Berawal dari hubungannya dengan seorang pria bernama Aldi, Rindu terlalu naif dan berfikir hanya Aldi lah satu satunya pria yang tulus mencintainya.
hingga suatu kejadian pahit membuat Rindu tersadar,jika Aldi bukanlah pria yang tepat untuknya. dan kisah Rindu pun bermula, kejadian demi kejadian pahit membawanya pada sosok seorang pria angkuh. siapa sangka pria itu akhirnya menjadi suaminya.
akankah Rindu menemukan kebahagiaan setelah pernikahan?
atau cobaan demi cobaan masih harus menguji Rindu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aprilia Riadii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps.27#Dendam Atmaja
Di kota lain,di kediaman atmaja.
setelah mendapat kabar tentang penyerangan terhadap aldi, tanpa membuang waktu atmaja terbang ke ibukota.sesampainya di sana, tanpa basa basi lagi atmaja mencecar pengawalnya dengan berbagai macam pertanyaan.
"kenapa kalian lalai menjaga putraku"
"maaf tuan, kami kalah jumlah. dan penyerangan itu terjadi begitu cepat" kata
salah seorang pengawal.
"apa kalian sudah mengetahui siapa dalang penyerangan itu"
"dari informasi yang kami dapat, dia adalah ceo dari perusahaan muttaqi group"
"bukankah mutaqqi berada di luar negeri"
"memang betul tuan, dan sekarang perusahaan itu dikendalikan oleh putra semata wayang nya"
"baiklah, untuk sementara kita jangan bertindak"
atmaja kembali menemui aldi,hatinya remuk redam ketika melihat putranya babak belur dan dipenuhi luka di sekujur tubuh nya.
"sebenarnya apa yang terjadi" tanya atmaja
"laki laki itu ingin merebut rindu dariku"
jawab aldi.
"tidak kah kau tahu dengan siapa kau sedang berurusan" atmaja memicingkan mata menatap putranya.
"aku tidak tahu, dan aku tidak peduli. siapapun yang ingin merebut rindu akan aku singkirkan"
"anak bodoh!! kamu sedang berurusan dengan aldebaran muttaqi, tidak kah kau tahu dia orang yang seperti apa"
"apa yang ayah tahu tentang laki laki itu"
aldi balik bertanya.
"dari rumor yang beredar, dialah yang menyingkirkan ayah nya hingga harus pergi meninggalkan megara ini,setelah itu dia menguasai seluruh aset dari muttaqi group"
"lalu apa yang harus aku khawatirkan?bukankah kita pun memiliki banyak kekayaan"
"aldebaran adalah orang yang punya pengaruh besar di kota ini, sudah banyak nyawa melayang di tangan nya.dalam dunia bisnis ia pun sangat disegani dan mempunyai pengaruh yang sangat besar"
"aku tidak peduli yah, aldi hanya ingin membawa rindu kembali"
"ini bukan lagi persoalan tentang gadis itu!! ini sama saja menyulut peperangan dalam bisnis kita"
"lalu apa yang harus aku lakukan"
"sementara ini kita jangan bergerak.ayah akan cari cara untuk membawa gadismu kembali pulang"
aldipun tersenyum lega.
***
Dikediaman aldebaran.
Rindu masih belum di izinkan untuk masuk kerja,ia merasa jenuh tidak ada kegiatan.
rindu pun merencanakan untuk pergi ke taman kota untuk mengusir kesepian nya.karena memang selama berada di kota ini, dirinya tidak pernah mengetahui hal hal menarik apa saja yang berada di ibu kota.
kesehariannya yang hanya di isi oleh waktu kerja, membuatnya tidak memiliki waktu untuk sekedar bersantai menikmati keindahan ibu kota.
ia meminta seorang sopir yang memang sudah di siapkan al,untuk mengantarnya.dengan nekad rindu melangkahkan kakinya keluar dari kediaman aldebaran.ia yakin jika harus meminta izin pada al, tentu saja penolakan yang ia dapatkan.
"pak, bisakah mengantar saya ke taman kota"
sang sopir termenung sejenak, ia menatap ragu ke arah rindu.
"apa nona sudah meminta izin pada tuan?"
"belum,percayalah aku hanya ingin menikmati angin segar saja, setelah itu aku akan pulang kembali" tatapan rindu penuh harap.
"baik non, silahkan"
mobil melaju ke arah taman kota yang tidak terlalu jauh dari kediaman al.
sesampainya di sana,rindu pun segera menuju sebuah kursi yang berada tepat di bawah pohon rindang.
"sudah lama aku tidak menikmati udara sesegar ini"
sambil membuka bekal snack yang ia bawa,
rindu hanya memperhatikan orang orang di sekitar taman itu,kebanyakan dari mereka adalah pasangan muda mudi.
rindu merasa dirinya sedang di perhatikan oleh sepasang mata. ia pun menolehkan pandangannya ke arah tempat duduk yang tidak terlalu jauh dari tempat ia berada.
dan pada akhirnya pandangan rindu tertuju pada sosok yang berada tidak jauh darinya itu
seorang pria terlihat sedang santai menikmati sebotol soda dari tangannya.
sosok yang diam diam mencuri pandang memperhatikan rindu.
pria itu bertubuh tinggi tegap, berusia sekitar dua puluh dua tahunan.kulit bersihnya nampak berkilauan di tempa teriknya matahari siang itu.
sadar wanita yang di pandanginya merasa terusik. pria itu mengulas senyum dari kejauhan dan rindu pun membalas senyumannya.
"sungguh bidadari yang di kirim tuhan" gumam pria itu.
***
Aldebaran menghubungi asisten rumah tangga di rumah nya.dia menanyakan aktivitas apa saja yang telah di lakukan rindu seharian ini.
"maaf tuan, tadi non rindu pergi keluar"
memang al tidak bisa menghubungi rindu secara langsung, karena setelah tragedi di kediaman aldi, ponsel rindu terbanting dan rusak.
aldebaran menaikan alisnya, bisa bisanya gadis itu pergi tanpa mendapat izin darinya.
"gadis bodoh, tidak kah kau takut seseorang akan kembali menculikmu" gumam al.
al pun memutuskan pulang ke rumah setelah mendengar kabar tersebut.
"hukuman apa yang pantas untuk gadis nakal sepertimu"
***
silahkan tinggalkan jejak like&favorit kalian.
dan terimakasih buat yang sudah menyumbangkan vote poin untuk novel ini
silahkan bergabung di grup chat untuk berbagi hal hal positif