,, semuanya bahagia dengan pasangan nya masing²,,, bahagia kumpul bersama keluarga,,, akhirnya cinta sejati tau kepada siapa hati ini berlabuh,,,cinta bisa mengalahkan rasa dendam dan rasa cinta yang besar bisa melewati segala rintangan dan masalah,,,
Doa Bu Wirda tembus ke langit sehingga anak² beliau bisa mendapatkan kebahagiaan,,,
Muzie✰͜͡v᭄
Pecat saja penghianat aparat yang tidak bertanggung,,,ini yang bikin negara kita rusak karena oknum aparat yang tidak bertanggung jawab
Muzie✰͜͡v᭄
Panik dong kak Wita masa kagak sih,,wong Bagas terluka parah banget
Muzie✰͜͡v᭄
mulai deh Bagas manja manja sama Mila,, semua di bilang pada sakit,, kesempatan baik ya Bagas jangan di sia² kan
Muzie✰͜͡v᭄
Alfin beraninya keroyokan bukan lelaki, dasar licik si Alfin,,,
Very cepat datang dong tolong bos Bagas jangan sampai terlambat,,,
Mila jangan keluar nurut apa kata Bagas tetap di dalam mobil saja
Muzie✰͜͡v᭄
Aku bacanya kok deg deg kan semoga Mila dan Bagas baik² saja,,, baru juga bahagia sebentar sekarang datang masalah lagi
Muzie✰͜͡v᭄
sederhana sekali Mila,,, keinginan yang sederhana itu akhirnya bisa terwujud,,,
Muzie✰͜͡v᭄
Pohon rambutan salah sasaran tersambar petir gara² selingkuh 😂😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Gak bakalan bosen Mila sama kamu
Muzie✰͜͡v᭄
Sabar ya Mila,,,
Emang paling susah ngurusin anak mertua di lawan takut dosa, sudah bawel ya apalagi monster biawak😂😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Gercep juga Bu Hartati membawa Emma untuk tidur sama Bu Hartati, biar Jhon nya Bagas bisa bekerja 😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Lah siapa yang nikah ini,,,masa yang malam pengantin duluan si Yoga sama Wita😂😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Lah Bagas nyaa maunya sama Mila bukan sama ponakan situ😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Alhamdulillah semoga sakinah mawadah warohmah,,, aamiin
Muzie✰͜͡v᭄
Sah akhirnya Sah lagi mereka menjadi suami istri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!